<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>5 Elemen Untuk Kesehatan - 5 Elements Balancing &#187; Bengkuang</title>
	<atom:link href="http://www.5elemen.com/tag/bengkuang/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://www.5elemen.com</link>
	<description>Terapi Energi 5 Elemen Untuk Kesehatan - Keseimbangan Energi Sehat - Eter Udara Api Air Bumi</description>
	<lastBuildDate>Mon, 28 Nov 2011 12:05:58 +0000</lastBuildDate>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.org/?v=3.1</generator>
<xhtml:meta xmlns:xhtml="http://www.w3.org/1999/xhtml" name="robots" content="noindex" />
		<item>
		<title>Terapi Energi 5 Elemen: Penyebab pH Darah Turun</title>
		<link>http://www.5elemen.com/terapi-energi-5-elemen-penyebab-ph-darah-turun</link>
		<comments>http://www.5elemen.com/terapi-energi-5-elemen-penyebab-ph-darah-turun#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 10 Mar 2010 07:43:50 +0000</pubDate>
		<dc:creator>aleysius</dc:creator>
				<category><![CDATA[5 Elemen]]></category>
		<category><![CDATA[Air Sehat]]></category>
		<category><![CDATA[Bengkuang]]></category>
		<category><![CDATA[Goreng-gorengan]]></category>
		<category><![CDATA[Gula Pasir]]></category>
		<category><![CDATA[Kentang]]></category>
		<category><![CDATA[Lingkungan]]></category>
		<category><![CDATA[Makanan Sehat]]></category>
		<category><![CDATA[Makanan Tidak Sehat]]></category>
		<category><![CDATA[Minuman Beralkohol]]></category>
		<category><![CDATA[Minuman Berkarbonasi]]></category>
		<category><![CDATA[Minuman Tidak Sehat]]></category>
		<category><![CDATA[pH]]></category>
		<category><![CDATA[Singkong]]></category>
		<category><![CDATA[Ubi]]></category>
		<category><![CDATA[Udara Sehat]]></category>
		<category><![CDATA[Umbi]]></category>
		<category><![CDATA[Wortel]]></category>
		<category><![CDATA[5 Elements Energy Therapy]]></category>
		<category><![CDATA[Air Putih]]></category>
		<category><![CDATA[Asap Rokok]]></category>
		<category><![CDATA[Ibu Hamil]]></category>
		<category><![CDATA[Kekurangan Mineral]]></category>
		<category><![CDATA[Konsultasi Kesehatan]]></category>
		<category><![CDATA[kopi]]></category>
		<category><![CDATA[Makanan Digoreng]]></category>
		<category><![CDATA[Makanan Dikukus]]></category>
		<category><![CDATA[Makanan Dipanggang]]></category>
		<category><![CDATA[Makanan Elemen Bumi]]></category>
		<category><![CDATA[Makanan Manis]]></category>
		<category><![CDATA[Makanan Segar]]></category>
		<category><![CDATA[Minuman Manis]]></category>
		<category><![CDATA[Orang Tua]]></category>
		<category><![CDATA[pH Darah]]></category>
		<category><![CDATA[Stres]]></category>
		<category><![CDATA[Udara Terpolusi]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.5elemen.com/?p=2023</guid>
		<description><![CDATA[Apa yang Menyebabkan pH Darah Turun di bawah 7,4? Oleh: Aleysius H. Gondosari pH darah yang sehat adalah 7,4. Tetapi orang tidak selalu bisa mempertahankan pH darah pada kondisi tersebut. Ada beberapa penyebab sehingga pH darah turun. Dari analisis energi 5 elemen, ada beberapa penyebabnya, misalnya kekurangan mineral, makanan, minuman, rokok, udara, sinar matahari, dan [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<h3 style="text-align: center;">Apa yang Menyebabkan pH Darah Turun di bawah 7,4?</h3>
<p>Oleh: Aleysius H. Gondosari</p>
<p>pH darah yang sehat adalah 7,4. Tetapi orang tidak selalu bisa mempertahankan pH darah pada kondisi tersebut. Ada beberapa penyebab sehingga pH darah turun. Dari analisis energi 5 elemen, ada beberapa penyebabnya, misalnya kekurangan mineral, makanan, minuman, rokok, udara, sinar matahari, dan stres.<span id="more-2023"></span></p>
<p><strong>Stres:</strong></p>
<p>Stres dapat menyebabkan pH darah turun hingga 7,0. Ini disebabkan orang yang yang stres cenderung bernafas pendek, sehingga Oksigen semakin sedikit yang masuk ke paru-paru. Sebaliknya, CO2 semakin banyak menumpuk pada darah. Jadi sebaiknya pastikan diri Anda tidak mengalami stres yang berlebihan.</p>
<p><strong>Udara Terpolusi:</strong></p>
<p>Udara yang tingkat polusinya tinggi juga menyebabkan pH darah bisa turun hingga 7,0. Ini disebabkan udara yang terpolusi mengandung lebih sedikit Oksigen, dan lebih banyak CO2.</p>
<p><strong>Asap Rokok:</strong></p>
<p>Asap rokok akan menyebabkan polusi pada udara, sehingga juga dapat menyebabkan pH darah turun hingga 7,0 pada orang yang menghirup udara yang mengandung asap rokok. Jadi pastikan Anda menghirup udara sehat yang cukup bersih.</p>
<p><strong>Sinar Matahari Siang:</strong></p>
<p>Sinar matahari siang yang terik dapat mempengaruhi udara sehingga pH darah bisa turun hingga 7,1. Jadi sebaiknya tidak terlalu banyak bepergian di bawah sinar matahari siang yang terik.</p>
<p><strong>Minuman Manis dan Berkarbonasi:</strong></p>
<p>Minuman manis yang mengandung gula putih dapat menyebabkan pH darah turun hingga 7,3. Kopi juga dapat menyebabkan pH darah turun hingga 7,3. Minuman beralkohol dan minuman berkarbonasi dapat menyebabkan pH darah turun hingga 7,2. Jadi sebaiknya kita minum air putih yang sehat cukup banyak agar pH tetap dalam kondisi basa.</p>
<p><strong>Makanan Manis, Digoreng, Dipanggang, Dibakar:</strong></p>
<p>Kue-kue dan makanan yang manis dapat menyebabkan pH darah turun hingga 7,3. Makanan yang digoreng seperti goreng-gorengan, dipanggang, dan dibakar dapat menyebabkan pH darah turun hingga 7,2.Jadi sebaiknya seimbangkan makanan dengan mengonsumsi makanan segar dan dikukus.</p>
<p><strong>Kekurangan Mineral:</strong></p>
<p>Kekurangan mineral bisa disebabkan oleh makanan yang kurang mineral, atau karena daya serap terhadap mineral semakin menurun. Kekurangan mineral bisa menyebabkan osteopororis serta pH darah turun hingga 7,2.</p>
<p>Makanan yang mengandung cukup mineral yang seimbang adalah makanan elemen Bumi, yaitu umbi-umbian seperti kentang, ubi, singkong yang dikukus, wortel dan bengkuang yang segar.</p>
<p>Pada orang yang berusia lanjut, daya serap mineral biasanya menurun, sehingga perlu mengonsumsi cukup makanan elemen Bumi.</p>
<p>Pada ibu hamil, juga bisa terjadi kekurangan mineral, karena mineral banyak dibutuhkan oleh bayi di dalam kandungan. Jadi ibu hamil juga sebaiknya banyak mengonsumsi makanan elemen Bumi.</p>
<p style="text-align: center;"><strong>Salam Sehat Bahagia!</strong></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.5elemen.com/terapi-energi-5-elemen-penyebab-ph-darah-turun/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>8</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Terapi Energi 5 Elemen: Biskuit dan Plak Gula Darah</title>
		<link>http://www.5elemen.com/terapi-energi-5-elemen-biskuit-dan-plak-gula-darah</link>
		<comments>http://www.5elemen.com/terapi-energi-5-elemen-biskuit-dan-plak-gula-darah#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 02 Jan 2010 05:37:57 +0000</pubDate>
		<dc:creator>aleysius</dc:creator>
				<category><![CDATA[5 Elemen]]></category>
		<category><![CDATA[Bengkuang]]></category>
		<category><![CDATA[Biji-Bijian]]></category>
		<category><![CDATA[Biskuit]]></category>
		<category><![CDATA[Elemen ke-2 Air]]></category>
		<category><![CDATA[Energi]]></category>
		<category><![CDATA[Energi Kesehatan]]></category>
		<category><![CDATA[Gandum Havermut]]></category>
		<category><![CDATA[Gula Darah]]></category>
		<category><![CDATA[Indeks Energi]]></category>
		<category><![CDATA[Indeks Manfaat]]></category>
		<category><![CDATA[Kentang]]></category>
		<category><![CDATA[Makanan Sehat]]></category>
		<category><![CDATA[Makanan Tidak Sehat]]></category>
		<category><![CDATA[Otot]]></category>
		<category><![CDATA[Plak]]></category>
		<category><![CDATA[Singkong]]></category>
		<category><![CDATA[Ubi]]></category>
		<category><![CDATA[Umbi]]></category>
		<category><![CDATA[Wortel]]></category>
		<category><![CDATA[5 Elements Energy Therapy]]></category>
		<category><![CDATA[Aterosklerosis]]></category>
		<category><![CDATA[Biskuit dan Plak Gula Darah]]></category>
		<category><![CDATA[Indeks Segar]]></category>
		<category><![CDATA[Kentang Kukus]]></category>
		<category><![CDATA[Konsultasi Kesehatan]]></category>
		<category><![CDATA[Pankreas]]></category>
		<category><![CDATA[Plak Gula Darah]]></category>
		<category><![CDATA[Salam Sehat Bahagia]]></category>
		<category><![CDATA[Singkong Kukus]]></category>
		<category><![CDATA[Terapi Sehat Bahagia]]></category>
		<category><![CDATA[Ubi Kukus]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.5elemen.com/?p=1930</guid>
		<description><![CDATA[Pengaruh Biskuit terhadap Plak Gula Darah Oleh: Aleysius H. Gondosari Saya senang mengonsumsi biskuit tawar atau crackers. Saya dulu berpendapat, bahwa biskuit ini cukup sehat, karena tidak mengandung gula. Bertahun-tahun saya mengonsumsi biskuit ini bila sedang lapar ketika bekerja di kantor. Sebenarnya, bila dikonsumsi secukupnya saja, tentu tidak apa-apa. Yang menjadi masalah adalah bila dikonsumsi [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<h3 style="text-align: center;">Pengaruh Biskuit terhadap Plak Gula Darah</h3>
<p>Oleh: Aleysius H. Gondosari</p>
<p>Saya senang mengonsumsi biskuit tawar atau crackers. Saya dulu berpendapat, bahwa biskuit ini cukup sehat, karena tidak mengandung gula. Bertahun-tahun saya mengonsumsi biskuit ini bila sedang lapar ketika bekerja di kantor.</p>
<p>Sebenarnya, bila dikonsumsi secukupnya saja, tentu tidak apa-apa. Yang menjadi masalah adalah bila dikonsumsi setiap hari sebagai camilan secara teratur.<span id="more-1930"></span></p>
<p><strong>Plak Gula Darah</strong></p>
<p>Setelah bertahun-tahun mengonsumsi biskuit setiap hari sebagai camilan, saya mulai merasakan akibatnya. Otot punggung dan tangan saya mulai kaku. Otot di pinggang juga mulai menjadi lemah.</p>
<p>Otot merupakan organ Elemen kedua Air. Ini berarti ada gangguan kesehatan pada organ elemen Air.</p>
<p>Ketika saya memeriksa penyebabnya pada tubuh energi, saya menemukan adanya plak. Plak adalah lapisan sisa makanan yang menempel di dalam pembuluh darah atau organ di dalam tubuh.</p>
<p>Bila menempel pada pembuluh darah, plak akan menyebabkan pembuluh darah menyempit. Ini disebut Aterosklerosis. Bila dibiarkan, suatu saat pembuluh darah akan tersumbat.</p>
<p>Di dalam tubuh saya, sudah ada 2% plak gula darah yang tersebar di pembuluh darah, otot, usus, pankreas, dan ginjal. Gula darah berasal dari karbohidrat yang tidak bisa diolah menjadi energi oleh pankreas. Rupanya inilah penyebab otot saya menjadi kaku dan lemah.</p>
<p><strong>Karbohidrat Kompleks dan Karbohidrat Sederhana</strong></p>
<p>Saya terpaksa lebih rajin berolahraga. Saya belum menyadari bahwa biskuit menjadi penyebabnya. Secara kebetulan, teman saya bertanya tentang makanan-makanan yang dapat menyebabkan kadar gula darah tinggi. Selanjutnya, dengan memeriksa perbedaan energi sehat antara makanan segar dengan yang digoreng atau dipanggang, saya akhirnya mengetahui perbedaan energi sehat antara gandum dengan biskuit. Gandum havermut masih memiliki energi sehat dengan Indeks Manfaat yang positif. Sebaliknya, biskuit telah dipanggang, sehingga telah kehilangan energi sehatnya.</p>
<p>Selain itu, dengan menggunakan Indeks Segar, saya tahu perbedaan keduanya. Ketika mengonsumsi gandum havermut, Indeks Segar pankreas hanya bernilai -0,5. Pankreas hanya lelah sedikit. Tetapi ketika mengonsumsi biskuit, Indeks Segar pankreas bisa bernilai -3 sampai -5. Ini berarti pankreas akan menjadi sangat lelah.</p>
<p>Gandum havermut utuh masih mengandung karbohidrat kompleks yang mudah dicerna oleh tubuh. Sebaliknya biskuit yang dipanggang mengandung karbohidrat sederhana yang sulit dicerna oleh tubuh. Karena sulit dicerna oleh tubuh, akhirnya menumpuk sebagai gula darah.</p>
<p><strong>Membersihkan Plak Gula Darah</strong></p>
<p>Saya pun mulai mengganti biskuit dengan makanan lain yang lebih sehat dan mengandung karbohidrat kompleks, misalnya kentang kukus, ubi kukus, singkong kukus, serta makanan segar seperti bengkuang dan wortel. Akhirnya otot saya perlahan-lahan mulai lentur dan kuat kembali. Perlahan-lahan plak gula darah mulai berkurang. Saya berharap, suatu saat plak gula darah ini akan hilang sepenuhnya.</p>
<p style="text-align: center;"><strong>Salam Sehat Bahagia!</strong></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.5elemen.com/terapi-energi-5-elemen-biskuit-dan-plak-gula-darah/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>2</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Energi 5 Elemen: Elemen Aktif, Kecerdasan, dan Kepekaan</title>
		<link>http://www.5elemen.com/energi-5-elemen-elemen-aktif-kecerdasan-dan-kepekaan</link>
		<comments>http://www.5elemen.com/energi-5-elemen-elemen-aktif-kecerdasan-dan-kepekaan#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 27 Dec 2009 16:42:53 +0000</pubDate>
		<dc:creator>aleysius</dc:creator>
				<category><![CDATA[5 Elemen]]></category>
		<category><![CDATA[Bekatul]]></category>
		<category><![CDATA[Bengkuang]]></category>
		<category><![CDATA[Beras Merah]]></category>
		<category><![CDATA[Berbuat Baik]]></category>
		<category><![CDATA[Biji-Bijian]]></category>
		<category><![CDATA[Cara Sehat]]></category>
		<category><![CDATA[Doa]]></category>
		<category><![CDATA[Elemen ke-1 Bumi]]></category>
		<category><![CDATA[Elemen ke-2 Air]]></category>
		<category><![CDATA[Elemen ke-3 Api]]></category>
		<category><![CDATA[Elemen ke-4 Udara]]></category>
		<category><![CDATA[Elemen ke-5 Ether]]></category>
		<category><![CDATA[Energi]]></category>
		<category><![CDATA[Energi Kesehatan]]></category>
		<category><![CDATA[Fermentasi]]></category>
		<category><![CDATA[Gandum Havermut]]></category>
		<category><![CDATA[Jalan Sehat]]></category>
		<category><![CDATA[Kata Motivasi Sehat]]></category>
		<category><![CDATA[Lagu Sehat]]></category>
		<category><![CDATA[Makanan Sehat]]></category>
		<category><![CDATA[Meditasi]]></category>
		<category><![CDATA[Menyanyi Sehat]]></category>
		<category><![CDATA[Pernafasan Sehat]]></category>
		<category><![CDATA[Susu Fermentasi]]></category>
		<category><![CDATA[Susu Yoghurt]]></category>
		<category><![CDATA[Tape]]></category>
		<category><![CDATA[Tempe]]></category>
		<category><![CDATA[Umbi]]></category>
		<category><![CDATA[Wortel]]></category>
		<category><![CDATA[5 Elemen Aktif]]></category>
		<category><![CDATA[Einstein]]></category>
		<category><![CDATA[Elemen kedua Air]]></category>
		<category><![CDATA[Elemen keempat Udara]]></category>
		<category><![CDATA[Elemen kelima Eter]]></category>
		<category><![CDATA[Elemen ketiga Api]]></category>
		<category><![CDATA[Elemen pertama Bumi]]></category>
		<category><![CDATA[Energy of 5 Elements]]></category>
		<category><![CDATA[Hitler]]></category>
		<category><![CDATA[Kecerdasan dan Kepekaan]]></category>
		<category><![CDATA[Makanan Sehat 5 Elemen]]></category>
		<category><![CDATA[Pepaya]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.5elemen.com/?p=1900</guid>
		<description><![CDATA[Hubungan Jumlah Elemen Aktif dengan Kecerdasan dan Kepekaan Oleh: Aleysius H. Gondosari Apakah ada hubungan antara jumlah elemen yang aktif dengan kecerdasan dan kepekaan? Menurut filsuf dan ilmuwan zaman dahulu, memang ada. Semakin banyak elemen yang aktif, semakin cerdas dan semakin peka makhluk tersebut. Elemen yang Aktif pada Manusia, Hewan, dan Tumbuh-Tumbuhan Tumbuh-tumbuhan hanya mempunyai [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<h3 style="text-align: center;">Hubungan Jumlah Elemen Aktif dengan Kecerdasan dan Kepekaan</h3>
<p>Oleh: Aleysius H. Gondosari</p>
<p>Apakah ada hubungan antara jumlah elemen yang aktif dengan kecerdasan dan kepekaan? Menurut filsuf dan ilmuwan zaman dahulu, memang ada. Semakin banyak elemen yang aktif, semakin cerdas dan semakin peka makhluk tersebut.<span id="more-1900"></span></p>
<p><strong>Elemen yang Aktif pada Manusia, Hewan, dan Tumbuh-Tumbuhan</strong></p>
<p>Tumbuh-tumbuhan hanya mempunyai 1 elemen yang aktif, yaitu elemen kedua Air. Sedangkan keempat elemen yang lain dalam keadaan tidak aktif. Tumbuh-tumbuhan masih bisa merasa. Hal ini telah diteliti oleh para ilmuwan. Bila kita memperdengarkan musik-musik klasik dan lembut pada tumbuh-tumbuhan, ia akan tumbuh lebih subur. Tetapi bila yang diperdengarkan musik rock, pertumbuhannya akan terhambat.</p>
<p>Masaru Emoto bahkan membuktikan, bahwa bentuk kristal air pun bisa berubah hanya dengan kata-kata, lagu, dan doa. Dengan kata-kata positif, lagu positif, dan doa, kristal air berubah menjadi lebih indah. Sebaliknya, dengan kata-kata negatif dan lagu negatif, kristal air berubah menjadi lebih jelek.</p>
<p>Serangga mempunyai 2 elemen yang aktif, yaitu elemen pertama Bumi, dan elemen ketiga Api. Selain serangga, cacing dan binatang melata juga mempunyai 2 elemen aktif.</p>
<p>Burung mempunyai 3 elemen yang aktif, yaitu elemen kedua Air, elemen ketiga Api, dan elemen keempat Udara.</p>
<p>Binatang berkaki empat mempunyai 4 elemen yang aktif, yaitu elemen pertama Bumi, elemen kedua Air, elemen ketiga Api, dan elemen keempat Udara. Hal ini menyebabkan binatang berkaki empat lebih cerdas dari binatang lainnya. Selain itu, dengan aktifnya elemen keempat Udara, binatang berkaki empat juga mempunyai kepekaan perasaan. Hal ini terlihat pada binatang peliharaan seperti kuda dan anjing yang setia pada orang-orang yang dikenalnya.</p>
<p>Manusia mempunyai 5 elemen yang aktif dalam keseimbangan sempurna, sehingga lebih cerdas dan lebih pandai dari makhluk lainnya. Elemen kelima Eter bermanfaat untuk belajar, berkonsentrasi, berinovasi, serta meningkatkan intuisi. Oleh sebab itu, manusia merupakan makhluk yang paling mulia dibandingkan makhluk lainnya.</p>
<p><strong>Bagaimana Cara Menjaga Agar ke-5 Elemen Tetap Aktif?</strong></p>
<p>Untuk menjaga agar kelima elemen ini tetap aktif, kita bisa melakukan hal-hal sebagai berikut:</p>
<p><em><strong>1. Mengonsumsi makanan sehat 5 elemen</strong></em></p>
<p>Makanan fermentasi dan biji-bijian merupakan makanan sehat 4 elemen, yaitu elemen kelima Eter, elemen keempat Udara, elemen ketiga Api, dan elemen kedua Air. Jadi sebaiknya kita mengonsumsi tempe segar, tape singkong segar, susu yoghurt, beras merah, bekatul, dan gandum havermut.</p>
<p>Menurut teman saya Jansen Sinamo yang digelari Mr. Ethos Indonesia, makanan Einstein adalah gandum. Jadi kita bisa melihat hubungan erat antara makanan sehat elemen Eter dengan kecerdasan.</p>
<p>Makanan segar umumnya mengandung energi sehat 5 elemen seperti buah-buahan dan sayur-sayuran. Wortel dan bengkuang mengandung energi sehat 5 elemen.</p>
<p>Istri saya pernah mendapat pasien yang diantar kakeknya yang masih segar bugar pada usia 87 tahun. Kakek ini setiap hari mengonsumsi wortel segar yang diparut sejak kecil. Ayahnya meninggal pada usia 107 tahun! Juga karena mengonsumsi wortel.</p>
<p>Pepaya juga menyehatkan karena mempunyai energi 4 elemen, yaitu elemen Eter, Udara, Api, dan Air.</p>
<p><em><strong>2. Menghindari Makanan yang Merusak Energi Sehat 5 Elemen</strong></em></p>
<p>Makanan ini adalah makanan yang sudah diolah pada temperatur yang cukup tinggi. Contohnya gula putih, margarin, mentega, santan, goreng-gorengan. Selain itu, banyak mengkonsumsi daging dan telur juga merusak energi sehat.</p>
<p><em><strong>3. Melakukan aktifitas yang menyehatkan 5 elemen</strong></em></p>
<p>Aktifitas tersebut adalah belajar, menulis, bernyanyi, meditasi, berdoa. Semua kegiatan ini akan membuat sel-sel otak menjadi berfungsi lebih baik.</p>
<p>Saya pernah menulis dalam artikel sebelumnya, tentang seorang nenek 98 tahun yang setiap malam bernyanyi karaoke, dan seorang nenek yang setiap malam mengajar cucunya bernyanyi. Keduanya masih sehat.</p>
<p>Selain itu berolahraga, melakukan pernafasan sehat, motivasi positif, berbicara yang positif, serta bertindak positif juga akan menyehatkan energi 5 elemen.</p>
<p>Para praktisi Yoga berlatih pernafasan sehat, agar tetap sehat pada usia tua.</p>
<p><em><strong>4. Tidak Melakukan Hal-Hal Negatif</strong></em></p>
<p>Aktifitas negatif bisa menyebabkan elemen menjadi tidak aktif. Hitler yang menyulut Perang Dunia Kedua, ternyata tubuh energinya hanya mempunyai 1 elemen yang aktif, yaitu elemen pertama Bumi. Hal ini disebabkan Hitler telah mematikan kecerdasannya dan hati nuraninya.</p>
<p style="text-align: center;"><strong>Salam Sehat Bahagia!</strong></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.5elemen.com/energi-5-elemen-elemen-aktif-kecerdasan-dan-kepekaan/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Energi 5 Elemen: Osteoporosis, Mineral dan Kekuatan Tulang</title>
		<link>http://www.5elemen.com/energi-5-elemen-osteoporosis-mineral-dan-kekuatan-tulang</link>
		<comments>http://www.5elemen.com/energi-5-elemen-osteoporosis-mineral-dan-kekuatan-tulang#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 01 Nov 2009 10:12:40 +0000</pubDate>
		<dc:creator>aleysius</dc:creator>
				<category><![CDATA[5 Elemen]]></category>
		<category><![CDATA[Bengkuang]]></category>
		<category><![CDATA[Elemen ke-1 Bumi]]></category>
		<category><![CDATA[Indeks Energi]]></category>
		<category><![CDATA[Indeks Kekuatan Tulang]]></category>
		<category><![CDATA[Indeks Sehat]]></category>
		<category><![CDATA[Kacang Panjang]]></category>
		<category><![CDATA[Kacang-Kacangan]]></category>
		<category><![CDATA[Kaki]]></category>
		<category><![CDATA[Kentang]]></category>
		<category><![CDATA[Makanan Sehat]]></category>
		<category><![CDATA[Osteoporosis]]></category>
		<category><![CDATA[Penyakit]]></category>
		<category><![CDATA[Tangan]]></category>
		<category><![CDATA[Tulang]]></category>
		<category><![CDATA[Ubi]]></category>
		<category><![CDATA[Umbi]]></category>
		<category><![CDATA[Wortel]]></category>
		<category><![CDATA[Elemen pertama Bumi]]></category>
		<category><![CDATA[Energi 5 Elemen]]></category>
		<category><![CDATA[Energi Mineral]]></category>
		<category><![CDATA[Energy of 5 Elements]]></category>
		<category><![CDATA[Patah Tulang]]></category>
		<category><![CDATA[Ubi Merah]]></category>
		<category><![CDATA[Umbi-Umbian]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.5elemen.com/?p=1807</guid>
		<description><![CDATA[Kecukupan Energi Mineral dan Indeks Kekuatan Tulang: Mengapa Tulang Patah Ketika Terjatuh? Oleh: Aleysius H. Gondosari Ketika ada orang tua terjatuh dan tulangnya patah, kita akan berkata bahwa orang tua memang telah mengalami osteoporosis sehingga tulangnya telah rapuh. Tetapi mengapa ada pemuda dan anak kecil terjatuh dan tulangnya juga patah? Apakah mereka juga telah mengalami [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<h3 style="text-align: center;">Kecukupan Energi Mineral dan Indeks Kekuatan Tulang: Mengapa Tulang Patah Ketika Terjatuh?</h3>
<p>Oleh: Aleysius H. Gondosari</p>
<p>Ketika ada orang tua terjatuh dan tulangnya patah, kita akan berkata bahwa orang tua memang telah mengalami osteoporosis sehingga tulangnya telah rapuh. Tetapi mengapa ada pemuda dan anak kecil terjatuh dan tulangnya juga patah? Apakah mereka juga telah mengalami osteoporosis?<span id="more-1807"></span></p>
<p>Beberapa tahun yang lalu, kakak dari mertua saya yang sudah berusia di atas 80 tahun jatuh dan patah pada tulang pangkal paha. Akibatnya beliau terpaksa masuk rumah sakit dan dirawat hingga pulih kembali.</p>
<p>Beberapa bulan yang lalu, saya bertemu dengan sepupu saya yang baru berumur 20-an. Ia baru saja mengalami patah pada bagian pergelangan tangan, karena terjatuh dari sepeda motor. Tidak lama kemudian, saya bertemu dengan sepupu yang seusia dengan saya, dan mempunyai anak yang sekolah di sebuah SD. Anaknya baru saja mengalami patah tulang paha, karena terjatuh di sekolah.</p>
<p>Tentu muncul pertanyaan pada diri kita, mengapa anak SD dan orang yang masih berusia 20-an mengalami patah tulang ketika terjatuh. Saya mencoba menganalisanya dengan menggunakan analisa kecukupan mineral pada elemen Bumi dan Indeks Kekuatan Tulang.</p>
<p><strong>Osteoporosis: Kecukupan Mineral dan Indeks Kekuatan Tulang</strong></p>
<p>Dari analisis Energi 5 Elemen, saya mendapatkan bahwa kita memerlukan 6 jenis energi mineral utama yang diperlukan oleh tulang, yaitu Kalsium, Phospor, Magnesium, Kalium, Natrium, dan Besi. Tentu selain 6 mineral ini, kita masih memerlukan mineral lainnya, tetapi 6 mineral ini dibutuhkan agar tulang kita cukup kuat dan tidak mengalami osteoporosis. Orang yang mengalami osteoporosis akan mempunyai Indeks Sehat pada elemen Bumi bernilai negatif, biasanya -2.</p>
<p>Pada kasus kakak mertua saya yang sudah berusia di atas 80 tahun, beliau mengalami kekurangan 6 jenis energi mineral. Akibatnya Indeks Kekuatan Tulang hanya -2.</p>
<p>Pada kasus sepupu saya yang masih muda berusia 20-an, ia mengalami kekurangan 3 jenis energi mineral, sehingga Indeks Kekuatan Tulang hanya bernilai -1.</p>
<p>Pada kasus anak sepupu saya yang masih SD, ia mengalami kekurangan 3 jenis energi mineral, sehingga Indeks Kekuatan Tulang juga bernilai -1.</p>
<p>Kita juga pernah membaca, bahwa pada bulan Mei 1995,  <em>Christopher Reeve</em> lumpuh akibat cedera yang dialaminya sewaktu mengikuti perlombaan olahraga berkuda lintas alam. Beliau juga mengalami kekurangan 3 jenis energi mineral sehingga Indeks kekuatan Tulang hanya bernilai -1.</p>
<p>Bila keenam jenis mineral ini cukup, Indeks Kekuatan Tulang akan bernilai mulai +1 hingga +3. Jadi anak yang sehat tulangnya akan mempunyai nilai +2 sampai +3. Demikian pula orang dewasa yang sehat tulangnya, akan mempunyai nilai +1 sampai +2.</p>
<p><strong>Makanan yang Mengandung Energi Mineral Seimbang dan Mudah Diserap Tubuh<br />
</strong></p>
<p>Tulang merupakan organ elemen Bumi, sehingga memerlukan makanan sehat elemen Bumi. Makanan sehat elemen Bumi seperti umbi-umbian dan kacang-kacangan mengandung energi mineral yang seimbang dan mudah diserap oleh tubuh. Dari pengalaman saya, keluarga, dan teman-teman, dengan mengonsumsi makanan sehat elemen Bumi, kita dapat melengkapi energi mineral yang dibutuhkan tulang sehingga kekuatannya meningkat. Dalam waktu 3 sampai 6 bulan, bila kita rajin mengonsumsi setiap hari, maka mineral akan lengkap kembali dan kekuatan tulang akan meningkat. Makanan yang dianjurkan adalah:</p>
<ul>
<li>Kacang panjang (segar atau kukus) mengandung energi 6 mineral</li>
<li>Kentang kukus mengandung energi 3 mineral</li>
<li>Bengkuang segar mengandung energi 3 mineral</li>
<li>Wortel segar mengandung energi 3 mineral</li>
<li>Ubi merah kukus mengandung energi 3 mineral</li>
</ul>
<p>Makanan sehat ini cukup dikonsumsi 1/4 sampai 1 buah saja setiap hari.</p>
<p><strong>Menghindari Makanan yang Mengganggu Keseimbangan Mineral</strong></p>
<p>Selain itu, tentu saja sebaiknya kita mengurangi makanan yang dapat mengganggu keseimbangan mineral di dalam tubuh kita, yaitu:</p>
<ul style="text-align: left;">
<li>daging dan telur yang berlebihan</li>
<li>goreng-gorengan</li>
<li>makanan dan minuman manis</li>
<li>suplemen berkalsium tinggi tanpa diimbangi oleh kelima mineral lainnya. Hal ini dapat menyebabkan pengapuran<strong>.<br />
</strong></li>
</ul>
<p style="text-align: center;"><strong>Salam Sehat Bahagia!</strong></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.5elemen.com/energi-5-elemen-osteoporosis-mineral-dan-kekuatan-tulang/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>4</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Energi 5 Elemen: Cory Aquino, Kanker Usus, dan Mineral</title>
		<link>http://www.5elemen.com/energi-5-elemen-cory-aquino-kanker-usus-dan-mineral</link>
		<comments>http://www.5elemen.com/energi-5-elemen-cory-aquino-kanker-usus-dan-mineral#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 02 Aug 2009 08:08:27 +0000</pubDate>
		<dc:creator>aleysius</dc:creator>
				<category><![CDATA[5 Elemen]]></category>
		<category><![CDATA[Air Kelapa Tua]]></category>
		<category><![CDATA[Bengkuang]]></category>
		<category><![CDATA[Beras Merah]]></category>
		<category><![CDATA[Biji-Bijian]]></category>
		<category><![CDATA[Buah-Buahan]]></category>
		<category><![CDATA[Daun Katuk]]></category>
		<category><![CDATA[Elemen ke-3 Api]]></category>
		<category><![CDATA[Energi]]></category>
		<category><![CDATA[Energi Kesehatan]]></category>
		<category><![CDATA[Gula Merah]]></category>
		<category><![CDATA[Indeks Energi]]></category>
		<category><![CDATA[Indeks Kecocokan]]></category>
		<category><![CDATA[Indeks Manfaat]]></category>
		<category><![CDATA[Kacang Buncis]]></category>
		<category><![CDATA[Kacang Panjang]]></category>
		<category><![CDATA[Kacang-Kacangan]]></category>
		<category><![CDATA[Kencur]]></category>
		<category><![CDATA[Makanan Sehat]]></category>
		<category><![CDATA[Minuman Berkarbonasi]]></category>
		<category><![CDATA[Minuman Sehat]]></category>
		<category><![CDATA[Minuman Tidak Sehat]]></category>
		<category><![CDATA[Organ Tubuh]]></category>
		<category><![CDATA[Pisang]]></category>
		<category><![CDATA[Sayur-Sayuran]]></category>
		<category><![CDATA[Teh Manis]]></category>
		<category><![CDATA[Umbi]]></category>
		<category><![CDATA[Wortel]]></category>
		<category><![CDATA[Besi]]></category>
		<category><![CDATA[Corazon Cory Aquino]]></category>
		<category><![CDATA[Elemen ketiga Api]]></category>
		<category><![CDATA[Energi Sehat 5 Elemen]]></category>
		<category><![CDATA[Energy of 5 Elements]]></category>
		<category><![CDATA[Fosfor]]></category>
		<category><![CDATA[Kalium]]></category>
		<category><![CDATA[Kalsium]]></category>
		<category><![CDATA[Kentang]]></category>
		<category><![CDATA[Magnesium]]></category>
		<category><![CDATA[Mineral Sehat]]></category>
		<category><![CDATA[Natrium]]></category>
		<category><![CDATA[Pengobatan Kanker Usus]]></category>
		<category><![CDATA[Rahasia Kesehatan Mineral Sehat]]></category>
		<category><![CDATA[Tempe]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.5elemen.com/?p=1532</guid>
		<description><![CDATA[Rahasia Kesehatan Mineral Sehat untuk Mengobati Kanker Usus Oleh: Aleysius H. Gondosari Baru saja kita dikejutkan oleh kematian Michael Jackson, hari Sabtu tanggal 1 Agustus 2009 kita dikejutkan kembali dengan meninggalnya mantan Presiden Filipina ke-11 Corazon Aquino, yang juga merupakan presiden wanita pertama di Asia, dalam usia 76 tahun. Cory Aquino adalah seorang tokoh demokrasi [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<h3 style="text-align: center;">Rahasia Kesehatan Mineral Sehat untuk Mengobati Kanker Usus</h3>
<p>Oleh: Aleysius H. Gondosari</p>
<p>Baru saja kita dikejutkan oleh kematian Michael Jackson, hari Sabtu tanggal 1 Agustus 2009 kita dikejutkan kembali dengan meninggalnya mantan Presiden Filipina ke-11 Corazon Aquino, yang juga merupakan presiden wanita pertama di Asia, dalam usia 76 tahun. Cory Aquino adalah seorang tokoh demokrasi yang dihormati oleh dunia dan pemimpin yang dicintai oleh rakyatnya karena kejujuran dan kebaikan hatinya. Ada 2 juta orang yang antri untuk memberi penghormatan terakhir.<span id="more-1532"></span></p>
<p>Beliau dikabarkan menderita kanker usus selama 1 bulan. Menurut informasi dari WHO atau Badan Kesehatan Dunia, kanker usus membunuh 650.000 orang per tahun. Kanker usus menempati urutan ketiga sebagai jenis kanker terbanyak yang diidap manusia, dan merupakan penyebab kematian kedua terbesar setelah kardiovaskular. Saya mencoba mencari penyebab dari kanker tersebut berdasarkan analisa energi 5 elemen.</p>
<h4>Kekurangan Mineral dan Kanker:</h4>
<p>Usus merupakan organ tubuh elemen ketiga, yaitu Api. Untuk meningkatkan kesehatan usus, kita perlu mengkonsumsi makanan sehat dari elemen Api, yaitu kencur. Selain elemen Api, usus juga ada pada elemen Air dan elemen Bumi. Jadi usus juga membutuhkan makanan sehat dari elemen Air dan Bumi seperti air kelapa tua, kacang panjang, dan kentang.</p>
<p>Manusia membutuhkan 6 jenis mineral utama yang terdistribusi di seluruh tubuh pada darah, tulang, sumsum tulang, saraf, air ludah, dan juga dalam pencernaan. Keenam mineral utama tersebut adalah kalsium, magnesium, fosfor, kalium, besi, dan natrium. Bila ada organ tubuh yang mineralnya tidak lengkap, maka biasanya organ tubuh tersebut akan sakit. Sebagai contoh, bila tulang kekurangan mineral, akan terjadi osteoporosis. Bila saraf kekurangan mineral, akan terjadi gangguan saraf termasuk Parkinson. Bila darah kekurangan mineral, akan terjadi anemia. Demikian pula, bila usus kekurangan mineral, usus juga akan menjadi sakit.</p>
<p>Kekurangan mineral akan menyebabkan tubuh menjadi asam dengan pH di bawah 7,0. Tumor jinak dapat terjadi pada organ tubuh tertentu bila organ tersebut kekurangan 2 macam mineral. Sedangkan kanker akan muncul bila terjadi kekurangan 3 macam mineral pada organ tubuh tersebut. Jadi bila usus mulai kekurangan mineral sampai 3 macam, maka hal ini dapat memicu kanker usus. Kanker akan menyebabkan kematian bila organ tubuh kekurangan 5 macam mineral.</p>
<h4>Penyebab Kekurangan Mineral:</h4>
<p>Dalam tulisan sebelumnya saya sudah pernah membahasnya. Berikut ini saya tampilkan kembali. Ada berbagai penyebab kekurangan mineral. Kekurangan mineral bisa disebabkan oleh:</p>
<ul>
<li> faktor usia sehingga daya serap mineral berkurang</li>
<li>mengkonsumsi makanan dan minuman yang bersifat asam seperti goreng-gorengan, daging, telur, gula, rokok, minuman yang manis-manis, minuman ringan yang manis</li>
<li>kurang mengkonsumsi makanan yang banyak mengandung mineral seperti air kelapa tua, beras merah, tempe segar, kacang panjang segar, kentang kukus, wortel segar.</li>
<li>kurang mengkonsumsi makanan yang bersifat basa, yaitu sayur-sayuran dan buah-buahan yang masih segar atau dikukus.</li>
<li>kurang berjemur pada sinar matahari pagi sehingga kekurangan vitamin D.</li>
</ul>
<h4>Cara Mengatasi Kekurangan Mineral dan Mengatasi Kanker Usus:</h4>
<p>Untuk mengatasi kekurangan mineral dan mengatasi kanker usus, orang sebaiknya melakukan hal-hal berikut ini:</p>
<ul>
<li>Kencur merupakan makanan sehat elemen ketiga Api yang sangat cocok untuk mengobati pencernaan dan usus. Indeks Manfaat kencur terhadap kanker usus = +30. Indeks Kecocokan = +20%.</li>
<li>Meningkatkan konsumsi makanan bermineral seperti beras merah, kacang panjang segar, kentang kukus, tempe segar, wortel segar, bengkuang segar, daun katuk, buncis, gula merah atau gula aren, dan pisang. Kacang panjang mengandung 6 mineral sehat yang mudah diserap oleh tubuh, kentang mengandung 5 mineral, beras merah mengandung 5 mineral, tempe, wortel, bengkuang, buncis, dan gula merah mengandung 3 mineral. Pisang mengandung 2 mineral.</li>
<li>Air kelapa tua mengandung 6 macam mineral dan sangat cocok untuk mengatasi kanker. Indeks Manfaat terhadap kanker usus = +30, Indeks Kecocokan = +50%.</li>
<li>Kacang panjang juga mengandung 6 macam mineral. Tetapi masih kalah dengan air kelapa tua. Indeks Manfaat terhadap kanker usus = +10, Indeks Kecocokan = +20%.</li>
<li>Beras merah mengandung 5 macam mineral. Indeks Manfaat terhadap kanker usus = +5. Indeks Kecocokan = +20%.</li>
<li>Kentang mengandung 5 macam mineral juga. Indeks Manfaat = +5. Indeks Kecocokan = +15%.</li>
<li>Mengonsumsi cukup sayur-sayuran dan buah-buahan segar sehingga meningkatkan pH di dalam usus dan tubuh agar menjadi basa dengan pH di atas 7,0.</li>
<li>Berjemur di sinar matahari pagi sebelum pk. 09.00 selama 15 menit sampai 30 menit untuk memperoleh cukup vitamin D sebanyak 400 IU (International Unit).</li>
<li>Mengurangi konsumsi makanan dan minuman yang bersifat asam seperti goreng-gorengan, gula pasir, minuman manis, rokok.</li>
<li>Mengurangi stres.</li>
</ul>
<h4 style="text-align: center;">Salam Sehat Bahagia!</h4>
<p><a title="Energi 5 Elemen dan Rahasia Kesehatan Mineral" href="http://www.5elemen.com">www.5elemen.com</a></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.5elemen.com/energi-5-elemen-cory-aquino-kanker-usus-dan-mineral/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>3</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Energi 5 Elemen: Pentingnya Mineral untuk Kesehatan</title>
		<link>http://www.5elemen.com/energi-5-elemen-pentingnya-mineral-untuk-kesehatan</link>
		<comments>http://www.5elemen.com/energi-5-elemen-pentingnya-mineral-untuk-kesehatan#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 02 Aug 2009 05:30:11 +0000</pubDate>
		<dc:creator>aleysius</dc:creator>
				<category><![CDATA[5 Elemen]]></category>
		<category><![CDATA[Bengkuang]]></category>
		<category><![CDATA[Beras Merah]]></category>
		<category><![CDATA[Darah]]></category>
		<category><![CDATA[Daun Katuk]]></category>
		<category><![CDATA[Elemen ke-1 Bumi]]></category>
		<category><![CDATA[Energi]]></category>
		<category><![CDATA[Energi Kesehatan]]></category>
		<category><![CDATA[Fermentasi]]></category>
		<category><![CDATA[Frekuensi 1 Hz]]></category>
		<category><![CDATA[Frekuensi Gelombang Sehat]]></category>
		<category><![CDATA[Gula Merah]]></category>
		<category><![CDATA[Kacang Buncis]]></category>
		<category><![CDATA[Kacang Panjang]]></category>
		<category><![CDATA[Kacang-Kacangan]]></category>
		<category><![CDATA[Kanker]]></category>
		<category><![CDATA[Kentang]]></category>
		<category><![CDATA[Makanan Sehat]]></category>
		<category><![CDATA[Organ Tubuh]]></category>
		<category><![CDATA[Osteoporosis]]></category>
		<category><![CDATA[Otot]]></category>
		<category><![CDATA[Parkinson]]></category>
		<category><![CDATA[Pisang]]></category>
		<category><![CDATA[Saraf]]></category>
		<category><![CDATA[Sayur-Sayuran]]></category>
		<category><![CDATA[Tempe]]></category>
		<category><![CDATA[Tulang]]></category>
		<category><![CDATA[Umbi]]></category>
		<category><![CDATA[Wortel]]></category>
		<category><![CDATA[Air Liur]]></category>
		<category><![CDATA[Air Ludah]]></category>
		<category><![CDATA[Besi]]></category>
		<category><![CDATA[Elemen Bumi]]></category>
		<category><![CDATA[Energi Sehat 5 Elemen]]></category>
		<category><![CDATA[Energy of 5 Elements]]></category>
		<category><![CDATA[Fosfor]]></category>
		<category><![CDATA[Frekuensi Sehat 1 Hz]]></category>
		<category><![CDATA[Gula Aren]]></category>
		<category><![CDATA[Kalium]]></category>
		<category><![CDATA[Kalsium]]></category>
		<category><![CDATA[Kentang Kukus]]></category>
		<category><![CDATA[Magnesium]]></category>
		<category><![CDATA[Natrium]]></category>
		<category><![CDATA[Rahasia Kesehatan Mineral]]></category>
		<category><![CDATA[Sumsum Tulang]]></category>
		<category><![CDATA[Tempe Segar]]></category>
		<category><![CDATA[Umbi-Umbian]]></category>
		<category><![CDATA[Wortel Segar]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.5elemen.com/?p=1514</guid>
		<description><![CDATA[Mineral untuk Kesehatan Darah, Tulang, Sumsum Tulang, Otot, dan Saraf Oleh: Aleysius H. Gondosari Bulan Juni dan Juli 2009 yl., saya melakukan penelitian mengenai osteoporosis bersama teman saya. Osteoporosis sering menyerang wanita yang sudah melahirkan, wanita yang akan menopause, dan juga penderita diabetes. Penyebabnya adalah kekurangan mineral. Tetapi selain untuk tulang, mineral juga ternyata sangat [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<h3 style="text-align: center;">Mineral untuk Kesehatan Darah, Tulang, Sumsum Tulang, Otot, dan Saraf</h3>
<p>Oleh: Aleysius H. Gondosari</p>
<p>Bulan Juni dan Juli 2009 yl., saya melakukan penelitian mengenai osteoporosis bersama teman saya. Osteoporosis sering menyerang wanita yang sudah melahirkan, wanita yang akan menopause, dan juga penderita diabetes. Penyebabnya adalah kekurangan mineral. Tetapi selain untuk tulang, mineral juga ternyata sangat dibutuhkan oleh darah, sumsum tulang, otot, saraf, dan air ludah atau air liur.<span id="more-1514"></span>Mineral mempunyai frekuensi sehat 1 Hz dan  berada pada elemen Bumi. Oleh sebab itu, mineral lebih banyak ditemukan pada makanan sehat yang mengandung elemen Bumi seperti pada umbi-umbian. Tubuh manusia membutuhkan 6 mineral utama. Bila kekurangan salah satu mineral ini, tubuh akan mulai tidak sehat. Keenam mineral utama ini adalah kalsium, magnesium, fosfor, kalium, besi, natrium. Dari mineral yang terdapat di dalam tubuh, kira-kira 50% terdiri dari kalsium. Magnesium kira-kira 1/2 dari kalsium. Selanjutnya fosfor dan kalium dalam jumlah yang seimbang. Walaupun perlu, besi dan natrium hanya dibutuhkan dalam jumlah yang sedikit.</p>
<p>Dari analisa energi 5 Elemen, kebutuhan energi mineral kalsium kira-kira 25%, magnesium 15%, fosfor 15%, kalium 10%, besi 5%, natrium 5%. Sisanya terdistribusi untuk mineral-mineral lainnya.</p>
<h4>Mineral bagi Darah:</h4>
<p>Darah membutuhkan mineral untuk menjaga keseimbangan asam dan basa. Tubuh yang sehat akan bersifat sedikit basa dengan pH berkisar antara 7,0 sampai 7,4. Kekurangan mineral akan menyebabkan darah menjadi asam. Bila darah bersifat asam, penyakit mudah menyerang, termasuk penyakit kanker. Selain mineral, stres juga dapat menyebabkan darah menjadi asam. Stres membuat nafas menjadi pendek dan tidak dalam, sehingga O2 berkurang dan CO2 menumpuk di dalam darah karena tidak dikeluarkan melalui nafas yang panjang dan dalam. Jadi berhati-hatilah agar jangan sampai menderita stres. Bila stres, lakukan latihan pernafasan sehat yang panjang dan dalam.</p>
<h4>Mineral bagi Tulang:</h4>
<p>Kekurangan mineral akan menyebabkan tulang menjadi keropos atau osteoporosis, yang dimulai dari pergelangan kaki, kemudian naik ke lutut, dilanjutkan ke tulang paha. Setelah itu, naik ke tulang belakang yang dapat menyebabkan bongkok. Bila orang menderita osteoporosis, ia harus berhati-hati agar tidak sampai jatuh. Bila jatuh, tulangnya akan mudah patah. Biasanya patah pada bagian pangkal tulang paha dekat pinggul.</p>
<h4>Mineral bagi Sumsum Tulang:</h4>
<p>Sumsum tulang juga membutuhkan mineral. Bila mineral kurang, sumsum tulang juga akan berkurang, sehingga pembentukan darah merah dan darah putih akan berkurang. Hal ini dapat menyebabkan anemia dan leukemia.</p>
<h4>Mineral bagi Otot:</h4>
<p>Otot juga membutuhkan mineral. Bila mineral berkurang, otot akan menjadi pegal-pegal dan tidak bertenaga. Orang akan merasa lelah dan malas bergerak.</p>
<h4>Saraf:</h4>
<p>Kekurangan mineral juga akan mempengaruhi saraf. Orang yang kekurangan mineral, selain menderita osteoporosis, tangannya juga mulai bergetar, yang menjadi tanda-tanda awal gejala Parkinson.</p>
<p>Selain itu, juga bisa muncul gejala lain. Teman saya mengeluh kupingnya berdenging. Dari analisa energi 5 elemen, hal ini disebabkan oleh saraf yang kekurangan mineral.</p>
<h4>Air Liur atau Air Ludah:</h4>
<p>Air ludah juga membutuhkan mineral yang lengkap agar dapat menjaga kesehatan gigi dan menetralisir makanan asam yang kita konsumsi. Bila mineral pada air ludah tidak lengkap atau tidak cukup, gigi akan mudah keropos, dan makanan asam tidak bisa dinetralisir sehingga dapat menyebabkan gangguan pencernaan.</p>
<h4>Penyebab Kekurangan Mineral:</h4>
<p>Ada berbagai penyebab kekurangan mineral. Kekurangan mineral bisa disebabkan oleh:</p>
<ul>
<li> faktor usia sehingga daya serap mineral berkurang</li>
<li>mengkonsumsi makanan dan minuman yang bersifat asam seperti goreng-gorengan, daging, telur, gula, rokok, minuman yang manis-manis, minuman ringan yang manis</li>
<li>kurang mengkonsumsi makanan yang banyak mengandung mineral seperti beras merah, tempe segar, kacang panjang segar, kentang kukus, wortel segar.</li>
<li>kurang berjemur pada sinar matahari pagi sehingga kekurangan vitamin D.</li>
</ul>
<h4>Cara Mengatasi Kekurangan Mineral:</h4>
<p>Untuk mengatasi kekurangan mineral, orang sebaiknya melakukan hal-hal berikut ini:</p>
<ul>
<li>Meningkatkan konsumsi makanan bermineral seperti beras merah, kacang panjang segar, kentang kukus, tempe segar, wortel segar, bengkuang segar, daun katuk, buncis, gula merah atau gula aren, dan pisang. Kacang panjang mengandung 6 mineral sehat yang mudah diserap oleh tubuh, kentang mengandung 5 mineral, beras merah mengandung 5 mineral, tempe, wortel, bengkuang, buncis, dan gula merah mengandung 3 mineral. Pisang mengandung 2 mineral.</li>
<li>Berjemur di sinar matahari pagi sebelum pk. 09.00 selama 15 menit sampai 30 menit untuk memperoleh cukup vitamin D sebanyak 400 IU (International Unit).</li>
<li>Mengurangi konsumsi makanan dan minuman yang bersifat asam seperti goreng-gorengan, gula pasir, minuman manis, rokok.</li>
<li>Mengurangi stres</li>
</ul>
<h4 style="text-align: center;">Salam Sehat Bahagia!</h4>
<p><a title="Energi 5 Elemen dan Rahasia Kesehatan Mineral" href="http://www.5elemen.com">www.5elemen.com</a></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.5elemen.com/energi-5-elemen-pentingnya-mineral-untuk-kesehatan/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>13</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Energi 5 Elemen, Autis, dan Attention Deficiency</title>
		<link>http://www.5elemen.com/energi-5-elemen-autis-dan-attention-deficiency</link>
		<comments>http://www.5elemen.com/energi-5-elemen-autis-dan-attention-deficiency#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 21 Jun 2009 06:53:35 +0000</pubDate>
		<dc:creator>aleysius</dc:creator>
				<category><![CDATA[5 Elemen]]></category>
		<category><![CDATA[Alpukat]]></category>
		<category><![CDATA[Apel Merah]]></category>
		<category><![CDATA[Bengkuang]]></category>
		<category><![CDATA[Beras Merah]]></category>
		<category><![CDATA[Biji-Bijian]]></category>
		<category><![CDATA[Buah-Buahan]]></category>
		<category><![CDATA[Elemen ke-1 Bumi]]></category>
		<category><![CDATA[Elemen ke-4 Udara]]></category>
		<category><![CDATA[Elemen ke-6 Kesadaran]]></category>
		<category><![CDATA[Fermentasi]]></category>
		<category><![CDATA[Indeks Energi]]></category>
		<category><![CDATA[Indeks Kecocokan]]></category>
		<category><![CDATA[Indeks Manfaat]]></category>
		<category><![CDATA[Kacang Panjang]]></category>
		<category><![CDATA[Kacang-Kacangan]]></category>
		<category><![CDATA[Kentang]]></category>
		<category><![CDATA[Lobak Putih]]></category>
		<category><![CDATA[Makanan Sehat]]></category>
		<category><![CDATA[Mentimun]]></category>
		<category><![CDATA[Organ Tubuh]]></category>
		<category><![CDATA[Otak]]></category>
		<category><![CDATA[Pepaya]]></category>
		<category><![CDATA[Singkong]]></category>
		<category><![CDATA[Susu Fermentasi]]></category>
		<category><![CDATA[Tape]]></category>
		<category><![CDATA[Tempe]]></category>
		<category><![CDATA[Ubi]]></category>
		<category><![CDATA[Umbi]]></category>
		<category><![CDATA[Wortel]]></category>
		<category><![CDATA[Attention Deficiency]]></category>
		<category><![CDATA[Autis]]></category>
		<category><![CDATA[Bengkuang Segar]]></category>
		<category><![CDATA[Elemen Bumi]]></category>
		<category><![CDATA[Elemen Ke-1]]></category>
		<category><![CDATA[Elemen Ke-4]]></category>
		<category><![CDATA[Elemen Ke-6]]></category>
		<category><![CDATA[Elemen Keenam]]></category>
		<category><![CDATA[Elemen Udara]]></category>
		<category><![CDATA[Energi 5 Elemen]]></category>
		<category><![CDATA[Energy of 5 Elements]]></category>
		<category><![CDATA[Frekuensi 1 Hz]]></category>
		<category><![CDATA[Frekuensi 1/4 Hz]]></category>
		<category><![CDATA[Frekuensi 1/6 Hz]]></category>
		<category><![CDATA[imunisasi]]></category>
		<category><![CDATA[Kentang Kukus]]></category>
		<category><![CDATA[Mentimun Segar]]></category>
		<category><![CDATA[Penyakit]]></category>
		<category><![CDATA[Pepaya Segar]]></category>
		<category><![CDATA[Resep Air Tajin Beras Merah]]></category>
		<category><![CDATA[Sawo]]></category>
		<category><![CDATA[Singkong Kukus]]></category>
		<category><![CDATA[Susu Yoghurt]]></category>
		<category><![CDATA[Tape Singkong Segar]]></category>
		<category><![CDATA[Tempe Segar]]></category>
		<category><![CDATA[Ubi Kukus]]></category>
		<category><![CDATA[Wortel Segar]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.5elemen.com/?p=1344</guid>
		<description><![CDATA[Hubungan antara Energi 5 Elemen, Frekuensi Sehat, Autis, dan Attention Deficiency Oleh : Aleysius H. Gondosari Pagi ini, teman saya menelepon, mengabarkan bahwa menurut dokter, anaknya menderita Attention Deficiency (AD). Memang anaknya sejak kecil sulit berkonsentrasi, sehingga ia menyangka anaknya menderita Autis. Saya mencoba menganalisa perbedaan antara Autis dan AD berdasarkan energi 5 Elemen. Attention [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<h3 style="text-align: center;">Hubungan antara Energi 5 Elemen, Frekuensi Sehat, Autis, dan Attention Deficiency</h3>
<p>Oleh : Aleysius H. Gondosari</p>
<p>Pagi ini, teman saya menelepon, mengabarkan bahwa menurut dokter, anaknya menderita Attention Deficiency (AD). Memang anaknya sejak kecil sulit berkonsentrasi, sehingga ia menyangka anaknya menderita Autis.<span id="more-1344"></span></p>
<p>Saya mencoba menganalisa perbedaan antara Autis dan AD berdasarkan energi 5 Elemen.</p>
<h4>Attention Deficiency (AD) :</h4>
<p>Penderita AD akan sulit berkonsentrasi. Pada penderita AD, frekuensi otak pada elemen Kesadaran mencapai 4 Hz. Demikian pula frekuensi pada elemen Bumi, juga mencapai 4 Hz. Hal ini yang menyebabkan penderita AD sulit berkonsentrasi.</p>
<p>Dalam kondisi normal, frekuensi sehat pada elemen Kesadaran seharusnya 1/6 Hz (jauh lebih lambat dari 4 Hz), dan pada elemen Bumi seharusnya hanya 1 Hz (juga lebih lambat dari 4 Hz). Kondisi frekuensi dasar yang normal ini membuat orang menjadi tenang dan mudah berkonsentrasi.</p>
<h4>Autis:</h4>
<p>Penderita Autis, di samping sulit berkonsentrasi, juga tidak dapat mengontrol emosinya sehingga emosinya tidak stabil dan dapat meledak. Pada penderita Autis, frekuensi otak pada elemen Kesadaran mencapai 2 Hz. Demikian pula frekuensi pada elemen Bumi, juga mencapai 2 Hz. Selain itu, frekuensi pada elemen Udara juga lebih cepat dan mencapai 2 Hz.</p>
<p>Dalam kondisi normal, frekuensi sehat elemen Kesadaran seharusnya hanya 1/6 Hz, elemen Udara seharusnya hanya 1/4 Hz, dan frekuensi elemen Bumi hanya 1 Hz.</p>
<p>Hal ini menjelaskan, mengapa walaupun pada penderita autis frekuensinya lebih rendah dari penderita AD, tetapi penderita Autis lebih sering mengamuk. Sebab frekuensi elemen Udara ikut terganggu menjadi 2 Hz. Organ pada elemen Udara adalah jantung dan paru-paru.</p>
<h4>Penyebab Autis dan Attention Deficiency:</h4>
<p>Salah satu penyebab penyakit ini adalah imunisasi dalam kondisi tubuh tidak fit. Jadi bila anak atau bayi ingin diimunisasi, sebaiknya dalam kondisi sehat atau fit. Sebab imunisasi sebenarnya adalah memasukkan virus penyakit yang sudah dilemahkan ke dalam tubuh si bayi atau si anak, dengan asumsi tubuh akan mampu membentuk antibodi pada saat melawan virus yang sudah lemah ini. Antibodi baru bisa terbentuk sempurna bila kondisi tubuh dalam kondisi sehat atau fit.</p>
<h4>Makanan Sehat untuk Elemen ke-6 : Kesadaran</h4>
<p>Makanan sehat untuk elemen Kesadaran diperlukan oleh penderita Autis dan AD. Makanan sehat untuk elemen Kesadaran perlu mempunyai frekuensi 1/6 Hz, yaitu :</p>
<ul>
<li>Tempe segar : Indeks Manfaat = +10, Indeks Kecocokan = +50%</li>
<li>Tape singkong segar = +20, +30%</li>
<li>Susu Fermentasi (yoghurt) = +10, 20%</li>
<li>Mentimun segar = +5, +30%</li>
<li>Pepaya segar (+5, +30%)</li>
<li>Wortel segar (+20, +50%)</li>
</ul>
<h4>Makanan Sehat untuk Elemen Ke-1 : Bumi</h4>
<p>Makanan Sehat elemen Bumi diperlukan oleh penderita Autis dan AD. Makanan sehat untuk elemen Bumi perlu mempunyai frekuensi sehat 1 Hz, yaitu:</p>
<ul style="text-align: left;">
<li>Kacang Panjang segar atau dikukus : Indeks Manfaat = +30, Indeks Kecocokan = +30%</li>
<li>Bengkuang segar = +20, +30%</li>
<li>Kentang dikukus = +10, +50%</li>
<li>Singkong dikukus = +10, +50%</li>
<li>Ubi dikukus = +10, +30%</li>
<li>Lobak putih = +15, +30%</li>
<li>Wortel  segar atau diblender (wortel mempunyai frekuensi mulai dari 1/6 Hz s/d 1 Hz) = +10, +30%</li>
</ul>
<h4>Makanan Sehat Elemen Ke-4 : Udara</h4>
<p>Makanan sehat elemen Udara terutama diperlukan oleh penderita Autis. Makanan sehat elemen Udara perlu mempunyai frekuensi sehat 1/4 Hz, yaitu:</p>
<ul>
<li>Tempe segar (tempe mempunyai frekuensi sehat 1/6 Hz, 1/5 Hz, 1/4 Hz) = +10, +50%</li>
<li>Beras merah atau air tajin beras merah (beras merah mempunyai frekuensi sehat 1/5 Hz, 1/4 Hz, dan 1/3 Hz) = +10, +30%</li>
<li>Apel merah = +10, +30%</li>
<li>Sawo = +30, +50%</li>
<li>Alpukat = +30, +20%</li>
</ul>
<h4 style="text-align: center;">Salam Sehat Bahagia</h4>
<p><a title="Energi 5 Elemen dan Rahasia Kesehatan" href="http://www.5elemen.com">www.5elemen.com</a></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.5elemen.com/energi-5-elemen-autis-dan-attention-deficiency/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>2</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Energi 5 Elemen dan Penyakit Elemen Udara (2) : Kanker</title>
		<link>http://www.5elemen.com/energi-5-elemen-dan-penyakit-elemen-udara-2-kanker</link>
		<comments>http://www.5elemen.com/energi-5-elemen-dan-penyakit-elemen-udara-2-kanker#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 09 Jun 2009 05:49:35 +0000</pubDate>
		<dc:creator>aleysius</dc:creator>
				<category><![CDATA[5 Elemen]]></category>
		<category><![CDATA[Air Kelapa Tua]]></category>
		<category><![CDATA[Aliran Energi]]></category>
		<category><![CDATA[Apel Merah]]></category>
		<category><![CDATA[Bengkuang]]></category>
		<category><![CDATA[Beras Merah]]></category>
		<category><![CDATA[Biji-Bijian]]></category>
		<category><![CDATA[Buah Kelapa]]></category>
		<category><![CDATA[Buah-Buahan]]></category>
		<category><![CDATA[Cincau]]></category>
		<category><![CDATA[Dada]]></category>
		<category><![CDATA[Daun Katuk]]></category>
		<category><![CDATA[Daun Pepaya]]></category>
		<category><![CDATA[Elemen ke-2 Air]]></category>
		<category><![CDATA[Elemen ke-4 Udara]]></category>
		<category><![CDATA[Energi]]></category>
		<category><![CDATA[Energi Kesehatan]]></category>
		<category><![CDATA[Enzim]]></category>
		<category><![CDATA[Fermentasi]]></category>
		<category><![CDATA[Indeks Energi]]></category>
		<category><![CDATA[Indeks Manfaat]]></category>
		<category><![CDATA[Jahe]]></category>
		<category><![CDATA[Jantung]]></category>
		<category><![CDATA[Kencur]]></category>
		<category><![CDATA[Kunyit]]></category>
		<category><![CDATA[Lingkungan]]></category>
		<category><![CDATA[Makanan Sehat]]></category>
		<category><![CDATA[Makanan Tidak Sehat]]></category>
		<category><![CDATA[Mentimun]]></category>
		<category><![CDATA[Minuman Sehat]]></category>
		<category><![CDATA[Organ Tubuh]]></category>
		<category><![CDATA[Paru-paru]]></category>
		<category><![CDATA[Pepaya]]></category>
		<category><![CDATA[Pisang]]></category>
		<category><![CDATA[Sayur-Sayuran]]></category>
		<category><![CDATA[Tape]]></category>
		<category><![CDATA[Tempe]]></category>
		<category><![CDATA[Wortel]]></category>
		<category><![CDATA[Air Sehat]]></category>
		<category><![CDATA[Aliran Energi Penyakit]]></category>
		<category><![CDATA[Antioksidan]]></category>
		<category><![CDATA[Darah]]></category>
		<category><![CDATA[Elemen Air]]></category>
		<category><![CDATA[Elemen Udara]]></category>
		<category><![CDATA[Energi 5 Elemen]]></category>
		<category><![CDATA[Energi Sehat]]></category>
		<category><![CDATA[Energy of 5 Elements]]></category>
		<category><![CDATA[Indeks Manfaat (IM-E5E)]]></category>
		<category><![CDATA[Kanker Paru-Paru]]></category>
		<category><![CDATA[Kanker Payudara]]></category>
		<category><![CDATA[Lingkungan Tidak Sehat]]></category>
		<category><![CDATA[Makanan Aktif]]></category>
		<category><![CDATA[Minuman Cincau]]></category>
		<category><![CDATA[Pencernaan]]></category>
		<category><![CDATA[Penyakit]]></category>
		<category><![CDATA[Resep Air Tajin Beras Merah]]></category>
		<category><![CDATA[Stres]]></category>
		<category><![CDATA[Stress]]></category>
		<category><![CDATA[Tape Singkong Segar]]></category>
		<category><![CDATA[Tempe Segar]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.5elemen.com/?p=1251</guid>
		<description><![CDATA[Energi 5 Elemen dan Penyakit Elemen Udara : Kanker Payudara dan Paru-Paru Oleh : Aleysius H. Gondosari Dalam tulisan ini, kita akan membahas penyakit kanker pada elemen Udara, yaitu kanker payudara dan kanker paru-paru. Penyebab Penyakit Kanker : Kanker merupakan penyakit akibat pertumbuhan sel yang tidak terkendali. Hal ini dapat disebabkan oleh stress yang tidak [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<h3 style="text-align: center;">Energi 5 Elemen dan Penyakit Elemen Udara : Kanker Payudara dan Paru-Paru</h3>
<p>Oleh : Aleysius H. Gondosari</p>
<p>Dalam tulisan ini, kita akan membahas penyakit kanker pada elemen Udara, yaitu kanker payudara dan kanker paru-paru.<span id="more-1251"></span></p>
<h4>Penyebab Penyakit Kanker :</h4>
<p>Kanker merupakan penyakit akibat pertumbuhan sel yang tidak terkendali. Hal ini dapat disebabkan oleh stress yang tidak terkontrol, oleh makanan yang bersifat aktif, dan oleh lingkungan yang tidak sehat.</p>
<p><em><strong>Stress :</strong></em></p>
<p>Stress atau stres yang tidak terkontrol dapat disebabkan oleh masalah pekerjaan, masalah keluarga, dan masalah pribadi yang tidak dapat disalurkan atau dibicarakan dengan sahabat atau keluarga dekat. Oleh sebab itu, sangatlah penting bagi penderita kanker untuk melakukan terapi stres dan mencari teman untuk curhat. Dari analisa energi 5 elemen, pengaruh stres dapat menjadi pemicu kanker hingga 50%.</p>
<p><em><strong>Makanan Bersifat Aktif :</strong></em></p>
<p>Makanan yang bersifat aktif misalnya rokok, minuman keras, makanan daging, telur, dan ikan. Selain itu juga makanan yang diawetkan seperti terasi, ikan asin, makanan kaleng, dan minuman kaleng. Bumbu masak yang dikonsumsi secara berlebihan juga tidak sehat untuk tubuh. Dari analisa energi 5 elemen, pengaruh makanan aktif terhadap kanker kira-kira 30%. Oleh sebab itu, penderita kanker sebaiknya menghentikan dahulu konsumsi makanan aktif seperti daging, ikan, telur, bumbu yang tidak alami, rokok, minuman keras, makanan dan minuman dengan pengawet. Sebaiknya mengkonsumsi makanan sehat dan segar.</p>
<p><em><strong>Lingkungan Tidak Sehat :</strong></em></p>
<p>Lingkungan yang tidak sehat dapat berasal dari tempat kerja dengan tingkat polusi yang tinggi seperti asap, gas, dan bahan berbahaya. Selain itu juga dapat berasal dari rumah dengan lingkungan yang kurang sehat seperti air dan udara. Dari analisa energi 5 elemen, pengaruh lingkungan yang tidak sehat terhadap kanker kira-kira 20%.</p>
<h4>Makanan Sehat untuk Penyakit Kanker beserta Indeks Manfaat (IM-E5E):</h4>
<p>Untuk mengobati penyakit kanker, dibutuhkan makanan sehat yang mengandung enzim kira-kira 70% dan antioksidan kira-kira 30%. Makanan yang mengandung enzim yang tinggi di antaranya adalah beras merah atau air tajin beras merah, dan tempe segar. Sedangkan tape singkong segar mengandung antioksidan yang tinggi.</p>
<p><strong><em>Makanan Sehat untuk Kanker Payudara :</em></strong><br />
Walau pun terjadi pada organ dada, analisa energi 5 Elemen menunjukkan bahwa aliran energi penyakit kanker payudara berasal dari pencernaan pada elemen Air. Aliran energi penyakit dari elemen Air kemudian naik ke elemen Api, dan akhirnya naik ke elemen Udara. Oleh sebab itu, makanan sehat untuk kanker payudara juga berasal dari elemen Air, yaitu buah-buahan dan sayur-sayuran.</p>
<ul>
<li> Beras Merah = +15</li>
<li> Tempe Segar = +15</li>
<li> Tape Singkong segar = +10</li>
<li> Mentimun = +10</li>
<li> Pepaya = +10</li>
<li> Pisang = +5</li>
<li> Daun Katu = +10</li>
<li> Daun Pepaya = +10</li>
<li> Apel Merah = +5</li>
<li> Air Kelapa tua yang segar = +15</li>
<li> kencur = +15</li>
<li> Kunyit = +10</li>
<li> Wortel = +10</li>
<li> Bengkuang = +5</li>
</ul>
<p><strong><em>Makanan Sehat untuk Kanker Paru-Paru :</em></strong><br />
Kanker paru-paru umumnya disebabkan oleh rokok dan asap yang menyebabkan paru-paru menjadi lemah. Walau pun terjadi pada organ dada pada elemen Udara, analisa energi 5 Elemen menunjukkan bahwa aliran energi penyakit berasal dari pencernaan dan darah pada elemen Air. Aliran energi penyakit dari elemen Air kemudian naik ke elemen Udara. Oleh sebab itu makanan sehat juga berasal dari elemen Air, yaitu buah-buahan.</p>
<ul>
<li> Beras Merah = +10</li>
<li> Tempe Segar = +10</li>
<li> Tape Singkong segar = +5</li>
<li> Apel Merah = +10</li>
<li>Minuman Cincau = +10</li>
<li>Air Sehat = +10</li>
<li> kencur = +10</li>
<li> Kunyit = +10</li>
<li> Jahe = +5</li>
</ul>
<h4 style="text-align: center;">Salam Sehat Selalu</h4>
<p><a title="Energi 5 Elemen Dan Rahasia Kesehatan" href="http://www.5elemen.com">www.5elemen.com</a></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.5elemen.com/energi-5-elemen-dan-penyakit-elemen-udara-2-kanker/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>2</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Energi 5 Elemen dan Penyakit Elemen Udara (1) : Darah Tinggi, Asma, TBC</title>
		<link>http://www.5elemen.com/energi-5-elemen-dan-penyakit-elemen-udara-1</link>
		<comments>http://www.5elemen.com/energi-5-elemen-dan-penyakit-elemen-udara-1#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 07 Jun 2009 05:34:49 +0000</pubDate>
		<dc:creator>aleysius</dc:creator>
				<category><![CDATA[5 Elemen]]></category>
		<category><![CDATA[Air Kelapa Tua]]></category>
		<category><![CDATA[Air Sehat]]></category>
		<category><![CDATA[Aliran Energi]]></category>
		<category><![CDATA[Bengkuang]]></category>
		<category><![CDATA[Beras Merah]]></category>
		<category><![CDATA[Biji-Bijian]]></category>
		<category><![CDATA[Brokoli]]></category>
		<category><![CDATA[Cincau]]></category>
		<category><![CDATA[Dada]]></category>
		<category><![CDATA[Elemen ke-2 Air]]></category>
		<category><![CDATA[Elemen ke-4 Udara]]></category>
		<category><![CDATA[Energi]]></category>
		<category><![CDATA[Fermentasi]]></category>
		<category><![CDATA[Indeks Energi]]></category>
		<category><![CDATA[Indeks Manfaat]]></category>
		<category><![CDATA[Jahe]]></category>
		<category><![CDATA[Jantung]]></category>
		<category><![CDATA[Kencur]]></category>
		<category><![CDATA[Kunyit]]></category>
		<category><![CDATA[Makanan Sehat]]></category>
		<category><![CDATA[Minuman Sehat]]></category>
		<category><![CDATA[Paru-paru]]></category>
		<category><![CDATA[Sayur-Sayuran]]></category>
		<category><![CDATA[Tape]]></category>
		<category><![CDATA[Tempe]]></category>
		<category><![CDATA[Umbi]]></category>
		<category><![CDATA[Wortel]]></category>
		<category><![CDATA[Aliran Energi Penyakit]]></category>
		<category><![CDATA[Alpukat]]></category>
		<category><![CDATA[Apel Merah]]></category>
		<category><![CDATA[Asma]]></category>
		<category><![CDATA[Cabe Merah]]></category>
		<category><![CDATA[Darah]]></category>
		<category><![CDATA[Daun Kangkung]]></category>
		<category><![CDATA[Daun Katuk]]></category>
		<category><![CDATA[Elemen Air]]></category>
		<category><![CDATA[Elemen Udara]]></category>
		<category><![CDATA[Energi 5 Elemen]]></category>
		<category><![CDATA[Energy of 5 Elements]]></category>
		<category><![CDATA[Hipertensi]]></category>
		<category><![CDATA[Indeks Manfaat (IM-E5E)]]></category>
		<category><![CDATA[Lobak Putih]]></category>
		<category><![CDATA[Mentimun]]></category>
		<category><![CDATA[Minuman Cincau]]></category>
		<category><![CDATA[Pir]]></category>
		<category><![CDATA[tape Singkong]]></category>
		<category><![CDATA[TBC]]></category>
		<category><![CDATA[Tekanan Darah Tinggi]]></category>
		<category><![CDATA[Tempe Segar]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.5elemen.com/?p=1249</guid>
		<description><![CDATA[Energi 5 Elemen dan Penyakit Elemen Udara : Darah Tinggi, Asma, TBC Oleh : Aleysius H. Gondosari Dalam tulisan ini, kita akan membahas penyakit elemen Udara pada organ jantung dan paru-paru, yaitu darah tinggi, asma, dan TBC. Penyakit-penyakit ini umumnya berasal dari elemen Air. Makanan Sehat untuk Penyakit pada Elemen Udara beserta Indeks Manfaat (IM-E5E): [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<h3 style="text-align: center;">Energi 5 Elemen dan Penyakit Elemen Udara : Darah Tinggi, Asma, TBC</h3>
<p>Oleh : Aleysius H. Gondosari</p>
<p>Dalam tulisan ini, kita akan membahas penyakit elemen Udara pada organ jantung dan paru-paru, yaitu darah tinggi, asma, dan TBC. Penyakit-penyakit ini umumnya berasal dari elemen Air.<span id="more-1249"></span></p>
<h4>Makanan Sehat untuk Penyakit pada Elemen Udara beserta Indeks Manfaat (IM-E5E):</h4>
<p><strong><em>Hipertensi &#8211; Tekanan Darah Tinggi :</em></strong><br />
Beberapa gejala hipertensi atau tekanan darah tinggi yang umum adalah pusing, sakit kepala, nyeri di tengkuk, susah tidur, telinga berdengung, dan mata berkunang-kunang.</p>
<p>Tekanan darah tinggi dapat disebabkan oleh dua faktor, yaitu faktor emosi dan faktor makanan. Faktor emosi umumnya disebabkan oleh stres dan marah. Sedangkan faktor makanan berasal dari makanan yang tidak sehat sehingga menyebabkan kadar kolesterol tidak stabil, kadar asam urat tinggi, dan kadar gula darah tinggi.</p>
<p>Secara fisik, tekanan darah tinggi umumnya disebabkan oleh menyempitnya pembuluh darah ke jantung dan dari jantung. Penyempitan pembuluh darah dekat jantung menyebabkan tekanan darah naik di atas normal. Dalam kondisi normal, tekanan darah adalah 120/80, yaitu sistolis 120 mmHg an diastolis 80 mmHg. Penyempitan pembuluh darah disebabkan oleh endapan dari darah karena tingginya kadar asam lemak jenuh, asam urat, dan gula darah di dalam darah. Dari analisa energi 5 Elemen, aliran energi penyakit mengalir dari darah pada elemen Air, dan naik ke jantung pada elemen Udara.</p>
<p>Darah merupakan organ dari elemen Air. Oleh sebab itu, makanan sehat untuk darah tinggi juga berasal dari elemen Air, yaitu air sehat, air kelapa tua, buah-buahan, dan sayur-sayuran, untuk membersihkan darah dari asam lemak jenuh, asam urat, dan gula darah.</p>
<ul>
<li> Tempe Segar = +10</li>
<li> Tape Singkong segar = +15</li>
<li> Mentimun = +15</li>
<li> Alpukat = +10</li>
<li> Apel Merah = +5</li>
<li> Air Kelapa tua yang segar = +15</li>
<li>Minuman Cincau = +15</li>
<li>Air sehat = +10</li>
<li> Daun Katu = +10</li>
<li> Daun Kangkung = +5</li>
<li> kencur = +10</li>
<li> Kunyit = +15</li>
<li> Bengkuang = +5</li>
</ul>
<p><strong><em>Asma :</em></strong><br />
Penyakit asma disebabkan oleh penyempitan saluran pernafasan yang disebabkan rangsangan tertentu seperti udara dingin, debu, atau penyakit flu. Penyakit asma umumnya terdapat pada bayi dan anak kecil yang perkembangan paru-parunya kurang baik. Bayi dan anak kecil dapat mengalami sesak nafas bila udara dingin, debu atau flu. Dari analisa energi 5 Elemen, aliran energi penyakit asma berasal dari  elemen Air dan Api, yaitu pencernaan. Energi penyakit mengalir dari pencernaan pada elemen Air, naik ke elemen Api, dan kemudian naik ke paru-paru di elemen Udara. Oleh sebab itu, makanan sehat untuk mengobati asma juga berasal dari elemen Air dan Api, yaitu buah-buahan dan umbi-umbian.</p>
<ul>
<li> Beras Merah = +15</li>
<li> Tempe Segar = +10</li>
<li> Tape Singkong segar = +10</li>
<li>Cabe Merah = +10</li>
<li> Alpukat = +5</li>
<li> Apel Merah = +5</li>
<li>Pir = +5</li>
<li>Brokoli = +5</li>
<li>Minuman Cincau = +20</li>
<li>Air Kelapa tua yang segar = +15</li>
<li>Air sehat = +5</li>
<li> Jahe = +15</li>
<li> Wortel = +15</li>
<li>Lobak Putih = +10</li>
<li>Bengkuang = +5</li>
<li>Kencur = +5</li>
</ul>
<p><strong><em>TBC :</em></strong><br />
Penyakit TBC disebabkan oleh bakteri Mikobakterium tuberkulosa. Bakteri ini pertama kali ditemukan oleh Robert Koch. Penyakit TBC biasanya menular melalui udara yang tercemar dengan bakteri yang dilepaskan pada saat penderita TBC batuk. Bakteri ini dapat menyebar melalui pembuluh darah atau kelenjar getah bening.</p>
<p>TBC umumnya menyerang organ paru-paru pada elemen Udara. Dari analisa energi 5 elemen, aliran energi penyakit ini berasal dari darah pada elemen Air. Energi penyakit naik dari darah pada elemen Air, dan naik ke elemen Api, dan kemudian naik ke organ paru-paru pada elemen Udara. Oleh sebab itu, makanan sehat untuk mengobati TBC juga berasal dari elemen Air, yaitu buah-buahan, dan juga umbi-umbian.</p>
<ul>
<li> Tempe Segar = +10</li>
<li> Tape Singkong segar = +5</li>
<li>Beras Merah = +5</li>
<li>Apel Merah = +10</li>
<li> Cabe Merah = +5</li>
<li>Minuman Cincau = +15</li>
<li>Air Sehat = +15</li>
<li> Air Kelapa tua yang segar = +10</li>
<li>Wortel = +10</li>
<li>Kunyit = +10</li>
<li>Kencur = +5</li>
<li> Jahe = +5</li>
<li> Bengkuang = +5</li>
</ul>
<h4 style="text-align: center;">Salam Sehat Selalu</h4>
<p><a title="Energi 5 Elemen Dan Rahasia Kesehatan" href="http://www.5elemen.com">www.5elemen.com</a></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.5elemen.com/energi-5-elemen-dan-penyakit-elemen-udara-1/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Rahasia Makanan Sehat Untuk Elemen Udara : Jantung, Paru-Paru</title>
		<link>http://www.5elemen.com/rahasia-makanan-sehat-untuk-elemen-udara</link>
		<comments>http://www.5elemen.com/rahasia-makanan-sehat-untuk-elemen-udara#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 05 Jun 2009 05:37:59 +0000</pubDate>
		<dc:creator>aleysius</dc:creator>
				<category><![CDATA[5 Elemen]]></category>
		<category><![CDATA[Air Kelapa Tua]]></category>
		<category><![CDATA[Air Sehat]]></category>
		<category><![CDATA[Apel Merah]]></category>
		<category><![CDATA[Bengkuang]]></category>
		<category><![CDATA[Beras Merah]]></category>
		<category><![CDATA[Buah-Buahan]]></category>
		<category><![CDATA[Cabe Merah]]></category>
		<category><![CDATA[Cincau]]></category>
		<category><![CDATA[Dada]]></category>
		<category><![CDATA[Daun Katuk]]></category>
		<category><![CDATA[Daun Pepaya]]></category>
		<category><![CDATA[Elemen ke-4 Udara]]></category>
		<category><![CDATA[Energi]]></category>
		<category><![CDATA[Energi Kesehatan]]></category>
		<category><![CDATA[Fermentasi]]></category>
		<category><![CDATA[Indeks Energi]]></category>
		<category><![CDATA[Indeks Manfaat]]></category>
		<category><![CDATA[Jahe]]></category>
		<category><![CDATA[Jantung]]></category>
		<category><![CDATA[Kencur]]></category>
		<category><![CDATA[Kunyit]]></category>
		<category><![CDATA[Makanan Sehat]]></category>
		<category><![CDATA[Mentimun]]></category>
		<category><![CDATA[Minuman Sehat]]></category>
		<category><![CDATA[Organ Tubuh]]></category>
		<category><![CDATA[Paru-paru]]></category>
		<category><![CDATA[Pepaya]]></category>
		<category><![CDATA[Tangan]]></category>
		<category><![CDATA[Tape]]></category>
		<category><![CDATA[Tempe]]></category>
		<category><![CDATA[Tomat]]></category>
		<category><![CDATA[Wortel]]></category>
		<category><![CDATA[Alpukat]]></category>
		<category><![CDATA[Elemen Udara]]></category>
		<category><![CDATA[Energi 5 Elemen]]></category>
		<category><![CDATA[Energi Sehat]]></category>
		<category><![CDATA[Energy of 5 Elements]]></category>
		<category><![CDATA[Indeks Manfaat (IM-E5E)]]></category>
		<category><![CDATA[Minuman Cincau]]></category>
		<category><![CDATA[Pernafasan]]></category>
		<category><![CDATA[Rahasia Kesehatan]]></category>
		<category><![CDATA[Sirkulasi Darah]]></category>
		<category><![CDATA[tape Singkong]]></category>
		<category><![CDATA[Tempe Segar]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.5elemen.com/?p=769</guid>
		<description><![CDATA[Makanan Sehat Untuk Elemen Udara : Dada, Jantung, Paru-Paru, Sirkulasi Darah, Pernafasan Oleh : Aleysius H. Gondosari Dalam tulisan ini, kita akan membahas mengenai makanan sehat untuk organ-organ pada elemen Udara, yaitu dada, jantung, paru-paru, sirkulasi darah, pernafasan. Pada umumnya, makanan yang mempunyai Indeks Manfaat positif untuk elemen Udara berasal dari biji-bijian (beras merah), makanan [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<h3 style="text-align: center;">Makanan Sehat Untuk Elemen Udara : Dada, Jantung, Paru-Paru, Sirkulasi Darah, Pernafasan</h3>
<p>Oleh : Aleysius H. Gondosari</p>
<p>Dalam tulisan ini, kita akan membahas mengenai makanan sehat untuk organ-organ pada elemen Udara, yaitu dada, jantung, paru-paru, sirkulasi darah, pernafasan.<span id="more-769"></span></p>
<p>Pada umumnya, makanan yang mempunyai Indeks Manfaat positif untuk elemen Udara berasal dari biji-bijian (beras merah), makanan fermentasi (tape singkong, tempe segar), buah-buahan (apel merah, cabe merah, mentimun, alpukat). Selain itu, untuk melancarkan energi dari elemen Ether, Udara, Api, Air, dan Bumi, kita juga dapat menggunakan umbi-umbian seperti wortel dan bengkuang.</p>
<h4>Fungsi Makanan Sehat Elemen Udara beserta Indeks Manfaat (IM-E5E) :</h4>
<p>Berikut ini adalah makanan dengan energi sehat untuk masing-masing organ pada elemen Udara.</p>
<p><strong><em>Jantung :</em></strong></p>
<ul>
<li> Beras Merah = +5</li>
<li> Tempe Segar = +5</li>
<li> Tape Singkong segar = +5</li>
<li> Alpukat = +10</li>
<li> Mentimun = +10</li>
<li>Pepaya = +10</li>
<li>Tomat = +10</li>
<li> Apel Merah = +5</li>
<li>Cabe Merah = +5</li>
</ul>
<p><strong><em>Kelancaran Sirkulasi Darah :</em></strong></p>
<ul>
<li> Air Kelapa tua yang segar = +25</li>
<li>Minuman Cincau = +15</li>
<li>Air sehat = +10</li>
<li> Mentimun = +10</li>
<li> Kencur = +15</li>
<li> Kunyit = +10</li>
<li> Bengkuang = +5</li>
</ul>
<p><strong><em>Paru-Paru :</em></strong></p>
<ul>
<li> Beras Merah = +10</li>
<li> Tempe Segar = +5</li>
<li> Tape Singkong segar = +5</li>
<li> Apel Merah = +10</li>
<li> Cabe Merah = +10</li>
<li>Pepaya = +10</li>
<li> Jahe = +10</li>
<li>Air Sehat = +10</li>
</ul>
<p><strong><em>Pernafasan :</em></strong></p>
<ul>
<li> Apel Merah = +20</li>
<li> Cabe Merah = +10</li>
<li> Jahe = +10</li>
<li>Air Sehat = +10</li>
</ul>
<h4 style="text-align: center;">Salam Sehat Selalu</h4>
<h4>Salam Sehat Selalu</h4>
<p><a title="Energi 5 Elemen Dan Rahasia Kesehatan" href="http://www.5elemen.com">www.5elemen.com</a></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.5elemen.com/rahasia-makanan-sehat-untuk-elemen-udara/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>4</slash:comments>
		</item>
	</channel>
</rss>

