<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>5 Elemen Untuk Kesehatan - 5 Elements Balancing &#187; Energy Pattern of 5 Elements</title>
	<atom:link href="http://www.5elemen.com/tag/energy-pattern-of-5-elements/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://www.5elemen.com</link>
	<description>Terapi Energi 5 Elemen Untuk Kesehatan - Keseimbangan Energi Sehat - Eter Udara Api Air Bumi</description>
	<lastBuildDate>Mon, 28 Nov 2011 12:05:58 +0000</lastBuildDate>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.org/?v=3.1</generator>
<xhtml:meta xmlns:xhtml="http://www.w3.org/1999/xhtml" name="robots" content="noindex" />
		<item>
		<title>Energi 5 Elemen: Tari Pendet dan Pulau Bali</title>
		<link>http://www.5elemen.com/energi-5-elemen-tari-pendet-dan-pulau-bali</link>
		<comments>http://www.5elemen.com/energi-5-elemen-tari-pendet-dan-pulau-bali#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 30 Aug 2009 15:27:50 +0000</pubDate>
		<dc:creator>aleysius</dc:creator>
				<category><![CDATA[5 Elemen]]></category>
		<category><![CDATA[Elemen ke-1 Bumi]]></category>
		<category><![CDATA[Elemen ke-2 Air]]></category>
		<category><![CDATA[Elemen ke-3 Api]]></category>
		<category><![CDATA[Elemen ke-4 Udara]]></category>
		<category><![CDATA[Energi]]></category>
		<category><![CDATA[Pola Energi]]></category>
		<category><![CDATA[Elemen kedua Air]]></category>
		<category><![CDATA[Elemen keempat Udara]]></category>
		<category><![CDATA[Elemen ketiga Api]]></category>
		<category><![CDATA[Elemen pertama Bumi]]></category>
		<category><![CDATA[Energy Pattern of 5 Elements]]></category>
		<category><![CDATA[Indonesia]]></category>
		<category><![CDATA[Malaysia]]></category>
		<category><![CDATA[Pola Energi 5 Elemen]]></category>
		<category><![CDATA[Pulau Bali]]></category>
		<category><![CDATA[Tari Pendet]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.5elemen.com/?p=1700</guid>
		<description><![CDATA[Pola Energi Tari Pendet dan Pulau Bali Oleh: Aleysius H. Gondosari Akhir-akhir ini, Tari Pendet telah menarik perhatian kita, karena kesenian dari Pulau Bali tersebut kabarnya diklaim sebagai tarian dari Malaysia. Untunglah dalam id.wikipedia.org sudah ada penjelasan tentang Tari Pendet. Penjelasan dalam wikipedia adalah sebagai berikut: Tari Pendet pada awalnya merupakan tari pemujaan yang banyak [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<h3 style="text-align: center;">Pola Energi Tari Pendet dan Pulau Bali</h3>
<p>Oleh: Aleysius H. Gondosari</p>
<p>Akhir-akhir ini, Tari Pendet telah menarik perhatian kita, karena kesenian dari Pulau Bali tersebut kabarnya diklaim sebagai tarian dari Malaysia. Untunglah dalam <a title="Wikipedia Tari Pendet" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Tari_Pendet" target="_blank">id.wikipedia.org</a> sudah ada penjelasan tentang Tari Pendet. Penjelasan dalam wikipedia adalah sebagai berikut:<span id="more-1700"></span></p>
<p>Tari Pendet pada awalnya merupakan tari pemujaan yang banyak diperagakan di pura, tempat ibadat umat Hindu di Bali, Indonesia. Tarian ini melambangkan penyambutan atas turunnya dewata ke alam dunia. Lambat-laun, seiring perkembangan zaman, para seniman Bali mengubah Pendet menjadi &#8220;ucapan selamat datang&#8221;, meski tetap mengandung anasir yang sakral-religius. Pencipta/koreografer bentuk modern tari ini adalah I Wayan Rindi (? &#8211; 1967).</p>
<h4>Pola Energi 5 Elemen dari Tari Pendet, I Wayan Rindi, Pulau Bali, dan Indonesia:</h4>
<p>Kita mulai dengan menganalisa Tari Pendet dahulu. Pola energi Tari Pendet tradisional mempunyai urutan elemen Air-Bumi-Api. Ini sesuai dengan pola energi I Wayan Rindi yang juga mempunyai urutan elemen Air-Bumi-Api. Pola energi Pulau Bali tahun 1967 juga sama, yaitu elemen Air-Bumi-Api.</p>
<p>Pola energi Tari Pendet saat ini mempunyai urutan elemen Air-Udara-Api. Ini juga sama dengan pola energi Pulau Bali sekarang, yaitu Air-Udara-Api.</p>
<p>Pada tanggal 29 Agustus 2009 yang lalu, saya sudah menganalisa <a title="Pola Energi Indonesia dan Malaysia" href="http://www.5elemen.com/energi-5-elemen-mengapa-indonesia-dan-malaysia-tidak-akur" target="_blank">pola energi Indonesia dan Malaysia</a>. Dalam tulisan itu, Indonesia mempunyai pola energi yang sama juga, yaitu Air-Udara-Api. Ketiga elemen ini memiliki energi dengan sifat sebagai berikut:</p>
<ol>
<li>Elemen Air = mampu menjalin persahabatan dan kerja sama dengan negara lain</li>
<li> Elemen Udara = kondusif untuk seni, budaya, dan kreativitas seperti menulis, melukis, desain, seni</li>
<li>Elemen Api = mendukung, mendorong, memberi semangat dan motivasi</li>
</ol>
<p>Bagaimana pola energi Malaysia sekarang? Saat ini pola energi Malaysia adalah Bumi-Bumi-Bumi. Jadi sebenarnya tidak cocok dengan pola energi Tari Pendet, baik yang dulu mau pun yang sekarang.</p>
<p>Jadi dari analisa Energi 5 Elemen juga kita bisa melihat dan membuktikan bahwa Tari Pendet memang dari Pulau Bali dan Indonesia, karena mempunyai pola Energi 5 Elemen yang sama.</p>
<h4 style="text-align: center;">Salam Sukses Bahagia!</h4>
<p><a title="Energi 5 Elemen dan Rahasia Tari Pendet" href="http://www.5elemen.com">www.5elemen.com</a></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.5elemen.com/energi-5-elemen-tari-pendet-dan-pulau-bali/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Energi 5 Elemen: Mengapa Indonesia dan Malaysia Tidak Akur?</title>
		<link>http://www.5elemen.com/energi-5-elemen-mengapa-indonesia-dan-malaysia-tidak-akur</link>
		<comments>http://www.5elemen.com/energi-5-elemen-mengapa-indonesia-dan-malaysia-tidak-akur#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 29 Aug 2009 09:43:57 +0000</pubDate>
		<dc:creator>aleysius</dc:creator>
				<category><![CDATA[5 Elemen]]></category>
		<category><![CDATA[Elemen ke-1 Bumi]]></category>
		<category><![CDATA[Elemen ke-2 Air]]></category>
		<category><![CDATA[Elemen ke-3 Api]]></category>
		<category><![CDATA[Elemen ke-4 Udara]]></category>
		<category><![CDATA[Energi]]></category>
		<category><![CDATA[Pola Energi]]></category>
		<category><![CDATA[Elemen kedua Air]]></category>
		<category><![CDATA[Elemen keempat Udara]]></category>
		<category><![CDATA[Elemen ketiga Api]]></category>
		<category><![CDATA[Elemen pertama Bumi]]></category>
		<category><![CDATA[Energy Pattern of 5 Elements]]></category>
		<category><![CDATA[Indonesia dan Malaysia]]></category>
		<category><![CDATA[Kecocokan Elemen]]></category>
		<category><![CDATA[Kecocokan Energi]]></category>
		<category><![CDATA[Pola Energi 5 Elemen]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.5elemen.com/?p=1638</guid>
		<description><![CDATA[Perbandingan Pola Energi 5 Elemen  Indonesia dan Malaysia Oleh: Aleysius H. Gondosari Teman saya Edy Zaqeus baru-baru ini mengirim artikel melalui Facebook yang isinya alasan-alasan mengapa Indonesia dan Malaysia tidak bisa akur. Peristiwa terakhir adalah mengenai Tari Pendet dari Bali yang dipromosikan oleh Malaysia. Saya tertarik untuk ikut melakukan analisa berdasarkan elemen dasar masing-masing negara, [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<h3 style="text-align: center;">Perbandingan Pola Energi 5 Elemen  Indonesia dan Malaysia</h3>
<p>Oleh: Aleysius H. Gondosari</p>
<p>Teman saya Edy Zaqeus baru-baru ini mengirim artikel melalui Facebook yang isinya alasan-alasan mengapa Indonesia dan Malaysia tidak bisa akur. Peristiwa terakhir adalah mengenai Tari Pendet dari Bali yang dipromosikan oleh Malaysia. Saya tertarik untuk ikut melakukan analisa berdasarkan elemen dasar masing-masing negara, Berikut ini analisa kecocokan antara kedua negara berdasarkan analisa energi 5 Elemen.<span id="more-1638"></span></p>
<p>Tingkat kecocokan bisa dilihat dari pola energi 5 elemen, yaitu elemen-elemen dasar yang dominan antara dua pihak, baik antara 2 orang, 2 organisasi, mau pun 2 negara. Pada organisasi dan negara, elemen dominan bersifat dinamis dan bisa berubah tergantung pada pemimpin, sistem, visi, dan misi dari organisasi tersebut.</p>
<h4>Malaysia:</h4>
<p>Dari analisa energi 5 Elemen, memang ada perbedaan antara Malaysia dan Indonesia. Pola energi 5 elemen Malaysia mempunyai urutan elemen Bumi-Bumi-Bumi. Elemen pertamanya Bumi, elemen keduanya Bumi, elemen ketiganya Bumi juga. Jadi memang bersifat statis.</p>
<p>Setiap elemen termasuk Bumi mempunyai segi positif dan segi negatif. segi positifnya adalah teguh dengan pendirian dan prinsip. Segi negatifnya adalah keras kepala, tidak perduli. Jadi tergantung  mana yang lebih kuat, sisi positif atau sisi negatif. Tentu kita berharap Malaysia akan mempunyai energi positf yang lebih kuat sehingga menghargai seni, desain, dan hak cipta Indonesia.</p>
<h4>Indonesia:</h4>
<p>Indonesia saat ini mempunyai pola Energi 5 Elemen Air-Udara-Api. Elemen pertamanya Air, elemen keduanya Udara, dan elemen ketiganya Api. Bila energinya positif, maka analisa sifat energinya akan menjadi seperti ini:</p>
<ul>
<li>Air = mampu menjalin persahabatan dan kerja sama dengan negara lain</li>
<li>Udara = <span class="text_exposed_show">kondusif untuk seni, budaya, dan kreativitas seperti menulis, melukis, desain, seni. </span></li>
<li><span class="text_exposed_show">Api = mendukung, mendorong, memberi semangat dan motivasi.</span></li>
</ul>
<p>Kita juga tentu berharap energi positif Indonesia lebih kuat, sehingga hal-hal positif di atas bisa berjalan dengan baik.</p>
<h4>Tingkat Kecocokan Energi:</h4>
<p>Untuk makanan sehat, saya sudah pernah membuat Indeks Kecocokan untuk melihat kecocokan makanan sehat bagi kesehatan. Untuk makanan sehat, Indeks Kecocokan biasanya di atas 20%. Batas kecocokan yang cukup adalah di atas 20%. Tingkat kecocokan energi bisa disebut baik bila Indeks Kecocokan mencapai 50% atau lebih. Bila melihat perbandingan elemen Malaysia dan Indonesia, memang saat ini tingkat kecocokannya masih kurang, yaitu di bawah 20%.</p>
<h4>Kapan Indonesia dan Malaysia Cocok dan Akur?</h4>
<p>Apakah Indonesia dan Malaysia pernah cocok dan akur? Ternyata pernah, yaitu pada tahun 1970-an. Saat itu Malaysia banyak mengirim mahasiswa untuk belajar di Indonesia. Ketika itu elemen yang dominan di Malaysia adalah elemen Air, Udara, dan Api. Indonesia saat itu juga mempunyai elemen dominan yang sama, yaitu elemen Air, Udara, dan Api. Hal ini menyebabkan Indeks Kecocokan antara Indonesia dan Malaysia jauh di atas 50%, yaitu 80%.</p>
<p>Kita tentu berharap di masa yad. akan ada saling pengertian dan kerja sama yang lebih baik serta bermanfaat antara kedua negara sehingga Indeks Kecocokan bisa naik mencapai 50% atau lebih tinggi lagi seperti tahun 1970-an, yaitu 80%.</p>
<h4 style="text-align: center;">Salam Sehat Bahagia!</h4>
<p><a title="Energi 5 Elemen dan Kecocokan Energi" href="http://www.5elemen.com">www.5elemen.com</a></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.5elemen.com/energi-5-elemen-mengapa-indonesia-dan-malaysia-tidak-akur/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>4</slash:comments>
		</item>
	</channel>
</rss>

