<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>5 Elemen Untuk Kesehatan - 5 Elements Balancing &#187; Margarin</title>
	<atom:link href="http://www.5elemen.com/tag/margarin/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://www.5elemen.com</link>
	<description>Terapi Energi 5 Elemen Untuk Kesehatan - Keseimbangan Energi Sehat - Eter Udara Api Air Bumi</description>
	<lastBuildDate>Mon, 28 Nov 2011 12:05:58 +0000</lastBuildDate>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.org/?v=3.1</generator>
<xhtml:meta xmlns:xhtml="http://www.w3.org/1999/xhtml" name="robots" content="noindex" />
		<item>
		<title>Terapi Energi 5 Elemen: Plak Kolesterol, Serangan Jantung, Stroke</title>
		<link>http://www.5elemen.com/terapi-energi-5-elemen-plak-kolesterol-serangan-jantung-stroke</link>
		<comments>http://www.5elemen.com/terapi-energi-5-elemen-plak-kolesterol-serangan-jantung-stroke#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 04 Jan 2010 15:22:14 +0000</pubDate>
		<dc:creator>aleysius</dc:creator>
				<category><![CDATA[5 Elemen]]></category>
		<category><![CDATA[Arteri dan Vena]]></category>
		<category><![CDATA[Elemen ke-3 Api]]></category>
		<category><![CDATA[Goreng-gorengan]]></category>
		<category><![CDATA[Indeks Energi]]></category>
		<category><![CDATA[Indeks Sehat]]></category>
		<category><![CDATA[Makanan Tidak Sehat]]></category>
		<category><![CDATA[Margarin]]></category>
		<category><![CDATA[Mentega]]></category>
		<category><![CDATA[Penyakit]]></category>
		<category><![CDATA[Perut]]></category>
		<category><![CDATA[Plak]]></category>
		<category><![CDATA[Plak Kolesterol]]></category>
		<category><![CDATA[Sakit Jantung]]></category>
		<category><![CDATA[Santan]]></category>
		<category><![CDATA[Stroke]]></category>
		<category><![CDATA[5 Elements Energy Therapy]]></category>
		<category><![CDATA[Aterosklerosis]]></category>
		<category><![CDATA[Elemen ketiga Api]]></category>
		<category><![CDATA[Konsultasi Kesehatan]]></category>
		<category><![CDATA[Minyak Goreng]]></category>
		<category><![CDATA[Pembuluh Darah]]></category>
		<category><![CDATA[Serangan Jantung]]></category>
		<category><![CDATA[Strok]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.5elemen.com/?p=1942</guid>
		<description><![CDATA[Plak Kolesterol pada Pembuluh Darah, Serangan Jantung, dan Stroke Oleh: Aleysius H. Gondosari Kolesterol adalah zat yang dibutuhkan oleh seluruh sel-sel tubuh untuk membentuk dinding sel, vitamin, serta hormon. Tetapi kolesterol akan menjadi masalah bila terlalu banyak di dalam darah. Ada 2 sumber kolesterol, yaitu kolesterol yang berasal dari makanan, dan kolesterol yang dibuat oleh [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<h3 style="text-align: center;">Plak Kolesterol pada Pembuluh Darah, Serangan Jantung, dan Stroke</h3>
<p>Oleh: Aleysius H. Gondosari</p>
<p>Kolesterol adalah zat yang dibutuhkan oleh seluruh sel-sel tubuh untuk membentuk dinding sel, vitamin, serta hormon. Tetapi kolesterol akan menjadi masalah bila terlalu banyak di dalam darah. Ada 2 sumber kolesterol, yaitu kolesterol yang berasal dari makanan, dan kolesterol yang dibuat oleh hati. 80% kolesterol di dalam darah berasal dari hati.<span id="more-1942"></span></p>
<p>Untuk membawa kolesterol ke seluruh sel tubuh, diperlukan lipoprotein. Ada 2 jenis lipoprotein yang penting, yaitu Kolesterol LDL dan Kolesterol HDL. Kolesterol LDL berfungsi untuk membawa kolesterol ke seluruh sel tubuh, dan kolesterol HDL berfungsi untuk membawa kolesterol yang berlebih kembali ke hati untuk diproses menjadi cairan empedu. Jadi baik LDL mau pun HDL kedua-duanya diperlukan oleh tubuh kita. Yang menjadi masalah adalah apabila kolesterol terlalu banyak di dalam darah, dan tidak cukup HDL untuk membawa kolesterol yang berlebih ini kembali ke hati.</p>
<p>Bila terjadi kelebihan kolesterol di dalam darah, kolesterol ini akan mulai menempel pada dinding pembuluh darah membentuk plak sehingga pembuluh darah mulai menyempit. Proses ini disebut juga Aterosklerosis.</p>
<p>Ketika kadar kolesterol telah normal kembali, plak pada dinding pembuluh darah tidak otomatis hilang, tetapi tetap menempel di sana. Bila suatu saat kadar kolesterol naik kembali, kelebihan kolesterol ini akan menempel lagi pada dinding pembuluh darah, sehingga plak semakin tebal dan pembuluh darah semakin menyempit. Suatu saat, pembuluh darah dapat tersumbat. Bila ini terjadi di jantung, akan terjadi serangan jantung. Bila terjadi di otak, akan terjadi stroke.</p>
<p><strong>Memeriksa Plak pada Pembuluh Darah dan Tanda-Tanda Plak</strong></p>
<p>Pembuluh darah arteri dan vena merupakan organ tubuh pada elemen ketiga Api. Bila pembuluh darah tidak sehat, misalnya ada plak, Indeks Sehat-nya akan negatif. Dengan analisis Energi 5 Elemen, plak pada pembuluh darah bisa terdeteksi. Bila saya memeriksa kesehatan teman, dan mengatakan bahwa ada plak pada pembuluh darahnya, teman saya biasanya kaget. Kenapa? Sebab ia sudah memeriksa darah di laboratorium, dan hasilnya normal. Jadi ia tidak percaya bahwa ada plak pada pembuluh darahnya. Tetapi bila saya bertanya, apakah ia sering sakit pada kepala atau tengkuk? Atau apakah tangan, kaki, dan punggungnya sering pegal atau kaku? Atau apakah tekanan darahnya di atas normal? Biasanya jawabannya adalah &#8216;ya&#8217;. Kondisi ini menunjukkan adanya plak di pembuluh darah.</p>
<p><strong>Makanan Tidak Sehat</strong></p>
<p>Jadi berhati-hatilah dengan makanan tidak sehat yang dapat menyebabkan kadar kolesterol tinggi di dalam darah. Misalnya santan, margarin, mentega, minyak goreng, kue bermentega, serta makanan yang digoreng. Makanan seperti ini dapat menyebabkan plak kolesterol di dalam pembuluh darah.</p>
<p>Usahakan untuk memperbanyak mengonsumsi makanan yang segar atau dikukus dan mengurangi makanan tidak sehat.</p>
<p style="text-align: center;"><strong>Salam Sehat Bahagia!</strong></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.5elemen.com/terapi-energi-5-elemen-plak-kolesterol-serangan-jantung-stroke/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>41</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Energi 5 Elemen, Indeks Sehat, dan Indeks Manfaat (4)</title>
		<link>http://www.5elemen.com/energi-5-elemen-indeks-sehat-dan-indeks-manfaat-4</link>
		<comments>http://www.5elemen.com/energi-5-elemen-indeks-sehat-dan-indeks-manfaat-4#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 08 May 2009 05:19:21 +0000</pubDate>
		<dc:creator>aleysius</dc:creator>
				<category><![CDATA[Garam]]></category>
		<category><![CDATA[Goreng-gorengan]]></category>
		<category><![CDATA[Gula]]></category>
		<category><![CDATA[Indeks Energi]]></category>
		<category><![CDATA[Indeks Manfaat]]></category>
		<category><![CDATA[Keju]]></category>
		<category><![CDATA[Margarin]]></category>
		<category><![CDATA[Mentega]]></category>
		<category><![CDATA[Minuman Beralkohol]]></category>
		<category><![CDATA[Minuman Berkarbonasi]]></category>
		<category><![CDATA[Minuman Kopi]]></category>
		<category><![CDATA[Minuman Soda]]></category>
		<category><![CDATA[Santan]]></category>
		<category><![CDATA[Teh Manis]]></category>
		<category><![CDATA[5 Elements Energy]]></category>
		<category><![CDATA[Bumbu Masak]]></category>
		<category><![CDATA[Bumbu Mie Instan]]></category>
		<category><![CDATA[Daging Binatang Kaki Dua]]></category>
		<category><![CDATA[Daging Binatang Kaki Empat]]></category>
		<category><![CDATA[Energi 5 Elemen]]></category>
		<category><![CDATA[Energi Kesehatan]]></category>
		<category><![CDATA[Five Element]]></category>
		<category><![CDATA[Gula Tanpa Kalori]]></category>
		<category><![CDATA[Ikan]]></category>
		<category><![CDATA[IM-E5E]]></category>
		<category><![CDATA[Makanan Tidak Sehat]]></category>
		<category><![CDATA[Mi Instan]]></category>
		<category><![CDATA[Minuman Bergula]]></category>
		<category><![CDATA[Minuman Bersoda]]></category>
		<category><![CDATA[Minuman Kopi Manis]]></category>
		<category><![CDATA[Minuman Manis]]></category>
		<category><![CDATA[Minuman Teh Manis]]></category>
		<category><![CDATA[Narkoba]]></category>
		<category><![CDATA[Rahasia Kesehatan]]></category>
		<category><![CDATA[Rokok]]></category>
		<category><![CDATA[Telur]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.5elemen.com/?p=1103</guid>
		<description><![CDATA[Indeks Manfaat Energi 5 Elemen (IM-E5E) Pada Makanan Dan Minuman Tidak Sehat Oleh : Aleysius H. Gondosari Pada tulisan berikut ini kita akan lanjutkan dengan pembahasan Indeks Manfaat Energi 5 Elemen (IM-E5E) untuk mengukur energi kesehatan dari makanan dan minuman tidak sehat terhadap kesehatan manusia, yaitu daging, ikan, telur, rokok, alkohol, gula, garam, makanan yang [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<h3 style="text-align: center;">Indeks Manfaat Energi 5 Elemen (IM-E5E) Pada Makanan Dan Minuman Tidak Sehat</h3>
<p>Oleh : Aleysius H. Gondosari</p>
<p>Pada tulisan berikut ini kita akan lanjutkan dengan pembahasan Indeks Manfaat Energi 5 Elemen (IM-E5E) untuk mengukur energi kesehatan dari makanan dan minuman tidak sehat terhadap kesehatan manusia, yaitu daging, ikan, telur, rokok, alkohol, gula, garam, makanan yang digoreng, makanan dengan rantai proses panjang, makanan yang diawetkan. Melalui IM-E5E ini kita berusaha mengetahui rahasia kesehatan lebih lanjut melalui pengukuran energi.</p>
<p><span id="more-1103"></span></p>
<p>Indeks ini diperoleh dengan mengukur perbandingan kuat lemahnya energi yang diukur melalui metoda Energi 5 Elemen. Indeks ini akan diwakili oleh angka yang menunjukkan perbandingan relatif antara energi yang satu dengan energi yang lain.</p>
<h4>Indeks Manfaat (IM-E5E) Pada Daging, Ikan, Telur :</h4>
<ul>
<li>Daging binatang berkaki empat = -5 s/d -20</li>
<li>Daging binatang berkaki dua = -2 s/d -10</li>
<li>Ikan = 0</li>
<li>Telur = -2 s/d -20</li>
</ul>
<h4>Indeks Manfaat (IM-E5E) dari Goreng-Gorengan, Keju, Margarin, Mentega, Santan :</h4>
<ul>
<li>Goreng-Gorengan (digoreng 1 kali dengan minyak baru) = 0</li>
<li>Goreng-Gorengan (digoreng berkali-kali) = -2 s/d -10</li>
<li>Goreng-Gorengan (digoreng dengan minyak bekas) = -5 s/d -20</li>
<li>Keju = 0</li>
<li>Margarin = 0 s/d -3</li>
<li>Mentega = 0 s/d -10</li>
<li>Santan = 0 s/d -15</li>
</ul>
<p>Indeks Manfaat (IM-E5E) Pada Makanan Dan Minuman Tidak Sehat Lainnya :</p>
<ul>
<li>Bumbu Masak = 0 s/d -20</li>
<li>Bumbu Mie Instan = 0 s/d -15</li>
<li>Gula = -3 s/d -40</li>
<li>Gula Tanpa Kalori = 0</li>
<li>Garam = 0 s/d -3</li>
<li>Minuman Berkarbonasi (Bersoda) = -3 s/d -15</li>
<li>Minuman Beralkohol Ringan = -10 s/d -30</li>
<li>Minuman Beralkohol Berat = -20 s/d -200</li>
<li>Minuman Manis Bergula = -3 s/d -40</li>
<li>Minuman Manis Dengan Gula Tanpa Kalori = 0</li>
<li>Minuman Kopi = 0 s/d -3</li>
<li>Minuman Kopi Manis = 0 s/d -5</li>
<li>Minuman Teh = 0</li>
<li>Minuman Teh Manis = 0 s/d -5</li>
<li>Narkoba = -30 s/d -100</li>
<li>Rokok = -15 s/d -30</li>
</ul>
<p><em><strong>Catatan :</strong></em><br />
Indeks Manfaat (IM-E5E) ini hanya merupakan angka referensi secara umum untuk tubuh, dan tidak dapat dijadikan patokan untuk organ tubuh yang lebih khusus. Sebagai contoh, santan dan mentega merupakan makanan yang tidak sehat untuk organ jantung, gula merupakan makanan yang tidak sehat untuk pankreas dan kaki.</p>
<h4>Kondisi Yang Dapat Membuat Makanan dan Minuman Menjadi Semakin Tidak Sehat :</h4>
<ul>
<li>Dikonsumsi dalam jumlah berlebihan, misalnya : setiap hari minum minuman manis bergula</li>
<li>Proses masak yang tidak sehat, misalnya digoreng, dipanaskan berkali-kali seperti santan</li>
<li>Terlalu banyak mengkonsumsi bumbu masak dan bumbu mie instan</li>
</ul>
<h4>Menjaga Kesehatan dengan Diet Makanan Seimbang dan Proses Masak yang Sehat :</h4>
<p>Untuk menjaga kesehatan, bila makanan yang tidak sehat tidak bisa dihilangkan dari menu makanan sehari-hari, maka kita dapat melakukan hal-hal sebagai berikut :</p>
<ul>
<li>Melakukan proses masak yang lebih sehat, misalnya : makanan segar, dikukus atau direbus</li>
<li>Mengurangi proses masak yang tidak sehat, misalnya : digoreng, dipanaskan berkali-kali</li>
<li>Melakukan diet yang seimbang dengan makanan sehat. Pada diet makanan makrobiotik dianjurkan untuk mengkonsumsi maksimum 20% makanan hewani (daging, ikan, telur) dan 80% makanan nabati (sayur-sayuran, buah-buahan, akar dan umbi, biji-bijian, kacang-kacangan, fermentasi)</li>
<li>Mengurangi frekuensi makan makanan tidak sehat, misalnya setiap beberapa hari sekali</li>
<li>Minum minuman tanpa gula</li>
<li>Minum minuman manis dengan gula tanpa kalori</li>
<li>Minum minuman manis dengan teh, karena teh dapat mengurangi sebagian efek negatif gula</li>
<li>Menggunakan bumbu masak alami dari bahan nabati sehingga tidak berbahaya</li>
<li>Mengurangi konsumsi bumbu masak dengan cara mengganti sebagian bumbu masak dengan garam dan gula</li>
</ul>
<h4 style="text-align: center;">Salam Sehat Selalu</h4>
<p><a title="Energi 5 Elemen Dan Rahasia Kesehatan" href="http://www.5elemen.com">www.5elemen.com</a></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.5elemen.com/energi-5-elemen-indeks-sehat-dan-indeks-manfaat-4/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Energi 5 Elemen, pH, Makanan Sehat, Penyakit, Dan Kanker</title>
		<link>http://www.5elemen.com/energi-5-elemen-ph-makanan-sehat-penyakit-dan-kanker</link>
		<comments>http://www.5elemen.com/energi-5-elemen-ph-makanan-sehat-penyakit-dan-kanker#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 21 Apr 2009 05:02:29 +0000</pubDate>
		<dc:creator>aleysius</dc:creator>
				<category><![CDATA[5 Elemen]]></category>
		<category><![CDATA[Air Kelapa Tua]]></category>
		<category><![CDATA[Akar]]></category>
		<category><![CDATA[Aliran Energi]]></category>
		<category><![CDATA[Batuk]]></category>
		<category><![CDATA[Biji-Bijian]]></category>
		<category><![CDATA[Buah-Buahan]]></category>
		<category><![CDATA[Elemen ke-1 Bumi]]></category>
		<category><![CDATA[Elemen ke-2 Air]]></category>
		<category><![CDATA[Elemen ke-3 Api]]></category>
		<category><![CDATA[Elemen ke-4 Udara]]></category>
		<category><![CDATA[Elemen ke-5 Ether]]></category>
		<category><![CDATA[Energi]]></category>
		<category><![CDATA[Energi Kesehatan]]></category>
		<category><![CDATA[Fermentasi]]></category>
		<category><![CDATA[Gangguan Asam Urat]]></category>
		<category><![CDATA[Gangguan Cholesterol]]></category>
		<category><![CDATA[Goreng-gorengan]]></category>
		<category><![CDATA[Gula]]></category>
		<category><![CDATA[Kacang-Kacangan]]></category>
		<category><![CDATA[Kanker]]></category>
		<category><![CDATA[Keju]]></category>
		<category><![CDATA[Kelancaran Energi]]></category>
		<category><![CDATA[Lingkungan]]></category>
		<category><![CDATA[Makanan Sehat]]></category>
		<category><![CDATA[Makanan Tidak Sehat]]></category>
		<category><![CDATA[Margarin]]></category>
		<category><![CDATA[Mentega]]></category>
		<category><![CDATA[Minuman Beralkohol]]></category>
		<category><![CDATA[Minuman Berkarbonasi]]></category>
		<category><![CDATA[Minuman Kopi]]></category>
		<category><![CDATA[Minuman Sehat]]></category>
		<category><![CDATA[Minuman Tidak Sehat]]></category>
		<category><![CDATA[Penyakit]]></category>
		<category><![CDATA[Sakit Flu]]></category>
		<category><![CDATA[Santan]]></category>
		<category><![CDATA[Sayur-Sayuran]]></category>
		<category><![CDATA[Sinar Matahari Pagi]]></category>
		<category><![CDATA[Umbi]]></category>
		<category><![CDATA[Air Kelapa Segar Tua]]></category>
		<category><![CDATA[Alkali]]></category>
		<category><![CDATA[Asam]]></category>
		<category><![CDATA[Asam Urat]]></category>
		<category><![CDATA[Basa]]></category>
		<category><![CDATA[Cholesterol]]></category>
		<category><![CDATA[Daging]]></category>
		<category><![CDATA[Demam]]></category>
		<category><![CDATA[Diabetes]]></category>
		<category><![CDATA[Elemen Air]]></category>
		<category><![CDATA[Elemen Api]]></category>
		<category><![CDATA[Elemen Bumi]]></category>
		<category><![CDATA[Elemen Ether]]></category>
		<category><![CDATA[Elemen Udara]]></category>
		<category><![CDATA[Energi 5 Elemen]]></category>
		<category><![CDATA[flu]]></category>
		<category><![CDATA[Ikan]]></category>
		<category><![CDATA[pH]]></category>
		<category><![CDATA[Polusi Udara]]></category>
		<category><![CDATA[Potential of Hydrogen]]></category>
		<category><![CDATA[Rokok]]></category>
		<category><![CDATA[Stress]]></category>
		<category><![CDATA[Susu ASI]]></category>
		<category><![CDATA[Susu Bayi]]></category>
		<category><![CDATA[Susu Kaleng]]></category>
		<category><![CDATA[Susu Kedele]]></category>
		<category><![CDATA[Telur]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.5elemen.com/?p=875</guid>
		<description><![CDATA[Hubungan Antara Energi 5 Elemen, pH, Makanan Sehat, Penyakit, Dan Kanker Oleh : Aleysius H. Gondosari Apakah ada hubungan antara pH dengan energi 5 Elemen? Ternyata ada. pH adalah singkatan dari potential of Hydrogen. pH digunakan untuk mengukur derajat keasaman suatu zat. Selain itu pH juga dapat digunakan untuk mengukur keseimbangan asam dan basa dalam [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<h3 style="text-align: center;">Hubungan Antara Energi 5 Elemen, pH, Makanan Sehat, Penyakit, Dan Kanker</h3>
<p>Oleh : Aleysius H. Gondosari</p>
<p>Apakah ada hubungan antara pH dengan energi 5 Elemen? Ternyata ada. pH adalah singkatan dari <em>potential of Hydrogen</em>. pH digunakan untuk mengukur derajat keasaman suatu zat. Selain itu pH juga dapat digunakan untuk mengukur keseimbangan asam dan basa dalam tubuh. Nilai pH bervariasi mulai dari 0 sampai dengan 14. Dalam kondisi netral di mana basa seimbang dengan asam, nilai pH sama dengan 7. Bila pH suatu zat lebih tinggi dari 7, berarti makin bersifat basa atau alkali, dan lebih kaya akan oksigen. Bila pH suatu zat lebih rendah dari 7, berarti bersifat asam dan mengandung lebih sedikit oksigen.<span id="more-875"></span></p>
<h4>Hubungan Antara Kesehatan Dan pH Tubuh :</h4>
<p>Dalam kondisi sehat dan normal, tubuh manusia bersifat basa atau alkali dengan derajat keasaman atau pH sama dengan 7,4. Dalam kondisi yang seperti ini, tubuh kita akan kuat menghadapi penyakit dan kanker.</p>
<p>Bila tubuh manusia bersifat asam, maka tubuh mulai sakit, yaitu :</p>
<ol>
<li> Pada tingkat pH 6,9 tubuh mulai rentan terhadap infeksi virus yang umum seperti deman, batuk dan flu.</li>
<li>Sel-sel kanker tumbuh dengan subur di dalam tubuh pada kondisi pH 5,5.</li>
</ol>
<p>Asam urat, kadar gula darah yang tinggi, dan racun-racun yang mengendap di dalam tubuh yang berasal dari garam, gula, bahan pengawet, dan makanan yang bersifat asam akan membuat tubuh menjadi asam, sehingga lebih mudah mendapat penyakit. Ketika kondisi tubuh kita semakin asam, kita lebih mudah terserang penyakit-penyakit kronis dan kanker.</p>
<p>Kira-kira 30 tahun yl., ada sebuah cerita tentang Dr. Lu dari Taiwan yang berhasil mengobati pasiennya dari penyakit kanker, dengan menganjurkan makan makanan yang bersifat basa.</p>
<h4>Hubungan Antara Energi 5 Elemen Dan pH Tubuh :</h4>
<ol>
<li>ketika pH tubuh mencapai 7,4 maka energi kesehatan 5 Elemen akan mengalir dengan lancar mulai dari elemen Ether, Udara, Api, Air, dan Bumi.</li>
<li> Bila pH berada di bawah 7,4, energi 5 Elemen tidak akan mengalir.</li>
<li> Pada kondisi pH tubuh 6,9, akan ada salah satu elemen yang energinya mulai terhambat. Ini berarti salah satu organ tubuh mulai sakit.</li>
<li>Pada saat kondisi pH pada elemen Udara mencapai 6,5, maka mulai terjadi gangguan cholesterol pada jantung, yang disebabkan oleh asam lemak jenuh.</li>
<li>Pada saat kondisi pH pada elemen Bumi mencapai 6,5, maka mulai terjadi gangguan asam urat pada kaki, yang disebabkan oleh endapan asam urat yang tinggi pada elemen Bumi.</li>
<li>Pada saat kondisi pH tubuh mencapai 6,0, maka energi pada elemen tersebut akan menjadi nol. Penyakit berat mulai terjadi dalam kondisi ini. Gejala kanker juga mulai muncul pada kondisi ini, pada organ tubuh yang mengalami pH 6,0.</li>
<li>Pada saat kondisi pH pada elemen Bumi mencapai 6,0, maka mulai terjadi gangguan diabetes, yang disebabkan oleh endapan gula yang tinggi pada elemen Bumi.</li>
</ol>
<p>Bila tidak diobati dengan makanan basa, akan mulai terjadi kekurangan energi pada elemen dan organ tubuh, dan pH akan terus turun.</p>
<h4>Analisa Energi 5 Elemen Pada Makanan Yang Bersifat Basa Tinggi Dengan pH di atas 7 :</h4>
<p>Makanan yang bersifat basa tinggi adalah makanan yang berasal dari tumbuh-tumbuhan segar yang sudah matang, belum dipanaskan atau dimasak, rata-rata juga mempunyai pH 7.4, yaitu :</p>
<ul>
<li>Sinar matahari pagi sebelum jam 09.00.</li>
<li>Susu ASI</li>
<li>Tempe segar</li>
<li> Tahu segar</li>
<li> Tape singkong segar</li>
<li>Oncom</li>
<li> Air kelapa tua</li>
<li> Sayur-sayuran segar seperti kacang panjang, toge, bayam, kangkung, daun singkong, daun pepaya, daun katuk, leunca</li>
<li> Buah-buahan segar yang sudah matang seperti pepaya, semangka, apel, tomat, mentimun, terong, terong hijau</li>
<li>Umbi dan Akar seperti wortel, bengkuang, singkong, ubi, kentang, talas</li>
<li> Kacang-kacangan segar seperti kacang merah, kacang hijau, kacang tanah</li>
<li> Biji-bijian seperti padi, gandum, jagung, kentang, ubi yang masih utuh dan belum dijadikan tepung sehingga mengandung karbohidrat kompleks</li>
</ul>
<h4>Analisa Energi 5 Elemen Pada Makanan Yang Bersifat Basa Rendah dengan pH di atas 7 :</h4>
<p>Adalah makanan yang bersifat basa tinggi, tetapi sudah mengalami proses pemanasan seperti dikukus atau direbus, sehingga nilai pH turun menjadi kira-kira 7,1,  yaitu :</p>
<ul>
<li>Sinar matahari pagi sebelum pk. 12.00 siang</li>
<li>Susu segar</li>
<li>Susu bayi</li>
<li>Tempe yang dikukus, atau direbus</li>
<li> Tahu yang dikukus, atau direbus</li>
<li> Sayur-sayuran yang dikukus, atau direbus</li>
<li> Kacang-kacangan seperti kacang merah, kacang hijau, yang dikukus, atau direbus</li>
<li> Biji-bijian seperti Padi, gandum, jagung, kentang, ubi yang dikukus atau direbus</li>
</ul>
<h4>Analisa Energi 5 Elemen Pada Makanan Yang Bersifat Sedikit Asam Dengan pH di bawah 7 :</h4>
<ul>
<li>Sinar matahari siang setelah pk. 12.00</li>
<li>Susu kedele</li>
<li>Susu kaleng</li>
<li>Ikan yang direbus</li>
<li> Margarin</li>
<li> Keju</li>
<li> Buah-buahan yang belum matang</li>
<li> Biji-bijian yang sudah dijadikan tepung seperti padi, gandum, jagung, kentung, ubi sehingga karbohidrat kompleks berubah menjadi karbohidrat sederhana</li>
<li> Makanan dari tumbuh-tumbuhan yang digoreng seperti kentang goreng, kacang goreng, tempe goreng, tahu goreng, singkong goreng, pisang goreng</li>
<li> Minuman teh</li>
<li> Gula</li>
</ul>
<h4>Analisa Energi 5 Elemen Pada Makanan Yang Sangat Asam Dengan pH 5 Atau Di Bawahnya :</h4>
<ul>
<li>Daging dan telur yang direbus</li>
<li> Daging, ikan, telur yang digoreng atau dibakar</li>
<li> Mentega</li>
<li> Roti yang dibuat dari tepung</li>
<li> Minuman bersoda atau berkarbonasi</li>
<li> Minuman beralkohol</li>
<li> Minuman kopi</li>
<li> Cuka</li>
</ul>
<h4>Sumber Lain Penyebab Turunnya pH tubuh di bawah 5 :</h4>
<ul>
<li>Rokok</li>
<li>Udara yang terpolusi asap rokok dan asap kendaraan bermotor</li>
</ul>
<h4>Stress Menyebabkan pH Tubuh Turun Dan Menyebabkan Sakit :</h4>
<p>Stress akibat pekerjaan atau kondisi keluarga juga dapat mempengaruhi turunnya pH di bawah 7 pada bagian tubuh tertentu, misalnya pada pencernaan, lambung, tenggorokan, gigi, dan kepala. Energi 5 Elemen pada organ tersebut juga akan turun. Bila stress cukup berat, maka pH bisa turun lebih banyak, sehingga dapat memicu kanker.</p>
<h4 style="text-align: center;">Salam Sehat Selalu</h4>
<p><a title="Energi 5 Elemen Dan Rahasia Kesehatan" href="http://www.5elemen.com">www.5elemen.com</a></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.5elemen.com/energi-5-elemen-ph-makanan-sehat-penyakit-dan-kanker/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>25</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Energi 5 Elemen Dan Rahasia Kesehatan Kaki</title>
		<link>http://www.5elemen.com/energi-5-elemen-dan-kesehatan-kaki</link>
		<comments>http://www.5elemen.com/energi-5-elemen-dan-kesehatan-kaki#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 15 Mar 2009 05:00:56 +0000</pubDate>
		<dc:creator>aleysius</dc:creator>
				<category><![CDATA[5 Elemen]]></category>
		<category><![CDATA[Aliran Energi]]></category>
		<category><![CDATA[Buah-Buahan]]></category>
		<category><![CDATA[Elemen ke-1 Bumi]]></category>
		<category><![CDATA[Energi]]></category>
		<category><![CDATA[Energi Pelancar]]></category>
		<category><![CDATA[Energi Penguat]]></category>
		<category><![CDATA[Energi Penyehat]]></category>
		<category><![CDATA[Energi Penyembuh]]></category>
		<category><![CDATA[Garam]]></category>
		<category><![CDATA[Goreng-gorengan]]></category>
		<category><![CDATA[Gula]]></category>
		<category><![CDATA[Jambu Biji]]></category>
		<category><![CDATA[Kacang Buncis]]></category>
		<category><![CDATA[Kacang Panjang]]></category>
		<category><![CDATA[Kacang-Kacangan]]></category>
		<category><![CDATA[Kaki]]></category>
		<category><![CDATA[Keju]]></category>
		<category><![CDATA[Kentang]]></category>
		<category><![CDATA[Makanan Tidak Sehat]]></category>
		<category><![CDATA[Margarin]]></category>
		<category><![CDATA[Mentega]]></category>
		<category><![CDATA[Mentimun]]></category>
		<category><![CDATA[Organ Tubuh]]></category>
		<category><![CDATA[Penyakit]]></category>
		<category><![CDATA[Pepaya]]></category>
		<category><![CDATA[Sakit Kaki]]></category>
		<category><![CDATA[Santan]]></category>
		<category><![CDATA[Singkong]]></category>
		<category><![CDATA[Tomat]]></category>
		<category><![CDATA[Umbi]]></category>
		<category><![CDATA[Wortel]]></category>
		<category><![CDATA[Bumi]]></category>
		<category><![CDATA[Energi Kesehatan]]></category>
		<category><![CDATA[Energi Pembersih Racun]]></category>
		<category><![CDATA[Markisa]]></category>
		<category><![CDATA[Rahasia Kesehatan]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.5elemen.com/?p=198</guid>
		<description><![CDATA[5 Elemen : Mengapa Orang Tua Umumnya Sakit Kaki ? Oleh : Aleysius H. Gondosari Akhir-akhir ini,  beberapa kenalan saya menanyakan masalah kesehatan yang sama, yaitu sakit pada kaki. Ada teman yang memang sudah mulai sakit kaki. Ada juga yang orang tuanya sakit sakit. Kaki Yang Sehat : Bila orang mempunyai energi elemen Bumi yang [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<h3>
<p style="text-align: center;">5 Elemen : Mengapa Orang Tua Umumnya Sakit Kaki ?</p>
</h3>
<p>Oleh : Aleysius H. Gondosari</p>
<p>Akhir-akhir ini,  beberapa kenalan saya menanyakan masalah kesehatan yang sama, yaitu sakit pada kaki. Ada teman yang memang sudah mulai sakit kaki. Ada juga yang orang tuanya sakit sakit.<span id="more-198"></span></p>
<h4>Kaki Yang Sehat :</h4>
<p>Bila orang mempunyai energi elemen Bumi yang kuat, maka organ kakinya juga biasanya sehat. Energi Bumi bisa kuat bila aliran energi pada kelima elemen lancar, dan cukup makan makanan yang mengandung energi Bumi yang kuat.</p>
<h4>Penyebab Sakit Kaki :</h4>
<p>Pada umumnya, sakit kaki disebabkan oleh berkurangnya energi pada elemen Bumi. Hasil analisa energi 5 Elemen menunjukkan, bahwa pada umumnya sakit kaki disebabkan oleh berkurangnya energi pada elemen Bumi. Ada juga yang menderita bengkak pada kaki, tetapi disebabkan oleh terganggunya organ jantung karena berkurangnnya energi Udara.</p>
<h4>Penyebab Kurangnya Energi Pada Elemen Bumi :</h4>
<p>Apakah penyebab berkurangnya energi pada elemen Bumi ? Berikut ini beberapa penyebabnya :</p>
<ul>
<li>Adanya tumpukan racun pada elemen Bumi, yang berasal dari sisa-sisa makanan yang tidak bisa diserap oleh tubuh. Biasanya ini berasal dari terlalu banyak makan makanan yang mengandung mentega, margarin, santan, keju, makanan manis dan gula, makanan olahan yang mengandung bahan kimia atau bahan pengawet, dan makanan yang digoreng. Selain itu juga dari garam yang dikonsumsi secara berlebihan.</li>
<li>Energi 5 Elemen tidak mengalir dengan lancar, karena kurang atau jarang mengkonsumsi makanan sehat dan segar.</li>
<li>Penggunaan alat kesehatan yang kurang tepat. Alat kesehatan yang berbahan batu kristal umumnya akan menggunakan energi elemen Bumi pemakainya untuk menambah energi yang kurang pada elemen lain. Bila dipakai untuk jangka pendek, tidak ada masalah. Tetapi bila dipakai terus-menerus, maka pemakainya akan mulai sakit kaki, karena energi elemen Bumi akan mulai berkurang. Jadi alat kesehatan tersebut cukup dipakai sewaktu sakit, bila sudah enak atau sudah sembuh, alat tersebut sebaiknya dilepas.</li>
</ul>
<h4>Pola Energi 5 Elemen Sakit Kaki :</h4>
<p><strong>Sakit kaki karena kebanyakan gula :</strong></p>
<ol>
<li>Energi akan mulai melemah pada elemen Bumi sehingga kaki mulai sakit.</li>
<li>Selanjutnya energi akan mulai melemah pada elemen Udara sehingga organ dada juga mulai sakit, biasanya jantung.</li>
</ol>
<p><strong>Sakit kaki karena kebanyakan makanan santan, mentega, margarin, keju :</strong></p>
<ol>
<li>Energi akan mulai melemah pada elemen Ether sehingga organ leher dan kepala mulai sakit.</li>
<li>Selanjutnya, energi akan mulai melemah pada elemen Udara, sehingga organ dada mulai sakit, yaitu jantung.</li>
<li>Terakhir, energi akan mulai melemah pada elemen Bumi, sehingga organ kaki mulai sakit.</li>
</ol>
<h4>Solusi Menyembuhkan Sakit Kaki :</h4>
<p>Bagaimana memperbaiki dan meningkatkan energi pada elemen Bumi ? Dengan cara mengurangi makanan yang dapat menyebabkan sakit kaki, dan meningkatkan konsumsi makanan segar yang dapat memperbaiki energi Bumi. Biasanya makanan yang termasuk akar, umbi, dan kacang-kacangan. Yaitu :</p>
<ol>
<li> <strong>Wortel</strong> : wortel segar atau jus wortel paling baik untuk memperbaiki energi elemen Bumi, karena mempunyai energi pembersih racun sehingga dapat menetralisir racun-racun yang mengendap pada elemen Bumi dan mempunyai energi penyembuh sehingga sekaligus dapat menyembuhkan. Selain itu, wortel juga mempunyai energi pelancar yang melancarkan aliran energi mulai dari elemen Ether, Udara, Api, Air, dan Bumi.</li>
<li> <strong>Singkong</strong> : singkong rebus mempunyai energi penyembuh sehingga  juga dapat membantu menyembuhkan kaki, dan mempunyai sedikit energi pembersih racun sehingga juga dapat menetralisir sedikit racun. Tetapi jangan digoreng, karena akan kehilangan khasiatnya, dan justru menambah endapan racun.</li>
<li> <strong>Kentang</strong> : kentang rebus juga mempunyai energi pembersih racun sehingga dapat membantu menetralisir racun-racun yang mengendap pada elemen Bumi. Kentang juga jangan digoreng, karena akan kehilangan khasiatnya, dan justru menambah endapan racun.</li>
<li> <strong>Kacang panjang</strong> : kacang panjang bisa dilalap segar atau direbus, dan kacangnya mengandung energi penguat yang dapat membantu menguatkan energi elemen Bumi.</li>
<li> <strong>Buncis</strong> : buncis bisa dilalap segar atau direbus, dan kacangnya mengandung energi penguat yang  dapat membantu menguatkan energi elemen Bumi.</li>
<li><strong>Tomat</strong> : tomat adalah buah yang berbiji dan bijinya dapat dimakan bersama buah. Biji bermanfaat sebagai energi penguat elemen Bumi.</li>
<li><strong>Mentimun</strong> : mentimun juga adalah buah yang berbiji dan bijinya dapt dimakan bersama buah. Manfaat bijinya sama dengan tomat, yaitu sebagai energi penguat elemen Bumi.</li>
<li><strong>Markisa</strong> : markisa juga adalah buah yang penuh biji. Manfaat bijinya juga adalah sebagai energi penguat elemen Bumi.</li>
<li><strong>Jambu Biji</strong> : bijinya juga bermanfaat sebagai energi penguat elemen Bumi.</li>
<li><strong>Pepaya</strong> : mempunyai energi pelancar yang dapat melancarkan aliran energi mulai dari elemen Udara, Api, Air, dan Bumi.</li>
<li>Makanan sehat dan segar lainnya untuk membantu kelancaran dan keseimbangan energi 5 Elemen, seperti buah-buahan dan sayur-sayuran segar, misalnya : apel merah, apel hijau, semangka, pisang, tomat, tape, tempe segar, kencur, dsb.</li>
</ol>
<h4>Mengurangi Makanan Yang Tidak Sehat Bagi Kaki :</h4>
<ol>
<li>Makanan yang banyak mengandung mentega, margarin, keju</li>
<li>Makanan yang banyak mengandung santan</li>
<li>Makanan yang manis-manis dan banyak mengandung gula</li>
<li>Minuman yang manis-manis dan banyak mengandung gula seperti jus + gula, teh + gula</li>
<li>Makanan yang digoreng</li>
<li>Makanan dengan bahan pengawet atau banyak mengandung bahan kimia buatan</li>
<li>Makanan yang sudah mengalami rantai proses pengolahan yang panjang</li>
<li>Garam</li>
</ol>
<h4>Catatan Untuk Teh, Jus Dan Gula :</h4>
<p>Pada saat membuat teh atau jus, usahakan hanya menggunakan gula secukupnya, atau bila memungkinkan tanpa gula. Gula yang terlalu banyak akan mengendap di elemen Bumi atau organ kaki, karena tidak bisa diserap oleh tubuh.</p>
<h4>
<p style="text-align: center;">Salam Sehat Selalu</p>
<p><a title="Energi 5 Elemen dan Rahasia Kesehatan Pepaya" href="http://www.5elemen.com">www.5Elemen.com</a></h4>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.5elemen.com/energi-5-elemen-dan-kesehatan-kaki/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
	</channel>
</rss>

