Terapi Energi 5 Elemen: Meningkatkan Fungsi Otak dengan Menulis, Bernyanyi, dan Menggambar
Menulis, Bernyanyi, dan Menggambar Dapat Meningkatkan Fungsi Otak
Oleh: Aleysius H. Gondosari
Aktivitas-aktivitas kreatif ternyata dapat meningkatkan fungsi otak. Sebaliknya aktivitas yang tidak kreatif, menurunkan fungsi otak.
Otak merupakan organ tubuh pada elemen kelima Eter. Dari analisis Energi 5 Elemen, saya mendeteksi kenaikan dan penurunan energi yang berhubungan dengan fungsi otak, tergantung kepada aktivitas yang dilakukan.
Fungsi Otak pada Anak Usia Balita, SD, SMP, SMA, 20-an, 30-an, 40-an, dan 50-an:
Anak usia balita umumnya banyak aktivitas sehingga fungsi otaknya mencapai 20%. Ketika duduk di SD, kegiatan belajar lebih banyak menghafal. Hal ini menyebabkan fungsi otak menurun menjadi 10%. Ketika naik SMP, kegiatan belajar semakin banyak menghafal, sehingga fungsi otak turun lagi menjadi 5%. Selanjutnya, sewaktu naik SMA, kegiatan belajar semakin monoton, sehingga fungsi otak turun lagi menjadi hanya 2%. Sewaktu masuk universitas, fungsi otak turun lagi menjadi hanya 1%.
Pada usia 20-an, rata-rata orang hanya menggunakan 1% dari kapasitas otaknya. Pada usia 30-an, otak hanya digunakan 1/2% saja. Pada usia 40-an, fungsi otak semakin menurun menjadi hanya 1/4%. Ketika memasuki usia 50-an, otak yang digunakan semakin menurun menjadi hanya 0,05% saja.
Mengobrol, Menggambar, Menyanyi, Bermain Alat Musik, Menulis
Mengobrol dapat meningkatkan fungsi otak sebanyak 2%.
Menggambar atau melukis juga dapat meningkatkan fungsi otak sebanyak 2%. Bermain alat musik juga dapat meningkatkan fungsi otak sebanyak 2%. Menyanyi dapat meningkatkan fungsi otak sebanyak 5%.
Menulis sebuah tulisan pendek juga dapat meningkatkan fungsi otak sebanyak 5%. Dengan menulis sebuah buku, fungsi otak akan meningkat sebanyak 10% hingga 20%. menulis buku setebal “Laskar Pelangi” atau buku setebal “Harry Potter” dapat meningkatkan fungsi otak sebanyak 20%.
Jadi bila Anda ingin meningkatkan fungsi otak Anda kembali, berlatihlah menggambar, menyanyi, atau menulis.
Menonton TV dan Mendengar Lagu
Menonton TV hanya membuat otak berfungsi 1%. Mendengar Lagu tanpa ikut bernyanyi membuat otak berfungsi sebanyak 1%. Jadi sebaiknya ketika mendengar lagu, Anda juga ikut bernyanyi sehingga fungsi otak meningkat menjadi 5%.
Dalam tulisan sebelumnya, saya telah menulis tentang seorang nenek berumur 98 tahun yang masih sehat dan senang menyanyi karaoke. Juga ada seorang nenek berumur 93 tahun yang setiap malam mengajar cucunya bernyanyi.
Salam Sehat Bahagia!

baru tau pak, makasih banyak
Terima kasih atas kunjungan dan komentarnya, Pak Agung.
Semoga bermanfaat.
Salam Sehat Bahagia,
aley
Selamat siang Om Aleysius.
Salam kenal….
Senang sekali menemukan blog ini….
Karena saya sudah diatas 50 th , berarti sering2 karaokean akan lebih baik ya Om ..?
thx
Terima kasih atas kunjungannya, Pak Bambang.
Iya, tentu bisa menambah kesehatan Bapak.
Apalagi kalau dilakukan di rumah bersama keluarga, sehingga semuanya gembira.
Semoga bermanfaat untuk kesehatan Bapak.
Salam Sehat Bahagia,
aley
Pak Aleysius…Bagaimana untuk penderita stroke yang sudah tidak bisa bicara dan bergerak sebelah bagian kanan, apakah dengan mendengarkan lagu dan ikut bernyanyi akan sangat membantu proses penyembuhannya?
Thanks Pak..salam kenal..salam sehat selalu
Selamat pagi, Mas Rafdian.
Terima kasih atas kunjungannya.
tentu dengan mendengarkan lagu dan ikut bernyanyi akan membatu proses penyembuhan.
Bernyanyi akan meningkatkan jumlah oksigen yang masuk ke paru-paru, sehingga akan meningkatkan kesehatan otak dan jantung.
Selain itu, tentu sebaiknya penderita stroke mengonsumsi makanan-makanan sehat agar tidak terjadi stroke yang kedua kali.
Makanan sehat untuk pencegahan dan pengobatan stroke dan serangan jantung ini bisa dibaca di buku kedua saya yang berjudul “The Miracle of 5 Elements Energy” yang diterbitkan oleh E-tera Mizan, dan dijual di toko buku Gramedia.
Semoga bermanfaat untuk kesehatan Mas dan keluarga.
Salam Sehat Bahagia,
aley
http://www.5elemen.com
http://www.facebook.com/aleysius