The Secret of 5 Elements: Terapi Sehat Bahagia yang Murah dan Praktis
The Miracle of 5 Elements Energy
Rahasia 5 Elemen untuk Cerdas dan Sukses seperti Sri Mulyani, Bill Gates, dan Steve Jobs

Kesehatan Energi 5 Elemen Pada Makanan Segar, Diblender, Dijus, Dikukus, Direbus, Dan Digoreng

Kesehatan Energi 5 Elemen Pada Makanan Matang, Segar, Jus, Dikukus, Direbus, Ditumis, Digoreng, Dibakar, Difermentasi, Diawetkan

Oleh : Aleysius H. Gondosari

Saat ini, makanan bukan hanya dimakan sebagai makanan segar, tetapi sudah diproses dengan bermacam-macam cara seperti dikukus, direbus, ditumis, digoreng, dibakar, difermentasi, dan diawetkan dengan bahan pengawet buatan. Cara menanamnya juga sekarang bermacam-macam, ada yang ditanam secara organik, hidroponik, dan ada yang menggunakan pupuk buatan. Selain itu, rekayasa genetika juga gencar dilakukan, di antaranya dengan membuat buah tanpa biji. Mari kita bahas efeknya terhadap kesehatan energi 5 elemen.

Kesehatan Energi 5 Elemen Pada Makanan Matang Dan Segar :

Kesegaran dan kematangan
merupakan dua faktor yang mempengaruhi
nilai gizi buah dan sayuran

Dr. Bernard Jensen – Khasiat Jus

Pada makanan matang dan segar, energi 5 Elemen paling sehat. Energi mengalir lancar, dan tumbuh-tumbuhan tertentu mempunyai efek menyehatkan, menguatkan, menyembuhkan, atau menyegarkan pada elemen tertentu. Jadi makanan mempunyai energi paling baik pada saat kondisi segar dan matang.

Kesehatan Energi 5 Elemen Pada Makanan Yang Segar Tetapi Belum Matang :

Buah-buahan yang belum matang, energi 5 Elemennya mengalir dengan lancar, tetapi energi yang bisa menjadi energi penyehat atau penyembuh belum optimal. Oleh sebab itu, sebaiknya kita menggunakan makanan yang sudah matang dan mengkonsumsinya dalam kondisi segar.

Kesehatan Energi 5 Elemen Pada Makanan Diblender :

Buah-buahan dan sayur-sayuran segar yang diblender dan langsung dikonsumsi masih mengandung energi 5 Elemen yang mengalir lancar, serta energi penyehat dan penyembuh yang masih utuh. Oleh sebab itu, bila kita kesulitan memakannya, maka kita dapat memblendernya dahulu, dan langsung dikonsumsi.

Beda Blender dan Jus:

Sebenarnya ada perbedaan antara buah yang diblender dengan dijus.

Bila diblender, ampasnya masih ada. Tetapi bila dijus dengan juicer, maka ampasnya akan terpisah dan terbuang.

Sebenarnya, enzim yang bermanfaat bagi kita justru ada pada ampasnya.

Jadi buah lebih baik diblender daripada dijus.

Buah yang diblender harus langsung dikonsumsi segera setelah dibuat, karena beberapa vitamin dan mineral akan cepat mengalami oksidasi setelah makanan dibuat jus. Selain itu, enzim juga tidak dapat bertahan lama di dalam jus.

Kesehatan Energi 5 Elemen Pada Makanan Yang Dikukus :

Ada makanan tertentu yang sulit kita makan dalam kondisi segar, misalnya : singkong, kentang, ubi. Untuk itu, kita dapat memakannya seteleh dikukus. Bila dikukus, energi 5 Elemen tetap mengalir lancar, dan energi penyembuh serta penyehat masih cukup utuh.

Kesehatan Energi 5 Elemen Pada Makanan Yang Direbus :

Bila singkong, kentang, dan ubi direbus, maka energi 5 Elemen tetap mengalir lancar, tetapi energi penyembuh dan penyehat-nya akan berkurang atau hilang. Oleh sebab itu, sebaiknya makanan seperti ini dikukus saja.

Kesehatan Energi 5 Elemen Pada Makanan Yang Ditumis :

Efek makanan yang ditumis hampir sama dengan direbus.

Kesehatan Energi 5 Elemen Pada Makanan Yang Dioven (Microwave Oven) :

Bagaimana bila makanan dioven dengan menggunakan microwave oven ? Ternyata energi 5 Elemen-nya tidak mengalir lagi dan semua terkumpul di bumi. Selain itu, energi penyembuh dan penyehat-nya juga hilang. Tetapi makanan ini belum menimbulkan energi negatif pada elemen tertentu, sehingga belum menimbulkan penyakit.

Kesehatan Energi 5 Elemen Pada Makanan Yang Digoreng :

Cukup banyak orang yang senang dengan makanan yang digoreng. Bagaimana efek proses menggoreng terhadap energi 5 Elemen? Ternyata energi 5 Elemen tidak mengalir lagi. Energi penyembuh dan penyehat juga hilang. Selain itu, juga mulai timbul energi negatif yang dapat merusak energi berturut-turut pada elemen Air (ginjal dan reproduksi), elemen Ether (leher dan kepala), elemen Udara (dada dan tangan), elemen Api (hati dan pencernaan), dan elemen Bumi (kaki).

  • Tempe segar yang semula sehat, bila digoreng, akan menjadi tidak sehat, dan dapat mengganggu energi pada elemen Air, elemen Udara, dan elemen Bumi.
  • Kacang tanah yang segar juga sehat. Tetapi bila digoreng, akan mengganggu energi pada elemen Ether dan elemen Bumi.
  • Kelapa yang semula sehat, kemudian diperas menjadi santan dan dipanaskan, akan mengganggu energi pada elemen Ether, Udara, dan Bumi.

Kesehatan Energi 5 Elemen Pada Makanan Yang Dibakar :

Pada makanan yang dibakar, energi 5 Elemen-nya juga akan berhenti mengalir. Selain itu, akan muncul energi negatif yang dapat mempengaruhi energi pada elemen Udara (organ dada) dan elemen Bumi (organ kaki).

Kesehatan Energi 5 Elemen Pada Makanan Yang Difermentasi :

Makanan yang difermentasi biasanya direbus dahulu, kemudian baru difermentasi. Khasiat sebelumnya akan tidak terlihat lagi, dan muncul khasiat baru hasil fermentasi. 2 jenis makanan yang umum kita makan sebagai hasil fermentasi adalah tempe dan tape.

Tempe Segar :
Tempe berasal dari kacang kedele. Khasiat kacang kedele segar sebenarnya adalah untuk menyehatkan energi elemen Bumi (organ kaki). Jadi hampir sama dengan khasiat kacang tanah segar yang fungsinya menguatkan energi elemen Bumi. Tetapi setelah mengalami proses fermentasi, fungsi tempe segar menjadi menyehatkan dan menguatkan energi berturut-turut pada elemen Ether, Udara, dan Api.

Tape Segar :
Tape segar berasal dari singkong yang difermentasi. Khasiat singkong segar adalah menguatkan energi pada elemen Bumi (organ kaki). Tetapi setelah difermentasi menjadi tape segar, fungsinya berubah menjadi menyehatkan dan menyegarkan energi pada elemen Ether (leher dan kepala).

Energi 5 Elemen Pada Makanan Yang Diawetkan :

Pada makanan yang diawetkan dengan proses fermentasi, maka khasiat semula akan hilang dan digantikan oleh khasiat baru hasil fermentasi. Contohnya seperti pada tempe dan tape di atas.

Tetapi bila makanan diawetkan dengan bahan pengawet kimia, maka energi 5 Elemen tidak akan mengalir lagi dan menumpuk pada elemen Bumi. Selain itu, bahan pengawet juga akan merusak energi pada elemen Bumi, sehingga suatu saat kaki akan mulai sakit.

Untuk membersihkan racun dari bahan pengawet kimia, maka kita dapat menggunakan wortel segar, dan dapat dibaca pada artikel sebelumnya mengenai wortel dan kesehatan kaki.

Salam Sehat Selalu

www.5Elemen.com

6 comments to Kesehatan Energi 5 Elemen Pada Makanan Segar, Diblender, Dijus, Dikukus, Direbus, Dan Digoreng

  • Saya suka sekali baca artikel tentang kesehatan, blog ini bagus bgt. Terima kasih dah menulis ini…

  • aleysius

    Terima kasih atas kunjungannya. Semoga bermanfaat untuk kesehatan. Salam Sehat Selalu.

  • mana yang lebih baik antara makanan (sayur) dikukus atau direbus?? terimakasih..

  • Terima kasih atas kunjungannya, Mbak Rera.
    Sebenarnya sayuran lebih baik dikukus dari direbus. Kalau dikukus, enzimnya sebagian besar masih utuh. Kalau direbus, enzimnya tinggal sedikit.
    Jadi kalau masih memungkinkan untuk dikukus, silahkan dikukus saja.
    Semoga bermanfaat bagi kesehatan.
    Salam Sehat Bahagia,
    aley

  • ririn

    Bagaimana dengan sayur dan buah yg dijdikan makanan dengan cara dioven tapi bukan dengan microwave?apa juga kehilangan manfaatnya?

  • Terima kasih atas kunjungannya, Mbak Ririn.

    Pada dasarnya, kalau terkena panas, enzim akan rusak.

    Kalau dioven sebentar, tentu rusaknya sedikit. Kalau semakin lama dioven, kerusakan enzimnya akan semakin banyak.

    Semoga bermanfaat bagi kesehatan Mbak.

    Salam Sehat Bahagia,

    aley
    aleysiush@gmail.com

Leave a Reply

 

 

 

You can use these HTML tags

<a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

Comment moderation is enabled. Your comment may take some time to appear.