<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>5 Elemen Untuk Kesehatan - 5 Elements Balancing &#187; Akar</title>
	<atom:link href="http://www.5elemen.com/tag/akar/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://www.5elemen.com</link>
	<description>Terapi Energi 5 Elemen Untuk Kesehatan - Keseimbangan Energi Sehat - Eter Udara Api Air Bumi</description>
	<lastBuildDate>Mon, 28 Nov 2011 12:05:58 +0000</lastBuildDate>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.org/?v=3.1</generator>
<xhtml:meta xmlns:xhtml="http://www.w3.org/1999/xhtml" name="robots" content="noindex" />
		<item>
		<title>Energi 5 Elemen Dan Penyakit Elemen Ether (3) : Alergi</title>
		<link>http://www.5elemen.com/energi-5-elemen-dan-penyakit-elemen-ether-3-alergi</link>
		<comments>http://www.5elemen.com/energi-5-elemen-dan-penyakit-elemen-ether-3-alergi#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 29 May 2009 05:41:18 +0000</pubDate>
		<dc:creator>aleysius</dc:creator>
				<category><![CDATA[5 Elemen]]></category>
		<category><![CDATA[Beras Merah]]></category>
		<category><![CDATA[Biji-Bijian]]></category>
		<category><![CDATA[Elemen ke-4 Udara]]></category>
		<category><![CDATA[Energi]]></category>
		<category><![CDATA[Energi Kesehatan]]></category>
		<category><![CDATA[Fermentasi]]></category>
		<category><![CDATA[Indeks Energi]]></category>
		<category><![CDATA[Indeks Kecocokan]]></category>
		<category><![CDATA[Indeks Manfaat]]></category>
		<category><![CDATA[Indeks Sehat]]></category>
		<category><![CDATA[Kencur]]></category>
		<category><![CDATA[Kunyit]]></category>
		<category><![CDATA[Makanan Sehat]]></category>
		<category><![CDATA[Tape]]></category>
		<category><![CDATA[Tempe]]></category>
		<category><![CDATA[Umbi]]></category>
		<category><![CDATA[Akar]]></category>
		<category><![CDATA[Alergi Kulit]]></category>
		<category><![CDATA[Elemen Ether]]></category>
		<category><![CDATA[Energi 5 Elemen]]></category>
		<category><![CDATA[Energi Sehat]]></category>
		<category><![CDATA[Energy of 5 Elements]]></category>
		<category><![CDATA[Indeks Kecocokan IK-E5E]]></category>
		<category><![CDATA[Indeks Manfaat (IM-E5E)]]></category>
		<category><![CDATA[Indeks Sehat (IS-E5E)]]></category>
		<category><![CDATA[Makanan Fermentasi]]></category>
		<category><![CDATA[Penyakit]]></category>
		<category><![CDATA[tape Singkong]]></category>
		<category><![CDATA[Umbi-Umbian]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.5elemen.com/?p=1230</guid>
		<description><![CDATA[Penyakit pada Elemen Ether : Alergi Oleh : Aleysius H. Gondosari Salah satu penyakit pada elemen Ether adalah Alergi atau hipersensitivitas tipe 1. Alergi umumnya disebabkan oleh lemahnya sistem kekebalan atau daya tahan tubuh karena pengaruh hormon. Alergi dapat menyebabkan organ tertentu bereaksi berlebihan, misalnya kulit jadi gatal-gatal, nafas jadi sesak. Ada bermacam-macam alergi, misalnya [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<h3 style="text-align: center;">Penyakit pada Elemen Ether : Alergi</h3>
<p>Oleh : Aleysius H. Gondosari</p>
<p>Salah satu penyakit pada elemen Ether adalah Alergi atau hipersensitivitas tipe 1. Alergi umumnya disebabkan oleh lemahnya sistem kekebalan atau daya tahan tubuh karena pengaruh hormon. Alergi dapat menyebabkan organ tertentu bereaksi berlebihan, misalnya kulit jadi gatal-gatal, nafas jadi sesak. Ada bermacam-macam alergi, misalnya : alergi pada makanan tertentu (misalnya pada penderita autis), obat-obatan tertentu, pewangi atau bau tertentu, debu, sabun, shampo, kasur kapuk, udara dingin atau AC yang terlalu dingin.<span id="more-1230"></span></p>
<h4>Indeks Sehat (IS-E5E) pada Penderita Alergi :</h4>
<p>Penderita alergi umumnya mempunyai Indeks Sehat yang negatif pada elemen Ether, yaitu berkisar antara -2 s/d -10.  Ada beberapa anggota keluarga saya yang menderita alergi. Kedua anak saya dulu alergi terhadap debu. Indeks Sehat pada elemen Ether mereka berkisar antara -2 s/d -5. Mereka sering batuk-batuk bila terkena debu. Anak saya yang kecil lebih parah lagi, karena dulu menderita asma. Tetapi setelah mengkonsumsi air tajin beras merah secara teratur, alergi terhadap debu menghilang. Indeks Sehat pada elemen Ether menjadi positif.</p>
<h4>Makanan Sehat Elemen Ether :</h4>
<p>Berikut ini adalah beberapa makanan sehat elemen Ether yang cocok untuk meningkatkan energi sehat dan daya tahan tubuh terhadap alergi, dari biji-bijian, makanan fermentasi, akar dan umbi, yaitu :</p>
<ul>
<li> Beras Merah atau air tajin Beras Merah : Indeks Manfaat (IM-E5E) = +10, Indeks Kecocokan (IK-E5E) = +30%.</li>
<li> Tempe segar : Indeks Manfaat = +20. Indeks Kecocokan = +50%.</li>
<li> Tape Singkong segar : Indeks Manfaat = +30. Indeks Kecocokan = +30%.</li>
<li> Kencur : Indeks Manfaat = +10. Indeks Kecocokan = +50%.</li>
<li> Kunyit : Indeks Manfaat = +10. Indeks Kecocokan = +30%.</li>
</ul>
<h4 style="text-align: center;">Salam Sehat Selalu</h4>
<p><a title="Energi 5 Elemen dan Rahasia Kesehatan" href="http://www.5elemen.com">www.5elemen.com</a></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.5elemen.com/energi-5-elemen-dan-penyakit-elemen-ether-3-alergi/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Energi 5 Elemen Dan 3 Sifat Makanan</title>
		<link>http://www.5elemen.com/energi-5-elemen-dan-3-sifat-makanan</link>
		<comments>http://www.5elemen.com/energi-5-elemen-dan-3-sifat-makanan#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 11 May 2009 05:22:10 +0000</pubDate>
		<dc:creator>aleysius</dc:creator>
				<category><![CDATA[5 Elemen]]></category>
		<category><![CDATA[Akar]]></category>
		<category><![CDATA[Biji-Bijian]]></category>
		<category><![CDATA[Buah-Buahan]]></category>
		<category><![CDATA[Energi]]></category>
		<category><![CDATA[Energi Kesehatan]]></category>
		<category><![CDATA[Fermentasi]]></category>
		<category><![CDATA[Indeks Energi]]></category>
		<category><![CDATA[Indeks Manfaat]]></category>
		<category><![CDATA[Jamur]]></category>
		<category><![CDATA[Kacang-Kacangan]]></category>
		<category><![CDATA[Kelancaran Energi]]></category>
		<category><![CDATA[Makanan Sehat]]></category>
		<category><![CDATA[Minuman Sehat]]></category>
		<category><![CDATA[Sayur-Sayuran]]></category>
		<category><![CDATA[Susu ASI]]></category>
		<category><![CDATA[Susu Kedele]]></category>
		<category><![CDATA[Susu Yoghurt]]></category>
		<category><![CDATA[Umbi]]></category>
		<category><![CDATA[3 (tiga) sifat makanan]]></category>
		<category><![CDATA[Diet Makanan Seimbang]]></category>
		<category><![CDATA[Dr. Hiromi Shinya M.D.]]></category>
		<category><![CDATA[Elemen Air]]></category>
		<category><![CDATA[Elemen Api]]></category>
		<category><![CDATA[Elemen Bumi]]></category>
		<category><![CDATA[Elemen Ether]]></category>
		<category><![CDATA[Elemen Udara]]></category>
		<category><![CDATA[Energi 5 (Lima) Elemen]]></category>
		<category><![CDATA[Energy of 5 (Five) Elements]]></category>
		<category><![CDATA[IM-E5E]]></category>
		<category><![CDATA[Makanan Aktif]]></category>
		<category><![CDATA[Makanan Fermentasi]]></category>
		<category><![CDATA[Makanan Pasif]]></category>
		<category><![CDATA[Makanan Stabil]]></category>
		<category><![CDATA[Rahasia Kesehatan]]></category>
		<category><![CDATA[Susu Segar]]></category>
		<category><![CDATA[The Miracle of Enzyme]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.5elemen.com/?p=1139</guid>
		<description><![CDATA[Energi 5 Elemen Dan 3 Sifat Makanan : Aktif, Stabil (Sehat), dan Pasif Oleh : Aleysius H. Gondosari Dalam tulisan ini, kita akan melihat rahasia kesehatan dari sifat-sifat makanan. Dari hasil analisa terhadap sifat-sifat makanan, ditemukan adanya tiga sifat pada makanan, yaitu aktif, stabil (sehat), dan pasif. Makanan Sehat yang Stabil Dengan Indeks Manfaat Positif [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<h3>Energi 5 Elemen Dan 3 Sifat Makanan : Aktif, Stabil (Sehat), dan Pasif</h3>
<p>Oleh : Aleysius H. Gondosari</p>
<p>Dalam tulisan ini, kita akan melihat rahasia kesehatan dari sifat-sifat makanan. Dari hasil analisa terhadap sifat-sifat makanan, ditemukan adanya tiga sifat pada makanan, yaitu aktif, stabil (sehat), dan pasif.<span id="more-1139"></span></p>
<h4>Makanan Sehat yang Stabil Dengan Indeks Manfaat Positif :</h4>
<p>Makanan yang sehat adalah makanan yang sifatnya stabil. Makanan ini akan menstabilkan kesehatan pada sel-sel dan organ-organ tubuh kita. Sel-sel juga akan tumbuh dengan stabil. Bila diperiksa dengan energi 5 Elemen, maka makanan ini akan menghasilan Indeks Manfaat (IM-E5E) yang positif, energi kesehatan yang mengalir lancar mulai dari elemen Ether, Udara, Api, Air, dan Bumi. Termasuk dalam golongan makanan ini adalah tumbuh-tumbuhan, yaitu sayur-sayuran, buah-buahan, biji-bijian, kacang-kacangan, akar, umbi, jamur, makanan fermentasi, susu segar, yang semuanya masih dalam kondisi segar, dikukus, atau direbus, serta dikonsumsi dalam jumlah secukupnya.</p>
<h4>Makanan Aktif :</h4>
<p>Makanan yang aktif adalah makanan yang sifatnya mengaktifkan sel-sel dan organ tubuh, dan membuat tubuh kita menjadi lebih aktif. Termasuk dalam jenis makanan ini adalah minuman keras, kopi, daging, telur, ikan, bumbu-bumbu, rempah-rempah, cabe, bawang, serta obat yang sifatnya aktif.</p>
<h4>Makanan Pasif :</h4>
<p>Makanan yang pasif adalah makanan yang sifatnya membuat tubuh kita menjadi lebih malas. Termasuk dalam jenis makanan ini adalah makanan yang sudah rusak / basi / kadaluarsa, makanan yang sudah mengalami rantai proses yang panjang, misalnya biskuit, makanan kaleng atau makanan yang diawetkan, serta makanan yang dimakan dalam jumlah yang berlebihan.</p>
<h4>Efek Negatif Makanan Aktif :</h4>
<p>Penyakit yang dapat timbul dari makanan aktif contohnya adalah kanker, hyperthyroid, bisul, alergi.</p>
<h4>Efek Negatif Makanan Pasif :</h4>
<p>Penyakit yang dapat timbul dari makanan pasif contohnya adalah obesitas, diabetes.</p>
<h4>Diet Makanan Seimbang Yang Disarankan :</h4>
<p>Diet Makrobiotik menyarankan agar mengkonsumsi 20% makanan hewani (makanan yang bersifat aktif) dan 80% makanan nabati yang segar (makanan yang bersifat sehat dan stabil).</p>
<p>Hiromi Shinya, MD., penulis buku bestseller &#8220;<em>The Miracle of Enzyme</em>&#8220;, setelah meneliti ribuan pencernaan orang Amerika Serikat dan orang Jepang, menganjurkan akan orang mengkonsumsi 15% makanan hewani, dan 85% makanan nabati yang segar dan mengandung enzim yang sehat.</p>
<h4 style="text-align: center;">Salam Sehat Selalu</h4>
<p><a title="Energi 5 Elemen Dan Rahasia Kesehatan" href="http://www.5elemen.com">www.5Elemen.com</a></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.5elemen.com/energi-5-elemen-dan-3-sifat-makanan/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>7</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Energi 5 Elemen, Indeks Sehat, dan Indeks Manfaat (2)</title>
		<link>http://www.5elemen.com/energi-5-elemen-indeks-sehat-dan-indeks-manfaat-2</link>
		<comments>http://www.5elemen.com/energi-5-elemen-indeks-sehat-dan-indeks-manfaat-2#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 06 May 2009 05:47:23 +0000</pubDate>
		<dc:creator>aleysius</dc:creator>
				<category><![CDATA[5 Elemen]]></category>
		<category><![CDATA[Akar]]></category>
		<category><![CDATA[Biji-Bijian]]></category>
		<category><![CDATA[Buah-Buahan]]></category>
		<category><![CDATA[Energi]]></category>
		<category><![CDATA[Energi Kesehatan]]></category>
		<category><![CDATA[Fermentasi]]></category>
		<category><![CDATA[Indeks Energi]]></category>
		<category><![CDATA[Indeks Manfaat]]></category>
		<category><![CDATA[Indeks Sehat]]></category>
		<category><![CDATA[Kacang-Kacangan]]></category>
		<category><![CDATA[Makanan Sehat]]></category>
		<category><![CDATA[Sayur-Sayuran]]></category>
		<category><![CDATA[Umbi]]></category>
		<category><![CDATA[Add new tag]]></category>
		<category><![CDATA[Air Kelapa Segar]]></category>
		<category><![CDATA[Alpukat]]></category>
		<category><![CDATA[Anggur Hijau]]></category>
		<category><![CDATA[Anggur Merah]]></category>
		<category><![CDATA[Angkak]]></category>
		<category><![CDATA[Apel Hijau]]></category>
		<category><![CDATA[Bawang Bombay]]></category>
		<category><![CDATA[Bawang Merah]]></category>
		<category><![CDATA[Bawang Putih]]></category>
		<category><![CDATA[Bekatul]]></category>
		<category><![CDATA[Belimbing]]></category>
		<category><![CDATA[Bengkuang]]></category>
		<category><![CDATA[Beras Ketan]]></category>
		<category><![CDATA[Beras Merah]]></category>
		<category><![CDATA[Beras Putih]]></category>
		<category><![CDATA[Brokoli]]></category>
		<category><![CDATA[Buah Naga]]></category>
		<category><![CDATA[Bunga Kol]]></category>
		<category><![CDATA[Cabe Hijau]]></category>
		<category><![CDATA[Cabe Merah]]></category>
		<category><![CDATA[Cabe Rawit]]></category>
		<category><![CDATA[Daun Bawang]]></category>
		<category><![CDATA[Daun Bayam]]></category>
		<category><![CDATA[Daun Ginseng]]></category>
		<category><![CDATA[Daun Kangkung]]></category>
		<category><![CDATA[Daun Kol]]></category>
		<category><![CDATA[Daun Mangkok]]></category>
		<category><![CDATA[Daun Mangkokan]]></category>
		<category><![CDATA[Daun Melinjo]]></category>
		<category><![CDATA[Daun Pakis]]></category>
		<category><![CDATA[Daun Pepaya]]></category>
		<category><![CDATA[Daun Singkong]]></category>
		<category><![CDATA[Delima]]></category>
		<category><![CDATA[Durian]]></category>
		<category><![CDATA[Energi 5 Elemen]]></category>
		<category><![CDATA[Gandum]]></category>
		<category><![CDATA[Gluten]]></category>
		<category><![CDATA[IM-E5E]]></category>
		<category><![CDATA[IS-E5E]]></category>
		<category><![CDATA[Jagung]]></category>
		<category><![CDATA[Jahe]]></category>
		<category><![CDATA[Jambu Biji]]></category>
		<category><![CDATA[Jambu Bol]]></category>
		<category><![CDATA[Jambu Mede]]></category>
		<category><![CDATA[Jambu Monyet]]></category>
		<category><![CDATA[Jamur]]></category>
		<category><![CDATA[Jamur Inoki]]></category>
		<category><![CDATA[Jamur Kuping]]></category>
		<category><![CDATA[Jamur Merang]]></category>
		<category><![CDATA[Jamur Shiitake]]></category>
		<category><![CDATA[Jamur Tiram]]></category>
		<category><![CDATA[Jengkol]]></category>
		<category><![CDATA[Jeruk]]></category>
		<category><![CDATA[Jeruk Bali]]></category>
		<category><![CDATA[Jeruk Nipis]]></category>
		<category><![CDATA[Kacang Buncis]]></category>
		<category><![CDATA[Kacang Ercis]]></category>
		<category><![CDATA[Kacang Hijau]]></category>
		<category><![CDATA[Kacang Hitam]]></category>
		<category><![CDATA[Kacang Kapri]]></category>
		<category><![CDATA[Kacang Kedele]]></category>
		<category><![CDATA[Kacang Merah]]></category>
		<category><![CDATA[Kacang Panjang]]></category>
		<category><![CDATA[Kelapa]]></category>
		<category><![CDATA[Kemangi]]></category>
		<category><![CDATA[Kencur]]></category>
		<category><![CDATA[Kentang]]></category>
		<category><![CDATA[Kunyit]]></category>
		<category><![CDATA[Labu Kecil]]></category>
		<category><![CDATA[Labu Siam]]></category>
		<category><![CDATA[Leunca]]></category>
		<category><![CDATA[Lobak Putih]]></category>
		<category><![CDATA[Mangga]]></category>
		<category><![CDATA[Markisa]]></category>
		<category><![CDATA[Melinjo]]></category>
		<category><![CDATA[Melon]]></category>
		<category><![CDATA[Mentimun]]></category>
		<category><![CDATA[Nangka]]></category>
		<category><![CDATA[Nenas]]></category>
		<category><![CDATA[Oncom]]></category>
		<category><![CDATA[Oyong]]></category>
		<category><![CDATA[Paprika]]></category>
		<category><![CDATA[Pare]]></category>
		<category><![CDATA[Pengukuran Energi Kesehatan]]></category>
		<category><![CDATA[Pepaya]]></category>
		<category><![CDATA[Pir]]></category>
		<category><![CDATA[Pisang Ambon]]></category>
		<category><![CDATA[Pisang Berangan]]></category>
		<category><![CDATA[Pisang Lumut]]></category>
		<category><![CDATA[Pisang Mas]]></category>
		<category><![CDATA[Pisang Raja]]></category>
		<category><![CDATA[Pisang Tanduk]]></category>
		<category><![CDATA[Rahasia Kesehatan]]></category>
		<category><![CDATA[Rumput Laut]]></category>
		<category><![CDATA[Sawi Hijau]]></category>
		<category><![CDATA[Sawi Putih]]></category>
		<category><![CDATA[Sawo]]></category>
		<category><![CDATA[Selada]]></category>
		<category><![CDATA[Selada Air]]></category>
		<category><![CDATA[Semangka]]></category>
		<category><![CDATA[Singkong]]></category>
		<category><![CDATA[Sirsak]]></category>
		<category><![CDATA[Susu ASI]]></category>
		<category><![CDATA[Susu Bubuk Bayi]]></category>
		<category><![CDATA[Susu Bubuk Biasa]]></category>
		<category><![CDATA[Susu Fermentasi]]></category>
		<category><![CDATA[Susu Kedele Segar]]></category>
		<category><![CDATA[Susu Sapi Segar]]></category>
		<category><![CDATA[Susu Yoghurt]]></category>
		<category><![CDATA[Talas]]></category>
		<category><![CDATA[Tapak Leman]]></category>
		<category><![CDATA[tape Singkong]]></category>
		<category><![CDATA[Tauco]]></category>
		<category><![CDATA[Teh Hijau]]></category>
		<category><![CDATA[Tempe Segar]]></category>
		<category><![CDATA[Temu Lawak]]></category>
		<category><![CDATA[Terong]]></category>
		<category><![CDATA[Terong Hijau]]></category>
		<category><![CDATA[Toge]]></category>
		<category><![CDATA[Tomat]]></category>
		<category><![CDATA[Ubi Merah]]></category>
		<category><![CDATA[Ubi Putih]]></category>
		<category><![CDATA[Ubi Ungu]]></category>
		<category><![CDATA[Wortel]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.5elemen.com/?p=1062</guid>
		<description><![CDATA[Indeks Manfaat Energi 5 Elemen (IM-E5E) Pada Biji, Buah, Kacang, Sayur, dan Umbi Terhadap Kesehatan Manusia Oleh : Aleysius H. Gondosari Pada tulisan sebelumnya saya sudah membahas tentang Indeks Sehat (IS-E5E) untuk mengukur energi kesehatan dan energi penyakit. Pada tulisan berikut ini saya akan lanjutkan dengan pembahasan Indeks Manfaat Energi 5 Elemen (IM-E5E) untuk mengukur [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<h3 style="text-align: center;">Indeks Manfaat Energi 5 Elemen (IM-E5E) Pada Biji, Buah, Kacang, Sayur, dan Umbi Terhadap Kesehatan Manusia</h3>
<p>Oleh : Aleysius H. Gondosari</p>
<p>Pada tulisan sebelumnya saya sudah membahas tentang Indeks Sehat (IS-E5E) untuk mengukur energi kesehatan dan energi penyakit. Pada tulisan berikut ini saya akan lanjutkan dengan pembahasan Indeks Manfaat Energi 5 Elemen (IM-E5E) untuk mengukur manfaat energi kesehatan dari biji, buah, kacang, sayur, dan umbi terhadap kesehatan manusia. Melalui IS dan IM ini kita berusaha mengetahui rahasia kesehatan lebih lanjut melalui pengukuran energi.</p>
<p><span id="more-1062"></span></p>
<p>Indeks ini diperoleh dengan mengukur perbandingan kuat lemahnya energi yang diukur melalui metoda Energi 5 Elemen. Indeks ini akan diwakili oleh angka yang menunjukkan perbandingan relatif antara energi yang satu dengan energi yang lain.</p>
<h4>Indeks Manfaat (IM-E5E):</h4>
<p>Indeks Manfaat mempunyai nilai relatif dari -100 hingga +100. Indeks ini akan digunakan sebagai pengukur manfaat dari makanan sehat atau tidak sehat terhadap kesehatan tubuh atau organ tubuh tertentu. Angka &#8220;-&#8221; menunjukkan makanan tersebut berbahaya bagi kesehatan. Angka &#8220;nol&#8221; menunjukkan makanan tersebut tidak berbahaya dan tidak bermanfaat bagi kesehatan. Angka &#8220;+&#8221; menunjukkan makanan tersebut bermanfaat bagi kesehatan. Walau pun demikian, dalam kasus-kasus yang luar biasa, angka indeks ini bisa saja lebih besar dari 100. Misalnya : Minuman beralkohol keras mempunyai Indeks Manfaat -200.</p>
<h4>Indeks Manfaat (IM-E5E) pada Makanan Sehat:</h4>
<p>Indeks Manfaat pada makanan sehat bervariasi mulai dari +5 s/d +100. Sedangkan pada makanan tidak sehat bervariasi mulai dari -5 s/d -200. Makanan sehat di sini adalah makanan yang masih utuh, belum dibuat menjadi tepung, dan tidak digoreng. Nilai IM paling tinggi berturut-turut mulai dari dimakan segar, kemudian dikukus, selanjutnya direbus atau ditumis. Berikut ini daftar makanan sehat yang umum kita lihat, yaitu :</p>
<p><em><strong>Biji-Bijian:</strong></em></p>
<ul>
<li>Beras Ketan = +20 s/d +25</li>
<li><em>Beras Merah = +30 s/d +50</em></li>
<li> Beras Putih dan Bekatul = +10 s/d +30</li>
<li> Gandum = +10 s/d +30</li>
<li> Jagung = +10 s/d +30</li>
</ul>
<p><em><strong>Buah-Buahan:</strong></em></p>
<ul>
<li> <em>Alpukat = +40 s/d +60</em></li>
<li>Anggur Hijau = +5 s/d +10</li>
<li>Anggur Merah = +10 s/d +15</li>
<li> Apel Hijau = +10 s/d +20</li>
<li> <em>Apel Merah = +20 s/d +40</em></li>
<li> Belimbing = +10 s/d +20</li>
<li> Cabe Hijau = +10 s/d +20</li>
<li> <em>Cabe Merah = +30 s/d +50</em></li>
<li>Cabe Rawit = +10 s/d +15</li>
<li>Delima = +10 s/d +15</li>
<li> Durian = -5 s/d -20 (durian bisa mengurangi energi kesehatan)</li>
<li> Jambu (merah dan putih) = +5 s/d +10</li>
<li>Jambu Biji = +10 s/d +30</li>
<li>Jambu Bol = +5 s/d +10</li>
<li>Jambu Monyet (Mede) = +5 s/d +10</li>
<li>Jeruk = +10 s/d +15</li>
<li>Jeruk Bali = +10 s/d +15</li>
<li>Jeruk Nipis = +3 s/d +5</li>
<li><em>Kelapa (air kelapa segar dari kelapa yang sudah tua atau matang) = +30 s/d +70</em></li>
<li>Labu Kecil = +10 s/d +15</li>
<li>Labu Siam = +10 s/d +15</li>
<li>Leunca = +20 s/d +30</li>
<li>Mangga = +5 s/d +10</li>
<li> Markisa = +10 s/d +20</li>
<li> Melon = +10 s/d +20</li>
<li>Melinjo = 0</li>
<li> Mentimun (bagian yang tawar) = +10 s/d +20</li>
<li> <em>Mentimun (bagian pangkal yang pahit) = +20 s/d +40</em></li>
<li>Naga (buah) = +5 s/d +10</li>
<li>Nangka = +5 s/d +10</li>
<li> Nenas = +10 s/d +20</li>
<li>Oyong = +5 s/d +10</li>
<li> <em>Paprika = +20 s/d +40</em></li>
<li>Pare = +10 s/d +20</li>
<li><em> Pepaya = +30 s/d +50</em></li>
<li> Pir = +5 s/d +10</li>
<li> <em>Pisang Ambon = +30 s/d +50</em></li>
<li>Pisang Batu = +20 s/d +25</li>
<li> <em>Pisang Berangan = +30 s/d +50</em></li>
<li>Pisang Lumut = +10 s/d +20</li>
<li>Pisang Mas = +10 s/d +20</li>
<li> Pisang Raja = +10 s/d +20</li>
<li>Pisang Tanduk = +5 s/d +10</li>
<li> Sawo = +10 s/d +20</li>
<li> Semangka (bagian yang merah) = +10 s/d +20</li>
<li> <em>Semangka (bagian yang putih dekat kulit) = +20 s/d +40</em></li>
<li>Sirsak = +10 s/d +20</li>
<li>Srikaya = +10 s/d +15</li>
<li> <em>Terong = +30 s/d +50</em></li>
<li> Terong Hijau = +20 s/d +30</li>
<li> Tomat = +10 s/d +20</li>
</ul>
<p><em><strong>Fermentasi :</strong></em></p>
<ul>
<li>Angkak = +5 s/d +10</li>
<li>Gluten (dari tepung terigu) = +10 s/d +20</li>
<li>Oncom (dari ampas tahu) = +20 s/d +30</li>
<li>Susu Fermentasi (Yoghurt) = +20 s/d +30</li>
<li><em>Tape segar (dari singkong) = +30 s/d +50</em></li>
<li>Tauco = +10 s/d +15</li>
<li><em>Tempe segar (dari kacang kedele) = +30 s/d +50</em></li>
</ul>
<p><em><strong>Jamur:</strong></em></p>
<ul>
<li>Jamur Inoki = +5 s/d +10</li>
<li>Jamur Kuping = +20 s/d +30</li>
<li> Jamur Merang = +10 s/d +15</li>
<li> Jamur Shiitake = +5 s/d +10</li>
<li> Jamur Tiram = +5 s/d +10</li>
</ul>
<p><em><strong>Kacang-Kacangan :</strong></em></p>
<ul>
<li> Jengkol = 0</li>
<li> Kacang Buncis = +10 s/d +20</li>
<li> Kacang Ercis = +10 s/d +20</li>
<li> <em>Kacang Hijau = +30 s/d +50</em></li>
<li> <em>Kacang Hitam = +30 s/d +50</em></li>
<li> Kacang Kapri = +10 s/d +15</li>
<li>Kacang Kedele = +10 s/d +20</li>
<li> Kacang Merah = +5 s/d +10</li>
<li> Kacang Panjang = +20 s/d +30</li>
<li> Kacang Tanah = +20 s/d +30</li>
<li> Petai = +10 s/d +15</li>
</ul>
<p><em><strong>Sayur-Sayuran Dan Rumput Laut :</strong></em></p>
<ul>
<li> Bayam = +10 s/d +15</li>
<li> Bawang (daun) = +10 s/d +15</li>
<li> Brokoli = +10 s/d +15</li>
<li> Ginseng (daun) = +10 s/d +15</li>
<li> Kangkung = +5 s/d +10</li>
<li>Kemangi = +10 s/d +20</li>
<li>Kol (bunga) = +5 s/d +10</li>
<li>Kol (daun) = +5 s/d +10</li>
<li>Mangkok (daun) = +10 s/d +20 (Mangkokan, Tapak Leman)</li>
<li>Melinjo (daun) = +10 s/d +20</li>
<li> Pepaya (daun) = +15 s/d +25</li>
<li>Pakis = +5 s/d +10</li>
<li> <em>Rumput Laut = +30 s/d +50</em></li>
<li> Sawi Putih = +5 s/d +10</li>
<li> Sawi Hijau = +5 s/d +10</li>
<li> Selada = +10 s/d +20</li>
<li>Selada Air = +5 s/d +10</li>
<li> Singkong (daun) = +10 s/d +20</li>
<li>Teh Hijau = +10 s/d +20</li>
<li>Toge (kacang hijau) = +10 s/d +20</li>
<li>Toge (kacang kedele) = +5 s/d +10</li>
</ul>
<p><em><strong>Susu :</strong></em></p>
<ul>
<li><em>Susu ASI = +50 s/d +80</em></li>
<li>Susu Fermentasi (Yoghurt) = +20 s/d +30</li>
<li>Susu Kedele Segar = +20 s/d +30</li>
<li>Susu Sapi Segar = +10 s/d +20</li>
<li>Susu Bubuk Bayi = +5 s/d +10</li>
<li>Susu Bubuk Biasa  = 0</li>
</ul>
<p><em><strong>Umbi dan Akar :</strong></em></p>
<ul>
<li>Bawang Bombay = +15 s/d +20</li>
<li>Bawang Merah = +10 s/d +15</li>
<li>Bawang Putih = +10 s/d +15</li>
<li><em>Bengkuang = +30 s/d +50</em></li>
<li> Jahe = +20 s/d +30</li>
<li> <em>Kencur = +40 s/d +60</em></li>
<li> Kentang = +10 s/d +20</li>
<li> Kunyit = +20 s/d +30</li>
<li> Lobak Putih = +10 s/d +20</li>
<li> Singkong = +5 s/d +15</li>
<li> Talas = +5 s/d +15</li>
<li> Temu Lawak = +15 s/d +25</li>
<li> Ubi Merah = +15 s/d +25</li>
<li> Ubi Putih = +5 s/d +15</li>
<li> Ubi Ungu = +20 s/d +30</li>
<li> Wortel = +20 s/d +30</li>
</ul>
<p><em><strong>Catatan :</strong></em><br />
Indeks Manfaat (IM-E5E) ini hanya merupakan angka referensi secara umum untuk tubuh, dan tidak dapat dijadikan patokan untuk organ tubuh yang lebih khusus. Sebab masing-masing makanan mempunyai fungsi untuk organ tubuh tertentu.</p>
<p>Sebagai contoh, wortel sangat bermanfaat untuk kaki dan asam urat, walau pun IM-E5E hanya berkisar +20 s/d +30. Beras merah, walau pun mempunyai IM-E5E +30 s/d +50, tidak dapat digunakan untuk mengobati sakit kaki dan asam urat.</p>
<p>Dalam tulisan berikutnya, saya akan membahas mengenai Indeks Manfaat dari Lingkungan Sehat, serta Indeks Manfaat IM-E5E dari makanan dan minuman tidak sehat.</p>
<p>Selanjutnya kita akan membahas lebih detil manfaat Indeks Manfaat IM-E5E dari masing-masing makanan sehat. Beberapa makanan sehat dengan IM-E5E yang cukup tinggi telah kita bahas sebelumnya, yaitu beras merah, tempe segar, tape segar, kencur, wortel, pepaya.</p>
<h4 style="text-align: center;">Salam Sehat Selalu</h4>
<p><a title="Energi 5 Elemen Dan Rahasia Kesehatan" href="http://www.5elemen.com">www.5elemen.com</a></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.5elemen.com/energi-5-elemen-indeks-sehat-dan-indeks-manfaat-2/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Energi 5 Elemen, pH, Makanan Sehat, Penyakit, Dan Kanker</title>
		<link>http://www.5elemen.com/energi-5-elemen-ph-makanan-sehat-penyakit-dan-kanker</link>
		<comments>http://www.5elemen.com/energi-5-elemen-ph-makanan-sehat-penyakit-dan-kanker#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 21 Apr 2009 05:02:29 +0000</pubDate>
		<dc:creator>aleysius</dc:creator>
				<category><![CDATA[5 Elemen]]></category>
		<category><![CDATA[Air Kelapa Tua]]></category>
		<category><![CDATA[Akar]]></category>
		<category><![CDATA[Aliran Energi]]></category>
		<category><![CDATA[Batuk]]></category>
		<category><![CDATA[Biji-Bijian]]></category>
		<category><![CDATA[Buah-Buahan]]></category>
		<category><![CDATA[Elemen ke-1 Bumi]]></category>
		<category><![CDATA[Elemen ke-2 Air]]></category>
		<category><![CDATA[Elemen ke-3 Api]]></category>
		<category><![CDATA[Elemen ke-4 Udara]]></category>
		<category><![CDATA[Elemen ke-5 Ether]]></category>
		<category><![CDATA[Energi]]></category>
		<category><![CDATA[Energi Kesehatan]]></category>
		<category><![CDATA[Fermentasi]]></category>
		<category><![CDATA[Gangguan Asam Urat]]></category>
		<category><![CDATA[Gangguan Cholesterol]]></category>
		<category><![CDATA[Goreng-gorengan]]></category>
		<category><![CDATA[Gula]]></category>
		<category><![CDATA[Kacang-Kacangan]]></category>
		<category><![CDATA[Kanker]]></category>
		<category><![CDATA[Keju]]></category>
		<category><![CDATA[Kelancaran Energi]]></category>
		<category><![CDATA[Lingkungan]]></category>
		<category><![CDATA[Makanan Sehat]]></category>
		<category><![CDATA[Makanan Tidak Sehat]]></category>
		<category><![CDATA[Margarin]]></category>
		<category><![CDATA[Mentega]]></category>
		<category><![CDATA[Minuman Beralkohol]]></category>
		<category><![CDATA[Minuman Berkarbonasi]]></category>
		<category><![CDATA[Minuman Kopi]]></category>
		<category><![CDATA[Minuman Sehat]]></category>
		<category><![CDATA[Minuman Tidak Sehat]]></category>
		<category><![CDATA[Penyakit]]></category>
		<category><![CDATA[Sakit Flu]]></category>
		<category><![CDATA[Santan]]></category>
		<category><![CDATA[Sayur-Sayuran]]></category>
		<category><![CDATA[Sinar Matahari Pagi]]></category>
		<category><![CDATA[Umbi]]></category>
		<category><![CDATA[Air Kelapa Segar Tua]]></category>
		<category><![CDATA[Alkali]]></category>
		<category><![CDATA[Asam]]></category>
		<category><![CDATA[Asam Urat]]></category>
		<category><![CDATA[Basa]]></category>
		<category><![CDATA[Cholesterol]]></category>
		<category><![CDATA[Daging]]></category>
		<category><![CDATA[Demam]]></category>
		<category><![CDATA[Diabetes]]></category>
		<category><![CDATA[Elemen Air]]></category>
		<category><![CDATA[Elemen Api]]></category>
		<category><![CDATA[Elemen Bumi]]></category>
		<category><![CDATA[Elemen Ether]]></category>
		<category><![CDATA[Elemen Udara]]></category>
		<category><![CDATA[Energi 5 Elemen]]></category>
		<category><![CDATA[flu]]></category>
		<category><![CDATA[Ikan]]></category>
		<category><![CDATA[pH]]></category>
		<category><![CDATA[Polusi Udara]]></category>
		<category><![CDATA[Potential of Hydrogen]]></category>
		<category><![CDATA[Rokok]]></category>
		<category><![CDATA[Stress]]></category>
		<category><![CDATA[Susu ASI]]></category>
		<category><![CDATA[Susu Bayi]]></category>
		<category><![CDATA[Susu Kaleng]]></category>
		<category><![CDATA[Susu Kedele]]></category>
		<category><![CDATA[Telur]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.5elemen.com/?p=875</guid>
		<description><![CDATA[Hubungan Antara Energi 5 Elemen, pH, Makanan Sehat, Penyakit, Dan Kanker Oleh : Aleysius H. Gondosari Apakah ada hubungan antara pH dengan energi 5 Elemen? Ternyata ada. pH adalah singkatan dari potential of Hydrogen. pH digunakan untuk mengukur derajat keasaman suatu zat. Selain itu pH juga dapat digunakan untuk mengukur keseimbangan asam dan basa dalam [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<h3 style="text-align: center;">Hubungan Antara Energi 5 Elemen, pH, Makanan Sehat, Penyakit, Dan Kanker</h3>
<p>Oleh : Aleysius H. Gondosari</p>
<p>Apakah ada hubungan antara pH dengan energi 5 Elemen? Ternyata ada. pH adalah singkatan dari <em>potential of Hydrogen</em>. pH digunakan untuk mengukur derajat keasaman suatu zat. Selain itu pH juga dapat digunakan untuk mengukur keseimbangan asam dan basa dalam tubuh. Nilai pH bervariasi mulai dari 0 sampai dengan 14. Dalam kondisi netral di mana basa seimbang dengan asam, nilai pH sama dengan 7. Bila pH suatu zat lebih tinggi dari 7, berarti makin bersifat basa atau alkali, dan lebih kaya akan oksigen. Bila pH suatu zat lebih rendah dari 7, berarti bersifat asam dan mengandung lebih sedikit oksigen.<span id="more-875"></span></p>
<h4>Hubungan Antara Kesehatan Dan pH Tubuh :</h4>
<p>Dalam kondisi sehat dan normal, tubuh manusia bersifat basa atau alkali dengan derajat keasaman atau pH sama dengan 7,4. Dalam kondisi yang seperti ini, tubuh kita akan kuat menghadapi penyakit dan kanker.</p>
<p>Bila tubuh manusia bersifat asam, maka tubuh mulai sakit, yaitu :</p>
<ol>
<li> Pada tingkat pH 6,9 tubuh mulai rentan terhadap infeksi virus yang umum seperti deman, batuk dan flu.</li>
<li>Sel-sel kanker tumbuh dengan subur di dalam tubuh pada kondisi pH 5,5.</li>
</ol>
<p>Asam urat, kadar gula darah yang tinggi, dan racun-racun yang mengendap di dalam tubuh yang berasal dari garam, gula, bahan pengawet, dan makanan yang bersifat asam akan membuat tubuh menjadi asam, sehingga lebih mudah mendapat penyakit. Ketika kondisi tubuh kita semakin asam, kita lebih mudah terserang penyakit-penyakit kronis dan kanker.</p>
<p>Kira-kira 30 tahun yl., ada sebuah cerita tentang Dr. Lu dari Taiwan yang berhasil mengobati pasiennya dari penyakit kanker, dengan menganjurkan makan makanan yang bersifat basa.</p>
<h4>Hubungan Antara Energi 5 Elemen Dan pH Tubuh :</h4>
<ol>
<li>ketika pH tubuh mencapai 7,4 maka energi kesehatan 5 Elemen akan mengalir dengan lancar mulai dari elemen Ether, Udara, Api, Air, dan Bumi.</li>
<li> Bila pH berada di bawah 7,4, energi 5 Elemen tidak akan mengalir.</li>
<li> Pada kondisi pH tubuh 6,9, akan ada salah satu elemen yang energinya mulai terhambat. Ini berarti salah satu organ tubuh mulai sakit.</li>
<li>Pada saat kondisi pH pada elemen Udara mencapai 6,5, maka mulai terjadi gangguan cholesterol pada jantung, yang disebabkan oleh asam lemak jenuh.</li>
<li>Pada saat kondisi pH pada elemen Bumi mencapai 6,5, maka mulai terjadi gangguan asam urat pada kaki, yang disebabkan oleh endapan asam urat yang tinggi pada elemen Bumi.</li>
<li>Pada saat kondisi pH tubuh mencapai 6,0, maka energi pada elemen tersebut akan menjadi nol. Penyakit berat mulai terjadi dalam kondisi ini. Gejala kanker juga mulai muncul pada kondisi ini, pada organ tubuh yang mengalami pH 6,0.</li>
<li>Pada saat kondisi pH pada elemen Bumi mencapai 6,0, maka mulai terjadi gangguan diabetes, yang disebabkan oleh endapan gula yang tinggi pada elemen Bumi.</li>
</ol>
<p>Bila tidak diobati dengan makanan basa, akan mulai terjadi kekurangan energi pada elemen dan organ tubuh, dan pH akan terus turun.</p>
<h4>Analisa Energi 5 Elemen Pada Makanan Yang Bersifat Basa Tinggi Dengan pH di atas 7 :</h4>
<p>Makanan yang bersifat basa tinggi adalah makanan yang berasal dari tumbuh-tumbuhan segar yang sudah matang, belum dipanaskan atau dimasak, rata-rata juga mempunyai pH 7.4, yaitu :</p>
<ul>
<li>Sinar matahari pagi sebelum jam 09.00.</li>
<li>Susu ASI</li>
<li>Tempe segar</li>
<li> Tahu segar</li>
<li> Tape singkong segar</li>
<li>Oncom</li>
<li> Air kelapa tua</li>
<li> Sayur-sayuran segar seperti kacang panjang, toge, bayam, kangkung, daun singkong, daun pepaya, daun katuk, leunca</li>
<li> Buah-buahan segar yang sudah matang seperti pepaya, semangka, apel, tomat, mentimun, terong, terong hijau</li>
<li>Umbi dan Akar seperti wortel, bengkuang, singkong, ubi, kentang, talas</li>
<li> Kacang-kacangan segar seperti kacang merah, kacang hijau, kacang tanah</li>
<li> Biji-bijian seperti padi, gandum, jagung, kentang, ubi yang masih utuh dan belum dijadikan tepung sehingga mengandung karbohidrat kompleks</li>
</ul>
<h4>Analisa Energi 5 Elemen Pada Makanan Yang Bersifat Basa Rendah dengan pH di atas 7 :</h4>
<p>Adalah makanan yang bersifat basa tinggi, tetapi sudah mengalami proses pemanasan seperti dikukus atau direbus, sehingga nilai pH turun menjadi kira-kira 7,1,  yaitu :</p>
<ul>
<li>Sinar matahari pagi sebelum pk. 12.00 siang</li>
<li>Susu segar</li>
<li>Susu bayi</li>
<li>Tempe yang dikukus, atau direbus</li>
<li> Tahu yang dikukus, atau direbus</li>
<li> Sayur-sayuran yang dikukus, atau direbus</li>
<li> Kacang-kacangan seperti kacang merah, kacang hijau, yang dikukus, atau direbus</li>
<li> Biji-bijian seperti Padi, gandum, jagung, kentang, ubi yang dikukus atau direbus</li>
</ul>
<h4>Analisa Energi 5 Elemen Pada Makanan Yang Bersifat Sedikit Asam Dengan pH di bawah 7 :</h4>
<ul>
<li>Sinar matahari siang setelah pk. 12.00</li>
<li>Susu kedele</li>
<li>Susu kaleng</li>
<li>Ikan yang direbus</li>
<li> Margarin</li>
<li> Keju</li>
<li> Buah-buahan yang belum matang</li>
<li> Biji-bijian yang sudah dijadikan tepung seperti padi, gandum, jagung, kentung, ubi sehingga karbohidrat kompleks berubah menjadi karbohidrat sederhana</li>
<li> Makanan dari tumbuh-tumbuhan yang digoreng seperti kentang goreng, kacang goreng, tempe goreng, tahu goreng, singkong goreng, pisang goreng</li>
<li> Minuman teh</li>
<li> Gula</li>
</ul>
<h4>Analisa Energi 5 Elemen Pada Makanan Yang Sangat Asam Dengan pH 5 Atau Di Bawahnya :</h4>
<ul>
<li>Daging dan telur yang direbus</li>
<li> Daging, ikan, telur yang digoreng atau dibakar</li>
<li> Mentega</li>
<li> Roti yang dibuat dari tepung</li>
<li> Minuman bersoda atau berkarbonasi</li>
<li> Minuman beralkohol</li>
<li> Minuman kopi</li>
<li> Cuka</li>
</ul>
<h4>Sumber Lain Penyebab Turunnya pH tubuh di bawah 5 :</h4>
<ul>
<li>Rokok</li>
<li>Udara yang terpolusi asap rokok dan asap kendaraan bermotor</li>
</ul>
<h4>Stress Menyebabkan pH Tubuh Turun Dan Menyebabkan Sakit :</h4>
<p>Stress akibat pekerjaan atau kondisi keluarga juga dapat mempengaruhi turunnya pH di bawah 7 pada bagian tubuh tertentu, misalnya pada pencernaan, lambung, tenggorokan, gigi, dan kepala. Energi 5 Elemen pada organ tersebut juga akan turun. Bila stress cukup berat, maka pH bisa turun lebih banyak, sehingga dapat memicu kanker.</p>
<h4 style="text-align: center;">Salam Sehat Selalu</h4>
<p><a title="Energi 5 Elemen Dan Rahasia Kesehatan" href="http://www.5elemen.com">www.5elemen.com</a></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.5elemen.com/energi-5-elemen-ph-makanan-sehat-penyakit-dan-kanker/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>25</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>5 Elemen Dan Aliran Energi Yang Sehat Pada Tumbuh-Tumbuhan</title>
		<link>http://www.5elemen.com/5-elemen-aliran-energi-yang-sehat-pada-tumbuh-tumbuhan</link>
		<comments>http://www.5elemen.com/5-elemen-aliran-energi-yang-sehat-pada-tumbuh-tumbuhan#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 04 Mar 2009 05:52:34 +0000</pubDate>
		<dc:creator>aleysius</dc:creator>
				<category><![CDATA[5 Elemen]]></category>
		<category><![CDATA[Akar]]></category>
		<category><![CDATA[Aliran Energi]]></category>
		<category><![CDATA[Apel Merah]]></category>
		<category><![CDATA[Beras Merah]]></category>
		<category><![CDATA[Biji-Bijian]]></category>
		<category><![CDATA[Buah-Buahan]]></category>
		<category><![CDATA[Energi]]></category>
		<category><![CDATA[Energi Pelancar]]></category>
		<category><![CDATA[Energi Penguat]]></category>
		<category><![CDATA[Energi Penyehat]]></category>
		<category><![CDATA[Energi Penyembuh]]></category>
		<category><![CDATA[Herbal]]></category>
		<category><![CDATA[Makanan Sehat]]></category>
		<category><![CDATA[Pepaya]]></category>
		<category><![CDATA[Sayur-Sayuran]]></category>
		<category><![CDATA[Semangka]]></category>
		<category><![CDATA[Abu-Abu]]></category>
		<category><![CDATA[Air]]></category>
		<category><![CDATA[Api]]></category>
		<category><![CDATA[Batang]]></category>
		<category><![CDATA[Biji]]></category>
		<category><![CDATA[Buah]]></category>
		<category><![CDATA[Bumi]]></category>
		<category><![CDATA[Daun]]></category>
		<category><![CDATA[Enzim]]></category>
		<category><![CDATA[Ether]]></category>
		<category><![CDATA[Hitam]]></category>
		<category><![CDATA[Kencur]]></category>
		<category><![CDATA[Merah]]></category>
		<category><![CDATA[Obat Alami]]></category>
		<category><![CDATA[Segar]]></category>
		<category><![CDATA[Sehat Alami]]></category>
		<category><![CDATA[Tumbuh-Tumbuhan]]></category>
		<category><![CDATA[Udara]]></category>
		<category><![CDATA[Umbi]]></category>
		<category><![CDATA[Warna]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.5elemen.com/?p=28</guid>
		<description><![CDATA[5 Elemen Dan Rahasia Aliran Energi Yang Sehat Pada Tumbuh-Tumbuhan Oleh : Aleysius H. Gondosari Banyak ahli gizi di Indonesia dan di dunia yang menganjurkan untuk mengkonsumsi buah-buahan dan sayur-sayuran segar. Apakah rahasia kesehatan yang ada di balik tumbuh-tumbuhan segar ? Alasan dari para ahli gizi tersebut adalah adanya enzim pada makanan segar. Aliran Energi [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<h3>
<p style="text-align: center;">5 Elemen Dan Rahasia Aliran Energi Yang Sehat Pada Tumbuh-Tumbuhan</p>
</h3>
<p>Oleh : Aleysius H. Gondosari</p>
<p>Banyak ahli gizi di Indonesia dan di dunia yang menganjurkan untuk mengkonsumsi buah-buahan dan sayur-sayuran segar. Apakah rahasia kesehatan yang ada di balik tumbuh-tumbuhan segar ? Alasan dari para ahli gizi tersebut adalah adanya enzim pada makanan segar. <span id="more-28"></span></p>
<h4>Aliran Energi 5 Elemen Pada Tumbuh-Tumbuhan :</h4>
<p>Dari sisi energi 5 Elemen, ternyata,  tumbuh-tumbuhan mempunyai aliran energi 5 Elemen yang sehat, yaitu mengalir mulai dari elemen ether, udara, api, air, dan bumi. Dengan kata lain, aliran energi mengalir dari organ kepala dan tenggorokan, dada dan tangan, perut dan pencernaan, organ reproduksi dan ginjal, dan organ kaki.</p>
<p>Aliran energi ini mirip dengan aliran makanan yang kita makan, mulai dari mulut, tenggorokan, lambung, dan usus. Aliran energi yang sehat inilah yang membuat buah-buahan, sayur-sayuran, biji-bijian, umbi, akar, dan herbal sehat untuk dimakan dan digunakan sebagai obat alami.</p>
<p>Dengan mengkonsumsi tumbuh-tumbuhan, terutama yang masih segar, aliran energi tubuh akan menjadi sehat secara alami, lancar, dan normal. Selain itu, sayur dan buah segar mengandung enzim, yang disebut juga sebagai energi hidup atau zat inti kehidupan, dapat meningkatkan vitalitas, mencegah penyakit jantung, kanker, osteoporosis dan menstimulasi DNA untuk menghasilkan enzim.</p>
<h4>Fungsi Bagian-Bagian Tumbuh-Tumbuhan :</h4>
<p>Selain aliran energi 5 Elemen yang sehat, bagian-bagian tumbuhan juga dapat meningkatkan energi tertentu pada tubuh. Sebagai referensi umum, bagian-bagian tertentu pada tumbuhan berhubungan dengan bagian yang hampir sama dengan tubuh manusia, walaupun tidak selalu demikian.</p>
<ol>
<li> Jadi bagian umbi dan akar umumnya baik untuk kesehatan kaki.</li>
<li> Batang dan daun umumnya dapat menyehatkan organ reproduksi dan pencernaan.</li>
<li> Buah dapat menyehatkan bagian dada dan tangan</li>
<li> Biji-bijian seperti beras, beras merah, sehat untuk organ tenggorokan dan kepala.</li>
</ol>
<p>Penjelasan ini hanya referensi umum saja, dan tentu saja perlu dibahas satu per satu secara lebih detil. Sebab kacang-kacangan yang segar seperti kacang panjang dan buncis juga makanan sehat untuk organ kaki.</p>
<p>Dengan demikian, bila ada bagian tubuh yang sakit, kita dapat mengkonsumsi makanan segar seperti sayur-sayuran, buah-buahan, biji-bijian, umbi dan akar, yang sesuai dengan penyakit yang sedang kita alami. Pengobatan alami melalui tumbuh-tumbuhan umumnya berfungsi untuk memperkuat daya tahan dan energi tubuh, sehingga penyakit akhirnya bisa dikalahkan. Hal ini berbeda dengan obat modern, yang berfungsi memerangi penyakit.</p>
<h4>Fungsi Energi 5 Elemen Pada Tumbuh-Tumbuhan :</h4>
<p>Fungsi energi 5 Elemen pada tumbuh-tumbuhan dapat dikategorikan sebagai :</p>
<ul>
<li>Energi Pelancar untuk melancarkan aliran energi 5 Elemen, misalnya : wortel, bengkuang, toge, pepaya</li>
<li>Energi Penyembuh untuk menyembuhkan, misalnya : kencur, apel merah, semangka</li>
<li>Energi Penguat untuk memperkuat daya tahan tubuh, misalnya : beras merah, tempe segar</li>
<li>Energi Penyehat untuk menyehatkan, misalnya : pepaya</li>
<li>Energi Pembersih untuk membersihkan sisa-sisa makanan yang tidak dapat dicernakan dan mengendap menjadi racun bagi tubuh, terutama bagian kaki, misalnya : wortel</li>
<li>Energi Penyegar untuk memulihkan energi tubuh, misalnya : tape singkong</li>
<li>Energi Bahagia atau Energi Anti Stress untuk menghilangkan atau mengurangi stress, misalnya : tempe segar, tape singkong</li>
<li>Energi Penumbuh yang berguna untuk pertumbuhan dan regenerasi sel-sel yang sudah rusak, misalnya : toge</li>
</ul>
<h4 style="text-align: center;">Salam Sehat Selalu</h4>
<p><a title="5 Elemen dan Aliran Energi yang Sehat" href="http://www.5elemen.com">www.5Elemen.com</a></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.5elemen.com/5-elemen-aliran-energi-yang-sehat-pada-tumbuh-tumbuhan/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
	</channel>
</rss>

