<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>5 Elemen Untuk Kesehatan - 5 Elements Balancing &#187; Indeks Segar</title>
	<atom:link href="http://www.5elemen.com/tag/indeks-segar/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://www.5elemen.com</link>
	<description>Terapi Energi 5 Elemen Untuk Kesehatan - Keseimbangan Energi Sehat - Eter Udara Api Air Bumi</description>
	<lastBuildDate>Mon, 28 Nov 2011 12:05:58 +0000</lastBuildDate>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.org/?v=3.1</generator>
<xhtml:meta xmlns:xhtml="http://www.w3.org/1999/xhtml" name="robots" content="noindex" />
		<item>
		<title>Terapi Energi 5 Elemen: Biskuit dan Plak Gula Darah</title>
		<link>http://www.5elemen.com/terapi-energi-5-elemen-biskuit-dan-plak-gula-darah</link>
		<comments>http://www.5elemen.com/terapi-energi-5-elemen-biskuit-dan-plak-gula-darah#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 02 Jan 2010 05:37:57 +0000</pubDate>
		<dc:creator>aleysius</dc:creator>
				<category><![CDATA[5 Elemen]]></category>
		<category><![CDATA[Bengkuang]]></category>
		<category><![CDATA[Biji-Bijian]]></category>
		<category><![CDATA[Biskuit]]></category>
		<category><![CDATA[Elemen ke-2 Air]]></category>
		<category><![CDATA[Energi]]></category>
		<category><![CDATA[Energi Kesehatan]]></category>
		<category><![CDATA[Gandum Havermut]]></category>
		<category><![CDATA[Gula Darah]]></category>
		<category><![CDATA[Indeks Energi]]></category>
		<category><![CDATA[Indeks Manfaat]]></category>
		<category><![CDATA[Kentang]]></category>
		<category><![CDATA[Makanan Sehat]]></category>
		<category><![CDATA[Makanan Tidak Sehat]]></category>
		<category><![CDATA[Otot]]></category>
		<category><![CDATA[Plak]]></category>
		<category><![CDATA[Singkong]]></category>
		<category><![CDATA[Ubi]]></category>
		<category><![CDATA[Umbi]]></category>
		<category><![CDATA[Wortel]]></category>
		<category><![CDATA[5 Elements Energy Therapy]]></category>
		<category><![CDATA[Aterosklerosis]]></category>
		<category><![CDATA[Biskuit dan Plak Gula Darah]]></category>
		<category><![CDATA[Indeks Segar]]></category>
		<category><![CDATA[Kentang Kukus]]></category>
		<category><![CDATA[Konsultasi Kesehatan]]></category>
		<category><![CDATA[Pankreas]]></category>
		<category><![CDATA[Plak Gula Darah]]></category>
		<category><![CDATA[Salam Sehat Bahagia]]></category>
		<category><![CDATA[Singkong Kukus]]></category>
		<category><![CDATA[Terapi Sehat Bahagia]]></category>
		<category><![CDATA[Ubi Kukus]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.5elemen.com/?p=1930</guid>
		<description><![CDATA[Pengaruh Biskuit terhadap Plak Gula Darah Oleh: Aleysius H. Gondosari Saya senang mengonsumsi biskuit tawar atau crackers. Saya dulu berpendapat, bahwa biskuit ini cukup sehat, karena tidak mengandung gula. Bertahun-tahun saya mengonsumsi biskuit ini bila sedang lapar ketika bekerja di kantor. Sebenarnya, bila dikonsumsi secukupnya saja, tentu tidak apa-apa. Yang menjadi masalah adalah bila dikonsumsi [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<h3 style="text-align: center;">Pengaruh Biskuit terhadap Plak Gula Darah</h3>
<p>Oleh: Aleysius H. Gondosari</p>
<p>Saya senang mengonsumsi biskuit tawar atau crackers. Saya dulu berpendapat, bahwa biskuit ini cukup sehat, karena tidak mengandung gula. Bertahun-tahun saya mengonsumsi biskuit ini bila sedang lapar ketika bekerja di kantor.</p>
<p>Sebenarnya, bila dikonsumsi secukupnya saja, tentu tidak apa-apa. Yang menjadi masalah adalah bila dikonsumsi setiap hari sebagai camilan secara teratur.<span id="more-1930"></span></p>
<p><strong>Plak Gula Darah</strong></p>
<p>Setelah bertahun-tahun mengonsumsi biskuit setiap hari sebagai camilan, saya mulai merasakan akibatnya. Otot punggung dan tangan saya mulai kaku. Otot di pinggang juga mulai menjadi lemah.</p>
<p>Otot merupakan organ Elemen kedua Air. Ini berarti ada gangguan kesehatan pada organ elemen Air.</p>
<p>Ketika saya memeriksa penyebabnya pada tubuh energi, saya menemukan adanya plak. Plak adalah lapisan sisa makanan yang menempel di dalam pembuluh darah atau organ di dalam tubuh.</p>
<p>Bila menempel pada pembuluh darah, plak akan menyebabkan pembuluh darah menyempit. Ini disebut Aterosklerosis. Bila dibiarkan, suatu saat pembuluh darah akan tersumbat.</p>
<p>Di dalam tubuh saya, sudah ada 2% plak gula darah yang tersebar di pembuluh darah, otot, usus, pankreas, dan ginjal. Gula darah berasal dari karbohidrat yang tidak bisa diolah menjadi energi oleh pankreas. Rupanya inilah penyebab otot saya menjadi kaku dan lemah.</p>
<p><strong>Karbohidrat Kompleks dan Karbohidrat Sederhana</strong></p>
<p>Saya terpaksa lebih rajin berolahraga. Saya belum menyadari bahwa biskuit menjadi penyebabnya. Secara kebetulan, teman saya bertanya tentang makanan-makanan yang dapat menyebabkan kadar gula darah tinggi. Selanjutnya, dengan memeriksa perbedaan energi sehat antara makanan segar dengan yang digoreng atau dipanggang, saya akhirnya mengetahui perbedaan energi sehat antara gandum dengan biskuit. Gandum havermut masih memiliki energi sehat dengan Indeks Manfaat yang positif. Sebaliknya, biskuit telah dipanggang, sehingga telah kehilangan energi sehatnya.</p>
<p>Selain itu, dengan menggunakan Indeks Segar, saya tahu perbedaan keduanya. Ketika mengonsumsi gandum havermut, Indeks Segar pankreas hanya bernilai -0,5. Pankreas hanya lelah sedikit. Tetapi ketika mengonsumsi biskuit, Indeks Segar pankreas bisa bernilai -3 sampai -5. Ini berarti pankreas akan menjadi sangat lelah.</p>
<p>Gandum havermut utuh masih mengandung karbohidrat kompleks yang mudah dicerna oleh tubuh. Sebaliknya biskuit yang dipanggang mengandung karbohidrat sederhana yang sulit dicerna oleh tubuh. Karena sulit dicerna oleh tubuh, akhirnya menumpuk sebagai gula darah.</p>
<p><strong>Membersihkan Plak Gula Darah</strong></p>
<p>Saya pun mulai mengganti biskuit dengan makanan lain yang lebih sehat dan mengandung karbohidrat kompleks, misalnya kentang kukus, ubi kukus, singkong kukus, serta makanan segar seperti bengkuang dan wortel. Akhirnya otot saya perlahan-lahan mulai lentur dan kuat kembali. Perlahan-lahan plak gula darah mulai berkurang. Saya berharap, suatu saat plak gula darah ini akan hilang sepenuhnya.</p>
<p style="text-align: center;"><strong>Salam Sehat Bahagia!</strong></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.5elemen.com/terapi-energi-5-elemen-biskuit-dan-plak-gula-darah/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>2</slash:comments>
		</item>
	</channel>
</rss>

