The Secret of 5 Elements: Terapi Sehat Bahagia yang Murah dan Praktis
The Miracle of 5 Elements Energy
Rahasia 5 Elemen untuk Cerdas dan Sukses seperti Sri Mulyani, Bill Gates, dan Steve Jobs

Energi 5 Elemen: Mengapa Indonesia dan Malaysia Tidak Akur?

Perbandingan Pola Energi 5 ElemenĀ  Indonesia dan Malaysia

Oleh: Aleysius H. Gondosari

Teman saya Edy Zaqeus baru-baru ini mengirim artikel melalui Facebook yang isinya alasan-alasan mengapa Indonesia dan Malaysia tidak bisa akur. Peristiwa terakhir adalah mengenai Tari Pendet dari Bali yang dipromosikan oleh Malaysia. Saya tertarik untuk ikut melakukan analisa berdasarkan elemen dasar masing-masing negara, Berikut ini analisa kecocokan antara kedua negara berdasarkan analisa energi 5 Elemen.

Tingkat kecocokan bisa dilihat dari pola energi 5 elemen, yaitu elemen-elemen dasar yang dominan antara dua pihak, baik antara 2 orang, 2 organisasi, mau pun 2 negara. Pada organisasi dan negara, elemen dominan bersifat dinamis dan bisa berubah tergantung pada pemimpin, sistem, visi, dan misi dari organisasi tersebut.

Malaysia:

Dari analisa energi 5 Elemen, memang ada perbedaan antara Malaysia dan Indonesia. Pola energi 5 elemen Malaysia mempunyai urutan elemen Bumi-Bumi-Bumi. Elemen pertamanya Bumi, elemen keduanya Bumi, elemen ketiganya Bumi juga. Jadi memang bersifat statis.

Setiap elemen termasuk Bumi mempunyai segi positif dan segi negatif. segi positifnya adalah teguh dengan pendirian dan prinsip. Segi negatifnya adalah keras kepala, tidak perduli. Jadi tergantungĀ  mana yang lebih kuat, sisi positif atau sisi negatif. Tentu kita berharap Malaysia akan mempunyai energi positf yang lebih kuat sehingga menghargai seni, desain, dan hak cipta Indonesia.

Indonesia:

Indonesia saat ini mempunyai pola Energi 5 Elemen Air-Udara-Api. Elemen pertamanya Air, elemen keduanya Udara, dan elemen ketiganya Api. Bila energinya positif, maka analisa sifat energinya akan menjadi seperti ini:

  • Air = mampu menjalin persahabatan dan kerja sama dengan negara lain
  • Udara = kondusif untuk seni, budaya, dan kreativitas seperti menulis, melukis, desain, seni.
  • Api = mendukung, mendorong, memberi semangat dan motivasi.

Kita juga tentu berharap energi positif Indonesia lebih kuat, sehingga hal-hal positif di atas bisa berjalan dengan baik.

Tingkat Kecocokan Energi:

Untuk makanan sehat, saya sudah pernah membuat Indeks Kecocokan untuk melihat kecocokan makanan sehat bagi kesehatan. Untuk makanan sehat, Indeks Kecocokan biasanya di atas 20%. Batas kecocokan yang cukup adalah di atas 20%. Tingkat kecocokan energi bisa disebut baik bila Indeks Kecocokan mencapai 50% atau lebih. Bila melihat perbandingan elemen Malaysia dan Indonesia, memang saat ini tingkat kecocokannya masih kurang, yaitu di bawah 20%.

Kapan Indonesia dan Malaysia Cocok dan Akur?

Apakah Indonesia dan Malaysia pernah cocok dan akur? Ternyata pernah, yaitu pada tahun 1970-an. Saat itu Malaysia banyak mengirim mahasiswa untuk belajar di Indonesia. Ketika itu elemen yang dominan di Malaysia adalah elemen Air, Udara, dan Api. Indonesia saat itu juga mempunyai elemen dominan yang sama, yaitu elemen Air, Udara, dan Api. Hal ini menyebabkan Indeks Kecocokan antara Indonesia dan Malaysia jauh di atas 50%, yaitu 80%.

Kita tentu berharap di masa yad. akan ada saling pengertian dan kerja sama yang lebih baik serta bermanfaat antara kedua negara sehingga Indeks Kecocokan bisa naik mencapai 50% atau lebih tinggi lagi seperti tahun 1970-an, yaitu 80%.

Salam Sehat Bahagia!

www.5elemen.com

4 comments to Energi 5 Elemen: Mengapa Indonesia dan Malaysia Tidak Akur?

  • Genia

    Pak Aley,
    Boleh tanya, ya. Kalau elemen masing-masing negara seperti itu, lantas bagaimana menyelaraskan negara-negara yang elemennya tidak bersesuaian, Pak? Mungkin bisa dicontohkan juga hubungan kita dengan Brunei atau Thailand…setahu saya kan harmonis dan baik-baik saja, tuh?
    Salam, G.

  • aleysius

    Terima kasih atas kunjungan dan komentarnya, Pak Genia.
    Agar dua negara bisa lebih akur, bisa dengan membuat perjanjian kerja sama dengan pola Win-Win Solution atau Holistic Win-Win Solution. Jadi sama-sama enak.
    Selain itu, elemen dominan juga bisa berubah bila sistem atau partai yang berkuasa berganti. Dengan demikian, pola hubungan dengan negara lain juga akan berubah.
    Misalnya, dengan kalahnya partai LDP dan menangnya partai DPJ di Jepang, hubungan Jepang dengan negara lain juga akan berubah.
    Thailand saat ini mempunyai elemen dominan Air-Udara-Api. Jadi mirip dengan Indonesia.
    Brunai saat ini mempunyai elemen dominan Bumi-Udara-Air. Ada kesamaan pada 2 elemen, yaitu Udara dan Air.

    Salam Sehat Bahagia.
    aley.

  • Kalau melihat analisis Pak Aley ttg Malaysia, yg pernah punya kecocokan dg Indonesia, yg sampai detik ini masih bersifat inklusif, berarti yg harus berubah Malaysia dong Pak hehehe… Sebab, karakter tidak pedulian dan keras kepalanya itu yg pasti mengganggu keramahan Indonesia.
    Salam
    ez

  • aleysius

    Terima kasih atas kunjungan dan komentar Pak Edy. Saya membuat tulisan ini karena terdorong oleh tulisan yang dikirim Bapak melalui FaceBook. Dari sisi elemen dasar, memang sebaiknya ada perubahan dari Malaysia. Dari Indonesia sendiri tentu perlu ada perubahan juga agar energi masing-masing elemen menjadi lebih positif dan lebih kuat, sehingga lebih perduli dengan hak-hak intelektual dan budaya bangsa sambil tetap menjaga hubungan baik dengan negara lain.
    Salam Sehat Bahagia,
    aley.

Leave a Reply

 

 

 

You can use these HTML tags

<a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

Comment moderation is enabled. Your comment may take some time to appear.