<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
		>
<channel>
	<title>Comments on: Energi 5 Elemen: Mengapa Indonesia dan Malaysia Tidak Akur?</title>
	<atom:link href="http://www.5elemen.com/energi-5-elemen-mengapa-indonesia-dan-malaysia-tidak-akur/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://www.5elemen.com/energi-5-elemen-mengapa-indonesia-dan-malaysia-tidak-akur</link>
	<description>Terapi Energi 5 Elemen Untuk Kesehatan - Keseimbangan Energi Sehat - Eter Udara Api Air Bumi</description>
	<lastBuildDate>Fri, 03 Feb 2012 11:27:52 +0000</lastBuildDate>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.org/?v=3.1</generator>
<xhtml:meta xmlns:xhtml="http://www.w3.org/1999/xhtml" name="robots" content="noindex" />
	<item>
		<title>By: aleysius</title>
		<link>http://www.5elemen.com/energi-5-elemen-mengapa-indonesia-dan-malaysia-tidak-akur/comment-page-1#comment-1713</link>
		<dc:creator>aleysius</dc:creator>
		<pubDate>Wed, 02 Sep 2009 02:46:56 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://www.5elemen.com/?p=1638#comment-1713</guid>
		<description>Terima kasih atas kunjungan dan komentar Pak Edy. Saya membuat tulisan ini karena terdorong oleh tulisan yang dikirim Bapak melalui FaceBook. Dari sisi elemen dasar, memang sebaiknya ada perubahan dari Malaysia. Dari Indonesia sendiri tentu perlu ada perubahan juga agar energi masing-masing elemen menjadi lebih positif dan lebih kuat, sehingga lebih perduli dengan hak-hak intelektual dan budaya bangsa sambil tetap menjaga hubungan baik dengan negara lain.
Salam Sehat Bahagia,
aley.</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Terima kasih atas kunjungan dan komentar Pak Edy. Saya membuat tulisan ini karena terdorong oleh tulisan yang dikirim Bapak melalui FaceBook. Dari sisi elemen dasar, memang sebaiknya ada perubahan dari Malaysia. Dari Indonesia sendiri tentu perlu ada perubahan juga agar energi masing-masing elemen menjadi lebih positif dan lebih kuat, sehingga lebih perduli dengan hak-hak intelektual dan budaya bangsa sambil tetap menjaga hubungan baik dengan negara lain.<br />
Salam Sehat Bahagia,<br />
aley.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: edy zaqeus</title>
		<link>http://www.5elemen.com/energi-5-elemen-mengapa-indonesia-dan-malaysia-tidak-akur/comment-page-1#comment-1709</link>
		<dc:creator>edy zaqeus</dc:creator>
		<pubDate>Tue, 01 Sep 2009 10:43:01 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://www.5elemen.com/?p=1638#comment-1709</guid>
		<description>Kalau melihat analisis Pak Aley ttg Malaysia, yg pernah punya kecocokan dg Indonesia, yg sampai detik ini masih bersifat inklusif, berarti yg harus berubah Malaysia dong Pak hehehe... Sebab, karakter tidak pedulian dan keras kepalanya itu yg pasti mengganggu keramahan Indonesia.
Salam
ez</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Kalau melihat analisis Pak Aley ttg Malaysia, yg pernah punya kecocokan dg Indonesia, yg sampai detik ini masih bersifat inklusif, berarti yg harus berubah Malaysia dong Pak hehehe&#8230; Sebab, karakter tidak pedulian dan keras kepalanya itu yg pasti mengganggu keramahan Indonesia.<br />
Salam<br />
ez</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: aleysius</title>
		<link>http://www.5elemen.com/energi-5-elemen-mengapa-indonesia-dan-malaysia-tidak-akur/comment-page-1#comment-1708</link>
		<dc:creator>aleysius</dc:creator>
		<pubDate>Mon, 31 Aug 2009 07:54:12 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://www.5elemen.com/?p=1638#comment-1708</guid>
		<description>Terima kasih atas kunjungan dan komentarnya, Pak Genia.
Agar dua negara bisa lebih akur, bisa dengan membuat perjanjian kerja sama dengan pola Win-Win Solution atau Holistic Win-Win Solution. Jadi sama-sama enak. 
Selain itu, elemen dominan juga bisa berubah bila sistem atau partai yang berkuasa berganti. Dengan demikian, pola hubungan dengan negara lain juga akan berubah.
Misalnya, dengan kalahnya partai LDP dan menangnya partai DPJ di Jepang, hubungan Jepang dengan negara lain juga akan berubah.
Thailand saat ini mempunyai elemen dominan Air-Udara-Api. Jadi mirip dengan Indonesia. 
Brunai saat ini mempunyai elemen dominan Bumi-Udara-Air. Ada kesamaan pada 2 elemen, yaitu Udara dan Air.

Salam Sehat Bahagia.
aley.</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Terima kasih atas kunjungan dan komentarnya, Pak Genia.<br />
Agar dua negara bisa lebih akur, bisa dengan membuat perjanjian kerja sama dengan pola Win-Win Solution atau Holistic Win-Win Solution. Jadi sama-sama enak.<br />
Selain itu, elemen dominan juga bisa berubah bila sistem atau partai yang berkuasa berganti. Dengan demikian, pola hubungan dengan negara lain juga akan berubah.<br />
Misalnya, dengan kalahnya partai LDP dan menangnya partai DPJ di Jepang, hubungan Jepang dengan negara lain juga akan berubah.<br />
Thailand saat ini mempunyai elemen dominan Air-Udara-Api. Jadi mirip dengan Indonesia.<br />
Brunai saat ini mempunyai elemen dominan Bumi-Udara-Air. Ada kesamaan pada 2 elemen, yaitu Udara dan Air.</p>
<p>Salam Sehat Bahagia.<br />
aley.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: Genia</title>
		<link>http://www.5elemen.com/energi-5-elemen-mengapa-indonesia-dan-malaysia-tidak-akur/comment-page-1#comment-1707</link>
		<dc:creator>Genia</dc:creator>
		<pubDate>Mon, 31 Aug 2009 04:46:57 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://www.5elemen.com/?p=1638#comment-1707</guid>
		<description>Pak Aley,
Boleh tanya, ya. Kalau elemen masing-masing negara seperti itu, lantas bagaimana menyelaraskan negara-negara yang elemennya tidak bersesuaian, Pak? Mungkin bisa dicontohkan juga hubungan kita dengan Brunei atau Thailand...setahu saya kan harmonis dan baik-baik saja, tuh?
Salam, G.</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Pak Aley,<br />
Boleh tanya, ya. Kalau elemen masing-masing negara seperti itu, lantas bagaimana menyelaraskan negara-negara yang elemennya tidak bersesuaian, Pak? Mungkin bisa dicontohkan juga hubungan kita dengan Brunei atau Thailand&#8230;setahu saya kan harmonis dan baik-baik saja, tuh?<br />
Salam, G.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
</channel>
</rss>

