The Secret of 5 Elements: Terapi Sehat Bahagia yang Murah dan Praktis
The Miracle of 5 Elements Energy
Rahasia 5 Elemen untuk Cerdas dan Sukses seperti Sri Mulyani, Bill Gates, dan Steve Jobs

Energi 5 Elemen dan Indeks Kecocokan

Indeks Kecocokan pada Makanan Sehat untuk Mengobati Penyakit dan Meningkatkan Kesehatan

Oleh : Aleysius H. Gondosari

Pada tulisan yang sebelumnya, kita sudah membahas Indeks Sehat dan Indeks Manfaat. Pada tulisan berikut ini, saya akan membahas satu lagi Indeks Energi, yaitu Compatibility Index atau Indeks Kecocokan Energi 5 Elemen, yaitu tingkat kecocokan suatu makanan sehat untuk mengobati penyakit tertentu atau meningkatkan kesehatan organ tubuh tertentu.

Indeks Kecocokan (IK-E5E) :

Nilai Indeks Kecocokan berkisar mulai dari -100% s/d +100%. -100% berarti tidak cocok sama sekali. 0% berarti tidak ada efek kesehatan. +100% berarti cocok sekali. Makanan sehat yang sama dapat mempunyai Indeks Kecocokan yang berbeda antara orang yang satu dengan orang yang lain.

Contoh 1 – elemen Ether :

  • Bagi penderita hipertiroid dengan Indeks Sehat organ tiroid = -10, mentimun akan mempunyai Indeks Kecocokan = 100%. Sebab orang ini sangat memerlukan mentimun untuk mengobati penyakit hipertiroid-nya.
  • Tetapi bagi orang yang tidak menderita hipertiroid dengan Indeks Sehat = 0, Indeks Kecocokan mentimun = 10%. Sebab orang ini tidak begitu memerlukan mentimun.
  • Indeks Manfaat mentimun tetap sama bagi kedua orang tersebut, yaitu = +20.

Contoh 2 – Elemen Bumi :

  • Bagi penderita asam urat dengan Indeks Sehat kaki = -10, wortel akan mempunyai Indeks Kecocokan = +100%. Sebab orang ini sangat memerlukan wortel untuk mengobati penyakit asam urat-nya.
  • Bagi orang yang tidak menderita asam urat dengan Indeks Sehat = +10, Indeks Kecocokan wortel = +15%. Sebab orang ini tidak begitu memerlukan wortel.
  • Indeks Manfaat wortel bagi kedua orang ini tetap sama, yaitu = +30.

Contoh 3 – Elemen Air :

  • Bagi penderita sakit ginjal dengan Indeks Sehat = -10, air kelapa tua yang segar akan mempunyai Indeks Kecocokan = +60%. Sebab orang ini memerlukan air kelapa tua untuk membersihkan ginjalnya.
  • Bagi orang yang tidak menderita sakit ginjal dengan Indeks Sehat = +5, Indeks Kecocokan air kelapa tua = 0%. Sebab orang ini tidak memerlukan air kelapa tua.
  • Indeks Manfaat air kelapa tua bagi kedua orang ini tetap sama, yaitu = +70.

Contoh 4 :

  • Bagi penderita sakit flu dengan Indeks Sehat = -10, obat flu merek A akan mempunyai Indeks Kecocokan = +80%, sedangkan obat flu merek B akan mempunyai Indeks Kecocokan = 10%. Hal ini disebabkan karena komposisi kandungan obat pada kedua obat flu tersebut berbeda.
  • Setelah penderita sakit flu tersebut sembuh dengan Indeks Sehat = 0, maka obat flu merek A maupun merek B akan mempunyai Indeks Kecocokan = -10%, karena sudah tidak diperlukan lagi oleh orang tersebut. Bila ia terus mengkonsumsi obat tersebut, maka akan memberi efek negatif pada kesehatannya, mungkin ia akan terkena sakit mag, atau ginjalnya mulai sakit.
  • Bagi orang yang sehat, Indeks Kecocokan pada kedua obat flu tersebut juga akan = -10%, yang berarti obat tersebut sebenarnya tidak diperlukan oleh orang sehat.

Kita akan melihat contoh-contoh lain pada tulisan berikutnya.

Salam Sehat Selalu

www.5elemen.com

4 comments to Energi 5 Elemen dan Indeks Kecocokan

  • mariasaumi

    yup bagus sekali pak artikel tentang indeks kecocokan. lalu bagaimana dg sesama penderita, tetapi obat yg sama tidak serupa pengaruhnya?. Bgmn penjelasan versi bpk?. thx pak.

  • aleysius

    Terima kasih atas komentar dan pertanyaannya, Bu Maria. Ini memang cukup sering ditemui. Obat memang bisa memberi efek yang berbeda untuk orang yang berbeda. Ada beberapa penyebab. Ada obat yang bisa menyebabkan sakit mag kumat, jadi tidak boleh untuk penderita sakit mag, atau dokter menambahkan obat mag. Ada obat yang bisa menyebabkan pasien asma jadi sesak nafas, jadi tidak boleh diberikan pada penderita asma. Ada obat yang bisa menyebabkan tekanan darah naik, jadi tidak boleh untuk penderita darah tinggi. Ada juga yang bisa menyebabkan alergi pada penderita alergi. Ada juga obat yang tidak boleh diberikan pada penderita diabetes. Ada juga yang sudah kebal dengan antibiotik tertentu dan bila diberikan tidak akan bisa menyembuhkan penyakit. Jadi dokter harus memberikan antibiotik jenis lain. Pada umumnya, bila makan obat terlalu banyak dan rutin, akan menyebabkan ginjal jadi tidak sehat. Jadi dokter perlu memeriksa dulu kondisi pasien sebelum memberikan obat. Bila diperiksa Indeks Kecocokan-nya, maka bila cocok sekali, Indeks-nya akan di atas 50%. Bila kurang cocok, Indeks-nya akan kecil. Bila tidak cocok, Indeks-nya akan negatif. Salam Sehat Selalu, Bu.

  • M. Sebastian Wijaya

    Bagi orang awam, bagaimana mengetahui indeks kecocokan secara praktis? Terima kasih.

  • aleysius

    Terima kasih atas komentar dan pertanyaannya, Pak Yan. Untuk orang awam, mungkin sulit mendeteksi secara langsung, tetapi masih bisa mendeteksinya secara tidak langsung. Bila setelah mengkonsumsi makanan, obat, atau suplemen, kemudian merasa ada organ tubuh yang tidak nyaman, maka ada kemungkinan tidak cocok. Tetapi kalau sebaliknya, tubuh merasa lebih nyaman dan enak, maka ada kemungkinan cocok. Contohnya, ada yang makan makanan tertentu kulitnya menjadi gatal-gatal. Ada juga yang jadi sakit perut atau sakit kepala, atau thyroid-nya jadi aktif. Kondisi yang cukup sulit dideteksi adalah bila efeknya bersifat jangka panjang, dan baru terjadi 6 bulan atau 1 tahun kemudian. Misalnya, ginjal mulai tidak enak. Untuk yang ini, kelihatannya perlu bantuan saya untuk mendeteksinya, ha..ha..ha..Salam Sehat Selalu.

Leave a Reply

 

 

 

You can use these HTML tags

<a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

Comment moderation is enabled. Your comment may take some time to appear.