<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>5 Elemen Untuk Kesehatan - 5 Elements Balancing &#187; Daun Katuk</title>
	<atom:link href="http://www.5elemen.com/tag/daun-katuk/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://www.5elemen.com</link>
	<description>Terapi Energi 5 Elemen Untuk Kesehatan - Keseimbangan Energi Sehat - Eter Udara Api Air Bumi</description>
	<lastBuildDate>Mon, 28 Nov 2011 12:05:58 +0000</lastBuildDate>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.org/?v=3.1</generator>
<xhtml:meta xmlns:xhtml="http://www.w3.org/1999/xhtml" name="robots" content="noindex" />
		<item>
		<title>Terapi Energi 5 Elemen: Yin, Yang, dan Keseimbangan Hormon</title>
		<link>http://www.5elemen.com/terapi-energi-5-elemen-yin-yang-dan-keseimbangan-hormon</link>
		<comments>http://www.5elemen.com/terapi-energi-5-elemen-yin-yang-dan-keseimbangan-hormon#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 29 Dec 2009 04:50:27 +0000</pubDate>
		<dc:creator>aleysius</dc:creator>
				<category><![CDATA[5 Elemen]]></category>
		<category><![CDATA[Elemen ke-2 Air]]></category>
		<category><![CDATA[Indeks Energi]]></category>
		<category><![CDATA[Indeks Keseimbangan]]></category>
		<category><![CDATA[Indeks Yang]]></category>
		<category><![CDATA[Indeks Yin]]></category>
		<category><![CDATA[Jambu Biji]]></category>
		<category><![CDATA[Makanan Sehat]]></category>
		<category><![CDATA[Pepaya]]></category>
		<category><![CDATA[Pisang]]></category>
		<category><![CDATA[Semangka]]></category>
		<category><![CDATA[Terong]]></category>
		<category><![CDATA[Tomat]]></category>
		<category><![CDATA[Air Kelapa Tua]]></category>
		<category><![CDATA[Buah-Buahan Berbiji Banyak]]></category>
		<category><![CDATA[Daun Katuk]]></category>
		<category><![CDATA[Energy Therapy of 5 Elements]]></category>
		<category><![CDATA[Hormon Androgen]]></category>
		<category><![CDATA[Hormon Estradiol]]></category>
		<category><![CDATA[Hormon Estrogen]]></category>
		<category><![CDATA[Hormon Testosteron]]></category>
		<category><![CDATA[Indeks Energi Yin dan Yang]]></category>
		<category><![CDATA[Indeks Keseimbangan Hormon]]></category>
		<category><![CDATA[Nenas]]></category>
		<category><![CDATA[Salam Sehat Bahagia]]></category>
		<category><![CDATA[Tempe Segar]]></category>
		<category><![CDATA[Terapi Keseimbangan Energi 5 Elemen]]></category>
		<category><![CDATA[Terapi Sehat Bahagia]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.5elemen.com/?p=1913</guid>
		<description><![CDATA[Hubungan Energi Yin dan Yang dengan Keseimbangan Hormon pada Pria dan Wanita Oleh: Aleysius H. Gondosari Wei Tsuei, seorang Master Traditional Chinese Medicine, menjelaskan dalam bukunya &#8220;Roots of Chinese Culture &#38; Medicine&#8221; mengenai keseimbangan hormon dalam filsafat Yin dan Yang. Yin dan Yang merupakan simbol keseimbangan energi. Di dalam energi Yin terdapat benih Yang, dan [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<h3 style="text-align: center;">Hubungan Energi Yin dan Yang dengan Keseimbangan Hormon pada Pria dan Wanita</h3>
<p>Oleh: Aleysius H. Gondosari</p>
<p><strong>Wei Tsuei</strong>, seorang Master Traditional Chinese Medicine, menjelaskan dalam bukunya &#8220;<em>Roots of Chinese Culture &amp; Medicine</em>&#8221; mengenai keseimbangan hormon dalam filsafat Yin dan Yang. Yin dan Yang merupakan simbol keseimbangan energi. Di dalam energi Yin terdapat benih Yang, dan di dalam energi Yang terdapat benih Yin.<span id="more-1913"></span></p>
<p><strong>Hormon Estrogen (Estradiol) dan Androgen (Testosteron) dan Indeks Keseimbangan:</strong></p>
<p>Kita beranggapan bahwa hormon estrogen hanya dibutuhkan oleh wanita, dan hormon androgen hanya dibutuhkan oleh pria. Tetapi dari penelitian medis, diperoleh hasil bahwa baik wanita mau pun pria membutuhkan kedua-duanya. Untuk mengukur keseimbangan energi hormon pada pria dan wanita, saya akan menggunakan Indeks Keseimbangan.</p>
<p>Wanita membutuhkan hormon estrogen sebanyak 0,07 &#8211; 0,17 mg/dl (tergantung pada fase siklus menstruasi), dan androgen sebanyak 0,5 mg/dl. Dengan kondisi ini, diperoleh nilai Indeks Keseimbangan hormon sebesar +50% untuk wanita.</p>
<p>Pria membutuhkan hormon estrogen sebanyak 0,024 mg/dl, dan androgen sebanyak 6,5 mg/dl. Dengan kondisi ini, diperoleh nilai Indeks Keseimbangan sebesar +50% untuk pria.</p>
<p><strong>Sulit Hamil dan Menopause pada Wanita:</strong></p>
<p>Wanita akan sulit hamil bila Indeks Keseimbangan hormon kurang dari +20%. Jadi bila ingin hamil, sebaiknya keseimbangan hormon ditingkatkan di atas +20%, dengan mengonsumsi makanan sehat yang sesuai.</p>
<p>Ketika menikah, istri saya belum bisa hamil, karena saat itu Indeks Keseimbangan hormonnya hanya +5%. Tetapi setelah mengonsumsi obat dan makanan yang cocok, Indeks Keseimbangan hormonnya naik mencapai +20%.</p>
<p>Ketika Indeks Keseimbangan hormon kurang dari +5%, wanita akan memasuki masa menopause. Menopause biasa terjadi pada usia 55 tahun, tetapi bisa saja terjadi pada usia di bawah itu. Untuk memperlambat menopause, sebaiknya keseimbangan hormon ditingkatkan pada kondisi minimal +10%, dengan mengonsumsi makanan sehat yang sesuai.</p>
<p><strong>Makanan Sehat untuk Menjaga Keseimbangan Hormon pada Wanita:</strong></p>
<p>Hormon sex terletak pada elemen kedua Air. Jadi hormon ini terutama membutuhkan makanan sehat elemen Air. Beberapa makanan sehat yang dapat menjaga Indeks Keseimbangan Hormon pada wanita adalah:</p>
<ul>
<li>Tempe segar: mempunyai Indeks Keseimbangan energi hormon untuk wanita = +20%. Indeks Manfaat = +20.</li>
<li>Pepaya segar: Indeks Keseimbangan hormon = +30%. Indeks Manfaat = +5.</li>
<li>Jambu biji: Indeks Keseimbangan hormon = +30%. Indeks Manfaat = +5.</li>
<li>Air kelapa tua: Indeks Keseimbangan hormon = +40%. Indeks Manfaat = +30.</li>
<li>Tomat: Indeks Keseimbangan hormon = +20%. Indeks Manfaat = +10.</li>
<li>Semangka &#8211; daging buah yang merah dan putih dimakan bersama: Indeks Keseimbangan hormon = +30%, bagian daging buah yang merah saja: Indeks Keseimbangan hormon = 0%, bagian daging buah yang putih saja: Indeks Keseimbangan hormon = 0%. Jadi semangka harus dimakan bagian merah dan putih bersama-sama. Indeks Manfaat = +10.</li>
<li>Terong: Indeks Keseimbangan hormon = +20%. Indeks Manfaat = +10.</li>
<li>Daun katuk = +30%. Indeks Manfaat = +10.</li>
<li>Daun pepaya = 0%.</li>
<li>Apel hijau atau merah = +2%.</li>
<li>Pir = +2%.</li>
<li>Pisang = +2%.</li>
<li>Nenas = +5%.</li>
</ul>
<p>Tempe segar merupakan makanan sehat 4 elemen, mulai dari elemen kelima Eter, elemen keempat Udara, elemen ketiga Api, dan elemen kedua Air. Jadi tempe juga bermanfaat untuk menjaga keseimbangan hormon sex. Menurut penelitian kesehatan, tempe segar memang mengandung hormon estrogen.</p>
<p><strong>Makanan Sehat untuk Menjaga Keseimbangan Hormon pada Pria:</strong></p>
<ul>
<li>Tempe segar: mempunyai Indeks Keseimbangan energi hormon untuk pria = +20%. Indeks Manfaat = +10.</li>
<li>Pepaya segar: Indeks Keseimbangan hormon = +30%. Indeks Manfaat = +10.</li>
<li>Jambu biji: Indeks Keseimbangan hormon = +20%. Indeks Manfaat = +5.</li>
<li>Air kelapa tua: Indeks Keseimbangan hormon = +10%. Indeks Manfaat = +20.</li>
<li>Tomat: Indeks Keseimbangan hormon = +30%. Indeks Manfaat = +5.</li>
<li>Semangka &#8211; daging buah yang merah dan putih dimakan bersama: Indeks Keseimbangan hormon = +40%, bagian daging buah yang merah saja: Indeks Keseimbangan hormon = 0%, bagian daging buah yang putih saja: Indeks Keseimbangan hormon = 0%. Jadi semangka harus dimakan bagian merah dan putih bersama-sama. Indeks Manfaat = +10.</li>
<li>Terong: Indeks Keseimbangan hormon = +20%. Indeks Manfaat = +10.</li>
<li>Daun katuk = +0%.</li>
<li>Daun pepaya = +20%. Indeks Manfaat = +10.</li>
<li>Apel hijau atau merah = 0%.</li>
<li>Pir = 0%.</li>
<li>Pisang = +5%.</li>
<li>Nenas = +0%.</li>
</ul>
<p>Terlihat ada sedikit perbedaan pada beberapa jenis makanan untuk menjaga keseimbangan hormon pada wanita dan pria. Tetapi secara umum, makanan yang bermanfaat untuk wanita, juga bermanfaat untuk pria. Hal ini disebabkan oleh adanya konsep keseimbangan energi Yin dan Yang.</p>
<p><strong>Buah-Buahan Banyak Biji dan Buah-Buahan Hasil Rekayasa Genetika Tanpa Biji:</strong></p>
<p>Buah-buahan yang banyak bijinya umumnya bermanfaat untuk pria dan wanita. Jadi berhati-hatilah bila ingin mengonsumsi makanan hasil rekayasa genetika yang sudah tidak berbiji, misalnya pepaya dan semangka tanpa biji. Menurut analisis Energi 5 Elemen, Indeks Keseimbangan hormon pada buah-buahan yang sudah tidak berbiji ini bernilai 0% sampai -3%. Jadi bisa mengganggu keseimbangan hormon.</p>
<p>Sebaiknya tetap mengonsumsi makanan alami yang masih banyak bijinya.</p>
<p style="text-align: center;"><strong>Salam Sehat Bahagia!</strong></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.5elemen.com/terapi-energi-5-elemen-yin-yang-dan-keseimbangan-hormon/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>90</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Energi 5 Elemen serta Energi Yin dan Yang</title>
		<link>http://www.5elemen.com/energi-5-elemen-serta-energi-yin-dan-yang</link>
		<comments>http://www.5elemen.com/energi-5-elemen-serta-energi-yin-dan-yang#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 21 Sep 2009 16:18:35 +0000</pubDate>
		<dc:creator>aleysius</dc:creator>
				<category><![CDATA[5 Elemen]]></category>
		<category><![CDATA[Bekatul]]></category>
		<category><![CDATA[Beras Merah]]></category>
		<category><![CDATA[Beras Putih]]></category>
		<category><![CDATA[Biji-Bijian]]></category>
		<category><![CDATA[Buah-Buahan]]></category>
		<category><![CDATA[Daun Katuk]]></category>
		<category><![CDATA[Elemen ke-1 Bumi]]></category>
		<category><![CDATA[Elemen ke-2 Air]]></category>
		<category><![CDATA[Elemen ke-3 Api]]></category>
		<category><![CDATA[Elemen ke-4 Udara]]></category>
		<category><![CDATA[Elemen ke-5 Ether]]></category>
		<category><![CDATA[Energi]]></category>
		<category><![CDATA[Energi Negatif]]></category>
		<category><![CDATA[Energi Positif]]></category>
		<category><![CDATA[Energi Yang]]></category>
		<category><![CDATA[Energi Yin]]></category>
		<category><![CDATA[Indeks Energi]]></category>
		<category><![CDATA[Indeks Yang]]></category>
		<category><![CDATA[Indeks Yin]]></category>
		<category><![CDATA[Makanan Sehat]]></category>
		<category><![CDATA[Pepaya]]></category>
		<category><![CDATA[Sayur-Sayuran]]></category>
		<category><![CDATA[Digoreng]]></category>
		<category><![CDATA[Dikukus]]></category>
		<category><![CDATA[Direbus]]></category>
		<category><![CDATA[Energi Cahaya]]></category>
		<category><![CDATA[Energi Kesadaran]]></category>
		<category><![CDATA[Energi Sehat 5 Elemen]]></category>
		<category><![CDATA[Energi Shabd]]></category>
		<category><![CDATA[Energi Tao]]></category>
		<category><![CDATA[Energi Yang Positif]]></category>
		<category><![CDATA[Energi Yin Positif]]></category>
		<category><![CDATA[Energy of 5 Elements]]></category>
		<category><![CDATA[Keseimbangan Energi Yin dan Yang]]></category>
		<category><![CDATA[Positive Yang Energy]]></category>
		<category><![CDATA[Positive Yin Energy]]></category>
		<category><![CDATA[Tempe Segar]]></category>
		<category><![CDATA[Yang Energy Index]]></category>
		<category><![CDATA[Yin and Yang Balancing]]></category>
		<category><![CDATA[Yin Energy Index]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.5elemen.com/?p=1774</guid>
		<description><![CDATA[Hubungan antara Energi Kesadaran, Energi 5 Elemen, serta Energi Yin dan Yang Oleh: Aleysius H. Gondosari Tentu Pembaca ada yang bertanya-tanya, apa hubungan antara energi 5 Elemen dengan energi Yin dan Yang? Memang hubungannya erat sekali. Selain itu, juga erat hubungannya dengan energi Kesadaran, energi Tao, energi Shabd, atau energi Cahaya. Energi Kesadaran, Tao, Shabd, [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<h3 style="text-align: center;">Hubungan antara Energi Kesadaran, Energi 5 Elemen, serta Energi Yin dan Yang</h3>
<p>Oleh: Aleysius H. Gondosari</p>
<p>Tentu Pembaca ada yang bertanya-tanya, apa hubungan antara energi 5 Elemen dengan energi Yin dan Yang? Memang hubungannya erat sekali. Selain itu, juga erat hubungannya dengan energi Kesadaran, energi Tao, energi Shabd, atau energi Cahaya.<span id="more-1774"></span></p>
<p><strong>Energi Kesadaran, Tao, Shabd, Cahaya</strong></p>
<p>Di atas 5 Elemen, atau di atas elemen Ether, ada elemen keenam yang kita sebut dengan elemen Kesadaran. Elemen Kesadaran juga mempunyai energi yang kita sebut energi Kesadaran. Ada yang menyebutnya sebagai energi Cahaya. Filsafat Tao menyebutnya sebagai energi Tao. Filsafat Yoga menyebutnya sebagai energi Shabd. Energi ini belum mengenal adanya dualisme, karena dualisme hanya ada di dunia fisik.</p>
<p><strong>Energi 5 Elemen, Energi Yin dan Yang</strong></p>
<p>Dualisme baru muncul pada elemen kelima Ether, dan elemen-elemen di bawahnya, yaitu elemen Udara, Api, Air, dan Bumi. Dualisme ini muncul dalam bentuk energi Yin dan energi Yang. Karena itu di dunia fisik ada pria dan wanita, siang dan malam, panas dan dingin, kiri dan kanan, listrik dengan polaritas negatif dan positif, magnet dengan polaritas Utara dan Selatan. Keduanya diperlukan oleh manusia secara seimbang.</p>
<p>Jadi energi Kesadaran, ketika mengalir turun ke elemen kelima, akan menjadi energi elemen Ether dalam bentuk energi Yin dan Yang. Enegi elemen Ether yang sehat adalah dalam bentuk energi Yin dan Yang yang nilainya positif dan seimbang. Dari elemen Ether, energi turun ke elemen keempat Udara dalam bentuk energi Yin dan Yang yang positif dan seimbang juga. Demikian selanjutnya sampai elemen pertama Bumi.</p>
<p><strong>Indeks Energi Yin dan Yang pada Makanan Sehat</strong></p>
<p>Makanan sehat akan mengandung energi Yin dan Yang yang nilainya positif dan seimbang. Sebagai contoh, tempe segar mempunyai energi Yin dan Yang yang positif dan seimbang. Tempe segar mempunyai Indeks Manfaat = +20. Indeks Energi Yin = +10, dan Indeks Energi Yang = +10 juga.</p>
<p>Sayur-sayuran umumnya mempunyai energi Yin dan Yang yang positif, tetapi dengan energi Yang sedikit lebih tinggi. Sebaliknya, buah-buahan umumnya mempunyai energi Yin dan Yang yang positif, tetapi dengan energi Yin sedikit lebih tinggi.</p>
<p>Daun katuk mempunyai energi Yin = +2 dan energi Yang = +4. Buah pepaya mempunyai energi Yin = +6, dan energi Yang = +4.</p>
<p>Beras merah mempunyai energi Yang yang lebih tinggi sedikit dari energi Yin. Energi Yin = +5, dan energi Yang = +7. Sebaliknya beras putih mempunyai energi Yin yang lebih tinggi sedikit dari energi Yang. Energi Yin = +5, dan energi Yang = +3. Tetapi beras putih yang sudah kehilangan kulit arinya akan mempunyai energi Yin = +2, dan energi Yang = +3. Bekatul yang merupakan kulit ari beras putih akan mempunyai energi Yin antara +3 hingga +5, dengan energi Yang = +0.</p>
<p><strong>Efek dari Dikukus, Direbus, dan Digoreng terhadap Energi Yin dan Yang</strong></p>
<ul>
<li>Tempe segar mempunyai energi Yin = +10 dan energi Yang = +10 juga.</li>
<li>Tempe yang dikukus akan mempunyai energi Yin = +3 dan energi Yang = +3 juga.</li>
<li>Tempe yang direbus akan mempunyai energi Yin = +1 dan energi Yang = +1 juga.</li>
<li>Tempe yang digoreng empuk akan mulai tidak sehat karena mempunyai energi Yin = +0 dan energi Yang = +0 juga.</li>
<li>Tempe yang digoreng garing akan menjadi tidak sehat karena energinya menjadi negatif, yaitu mempunyai energi Yin = -2 dan energi Yang = -2 juga.</li>
</ul>
<p>Jadi, untuk sehat, sebaiknya memilih makanan yang masih utuh, dimakan segar atau dikukus, sehingga masih mempunyai energi Yin dan Yang yang nilainya positif dan seimbang.</p>
<p style="text-align: center;"><strong>Salam Sehat Bahagia!</strong></p>
<p><a title="Energi 5 Elemen dan Energi Yin dan Yang" href="http://www.5elemen.com">www.5elemen.com</a></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.5elemen.com/energi-5-elemen-serta-energi-yin-dan-yang/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Energi 5 Elemen: Cory Aquino, Kanker Usus, dan Mineral</title>
		<link>http://www.5elemen.com/energi-5-elemen-cory-aquino-kanker-usus-dan-mineral</link>
		<comments>http://www.5elemen.com/energi-5-elemen-cory-aquino-kanker-usus-dan-mineral#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 02 Aug 2009 08:08:27 +0000</pubDate>
		<dc:creator>aleysius</dc:creator>
				<category><![CDATA[5 Elemen]]></category>
		<category><![CDATA[Air Kelapa Tua]]></category>
		<category><![CDATA[Bengkuang]]></category>
		<category><![CDATA[Beras Merah]]></category>
		<category><![CDATA[Biji-Bijian]]></category>
		<category><![CDATA[Buah-Buahan]]></category>
		<category><![CDATA[Daun Katuk]]></category>
		<category><![CDATA[Elemen ke-3 Api]]></category>
		<category><![CDATA[Energi]]></category>
		<category><![CDATA[Energi Kesehatan]]></category>
		<category><![CDATA[Gula Merah]]></category>
		<category><![CDATA[Indeks Energi]]></category>
		<category><![CDATA[Indeks Kecocokan]]></category>
		<category><![CDATA[Indeks Manfaat]]></category>
		<category><![CDATA[Kacang Buncis]]></category>
		<category><![CDATA[Kacang Panjang]]></category>
		<category><![CDATA[Kacang-Kacangan]]></category>
		<category><![CDATA[Kencur]]></category>
		<category><![CDATA[Makanan Sehat]]></category>
		<category><![CDATA[Minuman Berkarbonasi]]></category>
		<category><![CDATA[Minuman Sehat]]></category>
		<category><![CDATA[Minuman Tidak Sehat]]></category>
		<category><![CDATA[Organ Tubuh]]></category>
		<category><![CDATA[Pisang]]></category>
		<category><![CDATA[Sayur-Sayuran]]></category>
		<category><![CDATA[Teh Manis]]></category>
		<category><![CDATA[Umbi]]></category>
		<category><![CDATA[Wortel]]></category>
		<category><![CDATA[Besi]]></category>
		<category><![CDATA[Corazon Cory Aquino]]></category>
		<category><![CDATA[Elemen ketiga Api]]></category>
		<category><![CDATA[Energi Sehat 5 Elemen]]></category>
		<category><![CDATA[Energy of 5 Elements]]></category>
		<category><![CDATA[Fosfor]]></category>
		<category><![CDATA[Kalium]]></category>
		<category><![CDATA[Kalsium]]></category>
		<category><![CDATA[Kentang]]></category>
		<category><![CDATA[Magnesium]]></category>
		<category><![CDATA[Mineral Sehat]]></category>
		<category><![CDATA[Natrium]]></category>
		<category><![CDATA[Pengobatan Kanker Usus]]></category>
		<category><![CDATA[Rahasia Kesehatan Mineral Sehat]]></category>
		<category><![CDATA[Tempe]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.5elemen.com/?p=1532</guid>
		<description><![CDATA[Rahasia Kesehatan Mineral Sehat untuk Mengobati Kanker Usus Oleh: Aleysius H. Gondosari Baru saja kita dikejutkan oleh kematian Michael Jackson, hari Sabtu tanggal 1 Agustus 2009 kita dikejutkan kembali dengan meninggalnya mantan Presiden Filipina ke-11 Corazon Aquino, yang juga merupakan presiden wanita pertama di Asia, dalam usia 76 tahun. Cory Aquino adalah seorang tokoh demokrasi [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<h3 style="text-align: center;">Rahasia Kesehatan Mineral Sehat untuk Mengobati Kanker Usus</h3>
<p>Oleh: Aleysius H. Gondosari</p>
<p>Baru saja kita dikejutkan oleh kematian Michael Jackson, hari Sabtu tanggal 1 Agustus 2009 kita dikejutkan kembali dengan meninggalnya mantan Presiden Filipina ke-11 Corazon Aquino, yang juga merupakan presiden wanita pertama di Asia, dalam usia 76 tahun. Cory Aquino adalah seorang tokoh demokrasi yang dihormati oleh dunia dan pemimpin yang dicintai oleh rakyatnya karena kejujuran dan kebaikan hatinya. Ada 2 juta orang yang antri untuk memberi penghormatan terakhir.<span id="more-1532"></span></p>
<p>Beliau dikabarkan menderita kanker usus selama 1 bulan. Menurut informasi dari WHO atau Badan Kesehatan Dunia, kanker usus membunuh 650.000 orang per tahun. Kanker usus menempati urutan ketiga sebagai jenis kanker terbanyak yang diidap manusia, dan merupakan penyebab kematian kedua terbesar setelah kardiovaskular. Saya mencoba mencari penyebab dari kanker tersebut berdasarkan analisa energi 5 elemen.</p>
<h4>Kekurangan Mineral dan Kanker:</h4>
<p>Usus merupakan organ tubuh elemen ketiga, yaitu Api. Untuk meningkatkan kesehatan usus, kita perlu mengkonsumsi makanan sehat dari elemen Api, yaitu kencur. Selain elemen Api, usus juga ada pada elemen Air dan elemen Bumi. Jadi usus juga membutuhkan makanan sehat dari elemen Air dan Bumi seperti air kelapa tua, kacang panjang, dan kentang.</p>
<p>Manusia membutuhkan 6 jenis mineral utama yang terdistribusi di seluruh tubuh pada darah, tulang, sumsum tulang, saraf, air ludah, dan juga dalam pencernaan. Keenam mineral utama tersebut adalah kalsium, magnesium, fosfor, kalium, besi, dan natrium. Bila ada organ tubuh yang mineralnya tidak lengkap, maka biasanya organ tubuh tersebut akan sakit. Sebagai contoh, bila tulang kekurangan mineral, akan terjadi osteoporosis. Bila saraf kekurangan mineral, akan terjadi gangguan saraf termasuk Parkinson. Bila darah kekurangan mineral, akan terjadi anemia. Demikian pula, bila usus kekurangan mineral, usus juga akan menjadi sakit.</p>
<p>Kekurangan mineral akan menyebabkan tubuh menjadi asam dengan pH di bawah 7,0. Tumor jinak dapat terjadi pada organ tubuh tertentu bila organ tersebut kekurangan 2 macam mineral. Sedangkan kanker akan muncul bila terjadi kekurangan 3 macam mineral pada organ tubuh tersebut. Jadi bila usus mulai kekurangan mineral sampai 3 macam, maka hal ini dapat memicu kanker usus. Kanker akan menyebabkan kematian bila organ tubuh kekurangan 5 macam mineral.</p>
<h4>Penyebab Kekurangan Mineral:</h4>
<p>Dalam tulisan sebelumnya saya sudah pernah membahasnya. Berikut ini saya tampilkan kembali. Ada berbagai penyebab kekurangan mineral. Kekurangan mineral bisa disebabkan oleh:</p>
<ul>
<li> faktor usia sehingga daya serap mineral berkurang</li>
<li>mengkonsumsi makanan dan minuman yang bersifat asam seperti goreng-gorengan, daging, telur, gula, rokok, minuman yang manis-manis, minuman ringan yang manis</li>
<li>kurang mengkonsumsi makanan yang banyak mengandung mineral seperti air kelapa tua, beras merah, tempe segar, kacang panjang segar, kentang kukus, wortel segar.</li>
<li>kurang mengkonsumsi makanan yang bersifat basa, yaitu sayur-sayuran dan buah-buahan yang masih segar atau dikukus.</li>
<li>kurang berjemur pada sinar matahari pagi sehingga kekurangan vitamin D.</li>
</ul>
<h4>Cara Mengatasi Kekurangan Mineral dan Mengatasi Kanker Usus:</h4>
<p>Untuk mengatasi kekurangan mineral dan mengatasi kanker usus, orang sebaiknya melakukan hal-hal berikut ini:</p>
<ul>
<li>Kencur merupakan makanan sehat elemen ketiga Api yang sangat cocok untuk mengobati pencernaan dan usus. Indeks Manfaat kencur terhadap kanker usus = +30. Indeks Kecocokan = +20%.</li>
<li>Meningkatkan konsumsi makanan bermineral seperti beras merah, kacang panjang segar, kentang kukus, tempe segar, wortel segar, bengkuang segar, daun katuk, buncis, gula merah atau gula aren, dan pisang. Kacang panjang mengandung 6 mineral sehat yang mudah diserap oleh tubuh, kentang mengandung 5 mineral, beras merah mengandung 5 mineral, tempe, wortel, bengkuang, buncis, dan gula merah mengandung 3 mineral. Pisang mengandung 2 mineral.</li>
<li>Air kelapa tua mengandung 6 macam mineral dan sangat cocok untuk mengatasi kanker. Indeks Manfaat terhadap kanker usus = +30, Indeks Kecocokan = +50%.</li>
<li>Kacang panjang juga mengandung 6 macam mineral. Tetapi masih kalah dengan air kelapa tua. Indeks Manfaat terhadap kanker usus = +10, Indeks Kecocokan = +20%.</li>
<li>Beras merah mengandung 5 macam mineral. Indeks Manfaat terhadap kanker usus = +5. Indeks Kecocokan = +20%.</li>
<li>Kentang mengandung 5 macam mineral juga. Indeks Manfaat = +5. Indeks Kecocokan = +15%.</li>
<li>Mengonsumsi cukup sayur-sayuran dan buah-buahan segar sehingga meningkatkan pH di dalam usus dan tubuh agar menjadi basa dengan pH di atas 7,0.</li>
<li>Berjemur di sinar matahari pagi sebelum pk. 09.00 selama 15 menit sampai 30 menit untuk memperoleh cukup vitamin D sebanyak 400 IU (International Unit).</li>
<li>Mengurangi konsumsi makanan dan minuman yang bersifat asam seperti goreng-gorengan, gula pasir, minuman manis, rokok.</li>
<li>Mengurangi stres.</li>
</ul>
<h4 style="text-align: center;">Salam Sehat Bahagia!</h4>
<p><a title="Energi 5 Elemen dan Rahasia Kesehatan Mineral" href="http://www.5elemen.com">www.5elemen.com</a></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.5elemen.com/energi-5-elemen-cory-aquino-kanker-usus-dan-mineral/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>3</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Energi 5 Elemen: Pentingnya Mineral untuk Kesehatan</title>
		<link>http://www.5elemen.com/energi-5-elemen-pentingnya-mineral-untuk-kesehatan</link>
		<comments>http://www.5elemen.com/energi-5-elemen-pentingnya-mineral-untuk-kesehatan#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 02 Aug 2009 05:30:11 +0000</pubDate>
		<dc:creator>aleysius</dc:creator>
				<category><![CDATA[5 Elemen]]></category>
		<category><![CDATA[Bengkuang]]></category>
		<category><![CDATA[Beras Merah]]></category>
		<category><![CDATA[Darah]]></category>
		<category><![CDATA[Daun Katuk]]></category>
		<category><![CDATA[Elemen ke-1 Bumi]]></category>
		<category><![CDATA[Energi]]></category>
		<category><![CDATA[Energi Kesehatan]]></category>
		<category><![CDATA[Fermentasi]]></category>
		<category><![CDATA[Frekuensi 1 Hz]]></category>
		<category><![CDATA[Frekuensi Gelombang Sehat]]></category>
		<category><![CDATA[Gula Merah]]></category>
		<category><![CDATA[Kacang Buncis]]></category>
		<category><![CDATA[Kacang Panjang]]></category>
		<category><![CDATA[Kacang-Kacangan]]></category>
		<category><![CDATA[Kanker]]></category>
		<category><![CDATA[Kentang]]></category>
		<category><![CDATA[Makanan Sehat]]></category>
		<category><![CDATA[Organ Tubuh]]></category>
		<category><![CDATA[Osteoporosis]]></category>
		<category><![CDATA[Otot]]></category>
		<category><![CDATA[Parkinson]]></category>
		<category><![CDATA[Pisang]]></category>
		<category><![CDATA[Saraf]]></category>
		<category><![CDATA[Sayur-Sayuran]]></category>
		<category><![CDATA[Tempe]]></category>
		<category><![CDATA[Tulang]]></category>
		<category><![CDATA[Umbi]]></category>
		<category><![CDATA[Wortel]]></category>
		<category><![CDATA[Air Liur]]></category>
		<category><![CDATA[Air Ludah]]></category>
		<category><![CDATA[Besi]]></category>
		<category><![CDATA[Elemen Bumi]]></category>
		<category><![CDATA[Energi Sehat 5 Elemen]]></category>
		<category><![CDATA[Energy of 5 Elements]]></category>
		<category><![CDATA[Fosfor]]></category>
		<category><![CDATA[Frekuensi Sehat 1 Hz]]></category>
		<category><![CDATA[Gula Aren]]></category>
		<category><![CDATA[Kalium]]></category>
		<category><![CDATA[Kalsium]]></category>
		<category><![CDATA[Kentang Kukus]]></category>
		<category><![CDATA[Magnesium]]></category>
		<category><![CDATA[Natrium]]></category>
		<category><![CDATA[Rahasia Kesehatan Mineral]]></category>
		<category><![CDATA[Sumsum Tulang]]></category>
		<category><![CDATA[Tempe Segar]]></category>
		<category><![CDATA[Umbi-Umbian]]></category>
		<category><![CDATA[Wortel Segar]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.5elemen.com/?p=1514</guid>
		<description><![CDATA[Mineral untuk Kesehatan Darah, Tulang, Sumsum Tulang, Otot, dan Saraf Oleh: Aleysius H. Gondosari Bulan Juni dan Juli 2009 yl., saya melakukan penelitian mengenai osteoporosis bersama teman saya. Osteoporosis sering menyerang wanita yang sudah melahirkan, wanita yang akan menopause, dan juga penderita diabetes. Penyebabnya adalah kekurangan mineral. Tetapi selain untuk tulang, mineral juga ternyata sangat [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<h3 style="text-align: center;">Mineral untuk Kesehatan Darah, Tulang, Sumsum Tulang, Otot, dan Saraf</h3>
<p>Oleh: Aleysius H. Gondosari</p>
<p>Bulan Juni dan Juli 2009 yl., saya melakukan penelitian mengenai osteoporosis bersama teman saya. Osteoporosis sering menyerang wanita yang sudah melahirkan, wanita yang akan menopause, dan juga penderita diabetes. Penyebabnya adalah kekurangan mineral. Tetapi selain untuk tulang, mineral juga ternyata sangat dibutuhkan oleh darah, sumsum tulang, otot, saraf, dan air ludah atau air liur.<span id="more-1514"></span>Mineral mempunyai frekuensi sehat 1 Hz dan  berada pada elemen Bumi. Oleh sebab itu, mineral lebih banyak ditemukan pada makanan sehat yang mengandung elemen Bumi seperti pada umbi-umbian. Tubuh manusia membutuhkan 6 mineral utama. Bila kekurangan salah satu mineral ini, tubuh akan mulai tidak sehat. Keenam mineral utama ini adalah kalsium, magnesium, fosfor, kalium, besi, natrium. Dari mineral yang terdapat di dalam tubuh, kira-kira 50% terdiri dari kalsium. Magnesium kira-kira 1/2 dari kalsium. Selanjutnya fosfor dan kalium dalam jumlah yang seimbang. Walaupun perlu, besi dan natrium hanya dibutuhkan dalam jumlah yang sedikit.</p>
<p>Dari analisa energi 5 Elemen, kebutuhan energi mineral kalsium kira-kira 25%, magnesium 15%, fosfor 15%, kalium 10%, besi 5%, natrium 5%. Sisanya terdistribusi untuk mineral-mineral lainnya.</p>
<h4>Mineral bagi Darah:</h4>
<p>Darah membutuhkan mineral untuk menjaga keseimbangan asam dan basa. Tubuh yang sehat akan bersifat sedikit basa dengan pH berkisar antara 7,0 sampai 7,4. Kekurangan mineral akan menyebabkan darah menjadi asam. Bila darah bersifat asam, penyakit mudah menyerang, termasuk penyakit kanker. Selain mineral, stres juga dapat menyebabkan darah menjadi asam. Stres membuat nafas menjadi pendek dan tidak dalam, sehingga O2 berkurang dan CO2 menumpuk di dalam darah karena tidak dikeluarkan melalui nafas yang panjang dan dalam. Jadi berhati-hatilah agar jangan sampai menderita stres. Bila stres, lakukan latihan pernafasan sehat yang panjang dan dalam.</p>
<h4>Mineral bagi Tulang:</h4>
<p>Kekurangan mineral akan menyebabkan tulang menjadi keropos atau osteoporosis, yang dimulai dari pergelangan kaki, kemudian naik ke lutut, dilanjutkan ke tulang paha. Setelah itu, naik ke tulang belakang yang dapat menyebabkan bongkok. Bila orang menderita osteoporosis, ia harus berhati-hati agar tidak sampai jatuh. Bila jatuh, tulangnya akan mudah patah. Biasanya patah pada bagian pangkal tulang paha dekat pinggul.</p>
<h4>Mineral bagi Sumsum Tulang:</h4>
<p>Sumsum tulang juga membutuhkan mineral. Bila mineral kurang, sumsum tulang juga akan berkurang, sehingga pembentukan darah merah dan darah putih akan berkurang. Hal ini dapat menyebabkan anemia dan leukemia.</p>
<h4>Mineral bagi Otot:</h4>
<p>Otot juga membutuhkan mineral. Bila mineral berkurang, otot akan menjadi pegal-pegal dan tidak bertenaga. Orang akan merasa lelah dan malas bergerak.</p>
<h4>Saraf:</h4>
<p>Kekurangan mineral juga akan mempengaruhi saraf. Orang yang kekurangan mineral, selain menderita osteoporosis, tangannya juga mulai bergetar, yang menjadi tanda-tanda awal gejala Parkinson.</p>
<p>Selain itu, juga bisa muncul gejala lain. Teman saya mengeluh kupingnya berdenging. Dari analisa energi 5 elemen, hal ini disebabkan oleh saraf yang kekurangan mineral.</p>
<h4>Air Liur atau Air Ludah:</h4>
<p>Air ludah juga membutuhkan mineral yang lengkap agar dapat menjaga kesehatan gigi dan menetralisir makanan asam yang kita konsumsi. Bila mineral pada air ludah tidak lengkap atau tidak cukup, gigi akan mudah keropos, dan makanan asam tidak bisa dinetralisir sehingga dapat menyebabkan gangguan pencernaan.</p>
<h4>Penyebab Kekurangan Mineral:</h4>
<p>Ada berbagai penyebab kekurangan mineral. Kekurangan mineral bisa disebabkan oleh:</p>
<ul>
<li> faktor usia sehingga daya serap mineral berkurang</li>
<li>mengkonsumsi makanan dan minuman yang bersifat asam seperti goreng-gorengan, daging, telur, gula, rokok, minuman yang manis-manis, minuman ringan yang manis</li>
<li>kurang mengkonsumsi makanan yang banyak mengandung mineral seperti beras merah, tempe segar, kacang panjang segar, kentang kukus, wortel segar.</li>
<li>kurang berjemur pada sinar matahari pagi sehingga kekurangan vitamin D.</li>
</ul>
<h4>Cara Mengatasi Kekurangan Mineral:</h4>
<p>Untuk mengatasi kekurangan mineral, orang sebaiknya melakukan hal-hal berikut ini:</p>
<ul>
<li>Meningkatkan konsumsi makanan bermineral seperti beras merah, kacang panjang segar, kentang kukus, tempe segar, wortel segar, bengkuang segar, daun katuk, buncis, gula merah atau gula aren, dan pisang. Kacang panjang mengandung 6 mineral sehat yang mudah diserap oleh tubuh, kentang mengandung 5 mineral, beras merah mengandung 5 mineral, tempe, wortel, bengkuang, buncis, dan gula merah mengandung 3 mineral. Pisang mengandung 2 mineral.</li>
<li>Berjemur di sinar matahari pagi sebelum pk. 09.00 selama 15 menit sampai 30 menit untuk memperoleh cukup vitamin D sebanyak 400 IU (International Unit).</li>
<li>Mengurangi konsumsi makanan dan minuman yang bersifat asam seperti goreng-gorengan, gula pasir, minuman manis, rokok.</li>
<li>Mengurangi stres</li>
</ul>
<h4 style="text-align: center;">Salam Sehat Bahagia!</h4>
<p><a title="Energi 5 Elemen dan Rahasia Kesehatan Mineral" href="http://www.5elemen.com">www.5elemen.com</a></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.5elemen.com/energi-5-elemen-pentingnya-mineral-untuk-kesehatan/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>13</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Energi 5 Elemen, Karbohidrat Kompleks, dan Diabetes</title>
		<link>http://www.5elemen.com/energi-5-elemen-karbohidrat-kompleks-dan-diabetes</link>
		<comments>http://www.5elemen.com/energi-5-elemen-karbohidrat-kompleks-dan-diabetes#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 30 Jun 2009 16:21:06 +0000</pubDate>
		<dc:creator>aleysius</dc:creator>
				<category><![CDATA[5 Elemen]]></category>
		<category><![CDATA[Bawah Perut]]></category>
		<category><![CDATA[Darah]]></category>
		<category><![CDATA[Daun Katuk]]></category>
		<category><![CDATA[Daun Pepaya]]></category>
		<category><![CDATA[Daun Singkong]]></category>
		<category><![CDATA[Diabetes]]></category>
		<category><![CDATA[Elemen ke-2 Air]]></category>
		<category><![CDATA[Frekuensi 1/2 Hz]]></category>
		<category><![CDATA[Frekuensi Gelombang Sehat]]></category>
		<category><![CDATA[Kentang]]></category>
		<category><![CDATA[Makanan Sehat]]></category>
		<category><![CDATA[Organ Tubuh]]></category>
		<category><![CDATA[Pankreas]]></category>
		<category><![CDATA[Penyakit]]></category>
		<category><![CDATA[Sayur-Sayuran]]></category>
		<category><![CDATA[Singkong]]></category>
		<category><![CDATA[Ubi]]></category>
		<category><![CDATA[Umbi]]></category>
		<category><![CDATA[Wortel]]></category>
		<category><![CDATA[Bekatul]]></category>
		<category><![CDATA[Beras Putih]]></category>
		<category><![CDATA[Biji-Bijian]]></category>
		<category><![CDATA[Elemen Ke-2 Air]]></category>
		<category><![CDATA[Energi 5 Elemen]]></category>
		<category><![CDATA[Energy of 5 Elements]]></category>
		<category><![CDATA[Frekuensi Sehat 1/2 Hz]]></category>
		<category><![CDATA[Gandum Havermut]]></category>
		<category><![CDATA[Gula]]></category>
		<category><![CDATA[Gula Darah]]></category>
		<category><![CDATA[Insulin]]></category>
		<category><![CDATA[Jagung Kukus]]></category>
		<category><![CDATA[Karbohidrat Kompleks]]></category>
		<category><![CDATA[Karbohidrat Sederhana]]></category>
		<category><![CDATA[Karbohidrat Sehat]]></category>
		<category><![CDATA[Kentang Kukus]]></category>
		<category><![CDATA[Ketupat]]></category>
		<category><![CDATA[Lontong]]></category>
		<category><![CDATA[Makanan Sehat Elemen Air]]></category>
		<category><![CDATA[Nasi Kukus]]></category>
		<category><![CDATA[Penyakit Diabetes]]></category>
		<category><![CDATA[Resep Air Tajin Beras Merah]]></category>
		<category><![CDATA[Salam Sehat Bahagia]]></category>
		<category><![CDATA[Sayur-Sayuran Sehat]]></category>
		<category><![CDATA[Singkong Kukus]]></category>
		<category><![CDATA[Tape Singkong Segar]]></category>
		<category><![CDATA[Ubi Kukus]]></category>
		<category><![CDATA[Umbi-Umbian]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.5elemen.com/?p=1408</guid>
		<description><![CDATA[Pengaruh Karbohidrat Kompleks dan Karbohidrat Sederhana terhadap Gula Darah dan Diabetes Oleh : Aleysius H. Gondosari Belum lama ini, saya berdiskusi dengan teman-teman mengenai efek dari nasi putih, bekatul, nasi beras merah, dan tape singkong terhadap gula darah dan diabetes. Hal ini menyadarkan saya, bahwa pengertian karbohidrat kompleks dan karbohidrat sederhana sebenarnya cukup rumit untuk [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<h3 style="text-align: center;">Pengaruh Karbohidrat Kompleks dan Karbohidrat Sederhana terhadap Gula Darah dan Diabetes</h3>
<p>Oleh : Aleysius H. Gondosari</p>
<p>Belum lama ini, saya berdiskusi dengan teman-teman mengenai efek dari nasi putih, bekatul, nasi beras merah, dan tape singkong terhadap gula darah dan diabetes. Hal ini menyadarkan saya, bahwa pengertian karbohidrat kompleks dan karbohidrat sederhana sebenarnya cukup rumit untuk ditafsirkan dan diterapkan. Saya akan membahasnya dalam 2 tulisan.<span id="more-1408"></span></p>
<p>Karbohidrat merupakan zat dari elemen ke-2, yaitu elemen Air dengan frekuensi sehat 1/2 Hz. Karbohidrat Kompleks yang sehat mempunyai frekuensi sehat 1/2 Hz, sedangkan Karbohidrat Sederhana yang sudah rusak mempunyai frekuensi 2 &#8211; 3 Hz.</p>
<p>Makanan yang banyak mengandung karbohidrat umumnya mempunyai elemen Air dengan frekuensi sehat 1/2 Hz. Makanan yang mengandung elemen Air di antaranya adalah biji-bijian, sayur-sayuran, buah-buahan, dan umbi-umbian.</p>
<p>Proses pemanasan dalam memasak makanan merupakan hal pertama yang harus kita perhatikan. Proses pemanasan menjadi penting, karena dapat mengubah karbohidrat kompleks yang sehat menjadi karbohidrat sederhana yang berbahaya untuk kesehatan. Sebagai contoh, untuk mengkonsumsi beras putih, kita mempunyai beberapa alternatif, yaitu dikonsumsi sebagai bekatul, sebagai ketupat dan lontong, sebagai nasi kukus, dan sebagai nasi putih yang dimasak dengan rice cooker.</p>
<h4>Bekatul, Nasi Putih dengan Rice Cooker, Nasi Kukus, Ketupat, dan Lontong:</h4>
<p>Bekatul merupakan tepung beras yang masih murni, dan belum kehilangan kulit arinya. Selain itu, untuk mengkonsumsi bekatul, tidak perlu dipanaskan seperti nasi putih. Dari proses pembuatan bekatul dan proses menjadi makanan, bekatul dapat dikatakan sehat, karena tidak kehilangan nutrisi sehat dan tidak mengalami pemanasan. Ini adalah cara yang paling sehat untuk mengkonsumsi beras.</p>
<p>Berbeda dengan bekatul, Beras putih telah mengalami proses penggilingan dan proses pemutihan. Hal ini akan membuat beras putih kehilangan kulit ari yang bernilai nutrisi tinggi.</p>
<p>Setelah itu, kita biasanya memasak di alat masak listrik rice cooker yang temperaturnya cukup tinggi, yaitu di atas 100 derajat C. Hal ini akan merusak zat gizi karbohidrat kompleks dan mengubahnya menjadi karbohidrat sederhana yang sulit dicerna oleh tubuh. Pankreas harus menghasilkan insulin yang jauh lebih banyak untuk memproses karbohidrat sederhana menjadi energi yang dapat disimpan di dalam darah. Bila pankreas menjadi lelah dan tidak dapat membuat cukup insulin, sebagian karbohidrat sederhana akan tetap menjadi gula darah di dalam darah.</p>
<p>Cara lain untuk memasak nasi kukus dengan cara memasaknya di panci sampai setengah masak, kemudian dikukus. Hal ini akan membuat sebagian besar karbohidrat kompleks tetap terjaga.</p>
<p>Bila beras putih dibuat menjadi ketupat atau lontong, ia tidak mengalami panas seperti dimasak dalam rice cooker, karena tertutup daun. Dalam kondisi ini, sebagian besar karbohidrat kompleks masih tetap utuh dan mudah dicerna oleh tubuh.</p>
<p>Jadi untuk mengkonsumsi beras putih tanpa merusak karbohidrat kompleks, kita dapat mengkonsumsinya sebagai bekatul, ketupat, lontong, atau nasi kukus. Nasi yang dimasak dengan rice cooker akan mengalami panas tinggi sehingga karbohidrat kompleks berubah menjadi karbohidrat sederhana yang sulit dicerna oleh pankreas untuk dijadikan energi dalam darah.</p>
<h4>Air Tajin Beras Merah:</h4>
<p>Air tajin beras merah dibuat dari beras merah yang direndam dalam air yang banyak. 1 sendok beras merah dapat dicampur dengan 2,5 gelas air putih. Kemudian dididihkan. Perlu waktu 3 &#8211; 5 menit untuk mendidih. Setelah mendidih, apinya dikecilkan, dan dibiarkan selama 10 menit. Setelah itu dimatikan. Dengan cara ini, air tajin beras merah akan tetap mengandung karbohidrat kompleks yang sehat. Nasi beras merah yang dihasilkan juga masih mengandung karbohidrat kompleks sehingga tidak menaikkan kadar gula darah.</p>
<p>Bila beras merah dimasak dengan rice cooker, efek yang sama dengan nasi putih akan muncul, yaitu akan terjadi perubahan dari karbohidrat kompleks menjadi karbohidrat sederhana, yang dapat meningkatkan kadar gula darah.</p>
<h4>Gula:</h4>
<p>Gula merupakan sumber karbohidrat sederhana yang berbahaya bagi tubuh. Gula merupakan makanan yang sulit dicerna oleh pankreas, dan dapat meningkatkan kadar gula darah di dalam darah. Oleh sebab itu, kita sebaiknya membatasi penggunaan gula seminimal mungkin.</p>
<h4>Gandum Havermut:</h4>
<p>Havermut dalam bentuk gandum yang masih utuh, merupakan sumber karbohidrat kompleks yang sehat. Tentu saja kita sebaiknya tidak menggunakan gula yang banyak, karena gula merupakan sumber karbohidrat sederhana yang berbahaya.</p>
<h4>Tape Singkong Segar:</h4>
<p>Tape singkong merupakan hasil fermentasi dari singkong kukus atau singkong rebus. Fermentasi merupakan teknik pengawetan makanan secara tradisional. Menurut penelitian, fermentasi yang tepat akan membuat zat-zat makanan lebih mudah dicerna oleh tubuh. Jadi tape singkong segar akan mudah dicerna oleh pankreas menjadi energi, sehingga tidak akan menaikkan kadar gula darah di dalam darah.</p>
<p>Bila tape singkong dibakar, hal ini akan mengubah karbohidrat kompleks menjadi karbohidrat sederhana, sehingga dapat meningkatkan kadar gula darah. Jadi sebaiknya tape singkong dimakan segar.</p>
<h4>Daun Katuk, Daun Singkong, Daun Pepaya:</h4>
<p>Ketiga jenis sayur-sayuran ini merupakan sumber karbohidrat kompleks yang cukup tinggi. Karena biasanya daun-daunan ini hanya dikukus atau direbus, maka karbohidrat kompleks-nya tidak rusak, tetap utuh, dan menyehatkan tubuh dan darah.</p>
<h4>Wortel, Kentang Kukus, Ubi Kukus, Singkong Kukus, Jagung Kukus:</h4>
<p>Keempat makanan ini juga dapat menghasilkan karbohidrat kompleks yang cukup banyak. Wortel dapat dimakan segar sehingga tidak perlu dimasak. Ketiga makanan yang lain perlu dimasak dengan cara dikukus. Bila dikukus selama 10 &#8211; 15 menit,  karbohidratnya tidak rusak, dan tetap menyehatkan bagi tubuh dan darah. Tetapi bila digoreng, maka karbohidratnya akan rusak menjadi karbohidrat sederhana. Hal ini dapat meningkatkan kadar gula darah di dalam darah.</p>
<h4>Indeks Lelah Energi 5 Elemen untuk Pankreas:</h4>
<p>Dalam tulisan berikutnya, saya akan menggunakan Indeks Lelah Energi 5 Elemen (IL-E5E), untuk mengukur tingkat kelelahan Pankreas dalam memproses karbohidrat kompleks dan karbohidrat sederhana.</p>
<h4 style="text-align: center;">Salam Sehat Bahagia!</h4>
<p><a title="Energi 5 Elemen dan Rahasia Kesehatan" href="http://www.5elemen.com">www.5elemen.com</a></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.5elemen.com/energi-5-elemen-karbohidrat-kompleks-dan-diabetes/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>11</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Energi 5 Elemen Dan Kesuburan</title>
		<link>http://www.5elemen.com/energi-5-elemen-dan-kesuburan</link>
		<comments>http://www.5elemen.com/energi-5-elemen-dan-kesuburan#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 26 Apr 2009 05:13:01 +0000</pubDate>
		<dc:creator>aleysius</dc:creator>
				<category><![CDATA[5 Elemen]]></category>
		<category><![CDATA[Aliran Energi]]></category>
		<category><![CDATA[Bawah Perut]]></category>
		<category><![CDATA[Bengkuang]]></category>
		<category><![CDATA[Buah-Buahan]]></category>
		<category><![CDATA[Daun Katuk]]></category>
		<category><![CDATA[Daun Singkong]]></category>
		<category><![CDATA[Elemen ke-2 Air]]></category>
		<category><![CDATA[Energi]]></category>
		<category><![CDATA[Energi Kesehatan]]></category>
		<category><![CDATA[Energi Pembersih]]></category>
		<category><![CDATA[Energi Penguat]]></category>
		<category><![CDATA[Energi Penyehat]]></category>
		<category><![CDATA[Energi Penyembuh]]></category>
		<category><![CDATA[Kacang Buncis]]></category>
		<category><![CDATA[Kacang Panjang]]></category>
		<category><![CDATA[Kacang-Kacangan]]></category>
		<category><![CDATA[Kandungan]]></category>
		<category><![CDATA[Kentang]]></category>
		<category><![CDATA[Lobak Putih]]></category>
		<category><![CDATA[Makanan Sehat]]></category>
		<category><![CDATA[Organ Tubuh]]></category>
		<category><![CDATA[Pepaya]]></category>
		<category><![CDATA[Prostat]]></category>
		<category><![CDATA[Reproduksi]]></category>
		<category><![CDATA[Sayur-Sayuran]]></category>
		<category><![CDATA[Semangka]]></category>
		<category><![CDATA[Singkong]]></category>
		<category><![CDATA[Tomat]]></category>
		<category><![CDATA[Ubi]]></category>
		<category><![CDATA[Umbi]]></category>
		<category><![CDATA[Buah Pir]]></category>
		<category><![CDATA[Energi 5 Elemen]]></category>
		<category><![CDATA[Jagung]]></category>
		<category><![CDATA[kandungan]]></category>
		<category><![CDATA[Kesuburan Pria]]></category>
		<category><![CDATA[Kesuburan Wanita]]></category>
		<category><![CDATA[Organ Reproduksi]]></category>
		<category><![CDATA[Petai]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.5elemen.com/?p=941</guid>
		<description><![CDATA[Energi 5 Elemen Untuk Kesuburan Wanita Dan Pria Oleh : Aleysius H. Gondosari Kesuburan pada pasangan suami istri merupakan salah satu masalah dalam kehidupan modern. Salah satu penyebabnya adalah perubahan pola makan yang lebih banyak mengkonsumsi makanan yang sudah mengalami rantai proses yang panjang dibandingkan dengan makanan yang masih segar. Berdasarkan analisa 5 Elemen, kesuburan [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<h3 style="text-align: center;">Energi 5 Elemen Untuk Kesuburan Wanita Dan Pria</h3>
<p>Oleh : Aleysius H. Gondosari</p>
<p>Kesuburan pada pasangan suami istri merupakan salah satu masalah dalam kehidupan modern. Salah satu penyebabnya adalah perubahan pola makan yang lebih banyak mengkonsumsi makanan yang sudah mengalami rantai proses yang panjang dibandingkan dengan makanan yang masih segar. <span id="more-941"></span></p>
<p>Berdasarkan analisa 5 Elemen, kesuburan pria dan wanita berhubungan dengan energi elemen Air, yaitu organ reproduksi, kandungan dan prostat. Untuk memperbaiki kesuburan, maka sebaiknya mengkonsumsi makanan yang sehat untuk elemen Air. Makanan ini umumnya dalam bentuk sayur-sayuran dan buah-buahan. Ada juga dalam bentuk umbi.</p>
<h4>Sayur, Buah, Dan Umbi Sehat Untuk Elemen Air :</h4>
<p>Berikut ini sayur-sayuran, buah-buahan, dan umbi yang mempunyai energi yang sehat untuk organ tubuh pada elemen Air.</p>
<h4>Organ Kandungan (Wanita) :</h4>
<p>Untuk wanita, makanan yang cocok umumnya berwarna putih dan tidak mengandung banyak biji.</p>
<ol>
<li>Bengkuang : mempunyai energi pembersih untuk kandungan. Sebaiknya dimakan segar. Selain itu juga mempunyai energi pelancar untuk melancarkan energi mulai dari elemen Ether, Udara, Api, Air, dan Bumi.</li>
<li>Daun Katu :  mempunyai energi pembersih dan energi penguat sehingga dapat menyehatkan kandungan.</li>
<li>Kentang  : mempunyai energi penyegar untuk kandungan, elemen Air dan Bumi. Sebaiknya dikukus.</li>
<li>Buah Pir : mempunyai energi penguat dan penyegar.</li>
<li>Lobak Putih : mempunyai energi pembersih untuk kandungan.</li>
<li>Singkong : mempunyai energi penguat. Sebaiknya dikukus.</li>
<li>Daun Singkong : mempunyai energi penyembuh sehingga dapat menyehatkan kandungan dan prostat.</li>
<li>Ubi : mempunyai energi penyembuh untuk kandungan, elemen Air dan Bumi. Sebaiknya dikukus.</li>
</ol>
<h4>Organ Prostat (Pria) :</h4>
<p>Untuk pria, makanan yang cocok umumnya adalah yang berwarna merah, serta banyak mengandung biji, atau kacang-kacangan.</p>
<ol>
<li>Semangka : mempunyai energi penyembuh untuk prostat pada elemen Air. Semangka yang banyak bijinya lebih bermanfaat untuk prostat. Daging buah yang putih dekat kulit lebih menyehatkan prostat dibandingkan dengan daging buah yang merah.</li>
<li>Kacang Panjang segar : mempunyai energi penguat untuk prostat pada elemen Air dan kaki pada elemen Bumi. Kacang panjang sebaiknya dimakan segar sebagai lalapan.</li>
<li>Jagung : mempunyai energi penyembuh untuk prostat pada elemen Air. bila tidak bisa dimakan segar, maka bisa dikukus.</li>
<li>Buncis segar : mempunyai energi penguat untuk prostat pada elemen Air dan kaki pada elemen Bumi. Sebaiknya dimakan segar sebagai lalapan.</li>
<li>Pepaya : mempunyai energi penyehat untuk prostat, ginjal, pada elemen Air. Pepaya yang banyak bijinya lebih bermanfaat untuk prostat. Selain itu, juga mempunyai energi pelancar mulai dari elemen Udara, Api, Air, dan Bumi.</li>
<li>Tomat : mempunyai energi penguat untuk prostat.</li>
<li>Petai Segar  :  mempunyai energi pembersih untuk prostat. Sebaiknya dimakan segar sebagai lalapan.</li>
</ol>
<h4>Makanan Kesehatan Tambahan :</h4>
<p>Bila ada hambatan energi pada elemen tertentu, maka sebaiknya dilancarkan kembali. Selain itu, sebaiknya energi pada elemen lainnya juga diperkuat, yaitu elemen Ether, Udara, dan Api.</p>
<ul>
<li>Wortel : mempunyai energi pelancar untuk melancarkan energi mulai dari elemen Ether, Udara, Api, Air, dan Bumi.</li>
<li>Beras Merah : mempunyai energi penguat untuk elemen Ether, Udara, dan Api.</li>
<li>Tempe Segar : mempunyai energi penguat untuk elemen Ether, Udara, dan Api.</li>
<li>Tape Singkong : mempunyai energi penyegar yang dapat memulihkan energi dan energi bahagia yang dapat menghilangkan stress untuk elemen Ether, Udara.</li>
</ul>
<h4 style="text-align: center;">Salam Sehat Selalu</h4>
<p><a title="Energi 5 Elemen Dan Rahasia Kesehatan" href="http://www.5elemen.com">www.5elemen.com</a></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.5elemen.com/energi-5-elemen-dan-kesuburan/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Bagaimana Melancarkan Energi 5 Elemen Dengan Tumbuh-Tumbuhan (2)</title>
		<link>http://www.5elemen.com/bagaimana-melancarkan-energi-5-elemen-dengan-tumbuh-tumbuhan-2</link>
		<comments>http://www.5elemen.com/bagaimana-melancarkan-energi-5-elemen-dengan-tumbuh-tumbuhan-2#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 23 Apr 2009 06:22:39 +0000</pubDate>
		<dc:creator>aleysius</dc:creator>
				<category><![CDATA[5 Elemen]]></category>
		<category><![CDATA[Aliran Energi]]></category>
		<category><![CDATA[Amandel]]></category>
		<category><![CDATA[Buah-Buahan]]></category>
		<category><![CDATA[Cabe Merah]]></category>
		<category><![CDATA[Dada]]></category>
		<category><![CDATA[Darah]]></category>
		<category><![CDATA[Daun Katuk]]></category>
		<category><![CDATA[Elemen ke-1 Bumi]]></category>
		<category><![CDATA[Elemen ke-2 Air]]></category>
		<category><![CDATA[Elemen ke-3 Api]]></category>
		<category><![CDATA[Elemen ke-4 Udara]]></category>
		<category><![CDATA[Elemen ke-5 Ether]]></category>
		<category><![CDATA[Empedu]]></category>
		<category><![CDATA[Energi]]></category>
		<category><![CDATA[Energi Kesehatan]]></category>
		<category><![CDATA[Energi Pelancar]]></category>
		<category><![CDATA[Energi Pembersih]]></category>
		<category><![CDATA[Energi Penguat]]></category>
		<category><![CDATA[Ginjal]]></category>
		<category><![CDATA[Hati]]></category>
		<category><![CDATA[Kaki]]></category>
		<category><![CDATA[Kandungan]]></category>
		<category><![CDATA[Kepala]]></category>
		<category><![CDATA[Keseimbangan Energi]]></category>
		<category><![CDATA[Leher Tenggorokan]]></category>
		<category><![CDATA[Lobak Putih]]></category>
		<category><![CDATA[Makanan Sehat]]></category>
		<category><![CDATA[Mata]]></category>
		<category><![CDATA[Organ Tubuh]]></category>
		<category><![CDATA[Paru-paru]]></category>
		<category><![CDATA[Pencernaan]]></category>
		<category><![CDATA[Perut]]></category>
		<category><![CDATA[Pita Suara]]></category>
		<category><![CDATA[Prostat]]></category>
		<category><![CDATA[Reproduksi]]></category>
		<category><![CDATA[Sayur-Sayuran]]></category>
		<category><![CDATA[Tangan]]></category>
		<category><![CDATA[Telinga]]></category>
		<category><![CDATA[Tomat]]></category>
		<category><![CDATA[Umbi]]></category>
		<category><![CDATA[Asam Urat]]></category>
		<category><![CDATA[Elemen Air]]></category>
		<category><![CDATA[Elemen Api]]></category>
		<category><![CDATA[Elemen Bumi]]></category>
		<category><![CDATA[Elemen Ether]]></category>
		<category><![CDATA[Elemen Udara]]></category>
		<category><![CDATA[Energi 5 Elemen]]></category>
		<category><![CDATA[kandungan]]></category>
		<category><![CDATA[Kegemukan]]></category>
		<category><![CDATA[Metabolisme Tubuh]]></category>
		<category><![CDATA[Obesitas]]></category>
		<category><![CDATA[Pernafasan]]></category>
		<category><![CDATA[Rahasia Kesehatan]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.5elemen.com/?p=907</guid>
		<description><![CDATA[Tumbuh-Tumbuhan Yang Dapat Melancarkan Energi 5 Elemen : Lobak Putih, Cabe Merah, Tomat Oleh : Aleysius H. Gondosari Pada Energi Pelancar Pada Tumbuh-Tumbuhan (1), saya telah membahas beberapa makanan yang mempunyai energi pelancar 5 Elemen, yaitu wortel, bengkuang, pepaya, dan bawang putih. Energi Pelancar dapat melancarkan metabolisme tubuh, menjaga keseimbangan energi, dan mengobati serta mengurangi [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<h3 style="text-align: center;">Tumbuh-Tumbuhan Yang Dapat Melancarkan Energi 5 Elemen :<br />
Lobak Putih, Cabe Merah, Tomat</h3>
<p>Oleh : Aleysius H. Gondosari</p>
<p>Pada <a title="Energi Pelancar 5 Elemen Pada Tumbuh-Tumbuhan" href="http://www.5elemen.com/bagaimana-melancarkan-energi-5-elemen-dengan-tumbuh-tumbuhan">Energi Pelancar Pada Tumbuh-Tumbuhan (1)</a>, saya telah membahas beberapa makanan yang mempunyai energi pelancar 5 Elemen, yaitu wortel, bengkuang, pepaya, dan bawang putih. Energi Pelancar dapat melancarkan metabolisme tubuh, menjaga keseimbangan energi, dan mengobati serta mengurangi obesitas atau kegemukan. Dalam tulisan ini, saya akan menambahkan lagi beberapa tumbuh-tumbuhan yang dapat melancarkan energi.<span id="more-907"></span></p>
<h4>Lobak Putih, Daun Katu, Cabe Merah, Tomat :</h4>
<ol>
<li><strong>Lobak Putih</strong> : mempunyai energi pelancar yang hampir sama baiknya dengan wortel, yaitu mulai dari elemen Ether, Udara, Api, Air, dan Bumi. Selain itu, lobak putih juga mempunyai energi pembersih racun dan energi penguat untuk elemen Bumi dan elemen Air. Jadi seperti wortel, lobak putih dapat membersihkan racun asam urat dan racun lainnya pada kaki, tangan, dan mata pada elemen Bumi, serta darah, ginjal dan organ reproduksi atau kandungan pada elemen Air. Selain itu lobak putih juga memperkuat organ-organ ini.</li>
<li><strong>Daun Katu</strong> atau <strong>Katuk</strong> : mempunyai energi pelancar yang hampir sama baiknya dengan wortel, yaitu mulai dari elemen Ether, Udara, Api, Air, dan Bumi. Selain itu, daun katu juga mempunyai energi penyehat untuk elemen Air, Api, dan Udara. Jadi daun katu dapat menyehatkan organ darah, ginjal, pencernaan bawah pada elemen Air, dan organ hati, pencernaan bagian atas pada elemen Api.</li>
<li><strong>Cabe Merah</strong> : mempunyai energi pelancar yang cukup baik mulai dari elemen Ether, Udara, Api, Air, dan Bumi. Selain itu, cabe merah juga mempunyai energi penguat untuk elemen Ether, Udara, dan Api. Jadi bermanfaat untuk menguatkan organ amandel, pita suara pada elemen Ether, menguatkan organ paru-paru dan pernafasan pada elemen Udara, dan organ empedu pada elemen Api.</li>
<li><strong>Tomat</strong> : mempunyai energi pelancar mulai dari elemen Udara, Api, Air, dan Bumi. Jadi mirip dengan pepaya, tetapi energi pelancar pada pepaya lebih baik dari tomat. Selain itu, tomat juga mempunyai energi penguat untuk elemen Bumi dan Air. Jadi tomat dapat memperkuat organ kaki, tangan, dan mata pada elemen Bumi,  serta prostat dan telinga pada elemen Air.</li>
</ol>
<h4 style="text-align: center;">Salam Sehat Selalu</h4>
<p><a title="Energi 5 Elemen Dan Rahasia Kesehatan" href="http://www.5elemen.com">www.5elemen.com</a></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.5elemen.com/bagaimana-melancarkan-energi-5-elemen-dengan-tumbuh-tumbuhan-2/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>2</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Energi 5 Elemen Dan Asam Urat</title>
		<link>http://www.5elemen.com/energi-5-elemen-dan-asam-urat</link>
		<comments>http://www.5elemen.com/energi-5-elemen-dan-asam-urat#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 19 Apr 2009 05:51:21 +0000</pubDate>
		<dc:creator>aleysius</dc:creator>
				<category><![CDATA[5 Elemen]]></category>
		<category><![CDATA[Air Kelapa Tua]]></category>
		<category><![CDATA[Aliran Energi]]></category>
		<category><![CDATA[Bengkuang]]></category>
		<category><![CDATA[Buah Kelapa]]></category>
		<category><![CDATA[Buah-Buahan]]></category>
		<category><![CDATA[Daun Katuk]]></category>
		<category><![CDATA[Elemen ke-1 Bumi]]></category>
		<category><![CDATA[Elemen ke-2 Air]]></category>
		<category><![CDATA[Energi]]></category>
		<category><![CDATA[Energi Kesehatan]]></category>
		<category><![CDATA[Energi Pelancar]]></category>
		<category><![CDATA[Energi Pembersih]]></category>
		<category><![CDATA[Energi Penguat]]></category>
		<category><![CDATA[Energi Penyehat]]></category>
		<category><![CDATA[Gangguan Asam Urat]]></category>
		<category><![CDATA[Makanan Sehat]]></category>
		<category><![CDATA[Minuman Beralkohol]]></category>
		<category><![CDATA[Minuman Sehat]]></category>
		<category><![CDATA[Minuman Tidak Sehat]]></category>
		<category><![CDATA[Penyakit]]></category>
		<category><![CDATA[Pepaya]]></category>
		<category><![CDATA[Pola Energi]]></category>
		<category><![CDATA[Sakit Kaki]]></category>
		<category><![CDATA[Sakit Tangan]]></category>
		<category><![CDATA[Sayur-Sayuran]]></category>
		<category><![CDATA[Umbi]]></category>
		<category><![CDATA[Wortel]]></category>
		<category><![CDATA[Air Kelapa Matang]]></category>
		<category><![CDATA[Asam Urat]]></category>
		<category><![CDATA[Daging Hati]]></category>
		<category><![CDATA[Daging Jeroan]]></category>
		<category><![CDATA[Daging Otak]]></category>
		<category><![CDATA[Elemen Air]]></category>
		<category><![CDATA[Elemen Bumi]]></category>
		<category><![CDATA[Energi 5 Elemen]]></category>
		<category><![CDATA[Energi Pembersih Racun]]></category>
		<category><![CDATA[Gout Arthritis]]></category>
		<category><![CDATA[Kaki Kaku]]></category>
		<category><![CDATA[Kaldu Daging]]></category>
		<category><![CDATA[Lobak Putih]]></category>
		<category><![CDATA[Makanan Tidak Sehat]]></category>
		<category><![CDATA[Rahasia Kesehatan]]></category>
		<category><![CDATA[Tangan Kaku]]></category>
		<category><![CDATA[Telur]]></category>
		<category><![CDATA[Terong]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.5elemen.com/?p=900</guid>
		<description><![CDATA[Makanan Sehat 5 Elemen Untuk Pengobatan Asam Urat, Kesehatan Kaki, Dan Tangan Oleh : Aleysius H. Gondosari Penyakit asam urat atau Gout Arthritis umumnya menyerang orang-orang yang sudah berumur. Hal ini biasanya ditandai dengan bengkak dan kaku pada sendi-sendi, baik pada kaki maupun pada tangan. Biasanya dimulai dari jari-jari kaki. Hal ini disebabkan oleh tingginya [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<h3 style="text-align: center;">Makanan Sehat 5 Elemen Untuk Pengobatan Asam Urat, Kesehatan Kaki, Dan Tangan</h3>
<p>Oleh : Aleysius H. Gondosari</p>
<p>Penyakit asam urat atau <em>Gout Arthritis</em> umumnya menyerang orang-orang yang sudah berumur. Hal ini biasanya ditandai dengan bengkak dan kaku pada sendi-sendi, baik pada kaki maupun pada tangan. Biasanya dimulai dari jari-jari kaki. Hal ini disebabkan oleh tingginya kadar asam urat dalam darah. <span id="more-900"></span></p>
<p>Asam urat berasal dari sisa metabolisme zat purin dari makanan dan seharusnya terbuang melalui urin. Purin adalah protein dari golongan nukleoprotein. Asam urat yang tidak terbuang akan masuk ke dalam darah sehingga kadar asam urat pada darah akan naik. Selanjutnya akan terjadi endapan kristal asam urat. Bila endapan terjadi pada ginjal, akan terbentuk batu asam urat ginjal atau dikenal sebagai batu ginjal. Bila  terjadi endapan kristal asam urat pada cairan sendi yang masuk ke rongga-rongga sendi, akan mengakibatkan peradangan atau <em>gout</em> pada sendi-sendi.</p>
<p>Asam urat ini dahulu dikenal sebagai penyakit orang kaya, karena zaman dahulu penyakit ini banyak menyerang orang kaya yang senang minum alkohol, makan makanan enak seperti daging, kaldu, hati, jeroan, otak dll. Saat ini asam urat merupakan jenis rematik sendi terbanyak yang menyerang penduduk Indonesia, karena perubahan pola makan.</p>
<h4>Analisa Energi 5 Elemen Pada Asam Urat :</h4>
<p>Dari analisa energi 5 Elemen, pola energi asam urat dimulai dari menurunya energi elemen Air, dan disusul dengan menurunya energi elemen Bumi. Hal ini berarti terjadi gangguan pada ginjal sehingga asam urat tidak bisa dibuang seluruhnya melalui urin, dan mengendap pada sendi-sendi di kaki dan tangan.</p>
<p>Selanjutnya, energi elemen Bumi akan menurun terus karena bertambahnya endapan zat beracun, dan disusul dengan penurunan energi elemen Air karena terganggunya fungsi ginjal atau terbentuknya batu ginjal.</p>
<p>Jadi endapan racun asam urat perlu dibersihkan dari elemen Bumi dan elemen Air, yaitu dari kaki dan ginjal.</p>
<h4>Makanan Sehat 5 Elemen Untuk Asam Urat :</h4>
<p>Untuk menurunkan endapan racun, maka asam urat perlu dibersihkan dari ginjal dan sendi pada kaki dan tangan. Berdasarkan energi 5 Elemen, makanan sehat yang cocok untuk asam urat berturut-turut adalah :</p>
<ol>
<li> <strong>Wortel</strong> : mempunyai energi pembersih racun untuk elemen Bumi, yaitu organ kaki dan tangan. Selain itu wortel juga mempunyai energi pelancar untuk melancarkan energi mulai dari elemen Ether, Udara, Api, Air, dan Bumi.</li>
<li><strong>Lobak Putih</strong> : mempunyai energi pembersih racun untuk elemen Bumi, yaitu organ kaki dan tangan, dan untuk elemen Air, yaitu organ ginjal. Selain itu, lobak putih juga mempunyai energi pelancar mulai dari elemen Ether, Udara, Api, Air, dan Bumi.</li>
<li><strong>Bengkuang</strong> : mempunyai energi pembersih racun untuk elemen Air, yaitu organ ginjal, kandungan, dan prostat. Bila ginjal lebih bersih, maka kemampuan ginjal untuk membersihkan asam urat pada sisa metabolisme juga akan meningkat. Selain itu, bengkuang juga mempunyai energi pelancar untuk melancarkan energi mulai dari elemen Ether, Udara, Api, Air, dan Bumi.</li>
<li><strong>Air Kelapa Tua</strong> : mempunyai energi penyehat dan energi penguat untuk elemen Air, yaitu organ ginjal.</li>
<li><strong>Daun Katu</strong> : mempunyai energi penyehat untuk elemen Air, yaitu organ ginjal.</li>
<li> <strong>Terong</strong> : mempunyai energi penguat untuk elemen Air, yaitu untuk organ ginjal, kandungan, dan prostat.</li>
<li> <strong>Pepaya</strong> : mempunyai energi penyehat untuk elemen Air, yaitu untuk organ ginjal.</li>
</ol>
<p>Sebaiknya makanan-makanan ini dimakan dalam kondisi segar. Bila tidak bisa dimakan segar, maka dapat dikukus, direbus, atau ditumis. Tetapi energi kesehatan-nya akan berkurang dibandingkan dengan kondisi segar.</p>
<h4>Makanan Yang Perlu Dihindari :</h4>
<p>Makanan tidak sehat yang perlu dihindari adalah :</p>
<ol>
<li> Daging binatang kaki empat : jeroan, hati, kaldu, otak</li>
<li> Daging binatang kaki dua</li>
<li> Telur</li>
</ol>
<p>Minuman tidak sehat yang perlu dihindari adalah :</p>
<ul>
<li>Minuman beralkohol</li>
</ul>
<h4 style="text-align: center;">Salam Sehat Selalu</h4>
<p><a title="Energi 5 Elemen dan Rahasia Kesehatan" href="http://www.5elemen.com">www.5elemen.com</a></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.5elemen.com/energi-5-elemen-dan-asam-urat/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>27</slash:comments>
		</item>
	</channel>
</rss>

