<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>5 Elemen Untuk Kesehatan - 5 Elements Balancing &#187; Makanan Tidak Sehat</title>
	<atom:link href="http://www.5elemen.com/tag/makanan-tidak-sehat/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://www.5elemen.com</link>
	<description>Terapi Energi 5 Elemen Untuk Kesehatan - Keseimbangan Energi Sehat - Eter Udara Api Air Bumi</description>
	<lastBuildDate>Mon, 28 Nov 2011 12:05:58 +0000</lastBuildDate>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.org/?v=3.1</generator>
<xhtml:meta xmlns:xhtml="http://www.w3.org/1999/xhtml" name="robots" content="noindex" />
		<item>
		<title>Terapi Kesehatan 5 Elemen: Penyebab Kanker dan Solusinya</title>
		<link>http://www.5elemen.com/terapi-kesehatan-5-elemen-penyebab-kanker-dan-solusinya</link>
		<comments>http://www.5elemen.com/terapi-kesehatan-5-elemen-penyebab-kanker-dan-solusinya#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 12 Jul 2010 13:36:36 +0000</pubDate>
		<dc:creator>aleysius</dc:creator>
				<category><![CDATA[5 Elemen]]></category>
		<category><![CDATA[Kanker]]></category>
		<category><![CDATA[Penyakit]]></category>
		<category><![CDATA[5 Elements Energy Therapy]]></category>
		<category><![CDATA[Bebas dari Kanker]]></category>
		<category><![CDATA[Makanan Sehat]]></category>
		<category><![CDATA[Makanan Tidak Sehat]]></category>
		<category><![CDATA[Penyakit Kanker]]></category>
		<category><![CDATA[Penyebab Kanker]]></category>
		<category><![CDATA[Solusi Kanker]]></category>
		<category><![CDATA[Terapi Kanker]]></category>
		<category><![CDATA[Terapi Kesehatan 5 Elemen]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.5elemen.com/?p=2275</guid>
		<description><![CDATA[Bebas dari Kanker dengan Terapi Kesehatan 5 Elemen Oleh: Aleysius H. Gondosari Anak saya pernah terkena kanker. Di bawah lidahnya tumbuh daging yang cukup besar. Saya dan istri sempat kaget melihat tiba-tiba ada benjolan yang besar di bawah lidahnya. Semula istri ingin membawa ke rumah sakit untuk dioperasi. Tetapi setelah mengonsumsi makanan sehat, akhirnya bisa [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<h3 style="text-align: center;">Bebas dari Kanker dengan Terapi Kesehatan 5 Elemen</h3>
<p>Oleh: Aleysius H. Gondosari</p>
<p>Anak saya pernah terkena kanker. Di bawah lidahnya tumbuh daging yang cukup besar. Saya dan istri sempat kaget melihat tiba-tiba ada benjolan yang besar di bawah lidahnya. Semula istri ingin membawa ke rumah sakit untuk dioperasi. Tetapi setelah mengonsumsi makanan sehat, akhirnya bisa sembuh dan hilang dengan sendirinya dalam waktu 6 bulan.<span id="more-2275"></span></p>
<p><strong>Penyebab Terjadinya Kanker</strong></p>
<p>Dalam kasus anak saya, penyebabnya adalah kesukaannya pada makanan enak yang umumnya tidak sehat, seperti daging, telur, goreng-gorengan, biskuit, dan kue-kue, dan tidak diimbangi dengan makanan sehat. Bila kita mengonsumsi makanan seperti ini, ada beberapa hal yang akan terjadi pada tubuh kita, yaitu:</p>
<ul>
<li>Muncul plak di pembuluh darah, yang bisa berupa plak kolesterol, gula darah, asam urat, bahan kimia, dan racun.</li>
<li>pH darah menjadi rendah di bawah 7,4.</li>
<li>Kombinasi dari kedua hal di atas akan mengakibatkan bibit penyakit termasuk kanker mudah berkembang biak.</li>
<li>Sebaliknya, antibodi akan semakin sulit terbentuk bila pH di bawah 7,4.</li>
</ul>
<p><strong>Solusi Terapi Kanker</strong></p>
<ul>
<li>Periksa jenis plak yang ada di tubuh, yaitu di pembuluh darah, organ, dan saraf, dengan menggunakan Indeks Plak.</li>
<li>Periksa jenis bibit penyakit kanker yang ada di dalam darah dengan menggunakan Indeks Penyakit.</li>
<li>Ada 5 jenis bibit penyakit kanker yang terdeteksi dari energi 5 elemen, masing-masing ada 1 jenis untuk masing-masing elemen.</li>
<li>Selanjutnya, konsumsi makanan sehat yang cocok untuk membersihkan plak dan membersihkan bibit penyakit kanker.</li>
<li>Monitor kondisi pH darah dengan menggunakan Indeks pH. Usahakan agar pH darah naik menjadi 7,4.</li>
<li>Setelah 2 minggu, periksa apakah antibodi di tubuh mulai terbentuk dengan menggunakan Indeks Antibodi. Biasanya Antibodi sudah mulai terbentuk.</li>
<li>Terus konsumsi makanan sehat dan monitor Indeks Energi  5 Elemen selama 6 bulan, hingga bersih sama sekali.</li>
</ul>
<p><strong>Aleysius H. Gondosari adalah peneliti dan praktisi <em>Terapi       Energi 5 Elemen</em>. Saat ini Terapi Energi 5 Elemen telah diterbitkan  dalam bentuk buku  kesehatan    “<em><a title="Buku Kesehatan The Secret  of 5 Elements" href="http://buku.5elemen.com/the-secret-of-5-elements-terapi-sehat-bahagia-yang-murah-dan-praktis-2" target="_blank">The Secret of 5    Elements: Terapi Sehat Bahagia yang    Murah dan Praktis</a></em>“ oleh Gramedia Pustaka Utama, berisi    cara  melakukan terapi sehat 5   Elemen dan berbagai makanan sehat 5     Elemen. Buku kedua &#8220;<a title="Buku Kesehatan The Miracle of 5 Elements  Energy" href="http://buku.5elemen.com/buku-kesehatan-the-miracle-of-5-elements-energy" target="_blank"><em>The Miracle of 5 Elements Energy</em></a>&#8221; untuk  kesehatan pembuluh darah, pencegahan serangan jantung, stroke, diabetes, dan sakit ginjal, juga  telah diterbitkan oleh E-tera Mizan. Untuk <em>Konsultasi  Kesehatan</em> dan  tanya jawab, silahkan kunjungi halaman <em><a title="Konsultasi  Kesehatan  Energi 5 Elemen" href="http://konsultasi.5elemen.com/" target="_blank">Konsultasi</a></em>.   Untuk <em>Workshop Kesehatan</em>, silahkan kunjungi halaman <em><a title="Workshop Kesehatan Energi 5 Elemen" href="http://workshop.5elemen.com" target="_blank">Workshop</a></em>.<br />
</strong></p>
<p style="text-align: center;"><strong>Salam      Sehat Bahagia!</strong></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.5elemen.com/terapi-kesehatan-5-elemen-penyebab-kanker-dan-solusinya/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Terapi Enzim 5 Elemen: Resep Sehat dan Panjang Umur</title>
		<link>http://www.5elemen.com/terapi-enzim-5-elemen-resep-sehat-dan-panjang-umur</link>
		<comments>http://www.5elemen.com/terapi-enzim-5-elemen-resep-sehat-dan-panjang-umur#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 02 Jun 2010 04:27:48 +0000</pubDate>
		<dc:creator>aleysius</dc:creator>
				<category><![CDATA[5 Elemen]]></category>
		<category><![CDATA[5 Elements Enzyme Therapy]]></category>
		<category><![CDATA[ASI]]></category>
		<category><![CDATA[Bayi Sehat]]></category>
		<category><![CDATA[Energi Sehat]]></category>
		<category><![CDATA[Indeks Enzim]]></category>
		<category><![CDATA[Makanan Sehat]]></category>
		<category><![CDATA[Makanan Tidak Sehat]]></category>
		<category><![CDATA[Panjang Umur]]></category>
		<category><![CDATA[Terapi Enzim 5 Elemen]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.5elemen.com/?p=722</guid>
		<description><![CDATA[Terapi Enzim untuk Sehat dan Panjang Umur Oleh : Aleysius H. Gondosari Dalam bukunya, &#8220;The Miracle of Enzyme&#8221;, Dr. Hiromi Shinya menjelaskan tentang pentingnya enzim bagi kesehatan manusia. Penelitian Energi 5 Elemen memang memperlihatkan kebenaran mengenai enzim untuk kesehatan dan panjang umur. Makanan Tidak Sehat Menghabiskan Enzim Bila kita sering mengonsumsi makanan tidak sehat seperti [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<h3 style="text-align: center;">Terapi Enzim untuk Sehat dan Panjang Umur</h3>
<p>Oleh : Aleysius H. Gondosari</p>
<p>Dalam bukunya, &#8220;The Miracle of Enzyme&#8221;, Dr. Hiromi Shinya menjelaskan tentang pentingnya enzim bagi kesehatan manusia. Penelitian Energi 5 Elemen memang memperlihatkan kebenaran mengenai enzim untuk kesehatan dan panjang umur.<span id="more-722"></span></p>
<p><strong>Makanan Tidak Sehat Menghabiskan Enzim</strong></p>
<p>Bila kita sering mengonsumsi makanan tidak sehat seperti goreng-gorengan, makanan yang dipanggang, atau makanan pabrik yang dibuat dengan temperatur tinggi, enzim ditubuh kita akan terkuras. Hal ini disebabkan organ di tubuh kita tidak mampu menghasilkan enzim yang diperlukan untuk metabolisme. Ludah yang seharusnya mengandung 5 jenis enzim, ternyata tidak mempunyai enzim lagi. Demikian pula dengan organ-organ lainnya seperti hati, lambung, usus, ginjal, pankreas. Semuanya kelelahan dan tidak mampu menghasilkan enzim lagi.</p>
<p>Dari pemeriksaan jumlah enzim, umumnya orang dewasa sudah kehabisan enzim, sehingga tidak mempunyai enzim lagi di dalam tubuhnya.</p>
<p>Selanjutnya, organ-organ tubuh ini akan mulai sakit.</p>
<p><strong>Makanan Sehat Menstimulasi Pembentukan Enzim</strong></p>
<p>Setelah menjalani terapi makanan sehat 5 elemen selama 2 minggu, organ tubuh dari orang yang menjalaninya akan mulai memproduksi enzim kembali. Dimulai dengan 5 enzim, kemudian akan meningkat menjadi 10, dan kemudian menjadi 15 enzim.</p>
<p>Organ tubuh yang mulai sehat akan mulai menghasilkan enzim, dimulai dengan  1 enzim, dan akhirnya meningkat menjadi 5 jenis enzim.</p>
<p>Idealnya, masing-masing organ bisa menghasilkan 5 jenis enzim. Kelenjar ludah bisa menghasilkan 5 jenis enzim, hati, ginjal, pankreas, lambung, usus, semuanya seharusnya mampu menghasilkan 5 jenis enzim.</p>
<p><strong>Indeks Enzim: Mengukur Rahasia Sehat dan Panjang Umur</strong></p>
<p>Dari analisis energi dengan menggunakan Indeks Enzim terhadap orang-orang sehat dan panjang umur yang saya kenal, seperti kakek berusia 87 tahun, nenek berusia 93 tahun, nenek berusia 98 tahun, ternyata mempunyai enzim sebanyak 25 jenis di dalam tubuhnya.</p>
<p>Hal ini tentu kontras sekali dengan orang berusia 30-an atau 40-an yang tidak mempunyai enzim di dalam tubuhnya.</p>
<p><strong>Bayi Sehat dengan 100 Enzim</strong></p>
<p>Bayi sehat yang masih minum ASI tanpa makanan tambahan lainnya ternyata mempunyai 100 jenis enzim. Hal ini tentu didukung oleh kondisi organ tubuhnya yang masih sehat, dan makanan ASI yang mengandung 100 jenis enzim.</p>
<p>Karena itu, sangat penting bagi para Ibu untuk memberi ASI selama mungkin pada bayinya. Tidak ada makanan lain yang mampu menggantikan ASI. Susu sapi segar hanya mengandung 3 jenis enzim. Susu yoghurt hanya mengandung 4 jenis enzim. Susu kaleng sudah tidak mempunyai enzim lagi.</p>
<p>Dari informasi ini, kita bisa menarik kesimpulan, bahwa enzim memang memegang peranan penting untuk kesehatan dan panjang umur.</p>
<p><strong>Aleysius H. Gondosari adalah peneliti dan praktisi <em>Terapi       Energi 5 Elemen</em>. Saat ini Terapi Energi 5 Elemen telah diterbitkan  dalam bentuk buku  kesehatan    “<em><a title="Buku Kesehatan The Secret  of 5 Elements" href="http://buku.5elemen.com/the-secret-of-5-elements-terapi-sehat-bahagia-yang-murah-dan-praktis-2" target="_blank">The Secret of 5    Elements: Terapi Sehat Bahagia yang    Murah dan Praktis</a></em>“ oleh Gramedia Pustaka Utama, berisi    cara  melakukan terapi sehat 5   Elemen dan berbagai makanan sehat 5     Elemen. Buku kedua &#8220;<a title="Buku Kesehatan The Miracle of 5 Elements  Energy" href="http://buku.5elemen.com/buku-kesehatan-the-miracle-of-5-elements-energy" target="_blank"><em>The Miracle of 5 Elements Energy</em></a>&#8221; untuk  kesehatan pembuluh darah, pencegahan serangan jantung, dan stroke,  juga  telah diterbitkan oleh E-tera Mizan. Untuk <em>Konsultasi  Kesehatan</em> dan  tanya jawab, silahkan kunjungi halaman <em><a title="Konsultasi  Kesehatan  Energi 5 Elemen" href="http://konsultasi.5elemen.com/" target="_blank">Konsultasi</a></em>.   Untuk <em>Workshop Kesehatan</em>, silahkan kunjungi halaman <em><a title="Workshop Kesehatan Energi 5 Elemen" href="http://workshop.5elemen.com" target="_blank">Workshop</a></em>.<br />
</strong></p>
<p style="text-align: center;"><strong>Salam      Sehat Bahagia!</strong></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.5elemen.com/terapi-enzim-5-elemen-resep-sehat-dan-panjang-umur/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Terapi Energi 5 Elemen: pH dan Kanker</title>
		<link>http://www.5elemen.com/terapi-energi-5-elemen-ph-dan-kanker</link>
		<comments>http://www.5elemen.com/terapi-energi-5-elemen-ph-dan-kanker#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 19 Feb 2010 08:25:45 +0000</pubDate>
		<dc:creator>aleysius</dc:creator>
				<category><![CDATA[Kanker]]></category>
		<category><![CDATA[Makanan Sehat]]></category>
		<category><![CDATA[Makanan Tidak Sehat]]></category>
		<category><![CDATA[Minuman Sehat]]></category>
		<category><![CDATA[Minuman Tidak Sehat]]></category>
		<category><![CDATA[Penyakit]]></category>
		<category><![CDATA[pH]]></category>
		<category><![CDATA[Stres]]></category>
		<category><![CDATA[5 Elements Therapy Energy]]></category>
		<category><![CDATA[Konsultasi Kesehatan]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.5elemen.com/?p=1999</guid>
		<description><![CDATA[Hubungan antara Kanker dan pH Oleh: Aleysius H. Gondosari pH darah dan tubuh mempengaruhi kesehatan dan kanker. pH yang sehat berkisar antara 7,3 sampai 7,4. Bila turun di bawah itu, orang mulai merasa dirinya kurang sehat. Kondisi Berbahaya: pH 6,9 dan 6,8 Dari analisis energi yang pernah saya lakukan, saya menemukan sel tubuh mulai bertambah [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<h4 style="text-align: center;"><a title="Terapi Energi 5 Elemen" href="http://www.5elemen.com" target="_blank">Hubungan antara Kanker dan pH</a></h4>
<p>Oleh: Aleysius H. Gondosari</p>
<p>pH darah dan tubuh mempengaruhi kesehatan dan kanker. pH yang sehat berkisar antara 7,3 sampai 7,4. Bila turun di bawah itu, orang mulai merasa dirinya kurang sehat.<span id="more-1999"></span></p>
<p><strong>Kondisi Berbahaya: pH 6,9 dan 6,8</strong></p>
<p>Dari analisis energi yang pernah saya lakukan, saya menemukan sel tubuh mulai bertambah aktif pada kondisi pH 6,9. Pada kondisi ini mulai muncul benjolan pada bagian tubuh tertentu. Kemudian, bila tidak diatasi dengan menghindari makanan tidak sehat dan mengonsumsi makanan sehat, kondisi pH bisa semakin menurun menjadi 6,8. Pada kondisi ini benjolan mulai menjadi kanker. Walau pun demikian, hal ini tetap bisa diperbaiki dengan menghindari makanan tidak sehat dan mengonsumsi makanan sehat.</p>
<p><strong>Penyebab Turunnya pH:</strong></p>
<p>Ada beberapa penyebab turunnya pH darah dan tubuh, yaitu stres, makanan tidak sehat, dan minuman tidak sehat. Dari pengukuran energi, hal-hal ini mempunyai Indeks pH di bawah 7,4.</p>
<p><strong>Stres:</strong></p>
<p>Stres menyebabkan kita menarik nafas lebih pendek dari biasanya. Hal ini membuat oksigen yang diserap oleh darah berkurang. Sebaliknya, CO2 akan semakin banyak menumpuk di darah. Kondisi ini menyebabkan darah menjadi lebih asam dari biasanya.</p>
<p>Stres pada elemen tertentu akan memicu terjadinya benjolan dan kanker pada elemen tersebut. Misalnya, stres pada elemen Udara, akan memicu terjadinya kanker pada bagian dada seperti payudara atau paru-paru.</p>
<p>Stres pada elenen Air, akan memicu terjadinya kanker pada bagian perut seperti usus, ginjal, pankreas, kandungan, dan prostat.</p>
<p>Energi dari stres berat dapat menyebabkan Indeks pH turun hingga menjadi 6,8.</p>
<p>Jadi bila Anda merasa stres, kurangilah stres dengan berbagai cara berikut:</p>
<ol>
<li>Mencari teman curhat</li>
<li>Berolahraga</li>
<li>Berlatih menarik nafas lebih panjang, misalnya dengan pola 5-5 atau 5-5-5-5. Pola 5-5 berarti menarik nafas 5 detik dan mengeluarkan nafas 5 detik. 5-5-5-5 berarti menarik nafas 5 detik, menahan nafas 5 detik, mengeluarkan nafas 5 detik, dan menahan nafas 5 detik. Lakukan 10x per sesi. Anda dapat melakukannya 3 sesi per hari.</li>
<li>Bermain musik</li>
<li>Bernyanyi</li>
<li>Menulis</li>
<li>Melukis</li>
</ol>
<p><strong>Makanan Tidak Sehat:</strong></p>
<ul>
<li>Hindari makanan dan minuman tidak sehat yang dapat membuat pH menjadi asam seperti:</li>
<li>Goreng-gorengan dan makanan yang dipanggang: umumnya mempunyai Indeks pH 7,2 sampai 6,8.</li>
<li>Santan umumnya mempunyai Indeks pH 7,2 sampai 6,9.</li>
<li>Mentega dan margarin umumnya mempunyai Indeks pH 7,3 sampai 7,2.</li>
<li>Makanan manis: umumnya mempunyai Indeks pH 7,2.</li>
<li>Daging dan telur yang direbus mempunyai Indeks pH kira-kira 7,1. Sedangkan daging dan telur yang digoreng mempunyai Indeks pH kira-kira 6,9.</li>
<li>Kentang goreng mempunyai Indeks pH 7,3 sampai 6,9.</li>
<li>Ikan rebus masih mempunyai pH 7,4. Tetapi bila digoreng, akan turun menjadi 7,3 sampai 6,9.</li>
</ul>
<p><strong>Minuman Tidak Sehat:</strong></p>
<ul>
<li>Minuman manis: umumnya mempunyai Indeks pH 7,2.</li>
<li>Minuman berkarbonasi: umumnya mempunyai Indeks pH antara 5 sampai 4.</li>
</ul>
<p><strong>Makanan Sehat untuk Menaikkan pH Darah:</strong></p>
<p>Makanan sehat seperti sayur-sayuran dan buah-buahan segar serta makanan yang dikukus mempunyai Indeks pH 7,4 sehingga dapat menaikkan pH kembali menjadi normal.</p>
<ul>
<li>Tahu kukus dan tahu rebus mempunyai Indeks pH 7,4.</li>
<li>Kentang kukus, jagung kukus, ubi kukus, singkong kukus mempunyai Indeks pH 7,4.</li>
</ul>
<p><strong>Minuman Sehat untuk Menaikkan pH Darah:</strong></p>
<p>Minuman sehat seperti air kelapa tua mempunyai mineral yang cukup dan seimbang sehingga mempunyai pH 7,4. Sebaliknya air kelapa muda masih belum memiliki cukup mineral sehingga pH-nya masih sekitar 7,2.</p>
<p style="text-align: center;"><strong>Salam Sehat Bahagia!</strong></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.5elemen.com/terapi-energi-5-elemen-ph-dan-kanker/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>7</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Terapi Energi 5 Elemen: Plak Kolesterol, Serangan Jantung, Stroke</title>
		<link>http://www.5elemen.com/terapi-energi-5-elemen-plak-kolesterol-serangan-jantung-stroke</link>
		<comments>http://www.5elemen.com/terapi-energi-5-elemen-plak-kolesterol-serangan-jantung-stroke#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 04 Jan 2010 15:22:14 +0000</pubDate>
		<dc:creator>aleysius</dc:creator>
				<category><![CDATA[5 Elemen]]></category>
		<category><![CDATA[Arteri dan Vena]]></category>
		<category><![CDATA[Elemen ke-3 Api]]></category>
		<category><![CDATA[Goreng-gorengan]]></category>
		<category><![CDATA[Indeks Energi]]></category>
		<category><![CDATA[Indeks Sehat]]></category>
		<category><![CDATA[Makanan Tidak Sehat]]></category>
		<category><![CDATA[Margarin]]></category>
		<category><![CDATA[Mentega]]></category>
		<category><![CDATA[Penyakit]]></category>
		<category><![CDATA[Perut]]></category>
		<category><![CDATA[Plak]]></category>
		<category><![CDATA[Plak Kolesterol]]></category>
		<category><![CDATA[Sakit Jantung]]></category>
		<category><![CDATA[Santan]]></category>
		<category><![CDATA[Stroke]]></category>
		<category><![CDATA[5 Elements Energy Therapy]]></category>
		<category><![CDATA[Aterosklerosis]]></category>
		<category><![CDATA[Elemen ketiga Api]]></category>
		<category><![CDATA[Konsultasi Kesehatan]]></category>
		<category><![CDATA[Minyak Goreng]]></category>
		<category><![CDATA[Pembuluh Darah]]></category>
		<category><![CDATA[Serangan Jantung]]></category>
		<category><![CDATA[Strok]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.5elemen.com/?p=1942</guid>
		<description><![CDATA[Plak Kolesterol pada Pembuluh Darah, Serangan Jantung, dan Stroke Oleh: Aleysius H. Gondosari Kolesterol adalah zat yang dibutuhkan oleh seluruh sel-sel tubuh untuk membentuk dinding sel, vitamin, serta hormon. Tetapi kolesterol akan menjadi masalah bila terlalu banyak di dalam darah. Ada 2 sumber kolesterol, yaitu kolesterol yang berasal dari makanan, dan kolesterol yang dibuat oleh [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<h3 style="text-align: center;">Plak Kolesterol pada Pembuluh Darah, Serangan Jantung, dan Stroke</h3>
<p>Oleh: Aleysius H. Gondosari</p>
<p>Kolesterol adalah zat yang dibutuhkan oleh seluruh sel-sel tubuh untuk membentuk dinding sel, vitamin, serta hormon. Tetapi kolesterol akan menjadi masalah bila terlalu banyak di dalam darah. Ada 2 sumber kolesterol, yaitu kolesterol yang berasal dari makanan, dan kolesterol yang dibuat oleh hati. 80% kolesterol di dalam darah berasal dari hati.<span id="more-1942"></span></p>
<p>Untuk membawa kolesterol ke seluruh sel tubuh, diperlukan lipoprotein. Ada 2 jenis lipoprotein yang penting, yaitu Kolesterol LDL dan Kolesterol HDL. Kolesterol LDL berfungsi untuk membawa kolesterol ke seluruh sel tubuh, dan kolesterol HDL berfungsi untuk membawa kolesterol yang berlebih kembali ke hati untuk diproses menjadi cairan empedu. Jadi baik LDL mau pun HDL kedua-duanya diperlukan oleh tubuh kita. Yang menjadi masalah adalah apabila kolesterol terlalu banyak di dalam darah, dan tidak cukup HDL untuk membawa kolesterol yang berlebih ini kembali ke hati.</p>
<p>Bila terjadi kelebihan kolesterol di dalam darah, kolesterol ini akan mulai menempel pada dinding pembuluh darah membentuk plak sehingga pembuluh darah mulai menyempit. Proses ini disebut juga Aterosklerosis.</p>
<p>Ketika kadar kolesterol telah normal kembali, plak pada dinding pembuluh darah tidak otomatis hilang, tetapi tetap menempel di sana. Bila suatu saat kadar kolesterol naik kembali, kelebihan kolesterol ini akan menempel lagi pada dinding pembuluh darah, sehingga plak semakin tebal dan pembuluh darah semakin menyempit. Suatu saat, pembuluh darah dapat tersumbat. Bila ini terjadi di jantung, akan terjadi serangan jantung. Bila terjadi di otak, akan terjadi stroke.</p>
<p><strong>Memeriksa Plak pada Pembuluh Darah dan Tanda-Tanda Plak</strong></p>
<p>Pembuluh darah arteri dan vena merupakan organ tubuh pada elemen ketiga Api. Bila pembuluh darah tidak sehat, misalnya ada plak, Indeks Sehat-nya akan negatif. Dengan analisis Energi 5 Elemen, plak pada pembuluh darah bisa terdeteksi. Bila saya memeriksa kesehatan teman, dan mengatakan bahwa ada plak pada pembuluh darahnya, teman saya biasanya kaget. Kenapa? Sebab ia sudah memeriksa darah di laboratorium, dan hasilnya normal. Jadi ia tidak percaya bahwa ada plak pada pembuluh darahnya. Tetapi bila saya bertanya, apakah ia sering sakit pada kepala atau tengkuk? Atau apakah tangan, kaki, dan punggungnya sering pegal atau kaku? Atau apakah tekanan darahnya di atas normal? Biasanya jawabannya adalah &#8216;ya&#8217;. Kondisi ini menunjukkan adanya plak di pembuluh darah.</p>
<p><strong>Makanan Tidak Sehat</strong></p>
<p>Jadi berhati-hatilah dengan makanan tidak sehat yang dapat menyebabkan kadar kolesterol tinggi di dalam darah. Misalnya santan, margarin, mentega, minyak goreng, kue bermentega, serta makanan yang digoreng. Makanan seperti ini dapat menyebabkan plak kolesterol di dalam pembuluh darah.</p>
<p>Usahakan untuk memperbanyak mengonsumsi makanan yang segar atau dikukus dan mengurangi makanan tidak sehat.</p>
<p style="text-align: center;"><strong>Salam Sehat Bahagia!</strong></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.5elemen.com/terapi-energi-5-elemen-plak-kolesterol-serangan-jantung-stroke/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>41</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>5 Elemen dan Kuadran Energi Yin dan Yang</title>
		<link>http://www.5elemen.com/5-elemen-dan-kuadran-energi-yin-dan-yang</link>
		<comments>http://www.5elemen.com/5-elemen-dan-kuadran-energi-yin-dan-yang#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 10 Oct 2009 07:45:06 +0000</pubDate>
		<dc:creator>aleysius</dc:creator>
				<category><![CDATA[5 Elemen]]></category>
		<category><![CDATA[Energi]]></category>
		<category><![CDATA[Energi Yang]]></category>
		<category><![CDATA[Energi Yin]]></category>
		<category><![CDATA[Kuadran Energi]]></category>
		<category><![CDATA[Makanan Aktif]]></category>
		<category><![CDATA[Makanan Pasif]]></category>
		<category><![CDATA[Makanan Sehat]]></category>
		<category><![CDATA[Makanan Tidak Sehat]]></category>
		<category><![CDATA[Energi 5 Elemen]]></category>
		<category><![CDATA[Energi Yang Positif dan Negatif]]></category>
		<category><![CDATA[Energi Yin Positif dan Negatif]]></category>
		<category><![CDATA[Energy of 5 Elements]]></category>
		<category><![CDATA[Kuadran Energi Yin dan Yang]]></category>
		<category><![CDATA[Makanan Sehat dan Stabil]]></category>
		<category><![CDATA[Positive and Negative Yang Energy]]></category>
		<category><![CDATA[Positive and Negative Yin Energy]]></category>
		<category><![CDATA[Yin and Yang Energy Quadrant]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.5elemen.com/?p=1786</guid>
		<description><![CDATA[Kuadran Energi Yin dan Yang pada 5 Elemen Oleh: Aleysius H. Gondosari Dalam dunia finansial, kita telah mengenal Cash Flow Quadrant yang diperkenalkan oleh Robert T. Kiyosaki. Dalam dunia energi 5 elemen, kita juga mengenal energi Yin dan Yang dengan Kuadran Energi Yin dan Yang. Yin dapat kita umpamakan sebagai sumbu X, dan Yang dapat [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<h3 style="text-align: center;">Kuadran Energi Yin dan Yang pada 5 Elemen</h3>
<p>Oleh: Aleysius H. Gondosari</p>
<p>Dalam dunia finansial, kita telah mengenal Cash Flow Quadrant yang diperkenalkan oleh Robert T. Kiyosaki. Dalam dunia energi 5 elemen, kita juga mengenal energi Yin dan Yang dengan Kuadran Energi Yin dan Yang. Yin dapat kita umpamakan sebagai sumbu X, dan Yang dapat kita gambarkan sebagai sumbu Y. <span id="more-1786"></span></p>
<p>Kondisi keempat kuadran dapat kita gambarkan sebagai berikut:</p>
<ol>
<li> Kuadran Pertama: Yin positif dengan Yang positif, akan terjadi kondisi sehat dan stabil</li>
<li> Kuadran Kedua: Yin negatif dengan Yang sedikit positif atau nol, akan terjadi kondisi kekurangan energi Yin, yaitu kondisi aktif</li>
<li> Kuadran Ketiga: Yin sedikit positif atau nol dengan Yang negatif, akan terjadi kondisi kekurangan energi Yang, yaitu kondisi pasif</li>
<li> Kuadran Keempat: Yin negatif dengan Yang negatif, akan terjadi kondisi kekurangan energi Yin dan <strong>Yang, yaitu kondisi sakit </strong></li>
</ol>
<p><strong>Kuadran Pertama: Makanan Sehat yang Stabil Dengan Indeks Manfaat Positif</strong></p>
<p>Makanan yang sehat adalah makanan yang sifatnya stabil. Makanan ini mempunyai energi Yin positif dan Yang positif. Makanan ini akan menstabilkan kesehatan pada sel-sel dan organ-organ tubuh kita. Sel-sel juga akan tumbuh dengan stabil. Bila diperiksa dan dianalisa dengan E5E, maka makanan ini akan memberi ciri-ciri sebagai berikut:</p>
<ul>
<li> ·	Mempunyai energi Yin dan Yang yang positif dan seimbang.</li>
<li> ·	Energi sehat 5 elemen mengalir lancar mulai dari elemen kelima Ether, elemen keempat Udara, elemen ketiga Api, elemen kedua Air, dan elemen pertama Bumi.</li>
<li> ·	Bersifat basa dengan pH yang sehat dengan nilai 7,0 hingga 7,4.</li>
<li> ·	Bervibrasi pada frekuensi rendah yang sehat mulai dari 1 Hz hingga 1/6 Hz sehingga membuat pikiran tenang, santai, dan bahagia.</li>
<li> ·	Menjaga kestabilan pertumbuhan sel-sel baru pada tubuh.</li>
<li> ·	Mempunyai Indeks Manfaat (IM-E5E) yang bernilai positif dari +1 hingga +100.</li>
<li> ·	Mempunyai Indeks Kecocokan (IK-E5E) yang bernilai positif dari 5% hingga 100%.</li>
</ul>
<p>Termasuk dalam golongan makanan ini adalah tumbuh-tumbuhan, yaitu sayur-sayuran, buah-buahan, biji-bijian, kacang-kacangan, akar, umbi, jamur, makanan fermentasi, susu segar, yang semuanya masih dalam kondisi segar, dikukus, atau direbus, serta dikonsumsi dalam jumlah secukupnya.</p>
<p>Indeks Manfaat yang nilainya positif akan membuat energi pada organ tubuh tertentu menjadi lebih sehat. Semakin tinggi nilainya, maka manfaatnya semakin besar pula. Penjelasan yang lebih rinci mengenai Indeks Manfaat dari makanan dapat dibaca dalam Bab selanjutnya.</p>
<p><strong>Kuadran Kedua: Makanan Aktif dan Stres dengan Energi Yin Negatif</strong></p>
<p>Makanan yang aktif adalah makanan yang sifatnya mengaktifkan sel-sel dan organ tubuh.  Makanan ini mempunyai energi Yin negatif dan Yang sedikit positif atau nol. Makanan ini dapat membuat pikiran dan tubuh kita menjadi terlalu aktif sehingga membuat pikiran menjadi tidak tenang dan stres.</p>
<p>Analisa E5E memberikan hasil sebagai berikut :</p>
<ul>
<li> ·	Mempunyai energi Yin yang negatif, dan energi Yang dengan nilai positif atau 0.</li>
<li> ·	Energi sehat 5 elemen tidak bisa mengalir dengan lancar, tetapi justru akan menghambat energi pada elemen tertentu pada kelima elemen.</li>
<li> ·	Bersifat asam dengan pH di bawah 7,0.</li>
<li> ·	Bervibrasi pada frekuensi tinggi yang tidak sehat dan dapat menimbulkan stres dari 2 Hz hingga 6 Hz.</li>
<li> ·	Dapat menimbulkan kanker karena pertumbuhan sel tubuh yang tidak terkendali.</li>
<li> ·	Mempunyai Indeks Manfaat yang bernilai negatif dari –1 hingga –100.</li>
<li> ·	Mempunyai Indeks Kecocokan yang bernilai negatif.</li>
</ul>
<p>Termasuk dalam jenis makanan ini adalah kopi, telur, ikan, bumbu-bumbu dan  rempah-rempah yang digunakan dalam jumlah banyak seperti garam, lada, cabe, dan bawang yang dimakan dalam jumlah banyak, makanan yang dikonsumsi dalam jumlah banyak, obat bersifat aktif yang dikonsumsi terus-menerus, makanan yang mengandung zat beracun, makanan kaleng atau makanan yang diawetkan dengan bahan pengawet kimia.</p>
<p>Bawang putih dan cabe bila dimakan terlalu banyak juga dapat bersifat aktif. Jadi bawang putih dan cabe sebaiknya dimakan secukupnya saja, yaitu antara ¼ sampai ½ buah saja.</p>
<p>Makanan sehat yang dikonsumsi dalam jumlah banyak juga dapat menyebabkan menjadi makanan Aktif.</p>
<p><strong>Kuadran Ketiga: Makanan Pasif dan Malas dengan Energi Yang Negatif</strong></p>
<p>Makanan yang pasif adalah makanan yang sifatnya membuat tubuh kita menjadi lebih malas dan membuat pikiran kita menjadi lebih pasif, apatis, dan mudah marah. Makanan ini mempunyai energi Yin sedikit positif atau nol dan energi Yang negatif.</p>
<p>Analisa E5E memberikan hasil sebagai berikut:</p>
<ul>
<li> ·	Energi Yin bernilai positif atau nol dan energi Yang bernilai negatif.</li>
<li> ·	Energi sehat 5 elemen tidak bisa mengalir dengan lancar, tetapi justru akan menghambat energi pada elemen tertentu dari kelima elemen.</li>
<li> ·	Bersifat asam dengan pH di bawah 7,0.</li>
<li> ·	Bervibrasi dengan frekuensi tinggi yang tidak sehat dari 2 Hz hingga 6 Hz sehingga dapat membuat pikiran dan emosi mudah marah dan stres</li>
<li> ·	Indeks Manfaat bernilai negatif dari –1 hingga –100.</li>
<li> ·	Indeks Kecocokan bernilai negatif.</li>
</ul>
<p>Termasuk dalam jenis makanan ini adalah makanan beracun, daging, minuman keras dan beralkohol, narkoba, tembakau, obat tidur, makanan yang sudah rusak / basi / kadaluarsa, makanan kaleng atau makanan yang diawetkan, makanan yang sudah mengalami rantai proses yang panjang, misalnya kue yang menggunakan telur, biskuit dan gula putih,  makanan dan minuman yang sangat manis, teh, kopi, dan susu yang dikonsumsi dalam jumlah banyak, obat tidur yang berlebihan.</p>
<p><strong>Efek Negatif Penyakit dari Makanan Aktif</strong></p>
<p>Bila makanan aktif dimakan terus-menerus dalam jumlah yang cukup banyak, maka akan terjadi hambatan energi pada elemen tertentu sehingga menimbulkan penyakit. Penyakit yang dapat timbul dari makanan aktif contohnya adalah stres, kanker, bisul, jerawat, gatal-gatal, alergi.</p>
<p><strong>Efek Negatif Penyakit dari Makanan Pasif</strong></p>
<p>Bila makanan pasif dimakan terus-menerus dalam jumlah yang cukup banyak, maka akan terjadi hambatan energi pada elemen tertentu sehingga menimbulkan penyakit. Penyakit yang dapat timbul dari makanan pasif contohnya adalah obesitas, gangguan kholesterol, diabetes, asam urat, apatis, tidak mempunyai semangat hidup.</p>
<p><strong>Buah dengan Energi Yin dan Yang yang Positif dan Seimbang</strong></p>
<p>Bila mengonsumsi buah, sebaiknya memilih buah yang sudah matang, karena gizinya sudah lengkap dengan energi Yin dan Yang bernilai positif dan seimbang. Buah yang masih muda belum mengandung cukup zat gizi, dan biasanya bersifat asam karena mineral-mineralnya belum cukup. Buah yang masih muda mengandung energi yang tidak seimbang dengan energi Yin atau energi Yang yang masih negatif. Buah yang terlalu matang juga sudah mulai busuk, dan dapat menimbulkan penyakit. Selain itu, buah yang terlalu matang juga mengandung energi Yin atau Yang yang negatif.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.5elemen.com/5-elemen-dan-kuadran-energi-yin-dan-yang/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>2</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Energi 5 Elemen: Gula Pasir, Gula Batu, dan Gula Merah</title>
		<link>http://www.5elemen.com/energi-5-elemen-gula-pasir-gula-batu-dan-gula-merah</link>
		<comments>http://www.5elemen.com/energi-5-elemen-gula-pasir-gula-batu-dan-gula-merah#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 11 Jul 2009 14:22:48 +0000</pubDate>
		<dc:creator>aleysius</dc:creator>
				<category><![CDATA[5 Elemen]]></category>
		<category><![CDATA[Bawah Perut]]></category>
		<category><![CDATA[Diabetes]]></category>
		<category><![CDATA[Elemen ke-2 Air]]></category>
		<category><![CDATA[Gula]]></category>
		<category><![CDATA[Makanan Tidak Sehat]]></category>
		<category><![CDATA[Organ Tubuh]]></category>
		<category><![CDATA[Pankreas]]></category>
		<category><![CDATA[Penyakit]]></category>
		<category><![CDATA[Elemen Ke-2 Air]]></category>
		<category><![CDATA[Energi 5 Elemen]]></category>
		<category><![CDATA[Energy of 5 Elements]]></category>
		<category><![CDATA[Gula batu]]></category>
		<category><![CDATA[Gula Darah]]></category>
		<category><![CDATA[Gula Merah]]></category>
		<category><![CDATA[Gula Pasir]]></category>
		<category><![CDATA[Indeks Lelah]]></category>
		<category><![CDATA[Indeks Manfaat]]></category>
		<category><![CDATA[Indeks Sehat]]></category>
		<category><![CDATA[Karbohidrat kompleks yang sehat]]></category>
		<category><![CDATA[karbohidrat sederhana yang tidak sehat]]></category>
		<category><![CDATA[Makanan Sehat]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.5elemen.com/?p=1463</guid>
		<description><![CDATA[Efek Gula Pasir, Gula Batu, dan Gula Merah pada Gula Darah, Kesehatan Pankreas, dan Kesehatan Tubuh Oleh: Aleysius H. Gondosari Gula pasir, gula batu, dan gula merah adalah makanan yang manis dan disukai banyak orang. Walau pun sama-sama manis, tetapi ketiga jenis gula di atas dapat memberikan dampak yang berbeda untuk kesehatan tubuh dan organ [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<h3 style="text-align: center;">Efek Gula Pasir, Gula Batu, dan Gula Merah pada Gula Darah, Kesehatan Pankreas, dan Kesehatan Tubuh</h3>
<p>Oleh: Aleysius H. Gondosari</p>
<p>Gula pasir, gula batu, dan gula merah adalah makanan yang manis dan disukai banyak orang. Walau pun sama-sama manis, tetapi ketiga jenis gula di atas dapat memberikan dampak yang berbeda untuk kesehatan tubuh dan organ pankreas kita. Gula merupakan zat karbohidrat yang merupakan makanan untuk elemen kedua, yaitu elemen Air. Organ tubuh pada elemen Air yang memproses gula menjadi energi adalah pankreas.<span id="more-1463"></span></p>
<p>Ketika kita memakan makanan yang mengandung karbohidrat, karbohidrat akan diubah dahulu menjadi gula darah. Selanjutnya pankreas perlu menghasilkan insulin untuk mengubah gula darah menjadi energi. Saya akan menggunakan Indeks Lelah Pankreas atau tubuh untuk mengukur dampaknya. Sebagai referensi, pankreas dan tubuh akan merasa lelah bila Indeks Lelah bernilai +3 atau lebih besar. Indeks Lelah ini diukur dengan menggunakan metoda Energi 5 Elemen.</p>
<h4>Gula Pasir:</h4>
<p>Gula pasir merupakan makanan yang paling sering digunakan dalam makanan dan minuman sehari-hari. Kopi dan teh rasanya pasti kurang nikmat tanpa gula. Demikian pula pada minuman ringan atau jus, pasti umumnya menggunakan gula pasir.</p>
<p>Tetapi ternyata gula pasir mempunyai dampak yang kurang baik bagi kesehatan pankreas dan tubuh. Gula pasir merupakan karbohidrat sederhana yang sulit dicerna dan diubah menjadi energi. Untuk mengubah gula pasir menjadi gula darah, tubuh hanya memerlukan waktu 3 menit. Tetapi untuk mengubah gula darah menjadi energi yang dapat disimpan dalam otot, pankreas memerlukan waktu kira-kira 140 menit. Selain itu, Indeks Lelah pankreas mencapai nilai +5. Nilai ini berlalu untuk 1/2 sendok gula atau 1 sendok gula. Dengan demikian, mengolah gula pasir menjadi energi merupakan pekerjaan yang sangat melelahkan bagi pankreas. Pankreas yang normal hanya mampu mengubah 1/2 sendok makan gula pasir menjadi energi setiap hari. Berat 1/2 sendok makan gula pasir kira-kira 5 gram. Bila kita mengkonsumsi lebih dari 1/2 sendok gula, maka sisanya akan menjadi gula darah dan lemak tubuh. Akibatnya adalah orang menjadi bertambah gemuk, dan lama-kelamaan akan menderita diabetes. Dengan demikian, gula pasir merupakan makanan yang tidak sehat.</p>
<h4>Gula Batu:</h4>
<p>Bagi pankreas dan tubuh, gula batu mempunyai efek yang berbeda dengan gula pasir. Untuk mengkonversi gula batu menjadi gula darah, membutuhkan waktu yang sama, yaitu 3 menit. Untuk mengubah gula darah menjadi energi, juga dibutuhkan waktu 3 menit.</p>
<p>Indeks Lelah pankreas juga jauh lebih rendah, yaitu +0,0005! Ini berarti lebih rendah 10.000 x dari gula pasir! Pankreas hampir tidak merasa lelah mengkonversi gula batu menjadi energi. Ini berarti gula batu masih merupakan karbohidrat kompleks yang sehat. Dengan demikian, gula batu merupakan makanan yang jauh lebih sehat dari gula pasir. Pankreas yang normal mampu mengkonversi 6 sendok makan gula batu menjadi energi setiap hari atau kira-kira 60 gram.</p>
<h4>Gula Merah:</h4>
<p>Gula merah juga mempunyai efek yang berbeda dengan gula pasir. Untuk mengkonversi gula merah menjadi gula darah di dalam tubuh, dibutuhkan waktu yang relatif sama, yaitu 3 menit. Selanjutnya, untuk mengubah gula darah menjadi energi, juga dibutuhkan waktu yang singkat, yaitu 3 menit juga.</p>
<p>Indeks Lelah pankreas dalam menghasilkan insulin untuk mengubah gula darah menjadi energi +0,00005! Ternyata lebih rendah kira-kira 10 x dari gula batu! Ini berarti gula merah masih merupakan karbohidrat kompleks yang sehat. Dengan demikian, gula merah termasuk dalam makanan sehat. Pankreas mampu mengkonversi 9 sendok makan gula merah menjadi energi setiap hari atau kira-kira 90 gram.</p>
<h4>Indeks Manfaat:</h4>
<p>Dengan menggunakan metoda Energi 5 Elemen diperoleh Indeks Manfaat terhadap pankreas dari ketiga jenis gula di atas. Gula pasir menghasilkan nilai negatif, baik bagi tubuh maupun bagi pankreas, yang berarti merugikan bagi kesehatan. Gula batu dan gula merah memberikan hasil positif bagi tubuh dan pankreas, yang berarti bermanfaat bagi kesehatan.</p>
<ul>
<li>Gula pasir: Indeks Manfaat terhadap tubuh = -15, terhadap pankreas = -5.</li>
<li>Gula batu: Indeks Manfaat terhadap tubuh = +5, terhadap pankreas = +3.</li>
<li>Gula merah: Indeks Manfaat terhadap tubuh  = +5, terhadap pankreas = +3.</li>
</ul>
<p>Agar pankreas tidak kelelahan dan tetap sehat, sebaiknya kita lebih banyak mengkonsumsi gula merah dan gula batu yang masih merupakan karbohidrat kompleks yang sehat. Dengan mengkonsumsi banyak gula pasir yang merupakan karbohidrat sederhana yang tidak sehat, pankreas akan cepat lelah dan akibatnya akan sakit dan selanjutnya rusak. Selain itu juga akan menyebabkan kegemukan dan diabetes. Selain itu, sebaiknya jangan mengkonsumsi gula secara berlebihan, sekalipun gula merah maupun gula batu, karena pankreas juga mempunyai batas kemampuan untuk mengkonversi gula menjadi energi.</p>
<h4 style="text-align: center;">Salam Sehat Bahagia!</h4>
<p><a title="Energi 5 Elemen dan Rahasia Kesehatan" href="http://www.5elemen.com">www.5elemen.com</a></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.5elemen.com/energi-5-elemen-gula-pasir-gula-batu-dan-gula-merah/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>38</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Energi 5 Elemen, Indeks Sehat, dan Indeks Manfaat (4)</title>
		<link>http://www.5elemen.com/energi-5-elemen-indeks-sehat-dan-indeks-manfaat-4</link>
		<comments>http://www.5elemen.com/energi-5-elemen-indeks-sehat-dan-indeks-manfaat-4#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 08 May 2009 05:19:21 +0000</pubDate>
		<dc:creator>aleysius</dc:creator>
				<category><![CDATA[Garam]]></category>
		<category><![CDATA[Goreng-gorengan]]></category>
		<category><![CDATA[Gula]]></category>
		<category><![CDATA[Indeks Energi]]></category>
		<category><![CDATA[Indeks Manfaat]]></category>
		<category><![CDATA[Keju]]></category>
		<category><![CDATA[Margarin]]></category>
		<category><![CDATA[Mentega]]></category>
		<category><![CDATA[Minuman Beralkohol]]></category>
		<category><![CDATA[Minuman Berkarbonasi]]></category>
		<category><![CDATA[Minuman Kopi]]></category>
		<category><![CDATA[Minuman Soda]]></category>
		<category><![CDATA[Santan]]></category>
		<category><![CDATA[Teh Manis]]></category>
		<category><![CDATA[5 Elements Energy]]></category>
		<category><![CDATA[Bumbu Masak]]></category>
		<category><![CDATA[Bumbu Mie Instan]]></category>
		<category><![CDATA[Daging Binatang Kaki Dua]]></category>
		<category><![CDATA[Daging Binatang Kaki Empat]]></category>
		<category><![CDATA[Energi 5 Elemen]]></category>
		<category><![CDATA[Energi Kesehatan]]></category>
		<category><![CDATA[Five Element]]></category>
		<category><![CDATA[Gula Tanpa Kalori]]></category>
		<category><![CDATA[Ikan]]></category>
		<category><![CDATA[IM-E5E]]></category>
		<category><![CDATA[Makanan Tidak Sehat]]></category>
		<category><![CDATA[Mi Instan]]></category>
		<category><![CDATA[Minuman Bergula]]></category>
		<category><![CDATA[Minuman Bersoda]]></category>
		<category><![CDATA[Minuman Kopi Manis]]></category>
		<category><![CDATA[Minuman Manis]]></category>
		<category><![CDATA[Minuman Teh Manis]]></category>
		<category><![CDATA[Narkoba]]></category>
		<category><![CDATA[Rahasia Kesehatan]]></category>
		<category><![CDATA[Rokok]]></category>
		<category><![CDATA[Telur]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.5elemen.com/?p=1103</guid>
		<description><![CDATA[Indeks Manfaat Energi 5 Elemen (IM-E5E) Pada Makanan Dan Minuman Tidak Sehat Oleh : Aleysius H. Gondosari Pada tulisan berikut ini kita akan lanjutkan dengan pembahasan Indeks Manfaat Energi 5 Elemen (IM-E5E) untuk mengukur energi kesehatan dari makanan dan minuman tidak sehat terhadap kesehatan manusia, yaitu daging, ikan, telur, rokok, alkohol, gula, garam, makanan yang [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<h3 style="text-align: center;">Indeks Manfaat Energi 5 Elemen (IM-E5E) Pada Makanan Dan Minuman Tidak Sehat</h3>
<p>Oleh : Aleysius H. Gondosari</p>
<p>Pada tulisan berikut ini kita akan lanjutkan dengan pembahasan Indeks Manfaat Energi 5 Elemen (IM-E5E) untuk mengukur energi kesehatan dari makanan dan minuman tidak sehat terhadap kesehatan manusia, yaitu daging, ikan, telur, rokok, alkohol, gula, garam, makanan yang digoreng, makanan dengan rantai proses panjang, makanan yang diawetkan. Melalui IM-E5E ini kita berusaha mengetahui rahasia kesehatan lebih lanjut melalui pengukuran energi.</p>
<p><span id="more-1103"></span></p>
<p>Indeks ini diperoleh dengan mengukur perbandingan kuat lemahnya energi yang diukur melalui metoda Energi 5 Elemen. Indeks ini akan diwakili oleh angka yang menunjukkan perbandingan relatif antara energi yang satu dengan energi yang lain.</p>
<h4>Indeks Manfaat (IM-E5E) Pada Daging, Ikan, Telur :</h4>
<ul>
<li>Daging binatang berkaki empat = -5 s/d -20</li>
<li>Daging binatang berkaki dua = -2 s/d -10</li>
<li>Ikan = 0</li>
<li>Telur = -2 s/d -20</li>
</ul>
<h4>Indeks Manfaat (IM-E5E) dari Goreng-Gorengan, Keju, Margarin, Mentega, Santan :</h4>
<ul>
<li>Goreng-Gorengan (digoreng 1 kali dengan minyak baru) = 0</li>
<li>Goreng-Gorengan (digoreng berkali-kali) = -2 s/d -10</li>
<li>Goreng-Gorengan (digoreng dengan minyak bekas) = -5 s/d -20</li>
<li>Keju = 0</li>
<li>Margarin = 0 s/d -3</li>
<li>Mentega = 0 s/d -10</li>
<li>Santan = 0 s/d -15</li>
</ul>
<p>Indeks Manfaat (IM-E5E) Pada Makanan Dan Minuman Tidak Sehat Lainnya :</p>
<ul>
<li>Bumbu Masak = 0 s/d -20</li>
<li>Bumbu Mie Instan = 0 s/d -15</li>
<li>Gula = -3 s/d -40</li>
<li>Gula Tanpa Kalori = 0</li>
<li>Garam = 0 s/d -3</li>
<li>Minuman Berkarbonasi (Bersoda) = -3 s/d -15</li>
<li>Minuman Beralkohol Ringan = -10 s/d -30</li>
<li>Minuman Beralkohol Berat = -20 s/d -200</li>
<li>Minuman Manis Bergula = -3 s/d -40</li>
<li>Minuman Manis Dengan Gula Tanpa Kalori = 0</li>
<li>Minuman Kopi = 0 s/d -3</li>
<li>Minuman Kopi Manis = 0 s/d -5</li>
<li>Minuman Teh = 0</li>
<li>Minuman Teh Manis = 0 s/d -5</li>
<li>Narkoba = -30 s/d -100</li>
<li>Rokok = -15 s/d -30</li>
</ul>
<p><em><strong>Catatan :</strong></em><br />
Indeks Manfaat (IM-E5E) ini hanya merupakan angka referensi secara umum untuk tubuh, dan tidak dapat dijadikan patokan untuk organ tubuh yang lebih khusus. Sebagai contoh, santan dan mentega merupakan makanan yang tidak sehat untuk organ jantung, gula merupakan makanan yang tidak sehat untuk pankreas dan kaki.</p>
<h4>Kondisi Yang Dapat Membuat Makanan dan Minuman Menjadi Semakin Tidak Sehat :</h4>
<ul>
<li>Dikonsumsi dalam jumlah berlebihan, misalnya : setiap hari minum minuman manis bergula</li>
<li>Proses masak yang tidak sehat, misalnya digoreng, dipanaskan berkali-kali seperti santan</li>
<li>Terlalu banyak mengkonsumsi bumbu masak dan bumbu mie instan</li>
</ul>
<h4>Menjaga Kesehatan dengan Diet Makanan Seimbang dan Proses Masak yang Sehat :</h4>
<p>Untuk menjaga kesehatan, bila makanan yang tidak sehat tidak bisa dihilangkan dari menu makanan sehari-hari, maka kita dapat melakukan hal-hal sebagai berikut :</p>
<ul>
<li>Melakukan proses masak yang lebih sehat, misalnya : makanan segar, dikukus atau direbus</li>
<li>Mengurangi proses masak yang tidak sehat, misalnya : digoreng, dipanaskan berkali-kali</li>
<li>Melakukan diet yang seimbang dengan makanan sehat. Pada diet makanan makrobiotik dianjurkan untuk mengkonsumsi maksimum 20% makanan hewani (daging, ikan, telur) dan 80% makanan nabati (sayur-sayuran, buah-buahan, akar dan umbi, biji-bijian, kacang-kacangan, fermentasi)</li>
<li>Mengurangi frekuensi makan makanan tidak sehat, misalnya setiap beberapa hari sekali</li>
<li>Minum minuman tanpa gula</li>
<li>Minum minuman manis dengan gula tanpa kalori</li>
<li>Minum minuman manis dengan teh, karena teh dapat mengurangi sebagian efek negatif gula</li>
<li>Menggunakan bumbu masak alami dari bahan nabati sehingga tidak berbahaya</li>
<li>Mengurangi konsumsi bumbu masak dengan cara mengganti sebagian bumbu masak dengan garam dan gula</li>
</ul>
<h4 style="text-align: center;">Salam Sehat Selalu</h4>
<p><a title="Energi 5 Elemen Dan Rahasia Kesehatan" href="http://www.5elemen.com">www.5elemen.com</a></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.5elemen.com/energi-5-elemen-indeks-sehat-dan-indeks-manfaat-4/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Energi 5 Elemen Dan Diabetes (2)</title>
		<link>http://www.5elemen.com/energi-5-elemen-dan-diabetes-2</link>
		<comments>http://www.5elemen.com/energi-5-elemen-dan-diabetes-2#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 28 Apr 2009 05:28:05 +0000</pubDate>
		<dc:creator>aleysius</dc:creator>
				<category><![CDATA[5 Elemen]]></category>
		<category><![CDATA[Bawah Perut]]></category>
		<category><![CDATA[Diabetes]]></category>
		<category><![CDATA[Goreng-gorengan]]></category>
		<category><![CDATA[Gula]]></category>
		<category><![CDATA[Makanan Tidak Sehat]]></category>
		<category><![CDATA[Minuman Beralkohol]]></category>
		<category><![CDATA[Minuman Berkarbonasi]]></category>
		<category><![CDATA[Minuman Soda]]></category>
		<category><![CDATA[Minuman Tidak Sehat]]></category>
		<category><![CDATA[Organ Tubuh]]></category>
		<category><![CDATA[Pankreas]]></category>
		<category><![CDATA[Penyakit]]></category>
		<category><![CDATA[Teh Manis]]></category>
		<category><![CDATA[Diabetes Mellitus]]></category>
		<category><![CDATA[DM]]></category>
		<category><![CDATA[Energi 5 Elemen]]></category>
		<category><![CDATA[Energi Kesehatan]]></category>
		<category><![CDATA[Rahasia Kesehatan]]></category>
		<category><![CDATA[Rokok]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.5elemen.com/?p=873</guid>
		<description><![CDATA[10 Kebiasaan Makan Dan Minum Pemicu Diabetes Mellitus (DM) Berikut ini artikel yang saya terima dari Teman-Teman melalui e-mail dan facebook. Semoga bermanfaat bagi Pembaca. Makanan Dan Minuman Tidak Sehat Yang Dapat Memicu Diabetes : Dalam hidup ini berlaku hukum &#8220;tabungan&#8221;. Apa yang kita lakukan menjadi tabungan di masa mendatang. Apa yang kita tabung sedikit [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<h3 style="text-align: center;">10 Kebiasaan Makan Dan Minum Pemicu Diabetes Mellitus (DM)</h3>
<p>Berikut ini artikel yang saya terima dari Teman-Teman melalui e-mail dan facebook. Semoga bermanfaat bagi Pembaca.<span id="more-873"></span></p>
<h4>Makanan Dan Minuman Tidak Sehat Yang Dapat Memicu Diabetes :</h4>
<p>Dalam hidup ini berlaku hukum &#8220;tabungan&#8221;. Apa yang kita lakukan menjadi tabungan di masa mendatang. Apa yang kita tabung sedikit demi sedikit akan terasa hasilnya bertahun-tahun kemudian. Begitu pun dengan penyakit. Mulai dari segelas minuman favorit hingga suka menonton TV hingga larut. Siapa nyana kalau itu bisa meningkatkan risiko diabetes?</p>
<p><strong>1. Teh manis</strong></p>
<p>Penjelasannya sederhana. Tingginya asupan gula menyebabkan kadar gula darah melonjak tinggi. Belum lagi risiko kelebihan kalori.. Segelas teh manis kira-kira mengandung 250-300 kalori (tergantung kepekatan). Kebutuhan kalori wanita dewasa rata-rata adalah 1.900 kalori per hari (tergantung aktivitas). Dari teh manis saja kita sudah dapat 1.000-1.200 kalori. Belum ditambah tiga kali makan nasi beserta lauk pauk. Patut diduga kalau setiap hari kita kelebihan kalori. Ujungnya: obesitas dan diabetes.</p>
<p>Pengganti: Air putih, teh tanpa gula, atau batasi konsumsi gula tidak lebih dari dua sendok teh sehari.</p>
<p><strong>2. Gorengan</strong></p>
<p>Karena bentuknya kecil, satu gorengan tidak cukup buat kita. Padahal gorengan adalah salah satu faktor risiko tinggi pemicu penyakit degeneratif, seperti kardiovaskular, diabetes melitus, dan stroke. Penyebab utama penyakit kardiovaskular (PKV) adalah adanya penyumbatan pembuluh darah koroner, dengan salah satu faktor risiko utamanya adalah dislipidemia. Dislipidemia adalah kelainan metabolisme lipid yang ditandai dengan peningkatan kadar kolesterol total, LDL (kolesterol jahat) dan trigliserida, serta penurunan kadar HDL (kolesterol baik) dalam darah. Meningkatnya proporsi dislipidemia di masyarakat disebabkan kebiasaan mengonsumsi berbagai makanan rendah serat dan tinggi lemak, termasuk gorengan.</p>
<p>Pengganti: Kacang Jepang, atau pie buah.</p>
<p><strong>3. Suka ngemil</strong></p>
<p>Kita mengira dengan membatasi makan siang atau malam bisa menghindarkan diri dari obesitas dan diabetes. Karena belum kenyang, perut diisi dengan sepotong atau dua potong camilan seperti biskuit dan keripik kentang. Padahal, biskuit, keripik kentang, dan kue-kue manis lainnya mengandung hidrat arang tinggi tanpa kandungan serta pangan yang memadai. Semua makanan itu digolongkan dalam makanan dengan glikemik indeks tinggi. Sementara itu, gula dan tepung yang terkandung di dalamnya mempunyai peranan dalam menaikkan kadar gula dalam darah.</p>
<p>Pengganti: Buah potong segar.</p>
<p><strong>4. Kurang tidur</strong></p>
<p>Jika kualitas tidur tidak didapat, metabolisme jadi terganggu. Hasil riset para ahli dari University of Chicago mengungkapkan, kurang tidur selama 3 hari mengakibatkan kemampuan tubuh memproses glukosa menurun drastis. Artinya, risiko diabetes meningkat. Kurang tidur juga dapat merangsang sejenis hormon dalam darah yang memicu nafsu makan. Didorong rasa lapar, penderita gangguan tidur terpicu menyantap makanan berkalori tinggi yang membuat kadar gula darah naik.</p>
<p>Solusi: Tidur tidak kurang dari 6 jam sehari, atau sebaiknya 8 jam sehari.</p>
<p><strong>5. Malas beraktivitas fisik</strong></p>
<p>Badan Kesehatan Dunia (WHO) mengatakan, kasus diabetes di negara-negara Asia akan naik hingga 90 persen dalam 20 tahun ke depan. &#8220;Dalam 10 tahun belakangan, jumlah penderita diabetes di Hanoi, Vietnam, berlipat ganda. Sebabnya? Di kota ini, masyarakatnya lebih memilih naik motor dibanding bersepeda,&#8221; kata Dr Gauden Galea, Penasihat WHO untuk Penyakit Tidak Menular di Kawasan Pasifik Barat.</p>
<p>Kesimpulannya, mereka yang sedikit aktivitas fisik memiliki risiko obesitas lebih tinggi dibanding mereka yang rajin bersepeda, jalan kaki, atau aktivitas lainnya.</p>
<p>Solusi: Bersepeda ke kantor.</p>
<p><strong>6. Sering stres</strong></p>
<p>Stres sama seperti banjir, harus dialirkan agar tidak terjadi banjir besar. Saat stres datang, tubuh akan meningkatkan produksi hormon epinephrine dan kortisol supaya gula darah naik dan ada cadangan energi untuk beraktivitas. Tubuh kita memang dirancang sedemikian rupa untuk maksud yang baik. Namun, kalau gula darah terus dipicu tinggi karena stres berkepanjangan tanpa jalan keluar, sama saja dengan bunuh diri pelan-pelan.</p>
<p>Solusi: Bicaralah pada orang yang dianggap bermasalah, atau ceritakan pada sahabat terdekat.</p>
<p><strong>7. Kecanduan rokok</strong></p>
<p>Sebuah penelitian di Amerika yang melibatkan 4.572 relawan pria dan wanita menemukan bahwa risiko perokok aktif terhadap diabetes naik sebesar 22 persen. Disebutkan pula bahwa naiknya risiko tidak cuma disebabkan oleh rokok, tetapi kombinasi berbagai gaya hidup tidak sehat, seperti pola makan dan olahraga.</p>
<p>Pengganti: Permen bebas gula. Cara yang lebih progresif adalah mengikuti hipnoterapi. Pilihlah ahli hipnoterapi yang sudah berpengalaman dan bersertifikat resmi.</p>
<p><strong>8. Menggunakan pil kontrasepsi</strong></p>
<p>Kebanyakan pil kontrasepsi terbuat dari kombinasi hormon estrogen dan progestin, atau progestin saja. Pil kombinasi sering menyebabkan perubahan kadar gula darah. Menurut dr. Dyah Purnamasari S, Sp PD, dari Divisi Metabolik Endokrinologi RSCM, kerja hormon pil kontrasepsi berlawanan dengan kerja insulin. Karena kerja insulin dilawan, pankreas dipaksa bekerja lebih keras untuk memproduksi insulin. Jika terlalu lama dibiarkan, pankreas menjadi letih dan tidak berfungsi dengan baik.</p>
<p>Solusi: Batasi waktu penggunaan pil-pil hormonal, jangan lebih dari 5 tahun.</p>
<p><strong>9. Takut kulit jadi hitam</strong></p>
<p>Menurut jurnal Diabetes Care, wanita dengan asupan tinggi vitamin D dan kalsium berisiko paling rendah terkena diabetes tipe 2. Selain dari makanan, sumber vitamin D terbaik ada di sinar matahari. Dua puluh menit paparan sinar matahari pagi sudah mencukupi kebutuhan vitamin D selama tiga hari.. Beberapa penelitian terbaru, di antaranya yang diterbitkan oleh American Journal of Epidemiology, menyebutkan bahwa vitamin D juga membantu keteraturan metabolisme tubuh, termasuk gula darah.</p>
<p>Solusi: Gunakan krim tabir surya sebelum &#8220;berjemur&#8221; di bawah sinar matahari pagi selama 10-15 menit.</p>
<p><strong>10. Keranjingan soda, minuman karbonasi, minuman beralkohol<br />
</strong></p>
<p>Dari penelitian yang dilakukan oleh The Nurses&#8217; Health Study II terhadap 51.603 wanita usia 22-44 tahun, ditemukan bahwa peningkatan konsumsi minuman bersoda atau minuman berkarbonasi membuat berat badan dan risiko diabetes melambung tinggi. Para peneliti mengatakan, kenaikan risiko itu terjadi karena kandungan pemanis yang ada dalam minuman bersoda. Selain itu, asupan kalori cair tidak membuat kita kenyang sehingga terdorong untuk minum lebih banyak.</p>
<p>Demikian pula pada minuman beralkohol.</p>
<p>Pengganti: Jus dingin tanpa gula.*</p>
<h4 style="text-align: center;">Salam Sehat Selalu</h4>
<p><a title="Energi 5 Elemen Dan Rahasia Kesehatan" href="http://www.5elemen.com">www.5elemen.com</a></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.5elemen.com/energi-5-elemen-dan-diabetes-2/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Energi 5 Elemen, pH, Makanan Sehat, Penyakit, Dan Kanker</title>
		<link>http://www.5elemen.com/energi-5-elemen-ph-makanan-sehat-penyakit-dan-kanker</link>
		<comments>http://www.5elemen.com/energi-5-elemen-ph-makanan-sehat-penyakit-dan-kanker#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 21 Apr 2009 05:02:29 +0000</pubDate>
		<dc:creator>aleysius</dc:creator>
				<category><![CDATA[5 Elemen]]></category>
		<category><![CDATA[Air Kelapa Tua]]></category>
		<category><![CDATA[Akar]]></category>
		<category><![CDATA[Aliran Energi]]></category>
		<category><![CDATA[Batuk]]></category>
		<category><![CDATA[Biji-Bijian]]></category>
		<category><![CDATA[Buah-Buahan]]></category>
		<category><![CDATA[Elemen ke-1 Bumi]]></category>
		<category><![CDATA[Elemen ke-2 Air]]></category>
		<category><![CDATA[Elemen ke-3 Api]]></category>
		<category><![CDATA[Elemen ke-4 Udara]]></category>
		<category><![CDATA[Elemen ke-5 Ether]]></category>
		<category><![CDATA[Energi]]></category>
		<category><![CDATA[Energi Kesehatan]]></category>
		<category><![CDATA[Fermentasi]]></category>
		<category><![CDATA[Gangguan Asam Urat]]></category>
		<category><![CDATA[Gangguan Cholesterol]]></category>
		<category><![CDATA[Goreng-gorengan]]></category>
		<category><![CDATA[Gula]]></category>
		<category><![CDATA[Kacang-Kacangan]]></category>
		<category><![CDATA[Kanker]]></category>
		<category><![CDATA[Keju]]></category>
		<category><![CDATA[Kelancaran Energi]]></category>
		<category><![CDATA[Lingkungan]]></category>
		<category><![CDATA[Makanan Sehat]]></category>
		<category><![CDATA[Makanan Tidak Sehat]]></category>
		<category><![CDATA[Margarin]]></category>
		<category><![CDATA[Mentega]]></category>
		<category><![CDATA[Minuman Beralkohol]]></category>
		<category><![CDATA[Minuman Berkarbonasi]]></category>
		<category><![CDATA[Minuman Kopi]]></category>
		<category><![CDATA[Minuman Sehat]]></category>
		<category><![CDATA[Minuman Tidak Sehat]]></category>
		<category><![CDATA[Penyakit]]></category>
		<category><![CDATA[Sakit Flu]]></category>
		<category><![CDATA[Santan]]></category>
		<category><![CDATA[Sayur-Sayuran]]></category>
		<category><![CDATA[Sinar Matahari Pagi]]></category>
		<category><![CDATA[Umbi]]></category>
		<category><![CDATA[Air Kelapa Segar Tua]]></category>
		<category><![CDATA[Alkali]]></category>
		<category><![CDATA[Asam]]></category>
		<category><![CDATA[Asam Urat]]></category>
		<category><![CDATA[Basa]]></category>
		<category><![CDATA[Cholesterol]]></category>
		<category><![CDATA[Daging]]></category>
		<category><![CDATA[Demam]]></category>
		<category><![CDATA[Diabetes]]></category>
		<category><![CDATA[Elemen Air]]></category>
		<category><![CDATA[Elemen Api]]></category>
		<category><![CDATA[Elemen Bumi]]></category>
		<category><![CDATA[Elemen Ether]]></category>
		<category><![CDATA[Elemen Udara]]></category>
		<category><![CDATA[Energi 5 Elemen]]></category>
		<category><![CDATA[flu]]></category>
		<category><![CDATA[Ikan]]></category>
		<category><![CDATA[pH]]></category>
		<category><![CDATA[Polusi Udara]]></category>
		<category><![CDATA[Potential of Hydrogen]]></category>
		<category><![CDATA[Rokok]]></category>
		<category><![CDATA[Stress]]></category>
		<category><![CDATA[Susu ASI]]></category>
		<category><![CDATA[Susu Bayi]]></category>
		<category><![CDATA[Susu Kaleng]]></category>
		<category><![CDATA[Susu Kedele]]></category>
		<category><![CDATA[Telur]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.5elemen.com/?p=875</guid>
		<description><![CDATA[Hubungan Antara Energi 5 Elemen, pH, Makanan Sehat, Penyakit, Dan Kanker Oleh : Aleysius H. Gondosari Apakah ada hubungan antara pH dengan energi 5 Elemen? Ternyata ada. pH adalah singkatan dari potential of Hydrogen. pH digunakan untuk mengukur derajat keasaman suatu zat. Selain itu pH juga dapat digunakan untuk mengukur keseimbangan asam dan basa dalam [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<h3 style="text-align: center;">Hubungan Antara Energi 5 Elemen, pH, Makanan Sehat, Penyakit, Dan Kanker</h3>
<p>Oleh : Aleysius H. Gondosari</p>
<p>Apakah ada hubungan antara pH dengan energi 5 Elemen? Ternyata ada. pH adalah singkatan dari <em>potential of Hydrogen</em>. pH digunakan untuk mengukur derajat keasaman suatu zat. Selain itu pH juga dapat digunakan untuk mengukur keseimbangan asam dan basa dalam tubuh. Nilai pH bervariasi mulai dari 0 sampai dengan 14. Dalam kondisi netral di mana basa seimbang dengan asam, nilai pH sama dengan 7. Bila pH suatu zat lebih tinggi dari 7, berarti makin bersifat basa atau alkali, dan lebih kaya akan oksigen. Bila pH suatu zat lebih rendah dari 7, berarti bersifat asam dan mengandung lebih sedikit oksigen.<span id="more-875"></span></p>
<h4>Hubungan Antara Kesehatan Dan pH Tubuh :</h4>
<p>Dalam kondisi sehat dan normal, tubuh manusia bersifat basa atau alkali dengan derajat keasaman atau pH sama dengan 7,4. Dalam kondisi yang seperti ini, tubuh kita akan kuat menghadapi penyakit dan kanker.</p>
<p>Bila tubuh manusia bersifat asam, maka tubuh mulai sakit, yaitu :</p>
<ol>
<li> Pada tingkat pH 6,9 tubuh mulai rentan terhadap infeksi virus yang umum seperti deman, batuk dan flu.</li>
<li>Sel-sel kanker tumbuh dengan subur di dalam tubuh pada kondisi pH 5,5.</li>
</ol>
<p>Asam urat, kadar gula darah yang tinggi, dan racun-racun yang mengendap di dalam tubuh yang berasal dari garam, gula, bahan pengawet, dan makanan yang bersifat asam akan membuat tubuh menjadi asam, sehingga lebih mudah mendapat penyakit. Ketika kondisi tubuh kita semakin asam, kita lebih mudah terserang penyakit-penyakit kronis dan kanker.</p>
<p>Kira-kira 30 tahun yl., ada sebuah cerita tentang Dr. Lu dari Taiwan yang berhasil mengobati pasiennya dari penyakit kanker, dengan menganjurkan makan makanan yang bersifat basa.</p>
<h4>Hubungan Antara Energi 5 Elemen Dan pH Tubuh :</h4>
<ol>
<li>ketika pH tubuh mencapai 7,4 maka energi kesehatan 5 Elemen akan mengalir dengan lancar mulai dari elemen Ether, Udara, Api, Air, dan Bumi.</li>
<li> Bila pH berada di bawah 7,4, energi 5 Elemen tidak akan mengalir.</li>
<li> Pada kondisi pH tubuh 6,9, akan ada salah satu elemen yang energinya mulai terhambat. Ini berarti salah satu organ tubuh mulai sakit.</li>
<li>Pada saat kondisi pH pada elemen Udara mencapai 6,5, maka mulai terjadi gangguan cholesterol pada jantung, yang disebabkan oleh asam lemak jenuh.</li>
<li>Pada saat kondisi pH pada elemen Bumi mencapai 6,5, maka mulai terjadi gangguan asam urat pada kaki, yang disebabkan oleh endapan asam urat yang tinggi pada elemen Bumi.</li>
<li>Pada saat kondisi pH tubuh mencapai 6,0, maka energi pada elemen tersebut akan menjadi nol. Penyakit berat mulai terjadi dalam kondisi ini. Gejala kanker juga mulai muncul pada kondisi ini, pada organ tubuh yang mengalami pH 6,0.</li>
<li>Pada saat kondisi pH pada elemen Bumi mencapai 6,0, maka mulai terjadi gangguan diabetes, yang disebabkan oleh endapan gula yang tinggi pada elemen Bumi.</li>
</ol>
<p>Bila tidak diobati dengan makanan basa, akan mulai terjadi kekurangan energi pada elemen dan organ tubuh, dan pH akan terus turun.</p>
<h4>Analisa Energi 5 Elemen Pada Makanan Yang Bersifat Basa Tinggi Dengan pH di atas 7 :</h4>
<p>Makanan yang bersifat basa tinggi adalah makanan yang berasal dari tumbuh-tumbuhan segar yang sudah matang, belum dipanaskan atau dimasak, rata-rata juga mempunyai pH 7.4, yaitu :</p>
<ul>
<li>Sinar matahari pagi sebelum jam 09.00.</li>
<li>Susu ASI</li>
<li>Tempe segar</li>
<li> Tahu segar</li>
<li> Tape singkong segar</li>
<li>Oncom</li>
<li> Air kelapa tua</li>
<li> Sayur-sayuran segar seperti kacang panjang, toge, bayam, kangkung, daun singkong, daun pepaya, daun katuk, leunca</li>
<li> Buah-buahan segar yang sudah matang seperti pepaya, semangka, apel, tomat, mentimun, terong, terong hijau</li>
<li>Umbi dan Akar seperti wortel, bengkuang, singkong, ubi, kentang, talas</li>
<li> Kacang-kacangan segar seperti kacang merah, kacang hijau, kacang tanah</li>
<li> Biji-bijian seperti padi, gandum, jagung, kentang, ubi yang masih utuh dan belum dijadikan tepung sehingga mengandung karbohidrat kompleks</li>
</ul>
<h4>Analisa Energi 5 Elemen Pada Makanan Yang Bersifat Basa Rendah dengan pH di atas 7 :</h4>
<p>Adalah makanan yang bersifat basa tinggi, tetapi sudah mengalami proses pemanasan seperti dikukus atau direbus, sehingga nilai pH turun menjadi kira-kira 7,1,  yaitu :</p>
<ul>
<li>Sinar matahari pagi sebelum pk. 12.00 siang</li>
<li>Susu segar</li>
<li>Susu bayi</li>
<li>Tempe yang dikukus, atau direbus</li>
<li> Tahu yang dikukus, atau direbus</li>
<li> Sayur-sayuran yang dikukus, atau direbus</li>
<li> Kacang-kacangan seperti kacang merah, kacang hijau, yang dikukus, atau direbus</li>
<li> Biji-bijian seperti Padi, gandum, jagung, kentang, ubi yang dikukus atau direbus</li>
</ul>
<h4>Analisa Energi 5 Elemen Pada Makanan Yang Bersifat Sedikit Asam Dengan pH di bawah 7 :</h4>
<ul>
<li>Sinar matahari siang setelah pk. 12.00</li>
<li>Susu kedele</li>
<li>Susu kaleng</li>
<li>Ikan yang direbus</li>
<li> Margarin</li>
<li> Keju</li>
<li> Buah-buahan yang belum matang</li>
<li> Biji-bijian yang sudah dijadikan tepung seperti padi, gandum, jagung, kentung, ubi sehingga karbohidrat kompleks berubah menjadi karbohidrat sederhana</li>
<li> Makanan dari tumbuh-tumbuhan yang digoreng seperti kentang goreng, kacang goreng, tempe goreng, tahu goreng, singkong goreng, pisang goreng</li>
<li> Minuman teh</li>
<li> Gula</li>
</ul>
<h4>Analisa Energi 5 Elemen Pada Makanan Yang Sangat Asam Dengan pH 5 Atau Di Bawahnya :</h4>
<ul>
<li>Daging dan telur yang direbus</li>
<li> Daging, ikan, telur yang digoreng atau dibakar</li>
<li> Mentega</li>
<li> Roti yang dibuat dari tepung</li>
<li> Minuman bersoda atau berkarbonasi</li>
<li> Minuman beralkohol</li>
<li> Minuman kopi</li>
<li> Cuka</li>
</ul>
<h4>Sumber Lain Penyebab Turunnya pH tubuh di bawah 5 :</h4>
<ul>
<li>Rokok</li>
<li>Udara yang terpolusi asap rokok dan asap kendaraan bermotor</li>
</ul>
<h4>Stress Menyebabkan pH Tubuh Turun Dan Menyebabkan Sakit :</h4>
<p>Stress akibat pekerjaan atau kondisi keluarga juga dapat mempengaruhi turunnya pH di bawah 7 pada bagian tubuh tertentu, misalnya pada pencernaan, lambung, tenggorokan, gigi, dan kepala. Energi 5 Elemen pada organ tersebut juga akan turun. Bila stress cukup berat, maka pH bisa turun lebih banyak, sehingga dapat memicu kanker.</p>
<h4 style="text-align: center;">Salam Sehat Selalu</h4>
<p><a title="Energi 5 Elemen Dan Rahasia Kesehatan" href="http://www.5elemen.com">www.5elemen.com</a></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.5elemen.com/energi-5-elemen-ph-makanan-sehat-penyakit-dan-kanker/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>25</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Energi 5 Elemen Dan Asam Urat</title>
		<link>http://www.5elemen.com/energi-5-elemen-dan-asam-urat</link>
		<comments>http://www.5elemen.com/energi-5-elemen-dan-asam-urat#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 19 Apr 2009 05:51:21 +0000</pubDate>
		<dc:creator>aleysius</dc:creator>
				<category><![CDATA[5 Elemen]]></category>
		<category><![CDATA[Air Kelapa Tua]]></category>
		<category><![CDATA[Aliran Energi]]></category>
		<category><![CDATA[Bengkuang]]></category>
		<category><![CDATA[Buah Kelapa]]></category>
		<category><![CDATA[Buah-Buahan]]></category>
		<category><![CDATA[Daun Katuk]]></category>
		<category><![CDATA[Elemen ke-1 Bumi]]></category>
		<category><![CDATA[Elemen ke-2 Air]]></category>
		<category><![CDATA[Energi]]></category>
		<category><![CDATA[Energi Kesehatan]]></category>
		<category><![CDATA[Energi Pelancar]]></category>
		<category><![CDATA[Energi Pembersih]]></category>
		<category><![CDATA[Energi Penguat]]></category>
		<category><![CDATA[Energi Penyehat]]></category>
		<category><![CDATA[Gangguan Asam Urat]]></category>
		<category><![CDATA[Makanan Sehat]]></category>
		<category><![CDATA[Minuman Beralkohol]]></category>
		<category><![CDATA[Minuman Sehat]]></category>
		<category><![CDATA[Minuman Tidak Sehat]]></category>
		<category><![CDATA[Penyakit]]></category>
		<category><![CDATA[Pepaya]]></category>
		<category><![CDATA[Pola Energi]]></category>
		<category><![CDATA[Sakit Kaki]]></category>
		<category><![CDATA[Sakit Tangan]]></category>
		<category><![CDATA[Sayur-Sayuran]]></category>
		<category><![CDATA[Umbi]]></category>
		<category><![CDATA[Wortel]]></category>
		<category><![CDATA[Air Kelapa Matang]]></category>
		<category><![CDATA[Asam Urat]]></category>
		<category><![CDATA[Daging Hati]]></category>
		<category><![CDATA[Daging Jeroan]]></category>
		<category><![CDATA[Daging Otak]]></category>
		<category><![CDATA[Elemen Air]]></category>
		<category><![CDATA[Elemen Bumi]]></category>
		<category><![CDATA[Energi 5 Elemen]]></category>
		<category><![CDATA[Energi Pembersih Racun]]></category>
		<category><![CDATA[Gout Arthritis]]></category>
		<category><![CDATA[Kaki Kaku]]></category>
		<category><![CDATA[Kaldu Daging]]></category>
		<category><![CDATA[Lobak Putih]]></category>
		<category><![CDATA[Makanan Tidak Sehat]]></category>
		<category><![CDATA[Rahasia Kesehatan]]></category>
		<category><![CDATA[Tangan Kaku]]></category>
		<category><![CDATA[Telur]]></category>
		<category><![CDATA[Terong]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.5elemen.com/?p=900</guid>
		<description><![CDATA[Makanan Sehat 5 Elemen Untuk Pengobatan Asam Urat, Kesehatan Kaki, Dan Tangan Oleh : Aleysius H. Gondosari Penyakit asam urat atau Gout Arthritis umumnya menyerang orang-orang yang sudah berumur. Hal ini biasanya ditandai dengan bengkak dan kaku pada sendi-sendi, baik pada kaki maupun pada tangan. Biasanya dimulai dari jari-jari kaki. Hal ini disebabkan oleh tingginya [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<h3 style="text-align: center;">Makanan Sehat 5 Elemen Untuk Pengobatan Asam Urat, Kesehatan Kaki, Dan Tangan</h3>
<p>Oleh : Aleysius H. Gondosari</p>
<p>Penyakit asam urat atau <em>Gout Arthritis</em> umumnya menyerang orang-orang yang sudah berumur. Hal ini biasanya ditandai dengan bengkak dan kaku pada sendi-sendi, baik pada kaki maupun pada tangan. Biasanya dimulai dari jari-jari kaki. Hal ini disebabkan oleh tingginya kadar asam urat dalam darah. <span id="more-900"></span></p>
<p>Asam urat berasal dari sisa metabolisme zat purin dari makanan dan seharusnya terbuang melalui urin. Purin adalah protein dari golongan nukleoprotein. Asam urat yang tidak terbuang akan masuk ke dalam darah sehingga kadar asam urat pada darah akan naik. Selanjutnya akan terjadi endapan kristal asam urat. Bila endapan terjadi pada ginjal, akan terbentuk batu asam urat ginjal atau dikenal sebagai batu ginjal. Bila  terjadi endapan kristal asam urat pada cairan sendi yang masuk ke rongga-rongga sendi, akan mengakibatkan peradangan atau <em>gout</em> pada sendi-sendi.</p>
<p>Asam urat ini dahulu dikenal sebagai penyakit orang kaya, karena zaman dahulu penyakit ini banyak menyerang orang kaya yang senang minum alkohol, makan makanan enak seperti daging, kaldu, hati, jeroan, otak dll. Saat ini asam urat merupakan jenis rematik sendi terbanyak yang menyerang penduduk Indonesia, karena perubahan pola makan.</p>
<h4>Analisa Energi 5 Elemen Pada Asam Urat :</h4>
<p>Dari analisa energi 5 Elemen, pola energi asam urat dimulai dari menurunya energi elemen Air, dan disusul dengan menurunya energi elemen Bumi. Hal ini berarti terjadi gangguan pada ginjal sehingga asam urat tidak bisa dibuang seluruhnya melalui urin, dan mengendap pada sendi-sendi di kaki dan tangan.</p>
<p>Selanjutnya, energi elemen Bumi akan menurun terus karena bertambahnya endapan zat beracun, dan disusul dengan penurunan energi elemen Air karena terganggunya fungsi ginjal atau terbentuknya batu ginjal.</p>
<p>Jadi endapan racun asam urat perlu dibersihkan dari elemen Bumi dan elemen Air, yaitu dari kaki dan ginjal.</p>
<h4>Makanan Sehat 5 Elemen Untuk Asam Urat :</h4>
<p>Untuk menurunkan endapan racun, maka asam urat perlu dibersihkan dari ginjal dan sendi pada kaki dan tangan. Berdasarkan energi 5 Elemen, makanan sehat yang cocok untuk asam urat berturut-turut adalah :</p>
<ol>
<li> <strong>Wortel</strong> : mempunyai energi pembersih racun untuk elemen Bumi, yaitu organ kaki dan tangan. Selain itu wortel juga mempunyai energi pelancar untuk melancarkan energi mulai dari elemen Ether, Udara, Api, Air, dan Bumi.</li>
<li><strong>Lobak Putih</strong> : mempunyai energi pembersih racun untuk elemen Bumi, yaitu organ kaki dan tangan, dan untuk elemen Air, yaitu organ ginjal. Selain itu, lobak putih juga mempunyai energi pelancar mulai dari elemen Ether, Udara, Api, Air, dan Bumi.</li>
<li><strong>Bengkuang</strong> : mempunyai energi pembersih racun untuk elemen Air, yaitu organ ginjal, kandungan, dan prostat. Bila ginjal lebih bersih, maka kemampuan ginjal untuk membersihkan asam urat pada sisa metabolisme juga akan meningkat. Selain itu, bengkuang juga mempunyai energi pelancar untuk melancarkan energi mulai dari elemen Ether, Udara, Api, Air, dan Bumi.</li>
<li><strong>Air Kelapa Tua</strong> : mempunyai energi penyehat dan energi penguat untuk elemen Air, yaitu organ ginjal.</li>
<li><strong>Daun Katu</strong> : mempunyai energi penyehat untuk elemen Air, yaitu organ ginjal.</li>
<li> <strong>Terong</strong> : mempunyai energi penguat untuk elemen Air, yaitu untuk organ ginjal, kandungan, dan prostat.</li>
<li> <strong>Pepaya</strong> : mempunyai energi penyehat untuk elemen Air, yaitu untuk organ ginjal.</li>
</ol>
<p>Sebaiknya makanan-makanan ini dimakan dalam kondisi segar. Bila tidak bisa dimakan segar, maka dapat dikukus, direbus, atau ditumis. Tetapi energi kesehatan-nya akan berkurang dibandingkan dengan kondisi segar.</p>
<h4>Makanan Yang Perlu Dihindari :</h4>
<p>Makanan tidak sehat yang perlu dihindari adalah :</p>
<ol>
<li> Daging binatang kaki empat : jeroan, hati, kaldu, otak</li>
<li> Daging binatang kaki dua</li>
<li> Telur</li>
</ol>
<p>Minuman tidak sehat yang perlu dihindari adalah :</p>
<ul>
<li>Minuman beralkohol</li>
</ul>
<h4 style="text-align: center;">Salam Sehat Selalu</h4>
<p><a title="Energi 5 Elemen dan Rahasia Kesehatan" href="http://www.5elemen.com">www.5elemen.com</a></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.5elemen.com/energi-5-elemen-dan-asam-urat/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>27</slash:comments>
		</item>
	</channel>
</rss>

