The Secret of 5 Elements: Terapi Sehat Bahagia yang Murah dan Praktis
The Miracle of 5 Elements Energy
Rahasia 5 Elemen untuk Cerdas dan Sukses seperti Sri Mulyani, Bill Gates, dan Steve Jobs

Energi 5 Elemen: Pentingnya Mineral untuk Kesehatan

Mineral untuk Kesehatan Darah, Tulang, Sumsum Tulang, Otot, dan Saraf

Oleh: Aleysius H. Gondosari

Bulan Juni dan Juli 2009 yl., saya melakukan penelitian mengenai osteoporosis bersama teman saya. Osteoporosis sering menyerang wanita yang sudah melahirkan, wanita yang akan menopause, dan juga penderita diabetes. Penyebabnya adalah kekurangan mineral. Tetapi selain untuk tulang, mineral juga ternyata sangat dibutuhkan oleh darah, sumsum tulang, otot, saraf, dan air ludah atau air liur.Mineral mempunyai frekuensi sehat 1 Hz dan  berada pada elemen Bumi. Oleh sebab itu, mineral lebih banyak ditemukan pada makanan sehat yang mengandung elemen Bumi seperti pada umbi-umbian. Tubuh manusia membutuhkan 6 mineral utama. Bila kekurangan salah satu mineral ini, tubuh akan mulai tidak sehat. Keenam mineral utama ini adalah kalsium, magnesium, fosfor, kalium, besi, natrium. Dari mineral yang terdapat di dalam tubuh, kira-kira 50% terdiri dari kalsium. Magnesium kira-kira 1/2 dari kalsium. Selanjutnya fosfor dan kalium dalam jumlah yang seimbang. Walaupun perlu, besi dan natrium hanya dibutuhkan dalam jumlah yang sedikit.

Dari analisa energi 5 Elemen, kebutuhan energi mineral kalsium kira-kira 25%, magnesium 15%, fosfor 15%, kalium 10%, besi 5%, natrium 5%. Sisanya terdistribusi untuk mineral-mineral lainnya.

Mineral bagi Darah:

Darah membutuhkan mineral untuk menjaga keseimbangan asam dan basa. Tubuh yang sehat akan bersifat sedikit basa dengan pH berkisar antara 7,0 sampai 7,4. Kekurangan mineral akan menyebabkan darah menjadi asam. Bila darah bersifat asam, penyakit mudah menyerang, termasuk penyakit kanker. Selain mineral, stres juga dapat menyebabkan darah menjadi asam. Stres membuat nafas menjadi pendek dan tidak dalam, sehingga O2 berkurang dan CO2 menumpuk di dalam darah karena tidak dikeluarkan melalui nafas yang panjang dan dalam. Jadi berhati-hatilah agar jangan sampai menderita stres. Bila stres, lakukan latihan pernafasan sehat yang panjang dan dalam.

Mineral bagi Tulang:

Kekurangan mineral akan menyebabkan tulang menjadi keropos atau osteoporosis, yang dimulai dari pergelangan kaki, kemudian naik ke lutut, dilanjutkan ke tulang paha. Setelah itu, naik ke tulang belakang yang dapat menyebabkan bongkok. Bila orang menderita osteoporosis, ia harus berhati-hati agar tidak sampai jatuh. Bila jatuh, tulangnya akan mudah patah. Biasanya patah pada bagian pangkal tulang paha dekat pinggul.

Mineral bagi Sumsum Tulang:

Sumsum tulang juga membutuhkan mineral. Bila mineral kurang, sumsum tulang juga akan berkurang, sehingga pembentukan darah merah dan darah putih akan berkurang. Hal ini dapat menyebabkan anemia dan leukemia.

Mineral bagi Otot:

Otot juga membutuhkan mineral. Bila mineral berkurang, otot akan menjadi pegal-pegal dan tidak bertenaga. Orang akan merasa lelah dan malas bergerak.

Saraf:

Kekurangan mineral juga akan mempengaruhi saraf. Orang yang kekurangan mineral, selain menderita osteoporosis, tangannya juga mulai bergetar, yang menjadi tanda-tanda awal gejala Parkinson.

Selain itu, juga bisa muncul gejala lain. Teman saya mengeluh kupingnya berdenging. Dari analisa energi 5 elemen, hal ini disebabkan oleh saraf yang kekurangan mineral.

Air Liur atau Air Ludah:

Air ludah juga membutuhkan mineral yang lengkap agar dapat menjaga kesehatan gigi dan menetralisir makanan asam yang kita konsumsi. Bila mineral pada air ludah tidak lengkap atau tidak cukup, gigi akan mudah keropos, dan makanan asam tidak bisa dinetralisir sehingga dapat menyebabkan gangguan pencernaan.

Penyebab Kekurangan Mineral:

Ada berbagai penyebab kekurangan mineral. Kekurangan mineral bisa disebabkan oleh:

  • faktor usia sehingga daya serap mineral berkurang
  • mengkonsumsi makanan dan minuman yang bersifat asam seperti goreng-gorengan, daging, telur, gula, rokok, minuman yang manis-manis, minuman ringan yang manis
  • kurang mengkonsumsi makanan yang banyak mengandung mineral seperti beras merah, tempe segar, kacang panjang segar, kentang kukus, wortel segar.
  • kurang berjemur pada sinar matahari pagi sehingga kekurangan vitamin D.

Cara Mengatasi Kekurangan Mineral:

Untuk mengatasi kekurangan mineral, orang sebaiknya melakukan hal-hal berikut ini:

  • Meningkatkan konsumsi makanan bermineral seperti beras merah, kacang panjang segar, kentang kukus, tempe segar, wortel segar, bengkuang segar, daun katuk, buncis, gula merah atau gula aren, dan pisang. Kacang panjang mengandung 6 mineral sehat yang mudah diserap oleh tubuh, kentang mengandung 5 mineral, beras merah mengandung 5 mineral, tempe, wortel, bengkuang, buncis, dan gula merah mengandung 3 mineral. Pisang mengandung 2 mineral.
  • Berjemur di sinar matahari pagi sebelum pk. 09.00 selama 15 menit sampai 30 menit untuk memperoleh cukup vitamin D sebanyak 400 IU (International Unit).
  • Mengurangi konsumsi makanan dan minuman yang bersifat asam seperti goreng-gorengan, gula pasir, minuman manis, rokok.
  • Mengurangi stres

Salam Sehat Bahagia!

www.5elemen.com

13 comments to Energi 5 Elemen: Pentingnya Mineral untuk Kesehatan

  • Rizaldi

    dear Pak Aley yang budiman, senang sekli membaca tulisan2 bapak, walau blm semua artikel terbaca namun tulisan pak Aley sangat berbobot dan bermanfaat.

    Kebetulan saya membaca artikel mengenai mineral ini, yang mungkin ada hubungannya dengan sakit yang saya alami.

    Pak Aley, saya laki-laki berusia 32th. bulan januari 2009 lalu diketahui saya menderita Osteoarthritis bilateral di hip joint dan lutut, walaupun sebenarnya rasa sakit udah saya alami sejak 2 tahun yl.

    Melalui obat dr dokter dan alternatif, saat ini rasa sakit itu sudah banyak berkurang dan saya bisa berjalan dengan cukup baik. Namun saya masih sering merasa kelelahan, otot otot kaki saya serasa ngilu. Kemudian ada semacam gumpalan/benjolan yang keras di bagian paha depan (kuadrisep) dan diatas lutut yang rasanya sangat nyeri setelah melakukan aktifitas, misalnya berjalan sejauh 1km. Apakah hal ini karena otot kuadrisep saya mengalami pemendekan (spasme otot) atau karena iritasi/radang otot ?

    jika malam saya sering mengkonsumsi teh manis 2-3 gelas.
    Oh ya… 4 tahun yg lalu saya juga pernah menderita sindrom nefrotik (ginjal bocor). apakah hal ini juga mempengaruhi terhadap sendi dan otot?

    Demikian Pak Aley kiranya berkenan membantu saya untuk mendapatkan kembali kesehatan dan kebugaran saya.

    Terima kasih & Salam Sehat

  • Terima kasih atas kunjungan dan komentar Pak Rizaldi.

    Bila melihat kondisi Bapak saat ini, pertama-tama memang ada gejala gula darah tinggi atau diabetes. Dari diabetes mengakibatkan kekurangan mineral sehingga muncul osteoporosis.
    Sedangkan osteoarthritis dapat disebabkan oleh makanan atau vitamin yang mengandung kalsium tinggi, tetapi tidak disertai dengan mineral lain yang seimbang seperti magnesium dan kalium, sehingga tidak bisa diserap oleh tubuh dan terjadi pengapuran pada lutut. Jadi selain kekurangan mineral, juga terjadi pengapuran.

    Otot dan saraf memang bisa menjadi ngilu dan pegal-pegal bila gula darah tinggi dan mineral kurang.

    Ginjal memang bisa mempengaruhi asam urat dan menyebabkan nyeri pada sendi-sendi. Tetapi kalau melihat kondisi Bapak, lebih banyak disebabkan oleh gula darah dan kekurangan mineral.

    Untuk mengatasi kelebihan gula darah, maka Bapak perlu mengurangi makanan manis serta mengandung karbohidrat sederhana yang sulit diserap tubuh seperti gula pasir, biskuit, roti, minuman softdrink, teh manis. Nasi yang dimasak dengan rice cooker juga sebaiknya dikurangi dan sebagian diganti dengan beras merah, nasi yang dikukus, kentang kukus, bekatul, jagung kukus, ubi kukus, singkong kukus, yang masih mengandung karbohidrat kompleks yang mudah diserap oleh tubuh tanpa menimbulkan naiknya gula darah.

    Untuk meningkatkan mineral yang mudah diserap oleh tubuh (darah, tulang, otot, saraf), Bapak bisa mengonsumsi:
    kacang panjang segar atau kukus 1 – 2 buah setiap hari
    kentang kukus 1 – 2 buah setiap hari
    wortel segar atau diblender tanpa gula 1/2 – 1 buah setiap hari
    bengkuang segar atau diblender tanpa gula 1/2 – 1 buah setiap hari
    beras merah atau air tajin beras merah (beras merah 1 sendok + 2 gelas air minum kemudian dididihkan selama 15 menit, airnya diminum, beras merah yang sudah jadi nasi boleh dimakan atau tidak).
    tempe segar 6 potong setebal 1 cm
    bekatul 1 – 2 sendok dicampur air 1 gelas
    Silahkan Bapak variasikan dan atur sendiri menunya. Yang perlu dikonsumsi setiap hari adalah kacang panjang dan kentang. Yang lain divariasikan sendiri.

    Selanjutnya, Bapak perlu berjemur di matahari pagi sebelum pk. 09.00 setiap hari selama 15 – 30 menit untuk meningkatkan vitamin D.

    Selain itu, hindari atau kurangi makanan yang bersifat asam dan dapat mengurangi mineral seperti goreng-gorengan, daging, telur, rokok, dan softdrink. Untuk pengganti daging, Bapak dapat mengonsumsi tempe segar atau tempe kukus dan tahu kukus. Bila Bapak masih ingin makan daging, ikan juga masih cukup sehat, asalkan tidak digoreng.

    Untuk menyembuhkan pengapuran, bila Bapak mengonsumsi vitamin atau susu dengan kalsium yang tinggi, sebaiknya Bapak kurangi dan cukup mengonsumsi 1 x per bulan atau 1 x per 2 minggu saja. Hal ini untuk memberi waktu tubuh menyerap kalsium tinggi tersebut, karena tubuh sulit menyerapnya tanpa dibantu oleh mineral lain yang seimbang.

    Seorang teman yang sudah berumur 60 tahun dan menderita osteoarthritis sudah mempraktekkannya dan merasa lebih enak setelah menjalankannya selama 2 minggu.

    Selain itu, jangan stres. Stres menyebabkan darah menjadi asam dan mengurangi penyerapan mineral. Tariklah nafas dalam dan panjang secara santai, agar darah menjadi lebih netral dan mudah menyerap mineral.

    Untuk menyembuhkan asam urat, Bapak bisa mengonsumsi wortel segar atau diblender tanpa gula sebanyak 1 buah setiap hari.

    Bila Bapak ingin menggunakan gula, gunakan gula merah yang sehat. Jangan gunakan gula putih atau gula pasir.

    Semoga bermanfaat untuk kesehatan Bapak.

    Salam Sehat Bahagia.

    Aley.

  • Rizaldi

    Pak Aleysius yang budiman, terima kasih atas saran yang bapak berikan. Mulai hari ini saya akan mencoba melakukan saran-saran bapak. Senang bisa berkomunikasi dengan Anda.

    Terima kasih & Salam Sehat

  • margareta

    Salam kenal Pak Aley, saya membaca tulisan bapak saya sngat tertarik.Saya mohon saran dari bapak,kedua telapak tangan saya itu mengecil dan jari-jarinya kaku sehingga susah untuk beraktivitas dan juga ngilu nyeri begitu juga pundak kanan sampai lengan terasa ngilu dan nyeri dari hasil MRI saya didiagnosa bahwa syaraf leher saya ada kistanya.Mohon saran dari Bapak apa yang harus saya lakukan untuk kesembuhan penyakit saya ini.Terimkasih atas perhatiannya dan sarannya.

  • Terima kasih atas kunjungan dan komentarnya, Bu Reta.

    Hasil analisis Indeks Energi 5 Elemen Ibu adalah sebagai berikut:
    Indeks Sehat elemen Air (darah, pencernaan, ginjal, pankreas, kandungan) = -2. Seharusnya +1 atau +2.
    Indeks Sehat elemen Bumi (tulang) = -1. Seharusnya +1 atau +2.
    Indeks Plak pada pembuluh darah dan otot: gula darah = 2%, kolesterol = 1%. Seharusnya 0%.
    Indeks pH tubuh (darah) = 7,0. Seharusnya 7,4, agar bisa terbentuk antibodi pada tubuh.
    Indeks Kelancaran Energi (darah) = 0, seharusnya +1 atau +2.
    Indeks Mineral = -2. Kekurangan 2 jenis mineral. Seharusnya +1 atau +2.
    Kekurangan mineral menyebabkan tulang dan saraf menjadi lemah.
    Indeks Penyakit (virus) pada darah dan saraf = 5%, seharusnya 0% bila antibodi terbentuk.
    Indeks Antibodi = 0% (belum terbentuk).

    Makanan sehat yang perlu dikonsumsi:
    Air jahe: ambil jahe 1 ruas ibu jari, bersihkan dan dikeprok. Masak air sebanyak 1 gelas hingga mendidih. Setelah mendidih, masukkan jahe selama 15 – 30 detik saja. Matikan apinya. Setelah cukup dingin, minum airnya. Jahe boleh dimakan boleh tidak.
    Air tajin beras merah: 2 sendok makan beras merah dicampur 2 gelas air. Didihkan. Setelah mendidih, kecilkan apinya. Didihkan terus selama 15-20 menit. Matikan apinya. Setelah cukup dingin, airnya diminum. Nasinya boleh dimakan boleh tidak.
    Air kelapa tua yang segar: 1 – 2 gelas setiap hari. Beli di pasar.
    Tempe segar 6 potong tebal 1 cm. Boleh dimakan dengan sambal bersama nasi.
    Bengkuang segar 1/2 – 1 buah. Boleh diblender, tapi jangan pakai gula.
    Kacang panjang segar 1 – 2 buah. Boleh dikukus (5 menit).
    Kentang kukus 1/2 – 1 buah. Kentang boleh dipotong 4 atau lebih kecil agar lebih cepat masak (15 – 20 menit).
    Sebagai tambahan, boleh konsumsi ubi / singkong / jagung yang dikukus.

    Yang sebaiknya dihindari / dikurangi:
    Goreng-gorengan, minyak goreng, mentega, margarin, santan untuk menghindari plak kolesterol.
    Gula putih, biskuit, kue manis, minuman manis & soft drink untuk menghindari plak gula darah.

    Silahkan menanyakan kondisi kesehatan Ibu setelah 2 minggu. Mudah-mudahan bertambah sehat.

    Bila Ibu ingin membaca informasi lebih lanjut tentang makanan sehat 5 elemen, Ibu bisa mencari informasi dari buku “The Secret of 5 Elements: Terapi Sehat Bahagia yang Murah dan Praktis”, yang diterbitkan oleh Gramedia. Informasinya bisa dilihat di sini http://gramedia.com/buku_detail.asp?id=KCQK1625&jenis=3&kat=.

    Semoga bermanfaat untuk kesehatan Ibu.

    Salam Sehat Bahagia,

    aley

  • Agung

    Pak Aley Yth,
    berapa lama sayur dan buah, misalnya kelapa tua, wortel dan kacang panjang bisa tetap segar agar manfaatnya tidak hilang. waktu membeli kan tidak bisa sedikit2, jadi sisanya disimpan di kulkas. terima kasih, salam sejahtera.

  • Selamat pagi, Pak Agung.
    Air kelapa tua, setelah dibeli, kita bisa pindahkan ke gelas atau panci terbuka. Kemudian masukkan ke dalam kulkas. Bisa bertahan 2-3 hari.
    Wortel dan kacang panjang bila dimasukkan kulkas bisa bertahan cukup lama, sekitar 3 hari.
    Semoga bermanfaat untuk kesehatan Bapak.
    Salam Sehat Bahagia,
    aley

  • Friscila

    dear pak Aley,
    thanks for your information. I will take this for my family at home.
    GBU

  • Terima kasih atas kunjungan dan komentarnya, Bu Friscila.
    Semoga bermanfaat untuk kesehatan Ibu dan keluarga.

    Salam Sehat Bahagia,
    aley

  • Pak Aley, saya ingin minta pendapat masalah air mineral. Ada yang berpendapat bahwa air mineral sangat baik bagi tubuh, karena memang mineralnya dibutuhkan oleh tubuh. Namun ada juga yang berpendapat bahwa air mineral tidak baik bagi tubuh, karena mineral yang dibutuhkan oleh tubuh adalah yang berasal dari buah dan sayur, bukan air. WHO sendiri menetapkan bahwa air minum mempunyai kandungan mineral 10-100 ppm, lebh dari 100 ppm dikategorikan sebagai bukan air minum. Sedangkan kalau saya teliti, sebagian besar air mineral yang dijual di Indonesia mempunyai kandungan lebih dari 100 ppm. Bagaimana menurut Bapak? Apa memang air mineral itu bermanfaat? Bagaimana dampaknya jika saya mengkonsumsi air organik (TDS 0 ppm)?

  • Terima kasih atas kunjungannya, Bu Anida.
    Air yang tidak bermineral memang pH-nya rendah di bawah 7,0.
    Bila ada mineral, maka pH-nya juga akan naik dan bisa mencapai 7,4.
    Darah yang sehat mempunyai pH 7,4.
    Tetapi memang sebaiknya mineralnya sesuai standar WHO, karena kalau terlalu banyak, akan mengendap di tubuh sebagai plak garam atau bahan kimia.
    Selain dari air, mineral bisa diperoleh dari makanan elemen Bumi, seperti kacang panjang dan kentang kukus (dikukus bersama kulitnya).
    Makanan elemen Bumi bisa dibaca di buku The Secret of 5 Elements: Terapi Sehat Bahagia yang Murah dan Praktis.
    Info buku bisa dibaca di http://buku.5elemen.com.
    Semoga bermanfaat bagi kesehatan Ibu.
    Salam Sehat Bahagia,
    aley

  • nasir

    pak aley saya mahu tanya.apa jadi kepada badan, apa akan rasa sakit sakit kalau makan makanan yg lebih banyak alkali ph 7.4 -14

  • Terima kasih atas kunjungannya, Pak Nasir.

    Kalau kebanyakan alkali juga tidak baik, karena akan terjadi pengapuran.

    Jadi sebaiknya normal saja, dengan mengonsumsi makanan sehat.

    Salam Sehat Bahagia,

    aley

    0818-11669
    aleysiush@gmail.com

Leave a Reply

 

 

 

You can use these HTML tags

<a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

Comment moderation is enabled. Your comment may take some time to appear.